
Kereta api mini atau mobil yang membawa walikota ayah segera mencapai area yang dimaksud.
Sebelum benar-benar tiba di lokasi itu mereka jelas mendengar ada suara berisik yang keras.
Selain dari suara yang lebih mirip seperti hantaman logam ini, ada jual juga suara berisik seperti teriakan wanita.
Bisa dilihat ada seorang wanita tua yang penuh darah dengan dua panci di tangannya.Dia juga mengumpat dan memaki sepuas hatinya layaknya seperti wanita desa.
"hei zombie datang ke sini makan aku hahaha kau pikir aku takut, ayo sini kulitku sudah kesut tapi daging ku masih bagus"pekik nya dengan keras.
"apa-apaan wanita tua itu emangnya dia tidak takut mati?"kata lintang pada dirinya sendiri.
"Dia sedang memancing zombie mungkin berpikir untuk menjauhkan zombie itu dari pangkalan kecil"kata aya yang memang disebutkan oleh sistem.
Lintang yang mendengarnya segera menutup mulut dengan tangannya. Baru saja dia ingin berkata jika wanita tua itu benar-benar jelek. Tapi setelah mendengar penjelasan dari walikota dia tiba-tiba saja menjadi kagum.
Sungguh wanita yang hebat.
"walikota harus kita menyelamatkannya?" tanya lintang pada walikota aya.
" tentu saja, bukankah ini tujuan kita untuk datang" kata Aya lagi.
tidak ada yang mengetahui tapi sebenarnya ayah semakin bersemangat Jika saja dia mampu menyelamatkan orang-orang ini. dia akan menjadi bangga pada dirinya sendiri.
Dulu dia sendiri adalah botol minyak yang perlu perlindungan oleh keluarganya. Tapi sekarang bukan saja bisa melindungi keluarga sendiri tapi juga bisa melindungi orang lain.
Wanita tua yang baru saja memaki itu terpana melihat ada sebuah mobil aneh mendekatinya dengan kecepatan di luar nalar.
Mobil yang lebih mirip sebagai kereta api ini kenapa bisa ada di sini sekarang.
tapi wanita tua itu tidak peduli sama sekali di depannya ada zombie yang berlari lebih cepat daripada dirinya sendiri mungkin akan sampai sekitar 1 menit.
Di sini posisinya adalah sebagai umpan untuk menyelamatkan orang banyak.Tapi bagaimana dengan penumpang di dalam mobil itu.
"Pergi..pergi lah"teriaknya yang mencoba membuat suara .
Dia pikir orang yang di dalam mobil itu sedang linglung dan tidak sadar ada ribuan zombie di depan.
Tapi siapa sangka mobil itu malah melaju cepat dan berhenti tepat di depannya.
sebuah pintu dibuka dan seseorang menariknya masuk ke dalam.
"Ehh Siapa kalian ,ini...
"bibi yang baik jangan khawatir kami datang untuk menyelamatkanmu. oke katakan di mana tempat yang lain agar kami bisa menyelamatkannya juga"kata lintang yang langsung tersenyum melihat wanita tua ini.
Di permukaan wajahnya bisa dibilang kasar dan galak. Tapi siapapun yang melihat kejadian tadi mengetahui jika dirinya adalah wanita tua yang penuh kasih.
Zombie yang mengejarnya tadi benar-benar tiba di tempat Tapi anehnya seperti tidak melihat ada orang di dekatnya mereka benar-benar bingung dan berhenti di tempat.
Beberapa zombie juga mengandalkan hidungnya untuk mencium aroma daging tapi sebenarnya aroma daging itu tidak tercium lagi sama sekali.
Ini benar-benar hilang.
ibu tua itu yang awalnya khawatir melihat fenomena ini langsung mengeluskan dadanya. mungkin ini adalah masalah yang aneh tapi sepertinya orang-orang di dalam mobil ini cukup baik.
"halo perkenalkan saya adalah walikota hanaya dari kota ajaib. kami di sini akan membantumu dan mengevakuasi orang-orang yang selamat.silakan jadi penunjuk jalan untuk menemukan lokasi persembunyian"kata aya dengan ramah.
Sebenarnya robot juga sudah mengetahui di mana lokasi persembunyi tersebut. Tapi untuk lebih sopan dia harus bertanya lebih dulu dengan wanita tua ini.
"benarkah kalian akan menyelamatkan kami?"tanyanya dengan tidak percaya.
"tentu saja kau bisa percaya dengan perkataan walikota kami"ucap Paman walikota yang tersenyum.
Semua orang pasti tidak percaya jika ada adegan ini di hari kiamat, sebuah penyelamatan yang aneh.
"Ohh senang bisa diselamatkan hehehe"
Dia langsung mengarahkan aya pada lubang penyelamatan. Aya mengangguk dan mengerti lagi tapi duduk lagi di kursinya.
Sementara lintang pergi ke sudut untuk mengambil kotak P3K yang bisa digunakan secara gratis.
Hanya butuh beberapa detik mobil sudah berhenti lagi, dan itu tepat berdiri 1 meter dari lubang penyelamatan.
wanita tua itu ingin turun ke melihat tapi segera dihentikan oleh aya.
ini adalah tugas penyelamatan yang khusus diberikan untuk dirinya sendiri jadi orang hanya bisa mengikuti tapi tidak bisa melakukannya secara langsung.
__ADS_1
karena itu ayah langsung turun dari mobil diikuti dengan tiga robot di belakangnya.
Robot ini kecil ketika duduk tapi begitu keluar dari mobil sebenarnya mereka berubah menjadi lebih besar dua kali lipat.
Tidak ada bentuk hanya bulat tapi memiliki dua tangan dan dua kaki.
tok.. tok.. tok...
"penyelamatan penyelamatan, apa di sini ada yang bernama meng meng?"kata Aya sopan.
orang-orang di dalam lubang benar-benar harus menahan nafasnya sendiri.lubang ini begitu pengap tapi tidak memiliki aliran udara sehingga pasokan udara sendiri menipis.
Mereka hanya bisa bertahan di dalam ini selama bisa menunggu para zombie itu menjauh.
Bukan saja tidak mendengar suara zombie lagi. Tapi anehnya ada seseorang yang berteriak di luar dengan menyebut nama mengmeng.
Ibu tadi sudah menyebutkan nama putranya jadi aya menyebutkannya secara langsung untuk mempermudah penyelamatan.
"Kakak siapa yang menyebut namamu di luar sana?"tanya gadis itu pelan.
Meng meng tentu saja tidak tahu apa yang terjadi .Dia menggelengkan kepalanya tapi juga merasa bersemangat.
Mungkinkah ibu menemukan penyelamat di luar sana.
"Siapa?"teriak meng meng lagi.
"Oh kami dikirim oleh bibi du, untuk penyelamatan silakan keluar dan ikuti kami"kata Aya .
Jelas saja meng meng jadi bersemangat ketika nama ibunya disebutkan.Ini jelas orang luar yang sudah bertemu dengan ibunya jika tidak kenapa dia tahu jika ibunya disebut dengan bibi du.
"Kakak jangan mudah terbujuk siapa tahu itu adalah zombie yang memiliki kemampuan mental?"
Mendengar perkataan orang-orang di sekelilingnya melemah lagi.
Mereka pernah bertemu dengan zombie yang memiliki kemampuan mental yang berada di praktek halusinasi.
"Biarkan aku"gadis tadi mencoba melihat siapa orang yang berdiri di depan .Apakah manusia atau zombie.
Ada lubang kecil tempat orang bisa mengintip. Lubang ini adalah satu-satunya lubang yang bisa memberikan udara masuk.
Meskipun lubang itu kecil tapi dia bisa melihat aya berdiri di depan pintu gua.
Mobil bisa menghasilkan sebuah perisai anti zombie namun tidak jika ayah keluar dari mobil.
jadi begitu ayah keluar itu sudah menarik zombie dengan cepat. tapi sistem langsung mengaktifkan 3 robot besar tadi. hanya dengan satu lambaian saja zombie yang mendekat langsung gugur.
Mereka seperti gosong tapi tidak hangus. Sungguh aneh hanya saja zombie langsung menghitam dan jatuh di tanah.
Para zombie bahkan tidak bisa mendekati aya sejauh 1 M. hampir 1000 zombie yang datang seperti air mengalir sebenarnya hempaskan oleh tiga robot itu seperti mainan anak-anak.
Gadis yang melihat itu dari lubang tiba-tiba terkejut. Sebenarnya apa yang terjadi di luar sana. Apakah mereka benar-benar diselamatkan.
"ini..ini sebuah penyelamatan meng meng kita selamat" kata gadis itu yang langsung berteriak dengan gembira.
"Apa, penyelamatan?"
"yah ayo cepat buka,neng neng kita selamat ibumu adalah bintang keberuntungan dia sudah membawa orang untuk menyelamatkan kita hahaha"
"apakah menurutmu begitu?"
"tentu saja jika tidak kenapa wanita itu datang?"
neng neng sangat bersemangat sekali mendengar Ini adalah sebuah penyelamatan atas nama ibunya. artinya Ibu masih hidup dan sekarang menunggunya untuk keluar.
ditambah lagi semua orang tidak benar-benar ingin keluar dari lubang yang penuh sesak ini.
Di luar aya semakin tidak sabar menunggu orang-orang keluar. Ini sudah lebih dari 10 menit dan mereka masih saja ragu, jadi sampai kapan dia harus menunggu di sini.
Lintang dan yang lainnya menyaksikan pertarungan 3 robot bodyguard walikota. mereka benar-benar tangguh dan zombie sama sekali tidak berdaya menghadapi para robot.
puluhan zombie langsung menyerang robot.mereka berusaha menggigit dan mencakar robot tapi yang benar-benar menyentuh robot seperti kesetrum dan terbakar di detik yang sama.
Yang jauh juga mendapatkan lambaian tangan tapi membusuk dengan cepat.
Tidak ada zombie yang selamat jika sudah bertemu dengan Robot bodyguard.
Ini benar-benar ajaib.
__ADS_1
Ibu meng meng juga bersemangat melihat ini. Kali ini mereka benar-benar akan diselamatkan.
Tapi kenapa orang-orang masih belum keluar dari lubang itu.
Dengan tidak sabarnya wanita tua itu ingin turun tetapi dihentikan oleh lintang.
"walikota kami memiliki bodyguard sehingga dia tidak tidak akan dilukai oleh zombie tapi kamu tidak"kata lintang mengingatkan.
Artinya jika mereka berani turun tentu saja mereka akan diserang oleh zombie yang sekarang benar-benar mengelilingi badan mobil.
Tapi mobil juga memiliki efek yang sama.Setiap kali ada zombie yang mencoba menyentuhnya mereka akan kesetrum dan langsung terbakar di detik yang sama.
Jadi sangat selamat berada di dalam mobil ini.
"ngomong-ngomong kalian dari pangkalan mana tanya ibu mengmeng dengan serius.
Ini adalah detik yang paling disukai oleh lintang. Dia langsung menceritakan tentang kota ajaib.
"kalau begitu bisakah kami tinggal di kota ajaib?"tanya ibu meng meng dengan bersemangat.
"tentu saja kenapa tidak kami akan menyambut semua orang tapi mereka juga tidak bisa gratis semuanya harus menggunakan inti kristal"Kata paman walikota tersenyum.
Masalah uang bisa menjadi masalah penting di masa depan jadi semuanya harus dikatakan di awal.
"aku mengerti"kata ibu mengmeng.
Tidak ada makanan gratis di dunia ini dan Ibu memang sudah cukup tua untuk mengetahui alasan itu.
Jika begitu hal pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan inti kristal.
Mereka memiliki sejumlah inti kristal di dalam simpanan.Jika benar-benar akan pergi bukankah inti kristal itu sebaiknya diambil dulu.
Tidak lama kemudian pintu lubang benar-benar dibuka oleh seseorang dari dalam dan itu adalah mengmeng.
Meng meng segera melihat jika ibunya melambai dari dalam sebuah mobil aneh. Dia tidak melihat keanehan mobil itu tapi hanya perhatian dengan ibunya yang benar-benar masih hidup.
"ibu...
Segera saja meng-meng berlari ke arah mobil tidak menghiraukan robot besar yang sedang bertarung dengan zombie.
Zombie yang berjumlah hampir ribuan ini benar-benar dihabisi tanpa ampun oleh 3 robot bodyguard.Sehingga jumlah mereka menipis dengan cepat dan sekarang hanya puluhan saja.
Melihat semua orang sudah keluar aya maju menuju mobil dan tentu saja dilindungi oleh 3 robot bodyguard itu. Sehingga semua orang di belakangnya bisa berjalan dengan selamat.
Penyelamatan ini cukup mudah bagi walikota.
Di sisi lain karena zombie yang sudah tidak ada lagi pintu mobil bisa dibuka. Tentu saja untuk mengizinkan yang lainnya masuk ke dalam.
Ibu mengmeng juga turun untuk menyambut orang-orang yang datang tapi bukan memeluk putranya malah dia berkata" meng-meng pergi pulang dan ambil semua inti kristal,dan kalian semua jangan masuk dulu tapi panen inti kristal yang ada di sini cepatlah"
Tentu saja meng-meng dan yang lainnya sedikit heran. Mereka sudah menyimpan begitu banyak inti kristal tapi kegunaannya hanya untuk pembelian bahan makanan.
Ada seseorang dari pangkalan S yang akan datang beberapa waktu untuk membawa bahan makanan.Jika orang itu datang tapi tidak ada inti kristal bagaimana mereka harus meletakkan wajah ini.
Jadi..
"cepatlah kita akan pergi ke pangkalan yang selamat tapi semuanya menggunakan inti kristal. kalian tidak ingin miskin tanpa uang bukan"kata ibu meng-meng yang mendesak orang-orang semua bekerja.
Tidak mungkin membiarkan sang penyelamat menunggu mereka lebih lama.
"selamat datang perkenalkan Aku adalah walikota hanaya dari kota ajaib. Jika kalian ingin aku bisa membawa kalian ke kota kami dan membiarkan kalian untuk tinggal sementara waktu di sana.Tapi semuanya tidak gratis, semua hal harus dibayar menggunakan inti kristal, jadi..
Belum sempat aya menghabiskan perkataannya, semua orang sudah bergegas mencongkel inti kristal dari kepala zombie-zombie yang malang.
Ini semua adalah uang.
Sedangkan mengmeng juga berlari pergi untuk mengambil tabungannya.
Mereka memang sudah lama ingin pergi dari tempat itu tapi tidak memiliki kesempatan sama sekali. Jika pergi yang di hadapan mereka adalah kematian.
Tinggal di pangkalan kecil ini juga bisa disebutkan sebagai sebuah keterpaksaan saja.
Sekarang ada sebuah tempat yang aman tapi semuanya menggunakan uang. Hanya saja uangnya sudah berserakan di depan mata, jadi siapa yang akan membiarkannya begitu saja.
"walikota bisakah kau menunggu sebentar hehehe?" kata ibu meng meng dengan wajah yang malu-malu.
Aya mengerti dan dia segera menggangguk namun begitu dirinya masuk ke dalam mobil lagi dengan cepat.
__ADS_1
Bau amis darah dan busuknya daging zombie ini membuat aya ingin muntah.