
Di sebuah ruangan putih ada sebuah lampu yang terang benderang seperti cahaya di siang hari. Bunyi suara instrumen berdetak terdengar sebentar sebentar.
Beberapa orang yang memakai jas putih juga memakai masker medis berjalan hilir mudik. Dilihat dari sosoknya, mereka adalah laki-laki.
Saat ini semuanya sedang mengelilingi sebuah tempat tidur. Dan salah satu dari mereka memegang benda seperti jarum di tangannya. semua orang menyadari itu bukan lah sebuah obat tapi diisi dengan sebuah cairan berwarna abu-abu dan sedikit kecoklatan.
Seorang gadis sedang berjuang untuk membuka matanya. Dia hanya bisa melihat cahaya kuat dari bola lampu yang terus berkedip-kedip di atas kepalanya.
Jika anda melihat dengan jelas dia adalah Fani.Seorang gadis cantik di masa lalu tapi sekarang sudah menjadi kurus dengan luka-luka yang berasal dari kulitnya. Luka ini mirip seperti daging yang dipotong-potong sehingga dia merasa begitu kesakitan sekali.
Bukan hanya itu saja namun sekarang seluruh tubuhnya sudah pun diikat dan dia tidak mampu bergerak sedikit pun.
Saat jarum ditusuk bahkan suara kesakitan yang dikeluarkan dari mulutnya itu sangat lemah dan tidak terdengar sama sekali.
"bagus kau harus berusaha untuk selamat dari percobaan ini. Sekarang kau adalah sukarelawan kami dan kami semua berharap percobaan ini akan berhasil"kata pria dengan jarum suntik di tangannya.
Dia menatap Fani dengan penuh kekaguman dan semangat yang tidak ada habis-habisnya.
Fanny tidak bisa menjawab tapi dia menyesal atas apa yang dia lakukan. Begitu keluar dari kota ajaib sebenarnya dia masih bangga dengan apa yang dia miliki .Terlebih lagi dengan kemampuannya yang aneh tapi mampu menunjang kehidupan nya.
Tapi sekarang dia tidak lebih dari daging kotor yang tidak berguna sama sekali.
"yah tubuhnya sangat kuat"kata pria lain yang juga tersenyum dengan puas.
"meskipun tidak baik menggunakan pengguna kemampuan dan manusia normal untuk eksperimen tapi kemampuan gadis ini sangat istimewa. virginitas adalah sebuah kemampuan yang langka. selama dia bisa bertahan kita mungkin akan menjadi penyelamat seluruh umat manusia. Pada saat itu tidak akan ada pangkalan yang tidak tunduk pada kita para peneliti hahaha"
Tap..
anta siapa yang memulai yang jelas Fani ditampar di bagian wajahnya. segera wajah cantik itu membiru dengan cepat.
"kamu dengar itu sayang eh siapa namanya ya aku lupa masa bodoh. tapi kamu dengar kan ketika eksperimen ini berhasil tidak hanya kamu tapi juga semua orang akan mengagumi kamu. kamu akan menjadi penyelamat dari ribuan Orang di dalam hari kiamat. jangan sedih berusahalah dan banggalah dengan itu"kata orang yang tidak dikenal ini dengan cepat.
Fani sama sekali tidak bisa menjawab apa yang ingin dikeluarkan dari mulutnya ini. Tapi secara bertahap-tahap dia mulai merasa seluruh tubuhnya menjadi dingin sedingin es.
fanny pikir dia akan segera mati. Sejak masuk ke ruang laboratorium ini sudah berapa kali dia mengalami perasaan sekarat ini.
Lagi-lagi Fani mengutuk dirinya sendiri. awalnya hidup ini akan baik-baik saja jika pan minan dan yang lain masih tunduk di bawah roknya.
Tapi pan minan berubah dan itu adalah awal dari bencana.
Seandainya saja dia bisa menjaga hati permainan tetap pada dirinya sendiri mungkin saat ini dia masih akan berteriak kegirangan di samping ranjangnya bersama para harem.
Betapa sulitnya untuk Fani membangun harem-haremnya itu. Sekarang dia terlantar di sini tidak ada satupun yang mau maju membantunya.
Para peneliti di sini sebenarnya masihlah pria-pria yang normal hanya saja mereka tidak lagi tertarik pada sesuatu seperti wanita. Bohong jika dikatakan mereka tidak menyalurkan keperluan biologis seperti itu. Tapi mengingat kepentingan Fani bukanlah mengenai hubungan badan tapi mengenai bahan penelitian.
Jika bisa membuat pilihan tentu saja mereka akan memilih penelitian dibandingkan para wanita yang tidak begitu penting.
Tanpa bisa dicegah bulir-bulir air mata di pipinya menetes perlahan-lahan. Fani bahkan tidak bisa menghapus air matanya sendiri .Karena dia sudah berbaring dengan tubuh yang terikat jadi ranjang.
"Lia ,tunggu sebentar" pada saat itu ada suara seseorang yang sepertinya sedang berlari ke arah Fanny.
meskipun tidak bisa melihat tapi Fani bisa mendengar pembicaraan mereka.
"Oke Ayo turun dulu "sebuah suara yang familiar bagi Fanny tiba-tiba mendekatinya perlahan-lahan
ada bunyi suara barang yang diletakkan di lantai. Fani tidak tahu apa yang terjadi tapi dia merasa mungkin orang ini Sudi membantunya
dengan berbekalkan sedikit kekuatan yang tersisa Fani mencoba mengangkat kepalanya sedikit. dia membuka matanya dan melihat seorang gadis dalam pakaian berwarna serba putih.
Gadis ini tersenyum hangat seolah-olah dia tidak terkontaminasi dengan hari kiamat. Perlahan dengan gaya yang anggun dan elegan gadis itu duduk di satu-satunya kursi di samping tempat tidur Fani.
Fani tidak bisa berkata-kata tapi dia bisa melihat sinaran kasihan di bola mata gadis yang duduk di depannya ini.
__ADS_1
Kulit Fani yang dingin bisa merasakan tangan gadis itu yang sangat lembut dan halus sedang membelainya dengan cara bolak-balik. Dia juga tersenyum dengan hangat tapi juga mengeluarkan senyum yang kaku"kakak apa kau baik-baik saja?"
Seperti yang sudah diduga tiba-tiba saja Fani merasa kulitnya menjadi kesemutan begitu gadis di depannya ini selesai berbicara.
Kuku gadis ini sudah terpelihara dengan baik tapi sekarang kuku ini benar-benar menusuk langsung ke kulit Fani. Tiba-tiba saja gadis itu tertawa dengan nada yang tajam.
"tidak apa-apa kakak apa kau ingin menjawab seperti itu, hehehe Fani Fani, Aku tidak tahu kau memiliki kulit setebal tapi tidak apa-apa dengan kulit dan kemampuanmu sekarang kau ditakdirkan untuk berbaring di sini seumur hidup. kakak kau tahu betapa bahagianya aku hahaha"kata Gadis itu dengan gembira.
Bulir air mata Fani menetes dengan jelas. Air mata ini tidak membuat gadis di depannya itu merasa kasihan. dimarah membuat senyumnya semakin lebar.
"Ahh Kakak kenapa kau tidak tahu perasaan hatiku yang sebenarnya hem.aku.. aku membencimu sampai mati. benci sampai ke tulang kan hahahah"dia tertawa lagi dan melihat ekspresi Fanny yang tidak baik.
"Ohh kasihan sekali kalau kakakku tercinta tidak tahu bagaimana perasaan adiknya sendiri kan.Oke adikmu tercinta mengatakan kisah sebenarnya"dia seperti adik kecil yang sedang mengeluh pada kerabatnya sendiri.
Sebelum hari kiamat dia memang memiliki perilaku manja dan menjadi buah bibir di dalam keluarga Fani.
Nama nya Fuli.
uli perlahan-lahan bangkit dari kursinya namun pandangan matanya sama sekali tidak lepas dari Fanny.
Dia sangat tahu jika Fanny sekarang penasaran dengan apa yang dia maksudkan.
"kau pikir kita adalah saudara hahaha. Aku sama sekali tidak memiliki saudara perempuan seperti ini"kata fuli yang langsung mengejutkan Fanny.
Apa maksud fuli jika dirinya bukanlah saudara sekandung.
Pada hari di mana Fani keluar dari kota ajaib sebenarnya dia sudah bertemu dengan rombongan lain. Rombongan ini kebanyakan adalah pria-pria yang bertubuh besar dan terlihat kuat.
Dengan kemampuan yang dia miliki hari itu dia berpikir akan mampu membuat kelompok haremnya sekali lagi dan dia perlu memulainya dari mereka.
Tapi rencana itu tiba-tiba gagal karena salah satu dari orang-orang ini adalah adik kecilnya yang sering dipanggil dengan fuli.
Berhubung dengan fuli yang ada lah adiknya sendiri jadi dia tidak bebas melakukan rencananya itu. Tapi tapi segera Fani berpikir tentang li yang hanya bisa melihat tapi tidak bisa membantu.
Hanya perlu sedikit persetujuan dari fuli maka rencananya akan sukses besar. Karena mereka adalah saudara tentu saja Fuli akan dihitung sebagai pemilik deviden.
"Kakak benarkah kau memiliki kemampuan seperti itu?"tanya fuli waktu itu.
Melihat mata fuli yang berbinar-binar seperti cahaya bintang di langit. Fani menjadi bangga dan merasa dirinya sangatlah berharga. Mungkin hanya dirinya yang memiliki kemampuan seperti ini di beberapa kota.virginitas bukanlah sebuah kemampuan yang bisa dimiliki oleh sembarangan wanita
Bisa disebutkan kemampuan ini adalah kemampuan idaman setiap wanita yang ada di dunia dan mungkin juga berlaku untuk belahan dunia manapun.
"Ya aku benar-benar memilikinya karena itu aku masih bisa selamat dan kau lihat Aku tidak seperti gadis-gadis lain bukan.ohh adikku sayang bukan maksud kakak untuk mengatakan Kamu kok. kau masih hidup sampai sekarang ini juga bisa dikatakan sebuah keberuntungan"kata Fani yang tak sadar menyulutkan api yang memang sudah menyala di dalam hati adiknya ini.
Tapi fuli berpikir lain hanya saja Fani tidak pernah berpikiran jika mereka tidak sejalan sama sekali.
Hari itu Fani segera menjelaskan apa itu kemampuan virginitas dan bagaimana cara dia menggunakan kemampuan ini untuk menaklukkan pria-pria di luar sana.
Dia bahkan mengungkapkan apa yang dirasakan ketika dia berhubungan dengan begitu banyak pria sekaligus.
Tanpa disadari nulis sudah mencatatkan hal-hal itu di dalam hatinya dan berpikir ini adalah target penelitian yang bagus untuk tim mereka
Fuli setelah hari kiamat masuk ke dalam dunia penelitian karena dirinya memang bersekolah di bidang kedokteran.
Seharusnya kemampuan ini bisa menyelamatkan banyak orang tapi sayang dokter tidak lagi diperlukan di hari kiamat.
Karena keinginannya untuk hidup dia harus banting setir menjadi salah satu dari para peneliti. Tapi setelah satu tahun menjelang akhirnya dia merasa keterikatan dan jatuh cinta dalam bidang ini.
Mungkin tidak begitu mencintai profesi ini tapi ketika calon penelitiannya adalah kakak tercinta dia menjadi termotivasi lagi.
Setelah pembicaraan berhari-hari pada akhirnya fuli membuat berkas yang langsung dikirimkan kepada pimpinan peneliti.
Jika ada yang bertanya tim peneliti ini masih merupakan satu jalur dari tim yang diledakkan pada kejadian sepupu walikota kemarin.
__ADS_1
Tapi Tim fuli bisa dikatakan sebagai anggota tim utama sementara tim di mana kekasih sepupu walikota itu berakhir sebenarnya hanyalah cabang saja.
Berkas dikirim tapi persetujuan belum jatuh tanpa ada bukti. Karena itu beberapa peneliti yang kuat segera diturunkan untuk melihat apakah Fani serius atau hanya bercanda.
Awalnya hanya ada dua pemuda yang pura-pura terpikat dengan kecantikan yang dimiliki Fani.
Tapi kemudian laporan datang lagi kepada pemimpin peneliti.
Laporan tentang kebenaran virginitas itu sendiri. Tidak puas dengan dua mereka juga menurunkan beberapa pria sekaligus.
justru ingin mempelajari apakah kemampuan ini memang benar-benar mampu mempengaruhi pemikiran korbannya atau itu hanya perkataan saja.
Tapi bukti mengatakan itu adalah sebuah kebenaran. Sampai di sini pimpinan jadi berpikir tentang mengembangkan kemampuan ini dan mengambil esensinya.
Walikota aya kemarin masih selamat karena beberapa hal yang merugikan pihak peneliti terkait hancurnya Pulau itu.
tapi bagaimana cara bagaimana jika para peneliti bisa mengembangkan serum yang mampu mengontrol pemikiran korbannya bahkan cenderung seperti sukarelawan.
Berbeda dengan kemampuan mental korban seperti diarahkan dan bertindak tanpa otak.
Tidak juga seperti kemampuan halusinasi yang harus menghadirkan sebuah ilusi yang benar-benar membuat korbannya berubah pikiran.
Tapi kemampuan virginitas memberikan efek yang lebih baik.
Selain itu para korban bisa diperas sampai ke akar-akarnya , makin kuat korban maka kemampuan pemilik juga bisa meningkat.
Tidak ada tenaga yang perlu dikeluarkan oleh pemilik kemampuan ini sedikitpun. hanya perlu bersenang-senang dan meraup keuntungan.
Kemampuan ini bahkan lebih menarik dari kemampuan elemen mental ataupun elemen api yang mampu mengguncang dunia.
jika serum ini bisa dikembangkan maka pemiliknya bisa menguasai dunia tanpa disadari bahkan tidak akan pernah dicurigai oleh siapapun.
Jadi sekarang di sinilah Fani berada.
Fani mendengar apa yang dikatakan oleh adiknya ini.
Oh tidak fully sebenarnya mengaku jika mereka tidaklah saudara kandung seperti yang dia pikirkan sebelumnya.
Kebencian dari fuli sebenarnya dimulai sejak dia mengetahui jika sebenarnya mereka tidak memiliki hubungan darah sedikit pun.
Fully hanyalah anak adopsi yang diambil dari pasangan sahabatnya lama dari sisi ibu.
Kedua orang tua Fani bahkan tidak pernah membeda-bedakan mereka baik itu dari segi moral maupun dari segi imaterial.
Sampai saat ini Fani bahkan tidak menyadarinya sangking netralnya kedua orang tua.
"Hahaha kau tidak tahu kan hahaha. Aku beruntung tahu kejadian sebenarnya Dan itu lebih dari 6 tahun yang lalu"
Pada saat itu Fani mengalami kecelakaan dan dia perlu donor darah. Dia seorang adik dia juga dituntut untuk mengirimkan darahnya sendiri.
Tapi setelah diteliti rupanya mereka tidak memiliki darah yang sama. Ini juga yang membuat avanfully merasa heran dan tertarik untuk mengujinya di bank darah.
Baru kemudian dia menyadari mereka tidak ada hubungan kerabat sedikitpun.
Bukannya merasa berterima kasih kepada orang tua yang sudah membesarkan tapi fuli malah merasa tersinggung dan berpikir jika dia benar-benar dibedakan di sini.
Seharusnya ketika mereka berpikir untuk mengadopsi, adalah baik benar-benar mendukung kehidupan bahkan sampai hal-hal yang kecil.
Tapi di depan nya sendiri, dua orang tua bahkan sering memuji anak kandung mereka sendiri tanpa memikirkan perasaan fully yang tersinggung karenanya.
Terkadang orang-orang yang melakukan kesalahan sama sekali tidak menyadari itu .Tapi orang yang diperlakukan akan menyimpan dendam seumur hidup.
itulah fuli.
__ADS_1