
Di pelataran anjungan minyak lepas pantai.Sekelompok besar orang-orang menutup rapat-rapat mata mereka.
beberapa perut sedang menyanyi dengan gembira. tapi tidak seorang pun ingin mencari tahu siapa pemilik perut yang bernyanyi itu. apapun yang terjadi mereka sudah sepakat untuk memberikan jatah satu kali makan setiap harinya.
Simpanan makanan makin menipis dari hari ke hari .Tapi mereka masih belum bisa bergerak keluar dari tempat ini padahal sudah lebih 1 tahun berlalu.
Mereka adalah para pekerja di pemboran lepas pantai di mana wen ji pernah bekerja.Dan ini adalah titik koordinat wen ji seterusnya.
Pada saat Wen ji keluar dari titik ini sebenarnya ada lebih dari 200 orang yang bekerja di sini secara shift.
Seseorang perlu ada di anjungan untuk setengah bulan dan tinggal di daratan setengah bulan sisa.Ini terjadi seperti sebuah siklus yang terjadi berulang-ulang.
Satu shift ada dua ratus empat puluh tiga orang.
Orang-orang ini sudah termasuk dengan office boy cleaning service bahkan koki.
Cadangan makanan yang disimpan di dalam sebuah kulkas besar sebesar sebuah kamar hotel. ini dipersiapkan untuk makanan 2 bulan.
Tapi yang tidak terduga adalah makanan ini menjadi cadangan untuk semua orang dalam kurun waktu 1 tahun ke belakangan ini.
Dari 200 lebih orang yang hidup saat itu sekarang hanya tinggal kurang dari 200 orang lagi.
Beberapa ada yang mencoba pergi dengan kapal darurat ke daratan tapi berakhir di mulut ikan-ikan yang lebih lapar daripada singa gurun.
Ada juga yang stres berat dan bunuh diri secara langsung ke dalam lautan dan menjadi makanan lezat untuk ikan-ikan itu.
Satu tahun tanpa hubungan dari luar membuat orang stres dan frustasi apalagi jika mengingat dengan sanak saudara yang tidak ada kabar beritanya lagi.
"Huff.. kapan kita bisa pergi dari tempat neraka ini. aku sudah muak, bosan"
"Hah siapa yang tidak muak dan siapa tidak bosan tapi jika ingin mati maka pergilah tidak ada yang melarang mu"
Pria itu langsung dia mendengar apa yang dikatakan oleh temannya tadi. bekerja di sini adalah pekerjaan impiannya sejak lama dan sekarang dia meragukan nya.
Menjadi pekerja di wilayah kerja lepas pantai memang bukan pekerjaan biasa dan juga bukan pekerjaannya mudah sama sekali.
Mereka harus siap dan waspada setiap harinya.
Dulu sebelum hari kiamat terjadi semua orang masih bisa menikmati pekerjaan di tengah laut seperti ini. Kendala yang dihadapi tentu saja adalah perasaan yang berat ketika rindu tentang keluarga melanda di hati.
Kata orang satu hari di daratan dan 10 tahun mengaruhi lautan. itulah yang terjadi pada para pekerja di anjungan kapal pengeboran minyak lepas pantai ini.
"dulu kita memiliki waktu 12 hari di darat dan 12 hari di laut ini normal dan aku merindukan kondisi seperti itu. tapi sekarang aku benar-benar merindukan keluargaku rumahku dan ayah ibuku huhuhu"
"Aku juga tapi....
"bisakah kau diam jika kau bicara lagi semua orang akan menangis hari ini" bentak seseorang dengan wajah hitam. Semua orang sedang menderita sekarang tadi tapi tidak perlu juga memancing kesedihan orang lain di sini.
"menangis ,menangis sajalah yang kita bisa sekarang .apa yang bisa kita lakukan saat ini makanan kian menipis dan besok tidak tahu apakah kita masih hidup atau tidak"
"Ya apakah itu artinya kita boleh menangis dan berputus asa. kalau menangis bisa membantumu maka menangislah"
Semua orang bersedih tapi hanya bisa menutup mulut dan membenamkan kesedihan itu jauh di dalam hati.
Dulu mereka harus berterima kasih pada teknologi dan akses internet yang menjadi penolong dalam penghubung antara mereka dan keluarga tapi sekarang teknologi dan akses internet juga tidak ada lagi.
Mereka sudah tidak mengetahui bagaimana kabar tentang keluarga mereka di daratan.
"jika dipikir lagi pekerjaan kita juga bukan pekerjaan yang mudah kan. harus waspada dan hati-hati agar tidak lalai dalam bekerja. resikonya sangat tinggi tapi sekarang kita tanpa pekerjaan pun risiko kita masih akan tinggi hahaha"tidak ada lucu tapi dia masih tertawa entah apa yang ditertawakannya.
"yah aku juga ingat kalau ada kebocoran sedikit pun,kita akan berbahaya karena implikasinya mungkin terjadi kebakaran atau ledakan. kita sudah sangat berhati-hati agar tidak terjadi bahaya apapun tapi sekarang apa yang bisa dikata"
Beberapa waktu yang lalu ada gempa yang sangat terasa benar getarannya. Untung saja tidak membuat anjungan ini runtuh.
Pada saat itu gempa seperti memiliki potensi tsunami tapi untung saja tidak terjadi begitu. bukan tsunami yang harus di khawatir kan tapi bahaya ikan juga terjadi saat ini.
Sebelum koneksi terputus semua orang menyadari ada sesuatu yang tidak baik terjadi di daratan dan itu juga terjadi pada keluarga terdekat mereka.
__ADS_1
Pada saat itu semua orang deg-degan dan ingin pergi menyaksikan sendiri keributan apa sebenarnya itu.
Manusia super.
Mayat makan orang dan sebagai nya.
tentang manusia super pula memang ada beberapa orang yang membangun kemampuan super di sini tapi itu sama sekali tidak berguna.
berbeda dengan di daratan listrik di sini masih bisa bekerja 24 jam karena mereka menggunakan tenaga surya sebagai bahan bakar.
Jadi kulkas besar masih hidup dan beberapa sumber air masih bisa di pakai.
di sini ada teknologi yang memurnikan air laut menjadi air yang bisa diminum. Jadi tidak kekurangan air sedikit punah meskipun ada beberapa orang yang membangun kekuatan air tetapi itu sangat tidak berguna di sini.
Karena tidak adanya tanah di sekitar area semua orang menyelesaikan kemampuan itu. jika pun ada kemampuan yang berguna di anjungan ini sebenarnya seseorang yang sudah membangun kemampuan kekuatan.
Kemampuan kekuatan membuatkan orang ini mudah untuk bekerja lebih keras daripada yang lain meskipun kekurangan makanan yang dikonsumsi.
tapi pada akhirnya semua orang masih perlu makan dan mencari alternatif untuk mengisi bahan makanan.
Melihat bagaimana kondisi ikan-ikan yang bergerak mereka juga tidak tahu apakah ikan-ikan itu mengandung virus. Siapa yang bisa menjamin jika kita memakan ikan maka kita juga akan berubah menjadi mayat yang memakan manusia seperti yang terjadi di daratan sana.
Siapapun yang tinggal di sini semuanya akan berpikir ingin berlari ke daratan dan langsung menuju rumah masing-masing untuk melihat kondisi keluarga tersayang.
Tapi tidak ada kapal yang bisa membawa mereka ke daratan saat itu. Sehingga mereka terkunci di anjungan ini sampailah 1 tahun berlalu.
Untung saja beberapa makanan juga sudah diangkut sebelumnya sehingga mereka tidak kehabisan makanan sampai waktu ini.
Tapi makanan semakin menipis dan menipis saja tapi bantuan tidak kunjung tiba.
Jika dipikir lagi ada begitu banyak ikan yang berkeliling area anjungan ini mereka terlihat lebih gemuk dan lebih besar daripada yang seharusnya.
Tapi siapa yang ingin memakan ikan sebesar itu jika mereka mampu memakan kucing maskot mereka.
Ikan-ikan itu bahkan memakan teman-teman mereka sendiri dengan ganasnya seolah-olah tidak ada habis-habisnya sama sekali.
Setelah mengetahui kondisi di luar pada akhirnya mereka menyadari ini adalah hari kiamat dimana semuanya tidak akan aman lagi seperti sebelumnya.
Hasil tangkapannya juga digunakan untuk berpesta ria dan bercanda bersama-sama yang lain.
Tapi sekarang kondisinya berbeda sama sekali .ikan bukan saja akan memakan kucing maskot mereka tapi juga akan memangsa siapapun yang jatuh ke dalam air.
Siapa yang ingin makan ikan yang bisa membunuhmu di detik berikutnya.
yang dilakukan oleh orang-orang ini adalah tidur dan tidur saja setiap harinya.
Ini dilakukan untuk menghemat tenaga dan energi. Tapi pertanyaannya sampai kapan mereka akan menunggu seperti ini.
Tepat ketika semua orang berpikir demikian tiba-tiba ada gempa kecil yang terjadi.
Terakhir kali terjadi gempa kecil semua orang bersiap-siap untuk mati. jika bukan tsunami tentulah akan ada ikan besar seperti hiu ya benar-benar pergi mendobrak kapal minyak ini.
Para ikan melakukan terus-menerus bukan tidak mungkin anjungan kapal ini akan runtuh dan mereka akan tamat.
tapi setelah menunggu beberapa waktu pada akhirnya tidak ada yang terjadi.
"Ahh siapa yang akan pergi untuk melihat keluar?"
"tidak aku tidak mau jika aku berjalan maka perut aku akan tambah lapar"
"yah aku juga tidak mau biarkan sajalah"
"Hai jika tidak ada yang pergi melihatnya maka lupakan saja"
semua orang berbicara seperti tidak ada semangat sama sekali. Harapan hidup saat ini adalah pada kamar pendingin yang saat ini hanya tinggal beberapa blok daging saja lagi.
Sampai makanan itu berakhir apalagi yang harus makan selanjutnya.
__ADS_1
semua orang tidak memiliki harapan dan semuanya menutup mata acuh tidak acuh terhadap apa yang terjadi di luar.
Tapi...
"Xiang , Ting, Ayue apa kalian masih hidup?"
"Xiang,ating....
ada seseorang yang memanggil dari luar dan sepertinya suara masih sangat familiar di kuping ini. tapi siapa itu.
"Hehehe, kupikir aku akan mati tapi kenapa harus bisa berhalusinasi saat ini. kenapa aku sepertinya mendengar suara ajie di luar Hem"
"A jie,wen ji katamu?"
"Ya kupikir itu suara dia hahaha bodoh kan"katanya tertawa dengan mata tertutup.
Wen ji mendapatkan giliran pergi ke daratan selama 15 hari. tapi dia juga mengambil cuti satu bulan penuh. entah apa yang dilakukan oleh anak itu di daratan sana. Yang jelas dia tentu saja bersenang-senang saat ini tidak seperti mereka yang terlentang-lantung tidak jelas hidup dan mati besok pagi.
"Ahh aku ingat dia anaknya baik tapi sayang dia adalah anak haram dari keluarga besar.Kasian sekali"
"Hem orang baik terkadang-kadang memiliki nasib yang buruk. seperti kita ini contohnya hahaha"
"Axiang,ajun, teratai putih, Persik. apa ada orang yang masih hidup di sini?"pekik suara itu lagi.
"Ehh..
"Ajie,ajie kau kah itu?"pekik seseorang yang tidak kalah keras. suara panggilan itu makin jelas dan makin jelas saja. jika satu orang yang mendengarnya anda mungkin bisa berpikir ini adalah sebuah fatamorgana atau sesuatu yang tidak jelas.
Tapi semua orang mendengar bahkan suara itu menyebut satu persatu nama-nama orang di lingkungan ini.
Mau tidak mau mereka berharap bantuan dan bangkit menjerit bersama-sama agar orang yang memanggil itu bisa tahu keberadaan mereka saat ini.
Meskipun tidak yakin bantuan akan datang mereka semua masih tetap meletakkan harapan itu pada nya.
beberapa orang bangkit untuk membuka pintu yang memang sudah mereka kunci dari dalam. Ada begitu banyak bahaya di luar sana sehingga mereka tidak ingin keluar satu detik jika masih ingin hidup.
apakah Anda percaya ada ikan yang bisa berjalan di daratan. Meskipun itu tidak mungkin tapi sebenarnya itulah yang terjadi sehingga mereka lebih suka mengurung diri di dalam ruang tertutup.
"kenapa kalian membukanya jangan dibuka mungkin itu ada jebakan para alien"
"apa maksudmu jangan hah.itu memang wen ji yang ada di luar sana ingin membantu kita. jadi kenapa kita bersembunyi sini tanpa membuka pintu untuknya. lebih berbahaya untuknya di luar sana daripada di dalam sini ayo buka pintu dan bantu aku"
tapi beberapa pria tetap bersikeras untuk menolak untuk membuka pintu orang yang di luar belum tentu adalah pria yang dimaksud.
Mereka tidak mudah keluar dari perarian perairan ini tapi bagaimana seseorang bisa masuk begitu mudahnya. Bukankah ini hanya sebuah jebakan yang dibuat oleh ikan-ikan yang bermutasi. Mungkinkah para ikan juga sudah memiliki otak sampai bisa membohongi orang sedemikian rupa.
"aku tidak peduli aku akan membukanya minggir kalian kalian semua adalah bodoh pengecut. kalau mau mati kita akan tetap mati apa bedanya jika mati hari ini"kata orang itu dengan semangat.
Dia lebih suka mati setelah mencoba menyelamatkan diri .tapi mati dengan bodohnya dalam kelaparan dan rasa kepengecutan adalah hal yang tidak dia inginkan sama sekali.
Mati hari ini atau mati besok itu sama saja.
"tidak kalau kau mau mati maka pergilah jangan seret kami ke bawah"
"Ya pergi sana paling tidak akan kurang satu mulut untuk makan"
"kenapa kalian bisa berdebat seperti ini apa untungnya untuk kalian hem. buka sedikit saja untuk mencari tahu situasi di luar sana.tutup lagi dengan cepat jika ada indikasi yang buruk"kata seseorang yang memberikan ide bagus.
"tidak sekali tidak tetap tidak .jangan pernah ada yang mencoba membuka pintu. kalau mau membuka pintu maka langkahi dulu mayatku "
"Ya jangan buka...
"Buka ,wen ji di luar dia dalam bahaya"
"tidak...
semua orang bertengkar dan berteriak. setengah ingin membuka dan setengah lagi tidak ingin membukanya dan sisa nya adalah pasif tidak bergerak.
__ADS_1
"hei apa kalian sudah selesai bertengkar. kalau mau terus-terusan di dalam situ maka biarkanlah aku akan menunggu kalian sampai kalian bosan dan membuka pintu"kata suara itu yang sekarang terkekeh-kekeh.
"Wen ji,kami di sini"