
semua orang yang ada di kota ajaib tiba-tiba memandang ke arah sebuah mobil bus sekolah yang cukup besar.
mobil itu jelas-jelas langsung menuju ke ruang parkir.
sebenarnya Jeremy ingin langsung mereset masuk ke pintu gerbang tapi sayang sekali di pintu gerbang ada robot aneh yang berdiri dan mengarahkan mobil segera diparkirkan dengan aman.
Jeremy dan Luna sama-sama saling pandang mereka takut zombie akan mengelilingi bus sekolah jika mereka tetap di situ namun setelah memperhatikan rupanya para zombie tidak lagi mengejar setelah mereka masuk ke area parkiran.
di mana Luna tahu jika sekarang ada area parkir yang bisa membuatmu selamat.
ditambah lagi dengan kehadiran robot besar yang menyambut orang-orang.
dengan linglung semua orang yang turun dari bus sekolah menatap aneh ke arah zombie yang tidak lagi mengejar bahkan seperti kehilangan target mereka.
mau tidak mau Luna dan Jeremy berpikir sebenarnya kota ajaib sudah menambah sistem pelayanannya.
untuk beberapa waktu lebih dari 20 orang ini hanya berdiri takjub melihat zombie-zombie yang tidak lagi menggila.
tapi mereka langsung ditarik ke pintu gerbang oleh Luna dan Jeremy sebagai penunjuk jalan.
begitu tiba di pintu gerbang robot segera menyambut dengan ramah. robot ini tidak memiliki wajah atau apapun.
bentuknya sama seperti robot-robot yang lain hanya saja ukurannya sedikit kecil dan lebih ramping.
"Halo petugas tamu Selamat datang di kota ajaib. nikmati berbagai fasilitas yang kami adakan di sini dan bayarlah sewamu tepat waktu"kata robot itu dengan baik.
"Hem saya sudah terdaftar sebelumnya" kata Luna pada robot tersebut mau tidak mau Luna menjadi kagum.
"silakan ruang resepsi"kata robot penyambut tamu.
Di antara semua robot yang ada,hanya robot penyambut tamu sajalah yang bisa mengeluarkan suara.
Beda lagi jika walikota aya membeli robot versi yang ditingkatkan.
Selain itu robot-robot lain hanya bisa menampilkan layar LED. Termasuklah dengan robot resepsionis yang bertugas menyambut dan menulis kedatangan dan kepergian para pengunjung.
Karena semua orang sedang bingung, hanya Jeremy dan Luna yang maju ke depan.
"Halo saya sudah mendaftar sebelumnya atas nama Luna dan jeremi memesan rumah untuk 3 bulan 20 hari"
Beberapa detik kemudian jelas tertulis di dada robot yang menyebutkan identitas Luna dan jeremi sebagai penyewa dalam kurun waktu tersebut.
Tapi tidak sampai di situ di layar juga tertulis dengan lengkap jika harga rumah sudah naik menjadi 28 inti kristal per malam . Jika Luna ingin masuk ke rumah yang sudah ditingkatkan dia harus memotong biaya sewa menjadi 3 bulanan penuh.
Tentu saja Luna tidak akan mempermasalahkan kenaikan harga, secara dia sudah melihat langsung jika rumah jerami sekarang sudah menjadi rumah semi permanen.
"sebenarnya saya ingin membayar sewa untuk 5 tahun ke depan apa ini masih diperbolehkan?"tanya Jeremy terus terang.
"tentu saja tapi akan terjadi peningkatan setiap waktu dan setiap peningkatan adalah dua inti kristal sekaligus apakah petugas tamu bersedia?"
pertanyaan itu ditulis di dada resepsionis.
segera saja Jeremy mengeluarkan beberapa inti kristal setelah dihitung dengan cepat oleh resepsionis ini adalah sewa untuk 5 tahun kedepan.
dia juga bersedia membayar setiap kali ada peningkatan mendadak.
di sisi lain Luna langsung mematahkan ide dengan 10 tahun penyewaan.
Feng ah yang mendengar itu juga tidak berhenti dia juga menyewa 10 tahun sama seperti Luna.
awalnya tidak ada yang percaya tapi setelah melihat bagaimana ajaibnya kota ini semua orang maju untuk membayar memesan rumah 5 tahun di awal yang juga harus menyetujui peningkatan harga secara mendadak.
Luna Jeremy dan kapten mantan kapten sudah tenang tapi yang lain sama sekali menyesal tindakan mereka tidak membawa keluarga langsung ke kota ajaib.
andaikan mereka percaya tentu seluruh anggota keluarga akan dibawa bersama.
ini artinya mereka harus pergi lagi ke pangkalan m untuk menjemput kerabat yang ada di sana
sangat menyusahkan tapi ini sangat diperlukan.
setelah mendaftar robot pelayan datang lagi untuk mengirim para tamu ke rumah-rumah yang sudah didaftar atas nama mereka.
__ADS_1
untuk saat ini hanya ada dua robot yang bekerja sebagai pelayan.
tapi efisiensinya sangat tidak mengecewakan sekali. seperti kata Luna ini sudah persis seperti layanan di sebuah hotel bintang 5.
khusus Jeremy dia langsung menyewakan 4 rumah sekaligus atas namanya.
rumah-rumah ini dibagi lagi menurut per orang.
tapi semua orang ingin melihat fasilitas apa yang diberikan oleh kota ajaib bagi penyewa seperti mereka. walaupun sudah mendengar langsung dari mulut Luna dan Jeremy tapi cerita yang mereka katakan sebelumnya tidak lagi relevan.
di depan ini di depan mereka bukan hanya rumah dengan jerami tapi adalah rumah dengan semi permanen.
Luna juga sangat ingin tahu perkembangan apa yang terjadi di dalamnya begitu dia menerima kunci dari robot pelayan Luna membuka pintu dengan rasa ingin tahu.
ibu dan adiknya yang masih berusia sekitar 11 tahun juga terkejut melihat kondisi rumah yang lebih nyaman dari yang mereka pikirkan.
jika pada rumah jerami hanya ada ranjang keras dan satu teko Air di meja sekarang beda lagi.
di dalam ada kamar mandi Yang tersendiri tidak lagi ada di luar yang perlu dipakai bersama-sama.
ada juga dapur pribadi yang masih memakai kayu sebagai bahan bakarnya.
Tapi sayang sekali Anda tidak akan menemukan panci dan sebagainya di sini.
Untuk tempat tidur juga sudah disiapkan sebuah kasur tipis.
("beberapa perlengkapan mandi disediakan tapi dengan harga yang terpisah, anda mau?")
Luna yang membaca layar LED segera mengangguk. Peralatan mandi apakah ini masih termasuk dengan sabun dan odol.
("sabun odol shampo semua terbuat dari bahan alami handuk dan selimut harga per item adalah 2 inti kristal")
"ambilkan aku 3 untuk setiap jenisnya" kata Luna tanpa khawatir kekurangan uang.
Segera saja robot pelayan mengeluarkan sesuatu dari dalam perutnya. Luna sama sekali tidak bisa menebak jika hal-hal yang disebutkan tadi sebenarnya berasal dari perut robot pelayan.
Walaupun tidak percaya tapi ini adalah kota ajaib.
("ada toko roti toko sarapan rumah sakit dan toko ibu dan anak , sekitar 200 meter dari sini")
mendengar ada toko roti dan toko sarapan Luna menjadi bersemangat lagi. begitu juga dengan ibunya dan adiknya yang masih berusia 11 tahun.
"ibu ayolah pergi mandi dan bersih bersih kita akan pergi makan ke toko roti"kata Luna yang tidak sabar.
Kali ini dia membawa lebih banyak benih dari sebelumnya tentu saja ini akan menjadi mata uang di kota ajaib.
Apa yang dilakukan oleh Luna juga terjadi kepada Jeremy. Beberapa orang yang dibawanya bersama juga melihat terlebih dahulu fasilitas yang ada.
Ketika mereka mengetahuinya mereka sangat terkejut. Yang lebih mengejutkan lagi di setiap rumah ada keran air yang berjalan selama 24 jam. Dan itu sudah masuk dalam fasilitas perumahan.
Jika anda menyewa untuk satu hari maka anda tidak akan dikenakan bayaran tapi ada tambahan satu inti kristal jika anda menyewa untuk satu bulanan.
Apa itu satu inti kristal jika hidup bisa lebih baik dari di luar sana.
"kapten ada makanan kota ajaib menjual roti dan ada juga toko sarapan apa kita harus makan dulu"kata Jeremy tiba-tiba begitu dia mendengar dari Luna. jika kota ajaib sekarang sudah membuat toko roti dan juga toko sarapan.
Ini adalah hal baru hal yang belum ada ketika mereka datang sebelumnya.
Tapi ini adalah kabar baik untuk semua orang.Harga di kota ajaib ini benar-benar sangat murah dan mereka bisa makan cukup dan kenyang tanpa khawatir sama sekali.
Beberapa orang segera memasang telinganya mendengar kata-kata tentang makanan.
Makanan ada adalah hal yang sangat sulit dicari.Apalagi sekarang tidak ada pabrik yang bekerja ditambah lagi tidak ada tanah yang bisa ditanami sekarang.
Bagaimana manusia bisa hidup sementara tidak ada hal-hal yang bisa dimakan.
Tapi sebenarnya kota ajaib malah bisa membuka toko.Namun begitu tidak ada yang perlu dipertanyakan sama sekali, ini adalah kota ajaib sebuah kota yang penuh dengan sihir.
Tanpa pikir panjang beberapa orang langsung datang kepada mantan kapten dan berbicara tentang masalah toko tersebut.
Karena sudah didesak seperti itu mereka langsung meninggalkan rumah yang mengagumkan tadi dan pergi menuju arah pada robot pelayan.
__ADS_1
Tidak perlu dikatakan dari jauh saja sudah terlihat sebuah rumah semi permanen dengan gaya toko zaman dulu.
Tanpa diminta pun mereka akan segera masuk dan melihat langsung bagaimana robot pelayan di sana menyambut mereka dengan menu di tangannya.
Sekarang tidak hanya tidak lagi hanya ada roti panggang selai kacang dan sandwich vegetarian ada juga.Roti kukus vegetarian.
Dan Roti panggang vegetarian.
Sedangkan untuk minumannya ada jus tomat dan jus wortel.
Menunya lebih beragam dibandingkan pada awalnya.
Semua orang segera memesan makanan apalagi harganya cukup murah dua keping inti kristal utama anda sudah bisa makan dengan kenyang.
Tapi mereka tidak berhenti sampai di situ,,setelah makan beberapa gigitan sandwich mereka segera berlari lagi ke toko sarapan.
Namanya saja sudah toko sarapan tentu saja dibuka pada waktu-waktu sarapan.
Tapi untung saja Luna dan semuanya datang memang pada waktu yang cocok untuk itu.
Toko sarapan di buka mulai jam 05.00 pagi sampai jam 10.00 pagi
ini hanya sekitar 15 menit sebelum toko ditutup.
semua orang tidak berpikir banyak mereka langsung memesan menu-menu yang ada untuk dibawa pulang.tentu saja pemesanan ini dilayani dengan cepat oleh robot pelayan.
Luna juga begitu dia membawa kembali makanan panas untuk dimakan oleh ibu dan adiknya mereka masih tetap di rumah untuk membersihkan diri.
Tapi sebelum benar-benar kembali ke rumah Luna dikagetkan dengan toko di sebelah dengan tulisan ibu dan anak.
Karena rasa penasaran Luna mencoba masuk diikuti oleh orang-orang lain yang juga merasa penasaran.
Di sana mereka bertemu dengan keluarga walikota.Ini han ji dan yang lain.
"Ibu nya walikota, nyonya han ?"
"Ais ada Luna dan Jeremy ,kapan tiba ?"sapa mama aya dengan ramah.
" nyonya han, kami baru saja tiba tapi tidak menyangka ada peningkatan lagi hehehe" sapa Luna pada mama aya.
Tentu saja akan ada peningkatan jangan khawatir kota ajaib tidak akan mengecewakan siapapun" kata papa Hanji dengan senyum lebar.
"oh begitu ngomong-ngomong ada di mana walikota?"tanya Feng an, Dia sangat ingin melihat secara langsung gadis seperti apa yang bisa membuat keajaiban seperti ini.
"dia baru baru melahirkan 3 hari yang lewat jadi tidak bisa keluar dengan leluasa. aku di sini ingin membeli popok cucuku"katanya dengan tersenyum
"selamat, selamat untuk walikota yang sudah melahirkan. sayang sekali aku tidak punya hadiah pertemuan untuk si kecil hehehe" kata Luna dan jeremi.
"tidak masalah ,tidak masalah nikmati saja harimu di kota ajaib" kata mama han ji.
Kemudian Luna memperkenalkan anggota yang dibawa kepada keluarga Han.Luna juga mengabar jika mereka sudah membayar sewa untuk 10 tahun ke depan.
Ini adalah kabar bagus apalagi jumlah sewa untuk 10 tahun ke depan bisa menaikkan level ke tingkat selanjutnya.
Bagaimana keadaan tidak gembira dengan kabar itu.
Setiap kali orang-orang pergi berbelanja sebenarnya uang itu masuk lagi ke dalam sistem yang membuat sistem mengakumulasi semuanya menjadi peningkatan dari level ke level.
Mendengar jika Luna sudah membayar 10 tahun ke depan tentu saja untuk naik ke level ke-10 ini semudah membalikkan telapak tangan.
Ditambah dengan anggota keluarga anggota yang dibawanya tidak sedikit. Tentu saja mereka akan pergi berbelanja dan itu akan menjadi uang lagi yang akan ditambahkan pada sistem.
Sistem sekarang semakin boros dia memerlukan lebih banyak uang dari waktu ke waktu untuk menaikkan level. Sehingga kesulitan untuk menaikkan level seterusnya itu sedikit sulit.
Tapi akan mudah jika banyak penyewa yang ingin menetap di kota .
Semua orang tiba-tiba bersemangat untuk berbicara dengan keluarga Han. Ditambah lagi Papa dari walikota dan Paman dari walikota juga sangat ramah.
Karena keberadaan robot-robot di kota ajaib, pekerjaan dari keluarga Han sebenarnya bisa dibilang hampir tidak ada.
Mereka sekarang hidup dalam keadaan santai malah lebih santai daripada di hari sebelum hari kiamat.
__ADS_1