
sarapan pagi ini biasanya dihadiri oleh semua keluarga Han. Ruang makan yang terhubung dengan 3 apartemen sekaligus adalah wujud dari kebersamaan mereka yang dipertahankan sampai saat ini.
Tapi berbeda dengan pagi ini, tidak ada aya di meja makan untuk sarapan pagi.
Hanya ada Wen ji dengan little Han di tangan nya.Apa yang terjadi tadi malam membuat semua orang tidak perlu bertanya kenapa wanita yang manja itu tidak hadir pagi ini.
Jadi dengan begitu Wen ji juga memperlakukan hal itu tidak ada. seperti biasa semua orang bertanya tentang rutinitas apa yang dilakukan Wen ji hari ini sebagai presiden.
Karena tidak adanya departemen pencatatan sipil bahkan belum ada gedung keagamaan. Jadi pagi ini bisa dikatakan Wen ji dianggap sebagai menantu yang sudah menikah.
Wen ji bener-bener patuh sebagai menantu laki-laki dia menjawab semua pertanyaan tanpa terkecuali agar mertuanya senang dengan menantu ini. Dengan begitu acara sarapan pagi ini bener-bener memuaskan hati keseluruhan keluarga Han.
Tapi jauh di ibu kota, keluarga Mei memulai sarapannya dengan marah besar.Tadi malam, Mei Li dihubungi untuk bertanya perihal sang presiden.
Mereka tidak akan pernah lupa jika sebelum hari kiamat gadis ini dikirim ke anjungan kapal lepas pantai untuk menyusul Wen ji dengan peran sebagai tunangannya.
Tapi siapa sangka jika gadis ini menolak untuk kembali dengan alasan ada begitu banyak pekerjaan di kantor yang menumpuk akibat perayaan kota ajaib.
Papa Mei Li benar-benar menjadi sasaran dari kemarahan semua orang. Walaupun demikian papa mei li tidak pernah menyalahkan keluarganya tapi menyalahkan Gadis itu karena tidak mau membantu keluarganya sendiri.
"iya bekerja di departemen penyiaran seperti itu, kalau mengatakan jika dirinya tidak pernah bersentuhan dengan Wen ji,itu jelas jelas adalah bohong" kata sepupu Meili
"Paman Gadis itu sepertinya lurus seperti bendol. Tapi siapa disangka dia begitu licik. aku pikir dia ingin kembali dengan pacar lamanya itu. Apakah karena cinta dia menolak pernikahan yang baik ini. apakah cinta bisa dimakan?"
Sebelum bertunangan dengan Wen ji, meili juga sudah memiliki pacar dan dia terus terang dengan keluarganya dengan menolak secara halus.
Tapi keluarga Mei tidak akan pernah membiarkan gadis di dalam keluarga ini menikah tanpa keuntungan di pihak mereka.
Ketika penyelidikan didapati pacar dari Mei Li ini bukanlah orang yang hebat. Dia keturunan orang biasa-biasa saja bahkan pasti menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Tidak ada nilai keuntungan yang bisa didapatkan jika menjalin pernikahan dengan orang seperti itu.
Karena itulah mereka memilih keluarga Wen sebagai tujuan akhir untuk Mei Li.
Kalau aku pada akhirnya mei li setuju dan berangkat ke anjungan kapal lepas pantai mereka tidak pernah melepaskan tanyakan tentang pacarnya itu.
Diketahui sang pacar tulus mencintainya tanpa pernah melihat statusnya sebagai keluarga Mei.
Tapi tulus sama dengan cinta yang artinya tidak bisa dimakan dan dipergunakan.
Sekarang mei li benar-benar merahasiakan identitas baru dari tunangannya ini .Artinya dia sudah menolak tunangan ini .Mungkinkah pacar itu kembali untuk bersama lagi.
Jika benar begitu bukankah ini artinya sebuah pemberontakan.
Di atas meja makan semua orang menuding ayah dari meili ini memiliki anak yang tahu diri dan tak tahu berterima kasih.
Mereka semua lupa jika makanan yang disajikan di atas meja. dan juga rumah yang saat ini melindungi mereka dari hujan dan panas. Semuanya dihasilkan oleh gadis yang tidak tahu malu itu.
Mereka hanya menganggap apa yang diberikan oleh meili hari ini hanyalah kewajiban nya semata mata. Dulu Paman nya yang keluar mencari uang dengan menjadi pemimpin di perusahaan keluarga.
Keluarga Mei Li hanya perlu ongkang-ongkang kaki dan menikmati hasilnya melalui dividen.
Sekarang Mei li memiliki kemampuan dan itu hanya pembalikan situasi saja.
"adik kakak tidak pernah ingin mengungkit-ungkit peristiwa lama tapi, dulu aku sudah berusaha untuk keluarga ini dan sekarang putrimu memiliki kemampuan untuk membagikan arah. kau sebagai ayah harus pintar mengajar putrimu agar lebih kompeten lagi. ini bukan untuk kamu aku tapi untuk kita semua"
"Ya paman, jika aku yang bertunangan hari itu maka aku pasti bisa meraih presiden itu ke dalam pelukan dan tidak pernah melepaskannya lagi. bisa bisa saja presiden itu akan tunduk kepada kita yang menyediakan deviden seperti di masa lalu" kata sepupu ke dua.
Seandainya saja dia yang menjadi tunangan presiden.ahh pasti dia kan kaya lagi.
"Ya Tapi sayangnya yang bertunangan saat itu bukanlah putriku tapi putrimu kakak ipar"kata bibi lagi.
__ADS_1
Papa Mei Li ditunjuk hitungan hidungnya dengan cara seperti itu. tentu saja tidak menyukai ini.
Tahun itu memang mei li yang ditunjuk untuk bertunangan dengan Wen ji. Tapi sebelumnya bukan mei li tapi sepupu ke tiga.
keluarga Wen memang keluarga teratas di ibukota. Jika keluarga lain mendapatkan tawaran pernikahan seperti ini mungkin mereka akan tertawa sampai mati.
Siapa yang ingin menolak memiliki hubungan kekeluargaan dengan orang kaya seperti keluarga Wen.
Tapi masalahnya, Wen ji hanyalah anak Arab yang tidak diakui oleh keluarga besarnya.
keluarga Mei sangat ingin menjadi hubungan kekeluargaan dengan keluarga besar itu sayang sekali, anak anaknya sudah pun berkeluarga.
yang tinggal hanyalah cucu-cucu yang belum tamat kuliah.
Karena ini Wen ji menjadi target pilihan satu-satunya yang cocok dalam pernikahan.
Satu persatu gadis ditanyain siapa yang rela berdampingan dengannya tapi tidak ada gadis yang sedih dengan latar belakang anak haram seperti itu.
Mei Li menjadi target berikutnya karena dia juga gadis yang tidak disukai di rumah. Mei Li kuliah di kota lain dan dipanggil kembali ke rumah besar untuk menyanggupi pertunangan ini.
Tapi hal itu dilupakan begitu saja dan berpikir betapa murahnya Mei Li, tunangan sebaik itu tidak seharusnya jatuh di atas kepalanya karena dia tidak cocok sama sekali.
Para sepupu ini juga lupa jika saat itu mereka sudah diberikan penglihatan tapi tidak satupun yang ingin maju. Menganggap anak haram adalah batu di kali tapi sekarang mereka sadar itu menjadi batu berlian.
"Kakak,aku aku akan memanggil Gadis itu lagi"kata papa mei li cepat.
"tidak perlu kau menelponnya pergilah ke kantornya saat ini dan ajari dia atas namaku"Kata paman mebi dengan melambaikan tangan.
Mereka adalah saudara satu ayah dan satu ibu .Tapi adik laki-laki ini sama sekali tidak berharga hanya bisa menjadi parasit seumur hidup.
Dengan mengandalkan dividen dia bisa menghidupi keluarga kecilnya.Sungguh laki-laki yang tidak memiliki ambisi adalah laki-laki yang tidak berguna.
Papa Mei Li seperti seorang pelayan yang menyanggupi perintah majikannya.Dia tidak menghabiskan sarapannya tapi langsung berjalan keluar untuk pergi ke kantor di mana sang Putri sedang bekerja keras.
Tidak sedetik pun di dalam hati papanya ini menyalahkan keluarganya sendiri.Tapi dia menyalahkan Putri yang sudah dia lahirkan karena tidak bisa memenuhi harapan keluarga.
Pada saat ini Mei Li tidak tahu jika dirinya sedang menjadi target kemarahan.Dia sedang duduk di sebuah toko sarapan pagi yang ada yang tidak jauh dari kantornya .
Bersamanya ada semua anggota tim yang tergabung dalam departemen penyiaran.Mereka saat ini sudah seperti keluarga yang tahu benar tentang kejadian Mei Li.
Mei Li adalah adik dari dari Tim ini.
Sementara itu, bibi dan para sepupu tidak memiliki pekerjaan .Jadi mereka memiliki banyak waktu yang terbuang untuk berjalan-jalan kota ajaib cabang ibu kota ini.
Mei Li sebagai pemimpin dari departemen penyiaran, bukan saja memiliki gaji yang tidak sedikit.Tapi memiliki tunjangan yang mewah. Ini meliputi dengan hunian gratis bahkan mobil gratis yang pemeliharaannya akan gratis seumur hidup.
Sejak datangnya keluarga ini yang memilih tinggal di hunian meili. Mereka juga mengambil alih mobil yang mei li beli dengan gaji pertamanya waktu itu.
Dengan ikhlas dia memberikannya karena berpikir mereka harus bersenang-senang dengan gaji pertamanya.
Mei Li berencana untuk membeli mobil lain.Tapi soan menolak ide itu dan berkata akan menjemput dan mengirimnya kembali.
Soan juga juga berpesan jika mei li tidak perlu begitu jujur mengatakan berapa jumlah gaji yang dia dapatkan tiap bulannya.
Mei Li tidak begitu mengerti awalnya tapi makin ke sini dia makin bersyukur karena sudah diperingatkan oleh sok an waktu itu.
Jika tidak dia mungkin akan menjadi sapi perah yang tidak memiliki apa-apa pada akhirnya.
"Papa,mama pergi dulu ya dengan mungkin kami tidak kembali untuk makan siang. bosan Pah di rumah terus hehe"kata bibi Mei Li dengan pakaian rapi juga .Penampilan ini tidak berbeda jauh dengan penampilannya di masa lalu di mana dia adalah nyonya besar dengan suami pemimpin di sebuah perusahaan yang besar juga.
Setelah melalui kehidupan yang serba melarat dia tiba-tiba merasa seperti kembali ke kondisi yang sebelumnya
__ADS_1
Keindahan kota ajaib membuat dia tidak pernah merasa bosan berkeliling. tapi berkeliling juga kadang membuat hatimu lelah karena tidak bisa membeli hanya bisa melihatnya saja.
Begitu juga dengan anak-anaknya yang mengeluhkan hal yang sama. Ini juga membuat dirinya tidak puas dengan kehidupan sekarang.
Tapi sang bibi lupa bagaimana kehidupan yang sudah mereka lalui sebelum masuk ke kota ajaib. Sungguh keluarga yang tidak tahu bersyukur.
"Hem , kamu baru saja keluar dua hari yang lewat. jika terus keluar seperti ini apa jatah bulan ini cukup untuk hidup?"kata Paman Mei Li.
"mana cukup Pah makan-makan dan nonton bioskop saja uangnya pas-pasan.jadi minta dikit dong, Aku kehabisan nih "katanya lagi.
kemarin dia melihat tas yang sangat bagus di mall. walaupun tidak sebagus tas Hermes yang pernah dia kenakan. Tapi ini masih lumayan lah dibandingkan dengan tas yang terpajang di toko lain.Tapi harganya itulah yang membuat dia tidak jadi membelinya.
Betapa sulitnya menjadi orang miskin.
"apa tahu kamu pengen tambahan dana, tapi cobalah membeli hal-hal penting dulu selain daripada tas yang tidak begitu berguna. kita tidak kaya seperti dulu ,mah. Kamu harus ingat"
Perkataan itu membuat bibir istrinya cemberut.
"salahkan saja keponakanmu itu yang tidak kompeten. berapa dividen yang kita beri ketika kau menjadi pemimpinnya Hem. sekarang bandingkan itu" katanya marah.
"Ya aku mengerti kau tidak puas tapi bersabarlah dulu ,nanti jika presiden itu menikah dengan Mei Li. perusahaan lama akan aku bangun kembali dan kita akan sukses seperti dulu. dengan begitu kau hanya tinggal sebut maka apa yang kau inginkan bisa dibeli. tapi untuk sekarang bersabarlah oke"kata Paman Mei Li yang tertekan.
istrinya tidak pernah hidup dalam kekurangan sejak dia lahir.Menikah dengan keluarga Mei juga tidak kekurangan makanan dan pakaian mahal.
Tapi lihatlah yang terjadi hari ini di mana wajahnya terlihat lebih tua karena kekurangan kosmetik.
Sulit mengembalikan kecantikan masa lalu dengan kosmetik yang beredar di pasaran saat ini. Tapi tidak sulit jika anda memiliki uang yang cuku
ini jugalah yang membuat Paman mei li ini geram.
Seandainya meili lebih mendengar kata-katanya dan mudah diatur. mungkin kehidupan mereka akan membaik lebih cepat daripada seperti sekarang.
Ada begitu banyak celah di media penyiaran dan Mei li menolak untuk mengambil celah ini.
"tidak mau korupsi katanya korupsi apa? hahaha semua orang melakukan itu. anak itu hanya sok suci saja"pikir Paman Mei Li dalam hatinya.
Sekarang semua orang sudah pergi bersenang-senang dengan jalannya sendiri. papa meili sibuk bergerak pergi mencari tempat kerja putri nya.
sementara itu Paman meili tidak memiliki seorangpun di dalam apartemen jadi dia berpikir ingin menghabiskan waktu di taman saja hari ini.
Ada beberapa pria tua yang tidak bisa ditemukan di taman. Mereka bisa berbicara banyak seputar usia yang sudah tua ini.Terkadang ada juga beberapa grup yang membuat pertarungan catur dan bermain go.
Jadi Paman mei li bergerak ke taman.
Kata orang,jalan itu sempit dan musuh juga sahabat pasti akan bertemu di jalan.
Satu jam duduk di taman itu, tiba tiba saja Paman Mei Li melihat seseorang yang dia kenal baik.
Hanya saja kebaikan dulu dan sekarang jelas-jelas berbeda.Jika dilihat dari segi pakaian mereka berdua berada di dunia yang berbeda.Paman dari mei li ini tiba-tiba menjadi jijik melihatnya dan merasa ingin muntah di tempat.
Tapi sekarang ini dia memiliki sesuatu yang ingin dikatakan.
Orang di depannya ini sangatlah cocok untuk itu.
Siapa lagi jika bukan keluarga Wen. keluarga kaya di masa lalu tapi saat ini mereka sedang mendorong gerobak kecil di taman.
Di masa lalu mereka adalah keluarga yang bergerak di bidang perminyakan. Jelas saja ini adalah tugas yang cocok jika uji bersedia memberikan mereka tempat.
Sayang begitu masuk mereka seperti menjadi musuh di kota ajaib. jangankan membuka perusahaan sendiri melamar pekerjaan pun akses ke sana akan ditutup secara total.
Karena tidak memiliki pilihan lain semua orang harus memutar otak. Jadilah sekarang keluarga wen menjadi penjaja keliling di sekitar area taman.
__ADS_1