Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
241


__ADS_3

Di bawah api unggun yang menyala, ada begitu banyak orang yang berkumpul di sebuah lapangan di atas gunung .


Jangan pernah berpikir jika gunung ini adalah gunung biasa seperti di masa lalu .Di gunung ini hidup jutaan manusia yang mengungsi dari perkotaan dan desa-desa setempat.


Pembicaraan mereka awalnya berkisar tentang sesuatu yang lucu.Terkadang menjurus ke arah sesuatu yang horor.


Contohnya pembicaraan yang menjurus ke sebuah kota yang hadir lewat udara kosong hanya dalam satu jentikan jari.


Tapi ketika pemimpin sudah mulai membuka tabir rahasia kota ajaib. Semua orang mulai terdiam dan berpikir bagaimana dunia ini sudah jadi berantakan.


Sebelum hari kiamat terjadi, dikatakan negara mereka dikategorikan sebagai negara kecil yang miskin.


Walaupun dikatakan sebuah negara tapi Anda tidak bisa melihat keberadaan sebuah gedung pencakar langit.


Para penduduk juga tidak memiliki pekerjaan tetap. Dengan udara yang panas sulit untuk menumbuhkan sesuatu.


Untung saja ada teknologi baru yang bisa diterapkan misalnya penanaman yang tidak memerlukan lahan subur.


bahkan negara juga mendorong penanaman pepohonan yang tahan panas.


Hal inilah yang membuat negara terus bisa menopang kehidupan rakyatnya meskipun dalam kesulitan.


Tapi siapa sangka setelah hari kiamat negara kecil yang miskin inilah yang bertahan hidup di antara negara-negara maju lainnya.


Ketika mendengar cerita dari pemimpin yang dulunya adalah seorang presiden. Semua orang entah ingin tertawa ataupun menangis.


Tertawa dengan mengejek orang-orang luar yang dulunya mengatakan mereka miskin. Tapi juga ingin menangis karena keberadaan manusia akan punah sebentar lagi.


Tapi kota ajaib adalah salah satu-satunya penolong umat manusia yang menampung begitu banyak Kota dan negara sekaligus.


Sekarang kota ajaib juga ingin mengulurkan tangan pada negara ini untuk membangun lagi peradaban umat manusia.


"persyaratan yang cukup ringan, kota ajaib ingin kita mengizinkan beberapa peneliti untuk masuk. Mereka ingin meneliti kenapa negara kita ini bisa terhindar dari musibah hari kiamat"kata pemimpin tua itu dengan tenang.


jika dia masih presiden seperti di masa lalu mungkin dia tidak perlu bertanya Apa pendapat orang-orang tentang keberadaan kota ajaib.


Dia pasti akan langsung memutuskan dan mengatakan setuju. Siapa yang tidak ingin negara mereka berkembang maju seperti negara lain. Keberadaan gedung-gedung pencakar langit, adalah hal yang pernah dia impikan namun tidak pernah terealisasi.


Tapi sekarang dunia sudah berbeda dan dia juga bukan seorang presiden lagi. ada baiknya mempertanyakan masalah ini di depan semua orang agar tidak ada yang merasa dia berat sebelah.


Semua orang segera berbicara lagi seolah-olah apa yang mereka dengar tadi bukanlah nyata. ini sangat berisik seperti pasar pagi dengan banyak wanita yang berteriak.


"peneliti adalah pembuat awal dari bencana alam. sekarang mereka ingin memasukkan para peneliti ke negara kita. bukankah artinya mereka ingin kita mati juga seperti negara lain?"


"aku pikir ini hanyalah alasan saja mungkin ada sesuatu yang mereka incar di negara kita, bagaimana menurutmu apakah aku benar?"


" ya mungkin kau benar Itu hanya alasan mereka ingin mengambil sesuatu dari kita.Huh alasan saja itu...


Di antara semua pembicara itu ada seseorang yang maju yang langsung mengutarakan pendapatnya pada pemimpin.


"pemimpin saya tidak setuju dengan ide ini. jika Kota ajaib benar-benar ingin memberikan kita bantuan berupa kota yang besar. lalu kenapa mereka harus memberikan persyaratan?" katanya.


Setelah dia ada seseorang lagi yang berani maju unjuk gigi.


"ya pemimpin, kita juga memiliki beberapa situs penelitian sendiri kenapa kita tidak langsung menelitinya sendiri dibandingkan harus diwakilkan dengan negara lain. bukankah ini sama artinya dengan memasukkan singa di rumah sendiri?"


Yang lain juga berdiri dan mengungkapkan ketidaksukaannya dengan ide memasukkan pihak ketiga di negara ini.


"iya pemimpin kita juga memiliki beberapa orang hebat yang bisa meneliti. Jadi untuk apa orang-orang di luar. bukankah ini hanya bertujuan untuk menginjak-injak kepala kita. mereka akan bersikap menjadi raja di negara ini dan kita akan menjadi budak tanpa sadar, tidak bisa pemimpin "


Semua orang ribut lagi rata-rata mereka tidak ingin ada orang luar datang dan membawa virus yang tidak dikenali di negara mereka.


Bukankah sudah terbukti jika negara mereka kebal terhadap virus itu dan terhindar dari sesuatu yang namanya hari kiamat.


Tapi orang luar ingin masuk dan mengambil alih negara yang aman ini dan membuat mereka kacau balau.

__ADS_1


"tidak apa-apa jika tidak ada kota yang ajaib. Yang penting kami di sini selamat makan kenyang dan tidak kekurangan satu apapun"


Border segera berdiri di tengah-tengah semua orang dan menatap mereka yang sedang berbicara itu satu persatu.


Dia mungkin bukan siapa-siapa dulu dan sekarang juga bukan siapa-siapa juga. Tapi bukankah dia masih memiliki hak untuk berbicara di sini.


"para ketua semuanya Saya yakin apa yang kalian katakan itu adalah benar. tapi apa kalian tidak berpikir jika dunia saat ini sudah darurat. pikirkan jika kita tidak saling bantu membantu. Apa kalian ingin negara ini menjadi negara satu-satunya yang ada di dunia sedangkan negara lain itu sudah punah?"kata border dengan mengangkat tangannya agar semua orang mendengar apa yang ingin dia bicarakan.


"Hei Border, apa yang kau tahu tentang dunia politik. dalam dunia politik semuanya adalah kepentingan pribadi. tidak ada yang namanya kepentingan bersama. kau masih kecil dan tidak tahu apa-apa tentang dunia politik turun dan pergilah pulang untuk menyusu pada ibu mu"entah siapa yang mengatakan ini membuat pria dengan sebutan border itu memerah


Untung saja kulitnya sudah gelap sehingga tidak kelihatan merahnya.


"dunia belum berakhir selagi satu manusia berdiri di bumi ini maka itu namanya dunia belum berakhir ,Apa kau mengerti?" kata yang lain bahkan berdiri mengacungkan tongkat ke arahnya


"Border, duduk ke sini dan diam saja"pria tua terakhir yang berkata adalah ayahnya sendiri. dia tidak tahu kenapa putranya itu berani maju ke depan untuk mengatakan apa yang dia pikirkan.


Pemimpin segera berdehem dan meminta semua orang untuk diam.


"kalian semua , kita di sini berbicara untuk mengeluarkan pendapat masing-masing bukan untuk bertengkar. kenapa tidak mendengar ide dari anak-anak muda. mungkin pemikiran kita sudah ketinggalan zaman"kata pemimpin yang membungkam mulut semua orang.


"Border kan? Oke lanjutkan Apa yang ingin kau katakan"kata pemimpin itu dengan ramah.


Merasa mendapat dukungan dari mantan presiden ,border dengan berani menepuk dadanya sendiri.


"Kita adalah singa yang gagah.


berbanding dengan negara maju kita menang.Kapan negeri ini di pandang tinggi oleh orang luar, kapan?"


"Kami selalu rendah diri jika di bandingkan dengan negara lain, HP laptop, televisi kulkas?jika di bandingkan kan dengan itu, siapa kita, siapa?"


"Hanya orang miskin yang tidak perlu diperhatikan bukan.Sekarang dunia sudah terbalik,ini adalah kesempatan kita di pandang tinggi. kesempatan yang tidak bisa diulang lagi. mungkin kesempatan ini bukan untuk kami tapi untuk anak-anak cucu"kata border berapi-api.


Dia melirik semua orang yang hadir dan matanya jatuh pada seorang gadis kecil yang sedang dipangku oleh kakeknya.


Lalu dia berjalan dan menunjuk ke arah Gadis itu."suatu hari gadis ini akan berkata kepada dunia, aku lahir di negara itu dan aku bangga untuk negri ku"


seorang pemuda memberanikan diri untuk maju ke tengah. Dia menepuk bahu border dan mengatakan,"satu hari aku pergi ke kota, di mana aku melihat ada sebuah restoran yang menggunakan AC. suasana di situ dingin bahkan ada televisi besar di sana. Aku ingin memilikinya tapi apakah daya aku miskin sejak lahir"


"kupikir hanya aku saja yang berpikir begitu tapi beberapa orang kaya juga berkata barang-barang tersebut dibuat di negara lain dan tidak ada satupun barang ini diproduksi di dalam negeri. negara kita adalah negara sampah di mana di dalamnya hanya ada sampah bukan manusia"


Matanya mulai berpindah ke arah semua orang yang hadir. Ini tidak membuat dirinya takut tapi mulai menjadi bersemangat jika mengingat pengalaman apa yang sudah dia dalam seumur hidup.


"ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan diri pada dunia Apa nilai sebenarnya negara ini. apa yang tidak mampu dilakukan oleh negara-negara maju, kita mampu melakukannya. biarkan mata dunia terbelalak melihat kita ,biarkan satu dunia mengetahui jika kita menang"


Dia memeluk Border dengan semangat.


"manusia adalah makhluk sosial, kita tidak bisa hidup secara sendiri. ketika semua manusia tidak ada lagi di dunia ini apa kalian berpikir negara kita masih bisa bertahan?"kata border.


Orang-orang yang tadinya menolak keberadaan kota ajaib mulai menunjukkan kepala dan berpikir ulang tentang apa yang dikatakan oleh para pemuda-pemuda ini.


tiba-tiba saja mereka mulai berpikir jika apa yang mereka katakan tadi adalah salah.


pemimpin tersenyum dan memuji semangat juang para pemuda yang dipikirnya habis setelah perubahan dunia.


"aku senang karena kalian sudah memberikan semangat juang yang sudah tidak ada lagi di dalam hati semua orang. jika aku masih seorang presiden seperti di masa lalu maka aku tidak akan pernah bertanya kepada kalian tapi akan langsung setuju dan tanda tangan"kata pemimpin dengan mata merah.


Awalnya pemimpin ini berpikir dia sudah melakukan dosa sehingga dewa sedang menghukum negaranya.


Komunikasi tentang dunia luar terputus. bahkan tidak ada transportasi yang bisa menghubungkan dunia luar dengan negeri ini.


Seseorang yang baru kembali dan menarik virus sebenarnya adalah orang yang sudah berjuang di tengah laut ketika kejadian.


Selama berbulan-bulan pada akhirnya dia baru tiba ke negeri ini lalu terjadilah penyakit virus itu meskipun terlambat. Tapi tetap saja ini membuat beberapa kekhawatiran lainnya.


Karena tidak ada komunikasi maka mereka juga tidak tahu tentang kejadian di luar sana.

__ADS_1


Presiden di masa lalu ini hanya bisa menyalahkan diri sendiri dan mengingat dosa apa kiranya sudah dia lakukan.


Dengan begitu dia merasa jika dia adalah seorang pemimpin yang tidak kompeten bahkan membuat negaranya hancur seperti ini.


Tapi begitu duta yang kembali mengabarkan kondisi dunia sebenarnya di luar sana. dia menangis bahkan tersungkur dengan mencium tanah.


Tanah ini sudah melindungi mereka dari bencana besar. Tanah ini sudah menjaga hidup penduduknya dengan membiarkan hewan bermutasi tapi masih bisa memberi makan rakyat nya. Lalu kenapa dia harus membenci negeri ini.


Ini adalah tanah para dewa.


"Lagi pula kota ajaib masih terbuka untuk diskusi.Ada celah untuk negosiasi lagi, jadi rencana belum final lagi" katanya .


Dia juga berkata, kota Ajaib akan menerima cetak biru tentang kota macam apa yang ingin mereka bangun. berapa luas kota dan beberapa hal yang krusial mengenai pemerintahan.


Misalnya bangunan sekolah, kantor polisi bahkan rumah sakit.


bekas kota mereka masih ada dan bisa dilihat sampai sekarang. jika mereka mau mempertahankan jejak masa lalu itu juga masih oke.


Singkatnya negosiasi masih bisa dibuka lagi. tapi persyaratannya hanya itu saja.


"tahukah kalian beberapa negara yang ingin kerjasama semuanya menyebut itu sebagai hutang. suatu hari hutang ini akan harus terbayarkan dalam jangka waktu tertentu.Tapi kita , di tanah para dewa ini kota ajaib memberikannya secara gratis.Hanya saja mereka ingin izin masuk para peneliti dengan membuka sebuah gedung khusus untuk para peneliti" katanya lagi.


"Hutang untuk negara lain dan gratis untuk kita bukankah ini kabar yang bagus?" ayah dari border segera bangkit dan menyuarakan pendapatnya.


Entah apa yang membuat dia berubah pikiran tapi kata hutang dan gratis memberi efek tertentu pada dia dan beberapa ketua lain.


"Pemimpin, Apakah setiap dari kita bisa mencampuri ide tentang cetak biru perkotaan?"


"Aku tidak tahu tentang apapun tapi Apakah kita bisa mendapatkan kesempatan untuk tinggal di rumah yang memiliki AC?" tanya seseorang.


AC adalah favorit di negara ini karena cuaca nya memang sudah panas sejak dulu.


" haha AC apa, aku sudah bosan tinggal di dalam gua jika ada hunian yang lebih baik namun kenapa tidak" kata yang lain.


tiba-tiba saja pembicaraan berubah arah. mereka tidak lagi mempertanyakan tentang siapa yang ingin datang ke negara ini tapi bertanya bagaimana cara tinggal di kota ajaib.


"Oh pemimpin, bisakah ini terjadi,aku ingin rumah sendiri dengan lima lantai di tambah dengan kolam renang nya?"


"Ahh kudengar gedung pencakar langit bisa di huni oleh ratusan orang,ini bisa di bangun di tempat kita dalam semalam. tidak mungkin setiap orang memiliki gedung pencakar langit sendiri .Satu gedung bersama sama , begitu kan pemimpin?"


Pemimpin tercengang mendengar nya,apa ini yang mereka bicarakan.Gedung apa, AC apa?


"Katanya bisa request jadi tidak salah kan?"


"Pemimpin, kenapa diam apa permintaan keterlaluan?" kata border dengan malu. dia yang tadi mengusulkan tentang kolam renang.


Negara mereka terlalu panas bahkan semakin panas saja setelah hari kiamat terjadi. jadi wajar jika dia bertanya tentang kolam renang bukan.


"seperti yang sudah aku katakan sebelumnya masih ada salah untuk negosiasi. jika kalian memang sudah setuju dengan ini pikirkan apa yang ingin kalian lakukan. menurut informasi dari duta yang kembali, bukan saja kolam renang bahkan aku tak ajaib mampu membuat sebuah danau buatan.ini Bagus kan"katanya dengan mata tersenyum.


Bukan tidak ada danau buatan di negara ini tapi setelah panas yang menyengat pada akhirnya danau juga mengering dengan cepat.


Jika kota ajaib masih bisa memenuhi permintaan danau ini maka ini adalah hal yang paling bagus yang pernah ada.


"Ahh kalau begitu kapan rencananya pemimpin akan berbicara dengan presiden kota ajaib?"tanya border dengan semangat.


Untung saja dia bisa memblokir pemikiran orang-orang tua dan pada akhirnya mereka akan diuntungkan dengan sebuah kota metropolitan. jangan kayak gitu mereka tidak perlu merasa iri dengan kemegahan negara lain.


Sekarang border dan yang lain juga sudah tidak sabar untuk mengetahui kapan pembicaraan ini dilanjutkan.


"seharusnya ini sejak beberapa jam yang lalu tapi aku mundur karena harus membicarakan masalah ini terlebih dahulu dengan kalian. tapi jika kalian sudah sepakat maka hal ini bisa langsung dilanjutkan bahkan jika mau kalian bisa berbicara langsung dengan orangnya"kata pemimpin lagi yang mengangukkan kepala.


Karena dia sudah tidak lagi menjabat sebagai seorang presiden maka dia tidak berani mengeluarkan keputusan sepihak.Jadi rencana menelpon balik ke kota ajaib perlu diundurkan untuk beberapa waktu.


Sekarang semua orang sudah setuju maka ini adalah waktu yang cocok untuk kembali menghubungi kota ajaib.

__ADS_1


Bisa kah kami....


__ADS_2