
Sudah satu bulan,asu di pangkalan utama.Dia terluka di bagian belakang sehingga dia kesulitan untuk berdiri.
Kedatangan nya di dasari oleh keinginannya untuk menemukan kerabatnya yang masih hidup. Setelah berjuang lebih dari 6 bulan baru lagi bisa mencapai ibukota.
Dari berbagai pangkalan yang sudah dilewatinya dia mendapatkan informasi kerabatnya diselamatkan oleh tetangganya dan sekarang berlindung di pangkalan utama.
Ketika dia sampai di sini dia memang menemukan keluarganya.Tapi usaha yang dia lakukan sia-sia.
Kerabat semuanya masih hidup tapi tidak pernah sama lagi sebelum hari kiamat.
Asu memiliki dua putri dan satu putra.
Sebelum hari kiamat terjadi satu putrinya sudah pun menikah dan hamil muda.
Rupanya keberuntungan masih berpihak pada keluarga besarnya. mereka memiliki hubungan baik dengan pejabat tinggi di ibukota.
Pada saat kejadian, teman pejabat inilah yang menarik mereka sampai bisa tinggal di pangkalan utama sampai sekarang.
Kabar baiknya adalah keluarganya masih lengkap tidak kekurangan satu orang pun karena bantuan pejabat itu.
Asu dulu memiliki sebuah perusahaan besar jadi dia kerap bekerja di luar kota. Jadi perpisahan mereka terjadi dengan cara ini.
Namun begitu untuk biaya hidup istri dan tiga anak-anaknya akan selalu dikirim ke tempat waktu.
Tidak ada masalah apapun di sini dan mereka adalah keluarga yang harmonis.
Tapi perbedaan segera terjadi begitu hari kiamat dan para zombie lahir.
setelah tinggal di pangkalan utama semua orang menggagaskan siapa kuat dialah yang berkuasa.
Di sinilah kesetiaan dan keyakinan manusia diuji. istri dan anak-anaknya kebetulan memiliki kemampuan air yang tidak memiliki daya serang
Paling-paling istri dan dua anaknya dipekerjakan di pangkalan untuk menyediakan air bersih. Selain daripada itu mereka dilecehkan sepanjang hari.Asu baru tahu tentang penderitaan anak-anak dan istrinya setelah dia tiba di pangkalan utama.
yang lebih parahnya lagi adalah anak perempuan yang sudah memiliki anak. Dia tidak bisa ikut dalam kelompok ini karena sudah menikah dan menjadi keluarga orang lain.
Ani diperlakukan seperti pembantu layaknya di rumah besar itu. Setelah bekerja baru diberikan beberapa keping roti yang sudah basi untuk dibawa pulang memberi makan putra kecilnya.
Suaminya juga mengalami patah kaki setelah masuk ke dalam sebuah tim. Jadi di sini suaminya adalah seorang yang sia-sia.
Dia putrinya yang cantik berubah menjadi kusam dan tua hanya dalam satu tahun hari kiamat.Dan istrinya begitu kurus sampai sudah tidak bisa dikenali lagi apakah dia manusia atau tengkorak yang berjalan.
melihat perawatan yang dialami oleh keluarganya sendiri asuh berniat untuk menariknya pergi ke kota ajaib. namun perjalanan dari Kota Aceh sampai ke ibukota harus ditempuhnya selama berbulan-bulan.
Apa jadinya dia menarik keluarganya dengan cara ini pergi ke sana.
Jika ada yang lupa sebenarnya asu kapten dari Luna dan Jeremi. Dia adalah salah satu diantara tim awal yang sudah melihat perkembangan kota ajaib.
Juga pemilik hak paten dari beberapa penghasilan buah-buahan di kota ajaib yang sampai saat ini menyebar sampai ke beberapa cabang kota ajaib sekaligus.
satu bulan yang lalu asuh memang berniat membawa keluarganya ikut serta ke sana tapi mobil masih diperlukan dan begitu juga beberapa perbekalan minyak
Karena itulah asu masih ikut dalam sebuah tim demi mengambil inti kristal.Tapi sayang nya ,dia terluka di tulang belakang.
Niatnya ingin membantu keluarga malah menjadi beban untuk keluarganya sekarang.
Asu memang sudah kurus ketika dia meninggalkan kota ajaib sebenarnya semakin kurus saja sejak tiba di pangkalan utama.
Wajahnya penuh dengan penderita anda tidak ada senyum lagi yang bisa dia tebarkan. Namun begitu asu sama sekali tidak menyesal sudah meninggalkan kota ajaib sebuah kota yang menawarkan kehidupan yang lebih aman.
Hanya saja dia tidak bisa menunjukkan kota ajaib pada keluarganya saat ini.
Asu melirik gelang khusus yang ada di tangannya. gelang ini sangat tipis tapi langsung menyatu ke dalam urat nadinya sendiri. Sebuah gelang yang menyatakan jika dirinya adalah bagian dari kota ajaib.
tapi asu sampai sekarang tidak mengetahui jika terjadi banyak perubahan dalam kota ajaib termasuk dengan gelang yang dia pakai sekarang.
Sama seperti saat Anda membeli telepon genggam, apa yang dimiliki asu sebenarnya sudah ketinggalan zaman. Gelang ini belum terintegrasi dengan kemampuan 5g. Bahkan tidak ada kemampuan untuk komunikasi dan segala sesuatu yang online.
Bagaimana asu bisa mengetahui itu jika dia jauh berada di luar jangkauan kota ajaib.
__ADS_1
"Ayah, apa punggungnya masih sakit? Ani pijat ya?"Kata Ani yang notabene adalah putrinya yang sudah menikah.
Gadis yang dulunya cantik sekarang harus lebih rendah dari pembantunya di masa lalu.Dia bekerja keras di rumah kerabatnya sendiri tapi hanya dibayar dengan roti.
Betapa menyedihkannya dia.
Jika saja dia bisa menariknya ke kota ajaib mungkin...
Tapi apakah mungkin.
Istri dan dua anaknya belum kembali sejak tadi malam. Tugas menyediakan air bersih di pangkalan utama ini memang harus dilakukan di malam hari.
Ada tangki besar yang dikhususkan untuk menyimpan air bersih.
Penghitungan gaji dibayar setiap satu tangki. Satu tangki hanya berharga satu inti kristal level satu. ibu dan anak melakukan sepanjang malam terkadang hanya bisa mendapatkan satu tangki saja.
Apa yang bisa dibeli dengan satu inti kristal saat ini.
"jangan pijit nanti saja, kau sudah lelah istirahatlah"
"tidak lelah ayah, sungguh"katanya dengan tulus. Dulu mereka pikir ayahnya sudah tidak ada lagi di dunia. tapi tidak menyangka sang ayah bahkan berjalan jauh untuk menemukan mereka di sini.
Pertama kali bertemu mereka merasa seperti mendapatkan tulang punggung dan tidak perlu lagi khawatir tentang makan dan minum di masa depan.
Tapi kemudian mereka menjadi jatuh lagi ke dalam jujur lubang yang lebih dalam setelah ayahnya ini terluka.
Di mana saudara yang dulu perhatian dan di mana saudari yang dulu penuh kasih sayang. Mereka masih ada tapi kasih sayangnya sudah pun meninggal dunia.
"andai kalian bisa pergi ke kota ajaib mungkin kau akan lebih bahagia sama seperti dulu, tapi maafkan ayah karena menjadi beban kalian" kata asu tersedak.
Putrinya ini sama sekali tidak menjawab, tapi asu tahu jauh di dalam hati mereka sama sekali tidak percaya dengan keberadaan kota ajaib.
Tidak putrinya ini begitu juga dengan istri dan kerabat lain yang malah mencemoohnya seperti orang gila yang sudah hilang akal.
Asu tidak marah karena dia juga berpikir seperti itu jika tidak melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Orang yang masuk kemudian adalah istri yang dan dua anaknya yang sekarang sudah terlihat seperti tengkorak yang berjalan.
Dalam hati asu Hanya bisa menarik nafas melihat penderitaan orang-orang terdekatnya ini. Dirinya tidak bisa membantu malah menyusahkan saja.
Untunglah mereka tidak berubah walaupun dirinya jatuh ke dalam keadaan seperti sekarang. jika pun kasih sayang itu sudah hilang karena kondisinya asu juga tidak akan pernah menyalahkan mereka. Karena itu sudah lumrah terjadi di dalam setiap keluarga setelah hari kiamat.
Tapi untunglah itu tidak terjadi.
"Papa, mari lupakan kuota ajaib. sekarang istirahat dan tenangkan pikiranmu agar kau cepat sembuh"kata istri nya sedih tanpa air mata.
"Mah gimana, dapat satu tangki?" tanya Ani.
"satu tangki setengah, kemarin juga satu senki setengah, tapi tidak tahu apa yang terjadi malam ini. mama dan adikmu sudah capek "katanya dengan lesu.
Tidak ada makanan yang bisa dimakan dan tidak ada air yang bisa diminum. Bagaimana mereka bisa menghasilkan air dari udara kosong dengan cara seperti itu.
Putra nya berbakti, panggil dia dengan Ali.
Pria ini jarang sekali berbicara tapi selalu membuat wajah jika dia prihatin dengan apa yang dialami oleh keluarganya saat ini.
Tapi hidup masih lebih dihargai daripada mati.
"Mah seandainya aku bisa membawa kalian ke kota ajaib mungkin....
"Pah bukan aku meragukanmu tapi lupakan saja, itu terlalu jauh"kata istri nya yang bahkan tidak bisa menggerakkan jarinya lagi.
Dia lapar haus dan juga capek. yang bisa dilakukan sekarang hanyalah tidur.
Tiba-tiba saja...
Serrt...
Gelang yang dipakai asu tiba-tiba memancarkan cahaya yang kecil. walaupun kecil karena mereka dalam ruangan tertutup jadi cahaya itu bisa dilihat dengan mata telanjang.
__ADS_1
Bukan saja bercahaya tapi gelang juga berubah bentuk dan juga warna. keluarganya yang tadi sedikit lelah tiba-tiba bangun dan menatap gelang itu dengan wajah yang ngeri.
Asu pemilik gelang juga terkejut karena dia juga tidak tahu apa yang terjadi. kenapa gelang nya bisa berubah seperti sekarang.
"Pah kenapa gelang itu bisa berubah pah ada apa ini?"
"Ya papa ada apa?"
Asu bangun dari tidurnya dengan susah payah dan menyentuh gelangnya. secara tiba-tiba gelang itu menampilkan sebuah layar.
ada dua pilihan di sana, pilihan layar pribadi ataupun layar umum.
Layar pribadi bisa dilihatnya secara pribadi dan orang lain tidak bisa melihatnya. Tapi berbeda jika itu adalah layar umum.
Tanpa sengaja asu memencet tombol layar umum, dia tahu kota ajaib tentu akan menyajikan sesuatu yang ajaib tapi tidak menyangka gelang ini juga akan memperlihatkan keajaiban yang sama.
Berbeda dengan istri dan anak-anaknya yang merasa takut dia malah merasa bersemangat dan inilah waktunya.
"kota ajaib versi minyak 2.000 km ke arah barat"
sebuah kata-kata terus-menerus diperlihatkan di sana.
"Ah iklan, Aku tahu ini apa ini ada iklan berbayar. aku punya cerita kan pada kalian jika kota ajaib mampu menghasilkan iklan dengan cara yang aneh, Hahahah artinya kuota ajaib membuka cabangnya 2000 km dari sini hahaha istriku kita akan selamat"teriak asu yang tertawa.
Sudah lama dia tidak tertawa seperti sekarang.
Putranya Ali bangun dan mencoba melihat apa yang disebutkan pada layar itu. Tapi sayang dia hanya bisa melihat tapi tidak bisa menyentuhnya sama sekali itu adalah transparan.
"papa sekarang aku percaya Jika kau tak ajak itu memang ada tapi jelaskan padaku kenapa tombol ini mirip dengan HP Android ya?"
"Hem papa juga tidak tahu bilang ini dimiliki oleh semua orang yang menjadi penduduk di kota ajaib. dan ini dari ikan langsung pada urat nadi dan urat saraf tidak bisa dilepaskan kecuali kau mati"kata asu yang juga tidak mengerti.
Perubahan yang terjadi pada gelangnya benar-benar di luar nalarnya sendiri.
tapi jika sudah berpikir sebenarnya itu tidaklah rumit. kenapa gelangnya tidak berubah ketika kuota ajaib versi cabang mengalami mengalami peningkatan.
Itu karena keberadaannya benar-benar di luar jangkauan kota ajaib itu sendiri. tapi sekarang kota ajaib sudah dibuka di ibukota secara langsung dan juga diam-diam.
Artinya lokasi di mana Asu saat ini berada bukan lagi disebut sebagai lokasi di luar jangkauan kota ajaib.
Pada hari di mana mei li membuat iklan pertamanya .Pada saat itulah asu bisa menerima iklan tersebut dari gelang ini.
asu mendengar apa yang ditanyakan oleh putranya ini dan dia juga memperhatikan rupanya ada beberapa tombol dengan menu-menu tersendiri.
jika dipikir lagi ini memang mirip seperti HP Android di masa lalu. tapi kenapa penampilannya lebih mirip HP Android. Apakah ini juga bisa digunakan sebagai jaringan telekomunikasi.
Dengan rasa penasaran asu membuka tombol untuk melihat identifikasi pengguna.
beberapa data diri tercantum di sana dengan lengkap tanpa terkecuali. dua Putri dan putranya bahkan istrinya yang saat ini melihat ini segera terpana.
Bukan data diri yang mereka lihat tapi jumlah dari inti kristal yang tertera di sana.
jumlah itu tidak bisa lagi terbaca, yang bisa dibaca hanyalah digitnya saja. tapi yang jelas, pada nomor yang terakhir itu masih berkedip-kedip dan berpindah setiap menitnya.
"Papa kenapa jumlah inti kristal ini bergerak terus menerus Hem?"tanya istrinya dengan ragu apakah itu uang atau memang hanya angka saja.
"Ohh Aku tidak bilang dengan kalian sebelumnya kan. Sebenarnya waktu di kota ajaib kota itu masih baru dibuka Dan kami bisa mendapatkan beberapa hal dan disebut sebagai hak paten .hak paten ini akan terus-menerus menjadi mata pencaharian tanpa berhenti. setiap kali ada orang yang membeli barang hak paten ini ,dananya akan langsung diserahkan pada pemiliknya dalam gelang"jelas asu lagi.
hak paten ini juga mengingatkan dirinya pada sosok Luna dan Jeremy bawahan yang sudah memperkenalkan dia dengan apa itu kota ajaib.
alAwalnya asu menolak keberadaan hak paten yang akan diletakkan di atas namanya. tapi Luna terus-menerus memaksanya dengan beberapa ancaman.
Sekarang saatnya dia sudah merasakan hasil dari hak paten tersebut. dengan hak paten ini maka dia bukanlah orang miskin. Pergi saja ke kota ajaib maka hiduplah di sana, seumur hidup asu tidak perlu pusing dengan mata pencaharian lagi.
istri dan anak-anaknya juga tertawa bahagia. Mereka senang saat ini ayahnya sudah menghasilkan begitu banyak uang dalam bentuk inti kristal.
Yang dilakukan saat ini hanyalah pergi ke kota ajaib cabang minyak saja tapi bagaimana jika tidak ada mobil.
Harapan yang tadi sempat berkembang tiba-tiba layu lagi.
__ADS_1