
Setelah kereta api express benar-benar meninggalkan kota ajaib.Wen ji pergi dengan tergesa-gesa di pintu gerbang.
Kota Ajaib Ini baru saja dibuka beberapa hari. Tentu saja apa yang dilakukan oleh robot keamanan mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan.
Mereka juga ingin tahu hukuman apakah yang didapatkan oleh seseorang yang melanggar pengaturan kotak ajaib.
Karena dorongan dari penasaran itulah lebih banyak orang yang datang mendekat untuk mencari tahu apa yang terjadi di sana.
Tidak seperti para manusia robot keamanan memiliki sistem yang mengharuskan keamanan di kota ajaib ditegakkan. Walaupun pelanggar berteriak dan berkata beberapa hal dia tidak peduli sama sekali.
Robot dengan ketinggian 2 m ini tidak memiliki wajah sama sekali.
Tanpa ada aba-aba puluhan lengan tiba-tiba saja muncul dari balik tubuhnya.
Jumlah lengan-lengan aneh ini sangat sesuai dengan jumlah para pelanggar yang sedang memberontak.
Mungkin jumlahnya disesuaikan sedemikian rupa sehingga tidak lebih ataupun tidak kurang.
Keseluruhan keluarga Wen yang awalnya begitu arogan tiba-tiba dikejutkan dengan tangan-tangan besi yang mengikat mereka.
Termasuk dengan dua lansia dan tiga anak-anak di bawah umur yang awalnya dikatakan sebagai penerima subsidi di kota ajaib.
Melihat lansia dan anak-anak yang menerima perlakuan yang sama semua orang segera mencibir.
Di dalam hati semuanya memuji jika sistem yang di depankan oleh kota ajaib benar-benar membuka mata.
Pelanggar tetaplah pelanggar tidak melihat jantina dan usia seseorang.
Pemuda yang awalnya berteriak arogan menghina robot penyambut tamu juga tidak kuasa teriak lagi meminta bantuan oleh orang-orang yang melihat.
Tapi tidak ada satupun orang yang tampil untuk membantunya meskipun dia berteriak mengatakan dirinya adalah kerabat langsung dari kepala desa yang memimpin kota ajaib saat ini.
bahkan pria tua yang mengaku sebagai ayah kandung dari kepala desa juga berhenti berteriak karena tidak ada reaksi apapun dari robot pengaman.
Seharusnya robot pengaman membawa mereka ke kantor, tapi Wen ji sudah pun mengatakan ingin menghadiri kasus di tempat.
Ini adalah hal yang pertama dan juga harus menjadi hal yang terakhir. Semua orang tanpa terkecuali harus belajar dengan kejadian hari ini.
Itulah sebabnya robot pengaman tetap berdiri di sana .Dia hanya menggenggam pelanggar peraturan di tangannya yang terbuat dari besi.
Dalam sekejap lansia yang menyedihkan hampir pingsan di tempat.
Robot keamanan memiliki kemampuan aneh apapun kemampuan khusus yang dimiliki oleh pelanggar. Akan diserapnya secara langsung mengakibatkan pelanggaran sekuat apapun tidak akan mampu melontarkan kemampuannya sama sekali.
Bukanya dalam keluarga Wen tidak ada yang memiliki kemampuan berbagai elemen. Tapi ketika berhadapan dengan robot keamanan maka anda menjadi manusia biasa lagi.
Suasana bising yang dihasilkan oleh keluarga Wen ini tiba-tiba menjadi diam untuk beberapa waktu. Anak-anak kecil yang awalnya juga arogan sekarang menangis.
Mereka adalah anak-anak yang belum pernah bertarung di alam bebas tapi hanya berpikir keluarganya mampu.
Ditambah lagi kenyataan jika pemilik kota ajaib adalah kerabat mereka. Rasa arogan itu menjadi naik setingkat lebih tinggi dari sebelumnya.
Tapi apa yang terjadi sekarang bukanlah hal yang mereka pikirkan sebelum ini.
"kakek ,ayah tolong aku kakek ,aku tidak mau huhuhu"
"sakit, ini sakit huhuhu.robot maafkan aku .aku tidak tahu ,salahkan saja kakek dan nenek. Mereka bilang kotak ajaib milik kami .sakit... tolong lepaskan .aku tidak akan melakukan ini lagi, sakit....
Yang disebut oleh nenek dan Kakek ini tentu saja adalah pria tua itu. Itu adalah cucu yang dia bangga-banggakan sejak dulu. Sekarang diintimidasi oleh robot yang tidak memiliki perasaan.
Tentu saja hal itu akan membuat dirinya marah dan ingin membantu .Tapi untuk menyelamatkan dirinya sendiri saja dia tidak mampu apalagi untuk menyelamatkan dua cucu kesayangan.
Apalagi kejadian ini dilihat oleh begitu banyak mata. Hanya ada rasa malu yang tidak bisa dijelaskan di sini.
Ketika dua cucu berteriak dia hanya bisa memalingkan wajahnya.
Pada saat itulah dia bisa melihat dewa penyelamat yang baru saja tiba. siapa lagi jika itu bukan Wen ji sang kepala desa kota ajaib minyak di ibukota.
__ADS_1
sebagai walikota dia tidak pernah berjalan sendiri tapi ada robot pendamping di belakangnya. Wendy masih gagah seperti dulu.
Seperti sebelum terjadi hari kiamat. dia sudah Dia sangat tampan dengan wajah yang memutih ditambah lagi dengan pakaian jas yang dulu selalu digunakan oleh para CEO.
Sebenarnya wen ji tidak memakai ini untuk pamer atau sebagainya .Tapi dia melakukannya untuk menghibur hati walikota tadi pagi.
Tidak menyangka pakaian yang dia kenakan sekarang.Membuat kerabat yang tidak dikenali ini merasa cemburu.
"itu hanyalah anak haram yang Bahkan tidak berhak menyentuh kancing pakaian itu. dasar anak haram kau harus mengembalikan semuanya Karena itu adalah milik keluarga Wen"pikir seseorang di dalam hati.
Mungkin bukan seseorang tapi hampir setengah dari keluarga Wen yang tertangkap berpikir demikian.
Mereka adalah sekelompok orang yang hidup dalam kekayaan di masa lalu. Jas seperti yang digunakan oleh wen ji hari ini hanyalah sesuatu yang mereka miliki di dalam lemari pakaian.
Setelah hari kiamat mereka tidak pernah menggunakan pakaian dengan model ini. Hanya bisa menggunakan pakaian kaos seadanya.
Itu juga sudah menjadi pakaian terbaik di hari kiamat.
Tapi mengapa si anak haram bisa memakainya dan memamerkannya seolah-olah menyindir semua orang yang tidak mau mampu mengenakannya lagi.
Selagi orang itu menyandang nama Wen maka semua yang dia miliki adalah keluarga Wen. sementara dia hanyalah anak haram jadi dia bahkan tidak berhak memiliki jas itu.
Ketika dia mengenakannya bukankah dia benar-benar sudah mengejek keluarga yang asli.
Wen ji yang baru tiba tidak mengetahui apa yang dipikirkan oleh kerabat yang tidak dikenali ini. Tapi dia yang mengaktifkan lampu indikator emosi segera melihat emosi negatif yang ada di atas kepala semua orang.
Wen ji segera mencibir tapi tidak memperlihatkan reaksi apapun di permukaan.
Dengan sedikit perintah robot asisten berubah diri menjadi ke sebuah kursi yang langsung dilengkapi dengan meja dan sepoci teh.
Dengan santainya wen ji duduk di sana, seolah-olah dirinya adalah raja dunia.
Matanya mulai menatap semua orang tapi tidak ada suara sedikitpun.
Entah kapan suasana yang menakutkan seperti ini terus terjadi. Pak Tua itu langsung saja berteriak karena tidak ingin berlama-lama menjadi pandangan aneh semua warga.
Wen ji melambaikan tangannya sedikit, membuat robot keamanan benar-benar menurunkan mereka ke tanah. Hanya saja genggaman jari jemari robot tidak melepaskan mereka sedikitpun.
wanita tua yang disebut ibu tiri bagi Wendy ini juga berteriak dengan tidak puas.
"hei itu adalah ayahmu kakekmu dan saudara-saudaramu. apakah kau pikir ini bagus membuat keributan yang tidak perlu seperti sekarang?"kata nya galak.
Wen ji lagi-lagi tidak mengeluarkan suara apapun dia memberikan kesempatan untuk semua orang yang hadir menyaksikan bagaimana caranya kota ajaib memverifikasi sebuah kasus.
Melihat wen ji tidak berbicara ataupun tidak berusaha memerintahkan robot melepaskan mereka.
Tadi dia sempat takut akan mati di dalam genggaman robot keamanan. Sampai sekarang dia masih menggigil.
Melihat si anak haram masih mematuhi perintah, Kakek tua cukup senang.kakek tua segera berkata dengan suara yang bergetar,"Wen ji Kakek senang bertemu dengan kau Setelah sekian lama. Minta robot ini melepaskan kami dan biarkan kami masuk"
"Kekek Wen...
Ketika kepala desa menyebut nama kakek , itu artinya sebuah pengakuan. Sekarang dipastikan orang-orang yang mengacau ini benar-benar kerabat dari kepala desa sendiri.Dengan begitu warga yang tadinya mencibir sekarang berkeringat lagi.
Jangan sampai kepala desa akan membalas dengan pembalasan yang tidak adil.
"kota ajaib memang dibuat untuk umat manusia secara keseluruhan tidak ada yang diistimewakan di sini. Aku juga tidak melarang siapapun untuk masuk walaupun aku dikatakan kepala desa. setiap orang yang masuk harus mematuhi semua pengaturan yang ada tidak terkecuali kerabatku sendiri"kata Wen ji.
Sebenarnya dia malas untuk melayani mereka bahkan malas untuk mengakui keberadaan mereka sebagai kerabat.
Tapi darah adalah sesuatu yang tidak bisa anda pilih ketika lahir. Walaupun dirinya Hanya anak haram yang tidak diakui di masa lalu tapi dia tidak ingin menjadi seperti mereka yang tidak memiliki belas kasihan.
Selalu biarkan berlalu dan sekarang adalah masa depan.
"jika begitu kenapa robot saya lagi tidak membiarkan kami pergi. apa mereka tidak tahu jika kami adalah kerabat dari kepala desa sendiri. apakah di dalam sistemnya tidak bisa mengenali darah?"kata seorang pemuda dengan wajah memerah.
Tadi dia cukup malu karena robot pengaman ini tapi sekarang dia hanya marah. Marah karena orang-orang memandangnya remeh sebentar tadi.
__ADS_1
Tapi di saat yang sama dia juga menghina kemampuan para robot di kota ajaib.Ketika dikatakan tidak bisa mengenali bahkan menghormati kerabat dari pemimpin di sini.
Wen ji tahu apa yang dimaksudkan terlebih lagi dia juga melihat lampu indikator apa yang berkedip-kedip di atas kepala pemuda itu.
Dia benci laki-laki yang seperti ini hanya mengandalkan keluarga di belakangnya saja. Tidak mau berusaha berdiri sendiri. Tapi sayangnya itu adalah kerabatnya yang satu darah.
"Ehem ehem, kota ajaib dimulai dari robot ini jika kalian tidak bisa menghormati robot ini maka untuk apa masuk ke dalam kotak ajaib?"
"segala lini yang dikembangkan di kota ajaib juga memerlukan robot seperti ini. mereka akan lebih berguna daripada seseorang yang hanya tahu berbicara"kata Wen ji.
"Kau....
"Ohh ngomong-ngomong siapakah kau?"sebuah pertanyaan dijatuhkan membuat pemuda yang disebutkan itu menggigil di tempat.
Orang-orang yang mendengarkannya juga menjadi ribut lagi.
"katanya kerabat tapi kok malah nggak kenal sih"
"sekarang aku jadi tidak yakin kerabat macam apa mereka"
"jangan banyak bicara walau bagaimanapun mereka kerabat masih aku juga meragukannya"
Pria yang ditanya itu tidak bisa menjawab sama sekali .Dia melupakan hal itu karena perasaan yang suka mendominasi di masa lalu.
Mereka memang kerabat tapi Wen ji sama sekali tidak masuk ke rumah besar. Dia bahkan tidak pernah diperkenalkan dengan yang namanya kerabat
Di sini Wen ji tidak berbohong sama sekali dengan mengatakan dirinya tidak tahu dengan siapa dia sedang berbicara.
Kakek tua tadi langsung berdehem karena malu."Awen ini adalah masalah keluarga .Jadi kenapa kita tidak masuk dan membicarakannya di rumah tidak baik mempertontonkan masalah kita di depan banyak orang"
"Wen ji cepat minta robot ini lepaskan kami dan Ayo pergi ke rumah.Ohh Aku ingin lihat di gedung mana kau tinggal"kata ayah Wen ji.
Mereka berbicara persis seperti di awal tidak ada pergerakan apapun. Wen ji masih duduk santai dengan meja dan kursi berikut dengan sepoci teh seolah-olah dia sedang berjemur di bawah matahari.
Sementara mereka masih saja diikat oleh robot keamanan.Sehingga tidak bisa bergerak meskipun tidak lagi berada di atas angin seperti sebelumnya.
Tapi cara ini masih tetap memalukan bagi mereka.
"Wen ji seharusnya kau malu memegang jabatan kepala desa jika tidak mengetahui peraturan. keluarga datang tapi tidak bisa disambut. benar-benar bodoh tidak memiliki etiket sama sekali"rungut ibu tiri yang berteriak tidak tahu malu.
"cepat lepaskan kami ,Aku adalah sepupumu, dia adalah keponakanmu sendiri. Paman macam apa kau yang tidak bisa menghormati yang tua dan mencintai yang muda" teriak seseorang yang memang dikenali oleh wen ji sebagai istri dari Paman nya.
dia dan sampaman yang saat ini sudah pun berusia 50 tahun sebenarnya menikah atas dasar bisnis. Tapi pernikahan Ini masih aman-aman saja sampai sekarang.
Itu bagus untuk mereka berdua tapi tidak bagus untuk Wen ji yang di kata-katain Padahal mereka baru ketemu hari ini
"Oh Paman, kau tadi bertanyakan. Jadi sekarang kau sudah tahu jika aku adalah keponakanmu. jadi tolong katakan pada rokok ini untuk melepaskan aku"kata pemuda yang tadinya begitu arogan.
Tapi sekarang tingkat arogannya naik-naik lagi beberapa persen. Mungkin dia sekarang senang karena wen ji sudah pun mengetahui hubungan kerabat.
Hubungan sudah diverifikasi jadi apa yang akan ditakutkannya di kota ajaib.
Bukan pria itu saja beberapa orang segera menyebutkan nama dan hubungan kerabatnya dengan Wen ji.
Mereka melakukan ini bukan hanya untuk verifikasi hubungan tapi juga untuk mengabarkan pada orang-orang yang melihat kejadian ini. Mereka harus tahu dan mengakui hubungan ini sehingga akan menghormati keluarga Wen di masa depan.
"Wen ji aku adalah adik perempuan mu,itu keponakan dan ini ipar mu sendiri"
"Oh Wen ji,ohh tidak paman, aku keponakan....
Bahkan tiga anak-anak yang tadinya menangis juga tidak lupa menyebut diri mereka sebagai cucu karena mereka adalah anak yang lahir dari keponakan yang tidak jelas.
"Kakek Wen...
Wen ji tiba-tiba tersedak dengan air teh yang dia minum.Perasaan baru tadi pagi pengen melamar walikota menjadi istri tapi sekarang sudah ada tiga cucu yang mengaku.
Kenapa waktu bisa berjalan begitu cepat.
__ADS_1