Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
182


__ADS_3

Sejumlah orang segera maju mengatakan hubungan mereka dengan wen ji tapi Wen ji sendiri tidak menjawab satu kata pun.


Tidak sampai seorang anak kecil memanggilnya dengan sebutan kakek.


Namun begitu Wen ji sama sekali tidak memerintahkan robot pengaman untuk melepaskan mereka seperti yang mereka inginkan.


Kesel karena perkataan mereka tidak dianggap semua orang yang tadinya memuji tiba-tiba jadi memakinya.


"sialan kau Paman apaan ini yang tidak prihatin dengan nasib keponakan sendiri"


"Sepupu, kita memang terpaut usia yang tidak kecil tapi walau bagaimanapun kita masih sepupu. tapi kenapa karena hanya jabatan kepala desa Kau melupakan hubungan kekerabatan dan acuh tidak acuh seperti sekarang?"wanita separuh baya yang tadinya mengaku sebagai sepupu ini memakinya lagi untuk beberapa kali nya.


Diam-diam wen ji mencoba menghitung beberapa kali dia mengutuknya karena tidak melepaskan dari robot pengaman.


Pria tua jompo yang berusia hampir 80 tahun juga mengutuknya sekarang. gajinya Dia sangat senang memuji jika ini adalah cucunya sendiri tapi sekarang dia mengutuknya agar cepat mati.


"dasar anak yang tidak tahu diuntung tidak mengenal kerabatmu sendiri Bahkan tidak ingin membantu hanya karena jabatan yang sepele ini. lihatlah kakekmu yang sudah tua renta tidak berdaya itu pun kau tidak merasa kasihan. cucu macam apa kau?"


bahkan nenek tua yang sama rentanya juga menatap Wen ji dengan pandangan yang jijik.


Hampir semuanya menatap Wen ji dengan pandangan seperti itu .Tapi mereka tidak sadar sebenarnya mereka sedang mengemis di sini .Mana ada pengemis yang meminta pada orang-orang di jalanan dengan cara membentak.


Bukan saja pengemis akan dimarahi dan tidak akan diberi apapun tapi juga mungkin akan diangkut ke kantor polisi atas tuduhan mengganggu keamanan publik.


Itu adalah contoh yang paling sesuai untuk keluarga wen saat ini.


"seperti yang aku katakan sebelumnya tidak ada yang melarang kalian yang datang ke kota ajaib.Jika mau datang maka datanglah tapi harap jangan bisa melanggar pengaturan"kata Wen ji.


"orang yang mengingat peraturan minimal akan didenda dengan sejumlah inti kristal.Hukuman maksimum akan diberikan kartu hitam yang melarangmu untuk datang dan mengkonsumsi produk dari kota ajaib"sambungnya dengan santai.


"Kapan kita melanggar pengaturan Hem. kami Baru saja sampai dan sudah dihentikan oleh robot yang tidak berguna ini. jadi pengaturan apa yang sudah kami langgar?"


"apakah jabatanmu sebagai kepala desa hanyalah cangkang yang tidak berguna. bahkan robot yang dari besi pun tidak bisa kau atur?"


"Paman robot ini memang tidak berguna dan tidak tahu peraturan tentang kerabat, Paman biarkan aku mengatasi Ini masalah robot hanya urusan kecil di tanganku" tangan pemuda ini sudah gatal sejak tadi ingin mempreteli robot.


Jika dia bisa menguasai masalah teknik di kota ajaib. Dia akan membuat robot yang lebih baik daripada ini .


Sebuah robot yang akan selalu mengikuti perintahnya di masa depan.


Matanya juga memicing ke arah wenji dan hinanya karena ketidaktahuannya tentang dunia robotika.


Apakah pria seperti dia cukup mampu menjadi kepala desa. Kota ajaib tidak bisa memperlihatkan ajaib sampai tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.


"Huh apakah keluarga Wen sudah buta ketika melihatmu sebagai permata. batu di kali tidak akan pernah menjadi berlian"kata ibu tirinya dengan amarah yang memuncak.


Jika di depannya adalah anak atau cucu sendiri mungkin dia akan bisa mentolerirnya. Tapi ini adalah anak haram hasil perselingkuhan suaminya di luaran sana.


Seorang anak haram yang bahkan bisa maju daripada keturunannya sendiri. Dia bukan saja menolak tapi juga membencinya sampai ke tulang.


Mengapa dewa tidak memiliki mata sampai memberikan hal-hal baik padanya bahkan itu setelah hari kiamat.


"apakah sudah kalian semua sudah puas dengan apa yang kalian pikirkan saat ini? kalau sudah maka dengarkanlah pengaturan ku!"Wen ji meletakkan gelas tehnya dengan lembut dan dia berdiri tegak.


"kota ajaib adalah sebuah kota yang menginginkan manusia menambah jumlah populasi dan bertahan hidup jika mungkin manusia dikembalikan pada rantai makanan yang paling atas. pemilihan kepala desa bukanlah sesuatu yang dipilih secara acak"


"aku kepala desa perminyakan dengan 3 titik sekaligus. memiliki pengecualian dibanding dengan kepala desa yang lain. kota ajaib memberikan kami sebuah pandangan khusus tentang emosi manusia. yang terlacak dengan lampu indikator emosi"sampai seperti ini tidak ada orang yang bersuara dan lampu indikator lebih banyak membuat gerakan dengan banyak tanda tanya di atas kepala semua orang.

__ADS_1


????


Wen ji menyadari jika semuanya tidak mengerti apa yang dia maksudkan jadi dia meneruskan kata-katanya lagi,"lampu indikator akan memilah emosi apa yang dirasakan oleh kalian semua"


"Hem kakek tua aku tidak tahu nama mj tapi yang aku tahu kau memang adalah kakekku bukan. tapi kenapa emosimu menyatakan rasa malu 5% dengan arogan 85% dan intriks dinyatakan sebagai 90%. oh masih ada lagi yaitu serakah 80% iri hati dan banyak lagi indikator yang menunjukkan emosimu adalah emosi yang negatif"


"Ehh apa..apa kata mu?"tanya pria tua itu yang terkejut. lampu indikator emosi apa.


"Hem kau tidak mengerti Oke aku akan menjelaskannya. dalam pemikiranmu tidak ada rasa kasih dan sayang tentang hubungan kekerabatan dengan kepala desa yang ada hanyalah intrik dan kemarahan juga keinginan untuk memiliki apa yang aku punya.benar kan?"


Tiba-tiba saja pria tua yang hanya memakai kruk itu mundur satu langkah. Dia memang tidak memiliki rasa kasih sayang apapun dengan pria yang disebut sebagai cucunya ini. Secara dia adalah anak luar nikah yang tidak pernah diinginkan.


Itulah mengapa tidak ada emosi baik untuk Wen ji dari dirinya.


Tapi permasalahannya bisakah wenji benar-benar melihat sesuatu seperti lampu indikator itu. Atau dia hanya mengatakan ini seenak perutnya aja.


"Ohh kau Hem, Anda adalah istri dari ayah kandungku bukan. Jadi wajar jika hanya ada lampu kebencian yang menyala di atas nya. tapi kenapa masih ada keinginan untuk memiliki apa yang aku punya. apa karena aku memakai nama belakang Wen begitu maksudnya?" kata wen ji yang maju ke depan ibu tirinya sendiri.


"Ohh siapapun yang bisa membuat film mungkin terinspirasi dengan kejadian hari ini.hem aku katakan sekali lagi dan ini adalah sejujurnya"wen ji berdiri di depan pria yang mengaku sebagai ayah.


Pria tua yang tadinya arogan tiba-tiba menjadi diam dengan pandangan tidak percaya. Kenapa anak yang tidak diakui ini memiliki sesuatu yang bagus yang bahkan bisa mendeteksi emosi seseorang.


Apakah dia tahu...


"seumur hidup aku hanya pernah melihat pria yang mengaku sebagai ayah kandungku sebanyak dua kali saja. satu kali ketika aku diambil setelah mendapatkan hak asuh. yang kedua adalah hari ini.hem sekarang di atas kepalanya hanya ada rasa malu 50% ups sekarang naik 20% jadi 70%.Eh kenapa ada lampu kebencian yah. kau bilang aku adalah putramu yang harus berbakti Jadi kenapa harus ada kebencian sih"


Semua orang tiba-tiba tertawa terbahak-bahak mereka tahu apa yang terjadi setelah diberitahu dan juga diberikan demonstrasi dengan apa yang disebut dengan lampu indikator emosi tersebut.


Seorang ayah yang bahkan tidak pernah melihat anak kandungnya sendiri sekarang datang dan tiba-tiba mengakui hubungan kerabat hanya demi jabatan sebagai kepala desa di Kota ajaib.


Apakah mereka tidak tahu malu.


Wajar jika sang ayah berpikir demikian tapi kenapa yang lain juga berpikiran sama.


"siapa itu keponakan dan siapa itu sepupu. dulu sewaktu normal belum pernah ketemu dan sekarang mengaku kerabat hehehe...


"tidak perlu dijelaskan lagi hati nurani manusia sudah dimakan oleh zombie saat ini dulu saja mereka sudah memiliki hati iblis apalagi sekarang. sial bisa bersentuhan dengan mereka aku jijik...


"Hem mungkin aku tidak pernah ketemu dengan keponakan tapi aku pernah ketemu dengan Putra pertama keluarga Wen yang hebat yaitu adalah ayahmu. Dulu dia juga arogan seperti dirimu sekarang. tapi aku tidak menyangka hanya ada lampu PD yang menyala 100%.ehh apakah kepercayaan dirimu itu bersumber karena berpikir aku sebagai paman yang tidak diakuini akan benar-benar menyerahkan beberapa kekuasaan di kota ajaib? hehehe gak usah lah sekali"kata Wen ji tertawa.


"Hei dia hanyalah kepala desa yang penting saat ini adalah walikota sedangkan jabatan kepala desa bisa dicopot kapan saja kenapa keluarga wen ini bodoh?"


"Hai aku baru ingat sekarang bukankah keluarga win Ini adalah keluarga raksasa yang berkonsentrasi pada perminyakan di masa lalu?"


"Eh apakah itu mereka?"


"Ohh pantas saja mereka arogan itu kan sudah biasa sejak dulu mereka adalah orang kaya dan yang miskin perlu dipijak"


"ini bukan lagi dunia di mana yang kaya bisa memerintah yang miskin tapi dunia di mana yang kuat mengatasi yang lemah.ku pikir tangan ku cukup mampu mematahkan tangan keponakan kepala desa"


semua orang mulai berbicara tentang masa lalu keluarga when yang benar-benar di luar nalar waktu itu. siapapun yang merusak pemandangan bagi mereka harus dibersihkan dengan metode yang tidak diketahui.


Tidak satupun dari orang-orang yang hadir membela keluarga Wen. Tapi sejauh ini dulu mereka pernah juga mendengar tentang rumor keluarga Wen. Sebuah keluarga kaya yang tidak memiliki perasaan tentang kehidupan dan sebuah nyawa.


Tapi tidakkah mereka belajar pengajaran yang bagus setelah hari kiamat terjadi.


Tidak disangka para zombie bahkan tidak mampu membuat pelajaran bagus untuk keluarga ini.

__ADS_1


Keegoisan mereka meningkat ketika keberadaan kepala desa diketahui dan berpikir mereka bisa kembali mendominasi seperti di masa lalu.


Mengetahui seluk beluk dan siapa keluarga wen ini semua orang yang hadir tiba-tiba memaki dan melempari mereka dengan ludah.


Untung saja Wen ji memberikan peringatan kepada mereka jika kekerasan tidak bisa digunakan di kota ajaib.


Pria tua itu sempat menarik nafas lega karena dia berpikir wenji masih tetap memprioritaskan mereka hanya karena darah.


Tapi kemudian Wen ji mulai membaca warna lampu indikator yang ada di masing-masing orang. Tujuan mereka yang arogan tiba-tiba mengecil lagi dan tidak memiliki harapan untuk tampil di masa depan.


Tiba-tiba saja wenji ingat tentang masa lalu. Di mana dia sedang menerangkan di depan teman-teman yang tidak mengerti situasi perminyakan waktu itu.


Mungkin situasinya lebih mirip ketika seorang dosen menerangkan di depan dan para muridnya memperhatikan dengan mata tertunduk.


Semakin banyak dia berkata lampu indikator yang arogan itu banyak yang padam menggantikan rasa malu yang tidak bisa di statiskan lagi.


Wen ji merasa pengajarannya hari ini sudah cukup jadi dia menutup acara.


"aku harus akui darah ini memang ada dan memang layak untuk disebut tapi tahukah kamu itu belum cukup untuk mendominasi di kota ajaib"


"sebagai anak yang memang lahir dari keluarga Wen maka aku akan memberikan hunianku sebagai rumah keluarga Wen di masa depan"


"Tapi hanya sebatas itu saja, kakek dan nenek berikut dengan 3 cucu yang tidak tahu malu ini juga berhak mendapatkan subsidi awalnya tapi karena ditolak ya...


"tidak apa-apa kami akan mengambilnya "kata pria tua itu dengan cepat.


Dia tidak mau dan juga tidak sudi tapi di sini dia juga tidak berdaya sama sekali.


Sebagai seorang yang dituakan dalam keluarga Wen tentu dia juga berhak tinggal di rumah keluarga wen menurut mulut dari kepala desa. Tapi mereka masih harus makan untuk hidup.


Dua lansia mendapatkan biaya hidup dan 3 cicit kecil juga akan mendapatkannya. Ini masih lebih baik daripada tidak sama sekali.


Wendy cukup puas karena mereka akhirnya sadar dengan posisi masing-masing. jadi tugasnya hanya sampai seperti ini.


Walaupun mereka sedikit buruk tapi sebenarnya kehidupan Wen ji masih ditopang dengan uang kiriman pria busuk itu.


Artinya dia juga memiliki hutang budi yang belum terbayarkan.


Hunian untuk kepala desa berada di gedung pencakar langit terbaik di kota ajaib.Satu lantai penuh adalah miliknya sendirian tanpa ada orang lain.


Biasanya untuk satu lantai bisa diambil alih oleh 10 atau 15 keluarga sekaligus. jika dihitung dengan cara ini keluarga Wen masih diuntungkan dengan mendapat hunian ini. Tidak ada harga sewa, mereka bisa menghuninya secara gratis selagi kepala desa masih menjabat di sini.


Dengan syarat tidak ada lagi membuat permintaan aneh dan juga tidak akan diistimewakan hanya karena hubungan kerabat ini. Mereka harus mulai mencari kehidupan sendiri .


Ketika Wen ji bertanya apakah mereka puas ,tentu saja mereka harus mengganggukan kepala seperti ayam yang sedang mematuk nasi.


ada rumah gratis yang tidak perlu bayar seumur hidup juga beberapa subsidi yang akan menanggung kesehatan. begitu juga dengan anak-anak yang bisa sekolah gratis di kota ajaib.


Meskipun situasinya sudah menjadi memalukan tapi mereka juga perlu hidup dan harus mulai sadar sendiri. di kota ajaib kehidupan bisa senormal dulu. mereka bisa mencari pekerjaan ataupun membuka perusahaan seperti di masa lalu.


Setelah itu seluruh keluarga win hanya bisa masuk seperti biasanya dan itu selesai. Hari itu keluarga Wen bener-bener dipermalukan tapi tidak berdaya untuk melawan balik.


Tapi seseorang yang memiliki niat akan segera mendokumentasinya dan merubahnya menjadi sebuah film apik.


Tidak lama lagi film ini akan populer seperti film yang sudah diproduksi di awal.


Judulnya serangan balik anak haram dari keluarga kaya.

__ADS_1


__ADS_2