
Di aula istana Bupati Padang, para pengusaha katering yang telah dikumpulkan dengan serius duduk mengelilingi meja konferensi. Bupati Padang, beserta tim penasihatnya, memandang mereka dengan penuh semangat.
"Terima kasih telah hadir di pertemuan ini. Saya ingin membahas rencana yang sangat penting untuk kemajuan kuliner Padang. Seperti yang kita ketahui, industri pengalengan ikan Padang telah memberikan peluang baru bagi kita. Namun, saya ingin mengambil langkah lebih maju." kata Bupati Padang dengan wajah yang cerah.
Seseorang yang pernah menjadi usahawan dari bidang katering segera bertanya .Sebenarnya dia sudah mendengar desas-desus di luar tapi karena belum mendapatkan klarifikasi Jadi dia sedikit meragukan informasi ini. Sekarang ada kesempatan untuk bertanya jadi dia langsung bertanya di hadapan Bupati.
"Bupati, apa rencana yang anda maksud?"
"Saya ingin membentuk sebuah pabrik pengolahan makanan instan khas dari Padang. Produk-produk ini akan dikemas dengan rapi dan dapat dinikmati di kota-kota besar, termasuk kota ajaib utama. Kita akan mengenalkan kelezatan makanan Padang kepada dunia!"kata Bupati lagi.
Tetapi di dalam hati dia menyambung "ini juga untuk membayar hutang negara yang semakin besar saja"
jawaban pasti dari Bupati Padang ini segera mendapatkan apresiasi dari beberapa usahawan oh tidak mantan usahawan di masa lalu "Itu adalah rencana yang brilian, Bupati! Makanan Padang memiliki cita rasa yang kaya dan khas. Jika dapat dihadirkan dalam bentuk makanan instan, itu akan menjadi daya tarik yang besar di pasar."
Bupati Padang mengangguk setuju "Saya yakin bahwa makanan instan Padang ini akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Kita akan menggabungkan keahlian dari para pengusaha katering di sini dengan teknologi pengalengan yang telah dikembangkan oleh tim peneliti. Bersama-sama, kita akan menghasilkan produk berkualitas tinggi yang mencerminkan kelezatan kuliner Padang."
Salah satu pengusaha katering, Pak Darmawan, memberanikan diri untuk berbicara.
"Bupati, kami siap mendukung rencana ini! Kami akan membawa keahlian kami dalam menyajikan hidangan Padang yang autentik ke dalam produk makanan instan. Dengan kemasan yang menarik dan proses pengolahan yang tepat, kita dapat menjamin kualitas dan cita rasa yang terjaga."
"Terima kasih atas semangat dan dukungannya. Saya sangat yakin bahwa dengan kerjasama kita, kita dapat menghadirkan makanan Padang yang lezat dan praktis bagi masyarakat di berbagai kota. Selain itu, ini juga akan menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah kita."
Dalam suasana yang penuh semangat, Bupati Padang dan pengusaha katering mulai merencanakan langkah-langkah untuk membentuk pabrik pengolahan makanan instan khas dari Padang. Mereka membahas pemilihan bahan baku yang berkualitas, proses pengolahan yang efisien, serta strategi pemasaran yang tepat.
Bupati Padang dan pengusaha katering memiliki visi yang sama, yaitu memperkenalkan kelezatan kuliner Padang kepada masyarakat luas dengan cara yang praktis dan terjangkau.
Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang solid, mereka berharap dapat mewujudkan impian tersebut dan menjadikan makanan instan khas dari Padang sebagai produk yang terkenal di kota ajaib utama dan di seluruh dunia.
Di ruang pertemuan yang hangat, Bupati Padang dan para tamu yang diundang duduk mengelilingi meja konferensi. Para tamu yang terdiri dari koki terkenal, pakar kuliner, dan perwakilan industri pengolahan makanan mulai menyuarakan pendapat mereka.
"Saya pikir kita harus mempertimbangkan menu-menu ikonik dari Padang yang sudah dikenal di seluruh Indonesia. Misalnya, rendang, gulai ayam, dan sate Padang. Ini adalah hidangan yang kaya akan rempah-rempah dan cita rasa yang unik."
Pakar Kuliner lain segera setuju "Benar, menu-menu tersebut sangat identik dengan Padang. Namun, kita juga bisa mencoba menu-menu lain yang tidak kalah lezat, seperti dendeng balado, pindang ikan, dan ayam pop Padang. Ini akan memberikan variasi yang menarik bagi konsumen."
"Tentu saja, kita harus mempertimbangkan berbagai pilihan menu untuk mencakup selera yang beragam. Selain itu, kita juga perlu memikirkan metode pengemasan yang tepat agar kualitas dan cita rasa makanan tetap terjaga."
Bupati Padang meski tidak mengerti tentang masakan tapi dia tetap menyimak dengan seksama "Saya setuju dengan masukan kalian. Sekarang, mari kita bahas metode pengemasan yang sesuai untuk makanan instan khas Padang ini."
"Saya merekomendasikan menggunakan metode pengemasan vakum. Dengan cara ini, kita bisa mempertahankan kesegaran dan kelezatan makanan lebih lama. Vakum juga dapat meminimalkan kontaminasi dan memastikan keamanan produk.
"Selain itu, kita juga bisa mempertimbangkan penggunaan kemasan microwavable. Ini akan memudahkan konsumen untuk memanaskan makanan instan dengan cepat dan praktis. Dengan begitu, mereka bisa menikmati hidangan Padang kapan pun dan di mana pun."
Semua orang berlomba-lomba ingin berbicara dengan apa yang mereka pikirkan jadi pembicaraan ini masih berlangsung dengan hangat "Kita juga perlu memilih bahan kemasan yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dalam proses produksi makanan instan."
Bupati Padang mengangguk setuju jadi dia berkata, "Saran-saran kalian sangat berharga. Kita akan mempertimbangkan semua faktor tersebut dalam perencanaan produksi makanan instan khas Padang. Tujuan kita adalah memberikan kualitas terbaik kepada konsumen sambil menjaga warisan kuliner dan kelestarian alam."
__ADS_1
Dalam suasana yang penuh ide dan kolaborasi, Bupati Padang dan para tamu diskusi terus merencanakan menu-menu yang akan dikemas dalam makanan instan khas Padang. Mereka membahas detail rasa, tekstur, dan kemasan yang akan memberikan pengalaman kuliner yang autentik bagi konsumen.
Dalam waktu yang tidak lama, mereka berhasil merumuskan beberapa menu pilihan dan metode pengemasan yang sesuai. Rencana mereka adalah menjadikan makanan instan khas Padang ini sebagai pilihan makanan praktis dan lezat bagi masyarakat di kota ajaib utama dan di seluruh dunia.
Di ruang kerja Bupati Padang, suasana tegang terasa saat Bupati Padang, Pak Surya, duduk di meja kerjanya dan menghubungi Presiden Indonesia yang baru saja dipilih, Ibu Rani.
"Selamat pagi, Ibu Presiden Rani. Ini Bupati Padang, Pak Surya. Saya ingin melaporkan sebuah ide yang saya yakini dapat membantu menekan hutang negara dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah."
Tentu saja presiden Rani menyambut ide ini dengan penuh sukacita. Sejak menjabat menjadi presiden kepalanya hampir botak menyingkirkan hutang yang puluhan kali lebih besar dibandingkan dengan hutang negara lain kepada kota ajaib.
Jika masukkan dari Pak Surya ini benar-benar bisa memperkecil hutang negara maka dia akan mengapresiasi ini dan memberikan beberapa hal sebagai hadiah untuk Bupati Padang.
Namun begitu sebagai seorang presiden dia tidak perlu menunjukkan bagaimana gembiranya dia saat ini."Selamat pagi, Pak Surya! Saya senang bisa mendengar dari Anda. Silakan lanjutkan dan ceritakan ide Anda."
Bupati Padang: "Terima kasih, Ibu Presiden. Ide saya adalah memproduksi dan menjual makanan instan khas Padang di kota ajaib. Kota ajaib adalah sebuah kota yang kaya akan sumber daya dan potensi ekonomi. Dengan menjual produk makanan instan Padang yang berkualitas tinggi di sana, kita dapat mengumpulkan pendapatan yang signifikan dan menekan hutang negara."
Presiden Rani memikirkan dengan serius "Idea ini terdengar menarik, Pak Surya. Kota ajaib memang memiliki potensi yang besar. Namun, kita juga harus mempertimbangkan beberapa aspek, seperti penyesuaian dengan pasar di kota ajaib dan kemampuan produksi kita."
"Tentu, Ibu Presiden. Kami telah bekerja sama dengan pengusaha katering dan pakar kuliner terkemuka untuk mengembangkan resep dan metode pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, kami juga memiliki fasilitas produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan yang ada."
jumlah persediaan saat ini berlimpah ruah dan mereka bingung harus dikemanakan dengan jumlah yang berlimpah.
Anda tentu percaya bukan jika saat ini persediaan tidak akan ada habis-habisnya.
Pikirkan saja Ketika anda melihat seekor sapi yang saling sudah sebesar bukit.
Masakan Padang benar-benar kaya dengan menu dan semua ini adalah uang memperkecil hutang negara.
Tapi premisnya pastikan dulu barang yang diproduksi ini laku di luar negeri.
"Saya mengapresiasi langkah yang telah Anda lakukan, Pak Surya. Namun, sebelum kita melanjutkan, kita perlu mempertimbangkan perizinan dan kerja sama dengan pihak terkait di kota ajaib. Kita juga harus memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan kualitas."kata presiden Rani.
"Tentu, Ibu Presiden. Kami siap untuk melibatkan pihak terkait dan memastikan bahwa semua perizinan dan persyaratan terpenuhi. Kami akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memastikan keamanan dan kualitas produk yang dihasilkan."
"Terima kasih, Pak Surya, atas usaha dan dedikasi Anda dalam membawa ide ini. Saya akan mendiskusikannya dengan tim dan pihak terkait. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, ini bisa menjadi langkah positif bagi peningkatan ekonomi daerah dan negara secara keseluruhan."
Bupati Padang: (bersyukur) "Terima kasih, Ibu Presiden"
Setelah percakapan yang penuh harap dan semangat, Bupati Padang merasa optimis bahwa ide pengemasan makanan instan khas Padang ini akan mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait, termasuk Presiden Rani. Mereka berharap bahwa langkah ini dapat membantu menekan hutang negara dan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan negara secara keseluruhan.
Sementara itu di ruang kerja Presiden Rani, suasana sibuk terasa dengan telepon di gelang komunikasi.Presiden Rani, dengan tegas, mengambil gelang dan menelepon Walikota Aya.
"Halo, walikota hanya. Ini Presiden Rani. Saya ingin membahas rencana penjualan pengalengan makanan instan khas Padang yang telah diajukan oleh Bupati Padang. Saya ingin mendengar pandangan dan kerjasama Anda dalam hal ini."
"Selamat siang, Ibu Presiden Rani. Saya sangat menghargai telepon Anda. Tentu, saya siap mendiskusikan rencana ini. Apa yang ingin Anda ketahui?"
__ADS_1
Tentu saja aya merasa aneh dihubungi oleh pihak Indonesia. Pikirkan saja negara ini memiliki hutang paling besar di antara berbagai negara yang sudah mengambil kerjasama.
"Rencana ini melibatkan penjualan pengalengan makanan instan khas Padang di kota ajaib. Bagaimana pandangan Anda mengenai ini? Apakah Anda melihat potensi positif dalam hal ini?"
Walikota Aya segera meneliti beberapa berkas yang dikirimkan oleh presiden ini sebagai lampiran. di mana aya sebenarnya tidak perlu membaca itu langsung diverifikasi oleh sistem. "Ibu Presiden, saya melihat potensi besar dalam rencana ini. Pengalengan makanan instan khas Padang dapat menjadi produk unggulan yang mengangkat citra kota ajaib dan juga meningkatkan perekonomian daerah. Saya mendukung langkah ini secara penuh."
Presiden Rani tidak menyangka jika keputusan Walikota hanaya akan secepat ini tapi dia masih tetap mengucapkan terima kasih yang teramat sangat.
"Terima kasih atas dukungannya, walikota .Namun, tentu ada beberapa aspek yang perlu kita perhatikan, seperti infrastruktur dan perizinan. Bagaimana kondisi dan kesiapan kota ajaib dalam hal ini?"
Tentu saja infrastruktur dan perizinan ini adalah menyangkut dengan teknologi dari kota ajaib. ini yang ingin didiskusikan oleh presiden Rani pada walikota.
Untung saja Walikota aya cepat setuju dengan permintaan ini. Semakin cepat pabrik di buka maka akan semakin baik.
"Terima kasih walikota atas kerjasama nya" Kata presiden Rani dengan serius. dia juga tidak menduga jika persetujuan ini akan datang hanya dalam satu kata saja.
Walikota Ayah: "Ibu Presiden, kami siap memberikan kerjasama penuh. Kami percaya bahwa ini adalah peluang yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan juga mempromosikan kuliner khas Padang kepada masyarakat di kota ajaib.
Setelah percakapan yang penuh kesepakatan dan antusiasme, Presiden Rani dan Walikota Aya saling meyakinkan bahwa rencana penjualan pengalengan makanan instan khas Padang ini akan mendapatkan dukungan penuh.
Setelah hubungan telepon dari jalan komunikasi itu terputus, ayah mulai berpikir bagaimana Presiden Wen Ji akan merespon rencana kerjasama pengalengan makanan instan khas Padang.
"Selamat pagi Wen Ji"selesai saja menyapa aya langsung menceritakan pengajuan kerjasama dari pihak Indonesia tadi kepada Wen ji dan dia ingin mengetahui apa pendapat ayah biologis putranya itu atas kerjasama ini.
Presiden Wen Ji memeluk aya sedikit dan mencium pipinya dengan semangat tiba-tiba saja dia lupa jika sekarang mereka sedang berada di dalam kantor. "Selamat pagi, walikota.Sebagai seorang pecinta kuliner, saya memiliki kegemaran khusus terhadap makanan Padang. Saya suka dengan cita rasa kaya dan beragam, terutama rendang yang menjadi salah satu menu andalan makanan Padang."
Aya terkejut karena tidak menyangka bahwa Presiden Wen Ji juga menyukai makanan Padang. Ini adalah kejutan yang menyenangkan.
"apakah serius Wen ji apakah makanan padang itu memang benar-benar enak?"Tanya Aya.
"Benar sekali, sayang ,aku secara pribadi percaya bahwa makanan Padang memiliki potensi besar untuk menarik minat pasar internasional. Rendang adalah salah satu sajian yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia dulu nya" kata Wen ji.
lihat dulu saja mata Walikota yang melotot itu membuat dia semakin imut. Wen ji menyumpah di dalam hati karena saat ini posisinya sedang berada di dalam kantor.
Jika tidak...
"Presiden Wen Ji, mereka pasti sangat senang mendengar bahwa Anda memiliki pandangan yang positif tentang rencana ini. Ini akan memberikan dorongan besar bagi mereka untuk melanjutkan langkah-langkah pengembangan makanan instan khas Padang."
Dalam suasana yang penuh semangat dan kepercayaan, Walikota Ayah dan Presiden Wen Ji sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan pengalengan makanan instan khas Padang. Mereka yakin bahwa kerjasama ini akan membawa manfaat ekonomi, mempromosikan kuliner Padang, dan memperkuat hubungan antara kedua negara.
Wen ji meninggalkan aya di ruangannya karena dia memiliki beberapa hal untuk dilakukan di luar ruangan. Sementara itu aya yang ditinggal pergi membiarkan pikirannya melayang jauh ke kota Padang yang jauh di seberang pulau. Dalam benaknya, dia membayangkan lezatnya makanan Padang yang baru saja diperkenalkan oleh Presiden Wen Ji. Meski Aya belum pernah mencicipi langsung, namun kata-kata Wen Ji telah membangkitkan rasa penasaran yang tak terbendung.
Dia membayangkan sensasi gurih dan nikmat yang akan terasa di lidahnya saat pertama kali menyantap hidangan-hidangan khas Padang. Rasa rempah-rempah yang kuat, paduan unik antara pedas dan manis, dan aroma menggoda yang terpancar dari setiap hidangan. Lidahnya hampir dapat merasakan sentuhan lembut daging rendang yang disiram dengan kuah kental, atau gigitan kenikmatan dari gulai ikan yang terasa segar.
Aya merasakan kehangatan di dadanya saat dia membayangkan betapa istimewanya makanan Padang itu. Meski belum pernah merasakannya secara langsung, namun kepercayaan dan keyakinannya terhadap warisan kuliner Indonesia membuatnya menantikan dengan penuh antusiasme. Dia tahu bahwa kualitas dan kelezatan makanan Padang tidak akan mengecewakan, karena di baliknya terdapat keahlian yang diturunkan dari generasi ke generasi.
__ADS_1
Dalam pikirannya, Aya membayangkan bagaimana makanan instan khas Padang yang di perkenalkan akan memanjakan lidah para pecinta kuliner di kota ajaib dan seluruh dunia. Dia berharap produk asli Indonesia ini akan memberikan pengalaman tak terlupakan, menggugah selera, dan memikat hati mereka yang mencarai petualangan kuliner yang autentik.
Tidak sabar untuk mencicipi hidangan Padang yang telah dipuji oleh Presiden Wen Ji, Ayah menggebu-gebu menantikan saat-saat ketika ia dapat menyantap selezat yang dikatakan.