
Dua hari setelah kedatangan Luna dan yang lainnya. Tidak ada lagi tamu baru yang datang ke kota ajaib.
Hal yang berbeda di sini adalah para penyewa tetap yang berusaha mengeksploitasi kota zombie secara menyeluruh.
sejak walikota sendiri mengajukan ide untuk menjarah perpustakaan maka perpustakaan adalah tempat yang paling diminati oleh para warganya.
berbeda dengan masa lalu semua orang menganggap buku bukanlah sesuatu yang bisa dimakan sehingga mereka tidak dihargai sama sekali.
tapi pandangan ini segera berubah mengingat ini akan menjadi hal baik untukmu seumur hidup.
meskipun terdengar mudah tapi sebenarnya ada begitu banyak rintangan yang harus dilalui untuk menemukan perpustakaan yang sekarang benar-benar tidak aman lagi.
beberapa orang pengguna kemampuan yang berasal dari 300 tamu yang diselamatkan kemarin. benar-benar membentuk tim yang kuat. mereka berani keluar berbekalkan botol parfum anti zombie.
ketika level dinaikkan lagi benar-benar ada sebuah toko untuk itu. nama begitu harganya cukup mahal mengingat perlu jutaan kuntum bunga untuk menghasilkan satu botol saja.
walaupun mahal tentu saja akan sepadan dengan hasilnya.
dengan penuh percaya diri tim ini maju untuk mengais rezeki dari buku-buku terbuang.
mereka datang dengan penuh semangat tapi ketika kembali semangat mereka jelas luntur saat itu juga.
ini diketahui oleh walikota alias melihat kelompok ini duduk dengan lesu di toko sarapan pagi.
Walikota aya sedang menggendong putranya yang saat ini sudah berusia 2 bulan. Dia berencana membawa putranya jalan-jalan di sepanjang jalan raya yang sekarang sudah di aspal dengan warna hitam dan putih yang mencolok.
ketika dia mendorong troli keluar di jalanan tiba-tiba dia disapa oleh tim ini.
sebagai walikota bukanlah urusannya untuk mengetahui masalah internal warganya.
tapi tidak sulit mengetahui jika mereka ini memiliki tim yang keluar kemarin. tim yang mereka bentuk ini diberi nama dengan tim harapan.
Kapten dari tim harapan adalah meng-meng.
"walikota apa kabar?"sapa meng meng.
"Oh Selamat pagi neng neng apa kabarmu apakah ada hasilnya kemarin?"tanya aya ramah.
"inilah yang ingin aku tanyakan walikota"kata mengmeng lagi.
ayah berhenti dan menatapnya sesaat dia pikir pasti ada sesuatu yang mengganggu pikiran pria besar ini. tapi jika hanya bertanya dia bisa pergi ke robot resepsionis tidak perlu langsung kepada walikota bukan.
"oke katakan saja, aku ada banyak waktu kok"
"kemarin kami membeli 5 botol parfum anti zombie, efeknya sangat bagus dan memang benar-benar bisa membantu dalam hal itu hanya saja, sepertinya tidak berguna melawan mutan atau tumbuhan bermutasi"ujarnya.
"ah maksudmu parfum itu hanya bekerja pada zombie tapi tidak pada yang lain?"ayah terkejut karena dia juga tidak mengetahui tentang hal ini.
"sistem apakah benar begitu ?"tanya aya pada sistem lagi.
("benar ")
Aya sebagai walikota merasa bersalah dalam hal ini dia tidak mengatakan pada semua orang jika itu benar-benar hanya untuk zombie. Secara dirinya juga tidak tahu.
"benar walikota itu memang tidak bekerja untuk hewan hutan"
"maafkan aku sebenarnya fungsi mereka sangat berbeda tapi jangan khawatir kedepannya akan ada produk untuk itu hanya menunggu sesuatu yang sesuai"
"maksud walikota kedepannya akan adakah parfum yang bisa bekerja dengan hewan mutan dan tumbuhan sekalian?"
"tentu saja ada tapi kalian harus menunggu waktu sedikit lagi" kata aya dengan malu padahal dia barusan bertanya kepada sistem dan itulah yang dijawab oleh sistem.
"Ah jika boleh tahu apa bahan bakunya aku mungkin akan berinvestasi tentang itu"
"Hem?"
"Hehehe maksudku jika boleh tahu aku ingin tahu duluan sebelum produknya dirilis dalam papan misi. maaf jika aku serakah" kata meng-meng dengan wajah yang memerah karena malu.
Jika dia bisa menemukan dan mematenkan hak tersebut tentu dia akan diuntungkan dalam hal ini.
Contohnya Luna yang sudah membawa benih dari bunga-bunga tersebut.
__ADS_1
Benih bunga yang dibawa oleh Luna ini tidak banyak. Namun begitu dia juga memiliki atas keuntungan yang didapatkan oleh penjualan ini secara.
Tapi setelah Luna tidak ada lagi bunga yang ingin diambil oleh kota ajaib untuk diekstrak menjadi parfum anti zombie.
Luna membawa beberapa macam bunga sekaligus dan bunga-bunga inilah yang menjadi aroma khusus dari parfum tersebut.
Di masa depan jika ada orang lain yang membawa benih bunga. Itu akan diproduksi ke arah lain bukan lagi ke parfum anti zombie ini.
Menurut kata-kata walikota ayah sebenarnya akan ada produk khusus lain yang dibutuhkan untuk anti mutan dan juga anti tumbuh-tumbuhan.
Jika memang adalah penemu hak paten nya maka dia tentu akan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit dari itu.
Produk ini jelas akan laris manis di masa depan. Mungkin masih setara dengan parfum anti zombie ini.
"Hem kupikir sebagai walikota aku harus adil. maaf tidak ada pintu belakang"kata aya yang melambaikan tangannya.
Sebenarnya aya sendiri tidak tahu produk apa yang akan dipakai dalam parfum jenis ini. Namun begitu aya juga tidak ingin memulai lahan basah untuk korupsi. Kata orang jika ada yang pertama tentu akan ada yang kedua dan seterusnya.
Jadi jangan pernah memulai nya.
Tentu saja meng-meng merasa kecewa mendengar keputusan ini.Tapi dia juga tidak boleh egois semua orang ingin hidup dengan aman yang tenang.
Jadi mereka hanya perlu sebuah keberuntungan.
Walikota benar-benar harus memikirkan kehidupan banyak orang bukan segelintir saja.
"tidak apa-apa walikota aku mengerti.Setelah ini aku akan rajin duduk di aula misi untuk melihat-lihat, hehehe" kata mengmeng lagi.
"Oke"jawab aya ringan.
Tapi di sini mengmeng tidak berniat untuk pergi. Dia masih ingin berbicara beberapa hal lagi dengan walikota yang masih muda dan cantik ini.
Namun begitu tidak terbesit niat aneh di dalam hatinya.Karena walikota adalah sesuatu yang spesial dan orang yang paling penting di kota ajaib.
Seperti seseorang yang sedang menatap bintang yang sedang populer,namun tidak pernah berniat untuk memiliki bintang tersebut.
Kali ini aya juga tidak menolak jika mengmeng ingin menemaninya berjalan-jalan dengan si buah hati.
"ahh begini walikota...
Mengmeng bukalah penduduk setempat jadi dia tidak tahu di mana lokasi sebenarnya sebuah perpustakaan besar di masa lalu.
Dia juga tidak memiliki mobil seperti tim lain untuk mengeksploitasi kota zombie ini.Tim mereka hanya mengandalkan kemampuan dan insting saja.
Ditambah dengan sebotol parfum anti zombie mereka mencoba menemukan di mana lokasinya.
Karena sebotol parfum itu cukup mahal mereka harus menghematnya sebisa mungkin.
Saat itu tim harapan yang beranggotakan 15 orang ini benar-benar meraba-raba untuk mencari lokasi.
Saat mereka tiba di sebuah lokasi yang lebih mirip dengan area perkantoran.
Mereka sudah berhadapan dengan ratusan zombie yang gila. Tapi itu tidak masalah jika anda memiliki satu botol parfum anti zombie.
Jadi di sini pertarungan benar-benar tidak seimbang. Namun begitu dengan sebotol parfum anti zombie ini masih bisa dihadapi.
Begitu berhasil membunuh zombie dan memanen inti kristal. Mereka langsung jatuh pada seekor anjing raksasa yang sebesar rumah.
"Ahh apakah anjing itu memang sebesar rumah atau hanya kau yang mengatakannya?"
"tidak itu memang sebesar rumah"kata meng-meng dengan serius.
Mengmeng masih ingat lagi dan rasa takut itu masih ada di dalam darahnya saat ini.
Anjing sebesar rumah itu menatap mereka dengan pandangan lapar dan air liur yang menetes setiap waktu.
Air liur yang dikeluarkannya sangat busuk ditambah lagi dengan taring besar yang mencuat dari mulutnya.
Semua anggota timnya sangat ketakutan dan hampir saja menjerit karena mereka tidak ingin mati
Mereka telah bertahan sepanjang waktu di pangkalan kecil tapi yang mereka temukan hanyalah zombie yang datang mengikuti udara yang berhembus. Tapi sampai sejauh itu mereka sama sekali belum pernah bertarung dengan hewan mutan.
__ADS_1
Termasuk lah dengan anjing mutan.
Awalnya tim mereka mencoba melarikan diri sejauh mungkin dari anjing hutan ini. Yang mereka cari hanyalah buku bukan bahan makanan yang harus dicari mati-matian.
Pada saat itu mereka harus memikirkan diri sendiri dan alih-alih dari membunuh zombie dan mengais inti kristal.
Tapi anjing besar ini masih cukup fleksibel seperti di masa lalunya. saat dia berlari bumi seakan mengalami gempa.
Untung saja masih ada bangunan di kiri kanan hingga mereka bisa berlindung ke sana.
Tim harapan yang berjumlah 20 orang ini mencoba masuk dari emperan toko sehingga anjing sebesar itu sulit untuk menggaruk.
Namun begitu bertahan bukanlah jalan yang terbaik. Pada saat-saat penting meng-meng segera menyemprotkan parfum anti zombie namun siapa sangka itu tidak memiliki efek sama sekali.
Jika pun memiliki efek itu hanya sekitar 5 detik.
Lima detik bukanlah tidak akan cukup untuk tim ini melarikan diri.
Tiba-tiba saja anjing zombie mengibaskan ekornya yang membuat empat orang dari anggota tim keluar dari celah.
Setelah tidak ada tempat untuk berlindung tentu saja mereka harus bertarung secara langsung dengan anjing mutan ini.
Semuanya mulai mengarahkan kemampuan pada anjing zombie itu karena tidak mau kehilangan anggota timnya saat ini.
"seharusnya kalian membekukan kakinya terlebih dahulu agar dia tidak bisa bergerak?" kata Aya protes.
"kami sudah melakukan itu tapi itu hanya seperti setitik air es baginya"keluh mengmeng lagi.
Jangankan untuk membekukannya, untuk membakar dengan kemampuan api pun itu tidak mempan sama sekali.
Anjing itu memiliki kulit tebal bahkan bulunya pun setajam jarum. Mengmeng bahkan sempat tergores dengan bulu-bulu tajam ini.untung saja bulu tidak akan membuatmu menjadi zombie tapi berbeda jika anda terkena cakarannya.
Karena bersentuhan langsung dengan bulu tajam ,ini membuat mengmeng berdarah banyak. Darah ini semakin membuat anjing raksasa itu semakin bersemangat.
Dia langsung mengibaskan ekornya sehingga menimbulkan angin kencang. Angin ini membuat meng-meng terbang ke atas.
Karena gaya gravitasi setelah terbang dia tentu saja akan jatuh lagi. Saat jatuh itulah sebenarnya anjing mutan sedang membuka lebar mulutnya.Untuk menanti daging segar masuk secara alami.
Dalam situasi antara hidup dan mati itu, mengmeng tidak tahu apa yang harus dilakukan. Tapi secara naluriah dia menggenggam botol parfum dan menyemprotnya secara acak.
Serrrtt...
Tidak tahu apa yang terjadi tapi keberuntungan masih berada di pihak meng-meng. Cairan anti zombie itu masuk ke dalam matanya itu yang langsung membuat dia melupakan meng-meng dengan cepat.
Mungkin tidak akan mengganggu efektivitas anjing mutan ini tapi rasa sakit yang ditimbulkan dari parfum ini pada bola matanya membuat anjing itu menjerit sebentar.
Gukk
Gukkk
Gukkk..
Dengan susah payah akhirnya mengmeng benar-benar jatuh ke bawah. Dia tidak mengalami luka akibat jatuh itu namun mengmeng segera melarikan diri bersama timnya .Memanfaatkan waktu saat anjing besar itu sedang mengalami kesulitan.
"walaupun parfum itu tidak bisa manipulasi penciumannya namun berkat parfum jugalah aku bisa lolos"kenang memeng lagi . Jika tidak ada parfum tersebut mungkin dia tidak bisa berbicara di sini bersama walikota.
Jadi secara tidak langsung meng-meng merasa berhutang budi pada walikota aya.
"tapi kenapa kau tinggalkan padahal detik-detik itu kok bisa chat saja menghabisinya aku dengar inti kristal di otak muatan seperti itu tingkat 4 ataupun 5. jadi kau sudah menyia-nyiakan inti kristal yang cukup mahal"kata aya lagi dengan menyesal
"Hahaha walikota kau benar saat itu aku tidak berpikir banyak kami hanya ingin hidup. lagi pula kami tidak kekurangan inti kristal sekarang.Tapi setelah kau bicara akhirnya aku juga menyesalinya hahaha"
Mereka berdua berbicara banyak sebelum berpisah. Ini sudah waktunya si kecil masuk ke dalam dan tidur lagi.
Mendengar kisah dari meng-meng tadi tiba-tiba aya bersemangat dan berpikir dia tidak pernah mengalami situasi seperti itu.
Apakah itu benar-benar memacu adrenalin.
Apakah bertempur dengan zombie itu mengasyikkan.
Tapi kalau manusia memiliki pilihan lain siapakah yang ingin melakukannya.
__ADS_1