
Sementara itu, di dalam perut robot raksasa yang berfungsi sebagai penjara khusus untuk menekan kemampuan.
Aiden Morgan keadaan sangat suram. Aiden terduduk lemah di pojok ruangan, dengan tangan dan kakinya terikat oleh ikatan energi yang kuat. Seluruh tubuhnya terasa sakit dan lelah setelah pertempuran sengit yang baru saja terjadi.
Di sekelilingnya, dinding perut robot terbuat dari material transparan yang memungkinkan Aiden melihat ke luar. Dia menyaksikan para manusia dan robot yang masih hidup merayakan kemenangan mereka. Wajahnya dipenuhi dengan rasa putus asa karena dirinya yang dahulu begitu kuat dan menakutkan, kini tak berdaya dan terkurung di dalam perut robot.
"Manusia sialan, tunggu sebentar,awas saja jika aku bisa pergi dari sini, manusia akan punah"teriak nya sekuat hati.
Dia benci manusia, benci sekali.Sampai akan menelan nya hidup-hidup tanpa di kunyah.
Tapi bagaimana cara nya agar dia bisa kabur.
Ketika dia berpikir begitu,tiba-tiba, sebuah alat medis otomatis muncul dari sudut ruangan dan mulai melakukan proses pengambilan sampel darah dan daging dari tubuh Aiden.
Ahhh. Manusia... ahhhhhhhh...
Zombie adalah makhluk yang bahkan tidak mengenal apa itu rasa sakit. Dia berteriak sekuat hati bukan karena rasa sakit tapi karena marah yang tidak bisa ditolerir lagi.
Betapa kurang ajarnya manusia-manusia ini. jika saja dia bisa kabur maka...
Mesin-mesin kecil bergerak dengan cekatan, mengeluarkan jarum-jarum halus yang menyedot darah dan jaringan daging dari tubuhnya. Aiden merasakan sakit luar biasa, tetapi tidak dapat berbuat apa-apa selain membiarkan proses itu berlangsung.
"Kalian akan menyesal atas perlakuan kalian ini!" Aiden berusaha mengancam, meskipun suaranya lemah dan terengah-engah.
Namun, tak seorang pun tampak peduli dengan ancaman Aiden. Robot-raksasa tetap tenang dan tak bergerak, seakan tidak terpengaruh oleh perkataan Aiden. Proses pengambilan sampel berlangsung tanpa henti, dan Aiden merasakan dirinya semakin melemah seiring berjalannya waktu.
Sementara itu, sistem yang mengendalikan robot-raksasa telah menerima instruksi dari pemilik sistem pembangunan kota.
Sampel darah dan daging Aiden yang telah diambil diatur untuk dikirim ke para alien di luar angkasa, dengan harapan mereka dapat memahami lebih banyak tentang makhluk ini dan mengambil langkah-langkah preventif untuk menghadapinya di masa depan.
Setelah proses pengambilan sampel selesai, Aiden merasa semakin lemah dan hampir kehilangan kesadaran. Dia menyadari bahwa nasibnya kini berada di tangan manusia dan alien yang telah mengalahkannya. Semua kekuatannya telah direnggut, dan dia kini hanya sisa-sisa makhluk yang pernah menakutkan itu.
Dengan mata yang sayu, Aiden melihat ke arah langit-langit perut robot yang transparan, membiarkan dirinya tenggelam dalam kegelapan. Nasibnya kini bergantung pada keputusan yang diambil oleh manusia dan alien di luar sana, dan dia tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Di sebuah ruangan yang suram dan mencekam, Aiden Morgan, raja zombie, dihadapkan pada sistem pembangunan kota yang memiliki kemampuan untuk menekan dan mengekstrak ingatannya.
Ruangan ini terlihat seperti laboratorium eksperimental dengan peralatan canggih yang mengelilingi mereka. Cahaya neon redup memancar, menciptakan atmosfer yang menakutkan.
Aiden, yang tiba-tiba merasa lemah dan tak berdaya, terikat pada meja operasi di tengah ruangan. Aya yang saat ini sedang memakai jas putih dan memegang tablet di tangannya berdiri di sampingnya. Suara dingin dan mekanis sistem pembangunan kota menciptakan ketegangan di udara.
"Aiden Morgan, kamu telah menjadi ancaman bagi manusia dan peradaban kita. Kami harus memahami asal usulmu dan apa yang mendorongmu. Kami akan mengekstrak ingatanmu secara langsung dan paksa."
Aiden, dengan tatapan mata yang masih penuh keberanian, berusaha tetap tegar dalam situasi yang menyedihkan ini.
"Kalian tidak akan pernah memahami. Kekuatan dan kegigihan kami tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Tetapi percayalah, kita bukanlah musuh yang harus kamu taklukkan." kata Aiden Morgan.
Dia tahu jika dirinya sudah kalah, tapi kalah dan lemah tidak ada dalam kamus bahasa zombie.
"Kamu mungkin memiliki keyakinanmu sendiri, tapi ini adalah langkah yang harus kami ambil. Kami harus mengetahui alasan di balik keberadaanmu dan cara mengatasi ancaman serupa di masa depan." kata aya tegas.
"Sistem, gali memori nya"kata Aya
Dalam mall sistem ada sebuah perangkat komputer baru, di mana komputer ini mampu mengekstrak ingatan yang ada di benak seseorang. tapi ingatan ini akan langsung menjadi sebuah film realita pada layar monitor
Harga nya tidak murah tapi Aya bukan walikota yang miskin.Apalgi dengan kejadian hari ini di mana semua orang harus belajar dari kejadian ini.
Manusia terlalu lengah sehingga gagal menyadari keanehan Aiden Morgan sejak dini.
Segera komputer memori,memulai prosesnya. Alat-alat medis dan elektroda diletakkan pada kepala Aiden, siap untuk mengekstrak ingatan-ingatannya secara paksa.
Aiden merasakan sensasi yang ganjil saat ingatannya ditarik keluar dari pikirannya. Kilatan ingatan dan pengalaman melewati pikirannya seperti badai. Dia mencoba melawan proses ini, tetapi upaya itu sia-sia.
"Kalian tidak mengerti betapa berharganya ingatan ini bagiku. Ini adalah identitasku, masa laluku, dan segalanya yang pernah aku lakukan."teriak nya.
Meja pemeriksaan sialan ini,ahhh...
"Kami menyadari pentingnya itu. Tapi bagi kebaikan banyak, kita harus mengambil langkah-langkah yang sulit ini." kata Aya dengan acuh tak acuh.
Memori Aiden Morgan, siapa dia,dimana dia tinggal yang penting apakah hanya ada satu Aiden Morgan atau masih sa lagi di luar sana.
Dalam ruangan yang gelap dan menakutkan ini, Aiden merasakan dirinya semakin tenggelam dalam ketidakpastian. Dia terus berjuang melawan penekanan yang kuat pada kemampuannya, tetapi sistem tidak bergeming.
Proses ekstraksi ingatan terus berlanjut, merampas identitasnya dan mengungkap rahasia yang ada dalam pikiran Aiden Morgan.
"Ayo mulai"kata Aya pada ruangan kontrol. di dalam ruangan ini sudah berkumpul beberapa orang peneliti bahkan Wen ji juga sudah duduk di kursinya untuk bersama-sama menyaksikan, layar ingatan dari Raja Zombie.
Adegan berpindah ke ruang penelitian yang terang benderang, di mana Dr. Morgan tengah sibuk dengan eksperimennya. Dia adalah seorang pria paruh baya dengan rambut beruban dan wajah yang penuh keriput, menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan kegugupan yang terus menghantui pikirannya.
__ADS_1
Dr. Morgan mengenakan jas laboratorium putih yang sudah lusuh dengan lencana nama di dada. Di atas meja, ada sepasang kacamata dengan lensa tebal yang selalu digantungkan di dadanya. Pakaian lab coat-nya terlihat kotor dengan noda-noda kimia dan coretan pena, mengungkapkan kesibukannya dalam melakukan percobaan tak terhitung jumlahnya.
Wajahnya dipenuhi dengan garis-garis kerutan yang mengisyaratkan masa lalu yang penuh tekanan. Matanya yang cemerlang, meskipun lelah, mencerminkan kecerdasan dan obsesinya terhadap ilmu pengetahuan. Bibirnya tegang dan jarang melontarkan senyuman, menunjukkan fokusnya yang penuh pada penelitian dan eksperimen yang dia lakukan.
Dr. Morgan bergerak dengan gesit di sekitar ruang penelitiannya, memeriksa berbagai peralatan dan bahan kimia yang tersebar di meja dan rak-rak. Tangannya yang lincah dan penuh percaya diri, dengan hati-hati mengukur setiap komponen yang diperlukan untuk eksperimennya. Dia adalah seorang peneliti yang berdedikasi, meskipun mungkin diabaikan oleh dunia ilmiah.
Dalam pandangan Dr. Morgan, ruang penelitian ini adalah tempat suci tempat dia mengejar obsesinya yang gelap. Dia berusaha untuk mengungkap rahasia yang selama ini tersembunyi, bahkan jika itu berarti melanggar batas-batas etika dan moral.
Dalam penampilan penuh dengan kegugupan dan obsesi, Dr. Morgan adalah sosok yang menyimpan banyak misteri. Pakaian lab coat-nya, kerutan di wajahnya, dan ketajaman matanya adalah cerminan dari dedikasinya yang tak tergoyahkan terhadap penelitian dan ambisinya yang gelap.
"Apakah ada di antara kalian yang tahu siapa Dr Morgan ini?"tanya Wen ji pada para peneliti yang tergabung.
"Maaf presiden, seperti nya dia tidak begitu familiar, mungkin saja bahan penelitian nya tidak i populer di masa lalu"
"Ya presiden,aku juga tidak tau dia...
Ketika memori terbuka lagi, serangkaian kilatan cahaya memenuhi ruangan, mengungkapkan sepuluh pengalaman pria yang berbeda. Masing-masing pengalaman ini menampilkan kisah individu yang memiliki akhir tragis di meja operasi.
Seorang pria muda dengan wajah yang penuh harapan dan cita-cita besar. Ia mati saat mencoba menyelamatkan nyawa pasiennya dalam sebuah kecelakaan mobil yang mengerikan.
Seorang dokter berpengalaman yang gagal dalam operasi penting yang dapat menyelamatkan nyawa pasiennya. Rasa penyesalannya begitu besar sehingga akhirnya merenggut nyawanya sendiri.
Seorang prajurit berani yang mati di medan perang, menyerahkan hidupnya demi kebebasan dan kedamaian.
Seorang peneliti brilian yang terbakar oleh kegilaan obsesifnya sendiri. Ia mencoba melakukan eksperimen berbahaya yang berakhir dengan kematian tragisnya.
Seorang seniman yang mengalami keputusasaan dan depresi yang mendalam. Ia mengakhiri hidupnya dalam kesendirian dan kesedihan yang tak terucapkan.
Seorang petugas pemadam kebakaran yang gagal menyelamatkan korban dalam sebuah kebakaran hebat. Ia menderita luka-luka parah dan akhirnya meninggal dalam rasa penyesalannya.
Seorang ilmuwan yang menjadi korban dari kecelakaan eksperimen yang tragis. Ia menjadi terjebak dalam dunia alternatif yang gelap dan tak terjangkau.
Seorang atlet yang gugur dalam perlombaan olahraga yang memperebutkan kehormatan dan prestise. Ia berjuang dengan keras namun takdir menentukan kematian untuknya.
Seorang musisi yang mati dalam kecelakaan pesawat yang tragis saat sedang menuju konser penting. Bakatnya yang menakjubkan dan suara indahnya terhenti dalam sekejap.
__ADS_1
Kisah tentang 10 orang yang berbeda ini benar-benar membuat semua orang yang hadir dan pernah apa hubungannya 10 orang ini dengan ingatan dari Raja zombie kan.
Ingatkan tentang 10 orang ini sudah memegang waktu hampir 2 jam seperti orang yang sedang melihat sebuah film dokumenter tentang 10 kehidupan yang berbeda.
Tapi apa hubungannya.
Aya juga bingung dengan pertanyaan seperti ini tapi segera saja pertanyaan itu terjawab dengan kilatan memori lainnya.
Dalam kilatan kilatan memori ini, Dr. Morgan sebenarnya membuat langkah yang sangat menjijikkan dan begitu tidak manusiawi sama sekali. Dia telah mengambil sepuluh nyawa yang berbeda dan menggabungkannya menjadi sosok baru, Aiden Morgan, raja zombie yang memiliki kemampuan unik dan kekuatan yang menakutkan.
Dengan pandangan campur aduk antara kebanggaan dan penyesalan, Dr. Morgan menyaksikan pengorbanan kesepuluh pria itu menjadi bagian dari identitas baru Aiden Morgan, seorang raja zombie yang menguasai dunia kegelapan.
Hahaha... hahaha...
Dr Morgan tertawa di dalam kilatan memori itu.
Aya, pemilik sistem pembangunan kota, terkejut melihat memori internal Aiden Morgan yang sedang ditampilkan melalui layar antarmuka.
"sistem mendorong lacak ke data internal masa lalu tentang seseorang bernama Morgan ini"kata Aya pada sistem nya.
Melacak identitas seseorang dari 10 tahun sebelum hari kiamat ada hal yang mudah bagi sistem. Nama dan wajah orang juga sudah diketahui jadi dengan mudah sistem melacak informasi ini dan langsung mengubahnya melalui data-data yang dipersingkat.
Adegan memindahkan adegan ke masa lalu, di mana Dr. Morgan adalah seorang peneliti brilian yang memiliki obsesi yang tidak sehat dengan mengendalikan kehidupan dan kematian. Dia sering mengabaikan etika ilmiah dan berani melakukan eksperimen berbahaya dalam upaya mencapai tujuan-tujuannya yang ambisius.
Dr. Morgan terobsesi dengan keabadian dan kekuatan tak terbatas. Dia terobsesi dengan memanipulasi tubuh manusia dan mengambil kendali atas nyawa orang lain. Dalam pencariannya untuk mencapai ambisi gelapnya, ia menemukan keberhasilan dengan eksperimen terlarang yang melibatkan penggabungan memori dan kekuatan supranatural.
Bidang studi ini ditolak oleh tempat di mana dia bekerja saat itu. Bahkan juga ditolak oleh negara karena ideologisnya aneh dan benar-benar tidak manusiawi.
Bahkan penelitian ini juga diajukan di bidang internasional tapi lagi-lagi ditolak. Siapa yang ingin mencuri kehidupan orang lain dan menggantinya dengan satu kehidupan yang baru.
walaupun sudah ditolak oleh semua orang tapi pada akhirnya dokter mungkin membuat ruangan penelitinya sendiri. dia bahkan terkadang mencuri beberapa elemen penting dan menjadi miliknya sendiri di dalam ruangan tersebut.
Memang harapannya terputus tapi dia diuntungkan dengan datangnya hari kiamat. Di mana bukan saja satu tapi jutaan tubuh bisa diteliti dan digabungkan sesuai dengan keinginannya di masa lalu.
Berbanding dengan semua orang yang membenci kehadiran para zombie. Dokter Morgan bahkan berpikir , dengan datangnya para zombie,ini adalah kesempatan untuk dirinya membuktikan pada dunia jika teori yang dipikirkannya bisa dilakukan.
Saat Dr. Morgan menemukan sepuluh nyawa yang tragis, ia melihat kesempatan untuk menciptakan entitas baru yang kuat. Dengan menggunakan teknologi canggih dan pengetahuannya yang mendalam, ia mengambil fragmen memori dari masing-masing individu tersebut dan menggabungkannya menjadi satu entitas tunggal yang baru, Aiden Morgan, raja zombie yang memiliki kemampuan tak terbayangkan.
Namun, dalam prosesnya yang gelap dan terlarang, Dr. Morgan telah kehilangan kendali dan melahirkan kekuatan yang jauh lebih kuat daripada yang pernah dia harapkan. Aiden Morgan menjadi sosok yang sangat berbahaya, menghancurkan segala yang ada di jalannya dan menciptakan teror di seluruh kota.
Adegan sudah sampai di sini.
Ketika Aya menemukan kisah kelam Dr. Morgan, dia merasa terkejut dan menyesal. Dia menyadari bahwa tindakan Dr. Morgan telah menciptakan monster yang mengancam kehidupan manusia dan menyeret kota ke dalam kehancuran.
"laki-laki semua berasal dari ruang penelitian dan juga seorang peneliti gila...
"baru saja nama penelitian dibersihkan tapi sekarang lihatlah apa yang terjadi. Jika saja dunia tahu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang peneliti ini.Bukan tidak mungkin kita para peneliti saat ini lebih baik bunuh diri daripada menampilkan wajah di depan umum"
Para penelitian tergabung dalam acara hari ini benar-benar tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun karena mereka merasa malu ada perilaku buruk yang dilakukan oleh satu penelitian.
"saya membutuhkan akses ke memori Aiden Morgan. Tolong cari informasi tentang lokasi laboratorium Dr. Morgan, tempat di mana Aiden Morgan dilahirkan." kata Aya.
Seseorang yang sedang mengotak-atik komputer khusus untuk mengekstrak memori. Mengerti apa yang diinginkan oleh walikota aya.
"Akses ke memori Aiden Morgan sedang dibuka."
Layar antarmuka berkedip sejenak, dan tiba-tiba adegan berubah menjadi pandangan dari dalam memori Aiden Morgan.
Kami berada di dalam laboratorium yang gelap dan tersembunyi di bawah tanah. Tempat ini terlihat kumuh dan tertutup oleh debu dan sarang laba-laba. Cahaya temaram memancar dari lampu neon yang rusak, menerangi alat-alat laboratorium yang berserakan di sekitar.
Ruangan ini penuh dengan peralatan medis canggih, tabung reagen, dan layar komputer yang menyala. Lemari kaca besar berisi sampel-sampel aneh dan makhluk-makhluk hasil eksperimen gelap Dr. Morgan.
Di tengah laboratorium, ada sebuah meja operasi tua dengan ikatan logam. Di atas meja itu, Aiden Morgan terbaring tak berdaya. Tubuhnya diikat erat, dan terlihat bahwa dia telah melewati proses penggabungan memori yang mengerikan.
Sebagai ruangan yang gelap dan angker, suasana laboratorium menciptakan rasa ketidaknyamanan dan kehampaan. Udara terasa kental dengan ketegangan dan aura gelap dari eksperimen-eksperimen terlarang yang pernah terjadi di sana.
Aya mengamati dengan seksama setiap detail dalam memori tersebut, mencatat setiap tanda dan tanda yang bisa membawanya ke lokasi laboratorium tersebut.
"Inilah tempat yang perlu kita cari. Kita harus mengungkap kebenaran di balik keberadaan Aiden Morgan dan menghentikan eksperimen Dr. Morgan sekali dan untuk semua."
Komputer segera bergerak lagi memutar dan memutar sampai akhirnya menemukan lokasi strategis di mana tempat itu sebenarnya berada.
Mereka menemuksn alamat nya,ini bagus.
Dia sudah memiliki petunjuk tentang lokasi laboratorium gelap di bawah tanah Dr. Morgan. Kini, aya siap untuk menghadapi tantangan terakhir .
__ADS_1
Hancur kan ruang penelitian itu.