Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
178


__ADS_3

Keluarga Wen adalah sebuah keluarga besar.Kakek Wen memiliki tiga putra dan dua putri dari dua istri nya.


Ayah kandung Wen ji adalah anak pertama dan berhasil memegang kekuasaan setelah kakek Wen mengundurkan diri dari dunia usaha.


Hal semacam ini memang lazim dilakukan oleh keluarga besar. Yang memilih Putra pertama untuk mengelola semua kekayaan.


Ayah Wen sudah memiliki cucu ketika dia bertemu dengan ibu kandung Wen ji di masa lalu. Sebagai orang kaya akan ada banyak bunga yang mendekati meskipun di usianya yang tidak lagi muda.


Salah satu bunga ini adalah ibu dari Wen ji. Mereka berhubungan tidak lebih daripada 2 bulan saja. Setelah sedikit bosan ibu wenji dilupakan begitu saja seperti sehelai tisu yang sudah pernah digunakan.


Semua ini akan baik-baik saja jika tidak ibu dari wenji ini hamil karena hubungan yang singkat itu.


Karena kehamilan inilah ibu Wen ji berhasil memeras uang keluarga wen selama beberapa tahun.


Pada usianya Lima tahun,ibu Wen ji diberi sejumlah uang yang cukup besar. Sehingga mampu membuat sang ibu hidup dalam kemewahan seumur hidupnya.


Tapi dia memindahkan hak asuh Putra ini kepada keluarga Wen dengan catatan tidak akan ada hubungan lagi setelah ini.


Pada saat itulah Wendy baru menyadari tentang kisah ayah kandungnya ini. Keponakannya bahkan ada yang sudah lebih tua dari dirinya sendiri.


Bahkan para sepupu bisa disebut dengan paman dan bibinya Jika dilihat dari segi usia.


Wenji yang baru menyadari hubungan kerabat ini dikirim pergi hanya setelah satu hari berada di rumah besar. Setelah itu dia tidak pernah melihat mereka lagi meskipun masih akan ada kabar dari pelayan sampingnya.


Setelah hari kiamat setengah dari kerabat ini meninggal dunia bahkan ada yang hilang sampai sekarang.


Bukan itu saja, saudara tertuanya yang memiliki jarak usia 22 tahun sampai saat ini tidak diketahui nasibnya.


Dia adalah orang yang waktu itu menjebak Wen ji. Perjalanan bisnis membuat dirinya harus selalu keluar kota dan berakhir tanpa kabar sampai saat ini.


Selain kakek tua Wen dan ayah kandung Wen ji, ada 30 orang lebih di belakang mereka.


Itu adalah para sepupu keponakan bahkan bibi dan paman yang tidak di kenal.


Jika bisa dihitung para keponakan juga memiliki anak-anak mereka sendiri. Wen ji bisa saja disebut sebagai kakek jika dihitung dari cara kekeluargaan di sini.


Seseorang dikirim untuk mencari tahu, apakah benar kepala desa yang mengepalai kota ajaib versi ibukota ini memang memiliki nama keluarga Wen.


ketika orang itu kembali dengan kabar baik tentu saja ayah kandung dari wenji tersenyum dengan lebar.


Di depan matanya jelas terlihat kemegahan kota ajaib yang memiliki begitu banyak gedung pencakar. Ditambah dengan kisah-kisah orang yang memang sudah tinggal di kota ajaib mereka tambah percaya diri.


Wen ji sang kepala desa, adalah miliknya yang berarti kota ajaib juga adalah miliknya di masa depan.


dengan berpikiran begitu mereka tidak ingin antri tapi maju langsung ke hadapan. itu saja beberapa orang di belakang merasa kesal semua orang ingin masuk dan terburu-buru ingin menetap di sana takut kehabisan rumah yang bisa disewakan.


tapi sekelompok orang yang tiba-tiba datang sama rasa dunia adalah miliknya dengan menyinggung begitu banyak perasaan orang.


tidak terima dengan sikap arogan keluarga ini semua orang langsung berdetak kesal dan mendorong mereka dengan kata-kata yang tidak baik.


"Heh kalian ini punya otak nggak kami udah antri sejak pagi dan kalian yang baru datang ingin maju dan menerobos begitu saja, enak bener jadi orang?"


"Ya kalian pikir ini adalah dulu, di mana orang-orang kaya bisa berpuasa.huh awas aja ya ,kota Ajaib adalah milik semua orang tidak milik individu, oke"


"Heh siapa sih kalian yang datang-datang mau menang sendiri. kalau mau ya antre lah seperti kita-kita"


"Ya kami sudah mengantri sejak pagi dan kalian dengan tidak tahu malunya ini duluan, cih dasar otak udang"


Semua orang tidak ada yang mengeluarkan kata-kata baik untuk kelompok ini. Tapi kemarahan orang yang sudah dilewatinya begitu saja tidak diambil hati malah membuat ayah Wen ji menjadi lebih arogan.


"Hehehe Aku adalah ayah kandung dari kepala desa di Kota ajaib. kami semua adalah keluarga Wen ,kau mau apa?" katanya dengan sombong.


"Ke.. keluarga Wen?"


"Ahh mereka adalah keluarga dari kepala desa apakah saja begitu arogan"


"keluarga wen adalah keluarga yang tidak bisa kita singgung Ayo mundur dan biarkan mereka lewat" bisik seseorang.

__ADS_1


Lebih baik mereka menyinggung pemilik pangkalan di pangkalan utama daripada menyinggung keluarga Wen yang notabene adalah pemilik kota ajaib versi ibukota ini.


Hanya dengan satu nama " Wen" saja, semua orang mundur tiba-tiba tidak ada lagi yang mau mengeluarkan suara dan ejekannya.


Jangan sampai hanya karena emosi sesaat mereka tidak diperbolehkan untuk masuk. Ada kabar tentang undang-undang di mana kartu hitam di berlakukan.


Sudah ada seseorang yang dikenai hukuman kartu hitam dan mereka tidak ingin menjadi orang kedua setelah nya.


Dengan cara seperti ini keluarga Wen bisa melenggang masuk dengan dada terangkat. Mereka lupa dengan penyebab mereka bisa masuk itu adalah karena anak haram yang tidak pernah dianggap sekali pun.


Tidak di depan robot penyambutan menyambut mereka seperti biasanya. Tidak ada perbedaan keluarga ini dengan orang-orang yang antri secara rapi.


Bahkan udah tua dari keluarga Wen juga mendapatkan subsidi begitu juga dengan anak-anak di bawah umur.


Seharusnya keluarga Wen merasa senang mendapatkan subsidi seperti itu. tapi mereka berpikir kota ajaib adalah milik keluarga wen sendiri. Jadi kenapa harus diberi subsidi segala. Ini benar-benar merendahkan harkat dan martabat sebagai keluarga Wen sejati.


"Ahh robot sialan, ehh robot Aku ingin mengatakan kami tidak perlu subsidi kami adalah keluarga dari kepala desa. tanpa subsidi kami bahkan bisa tinggal di mana saja tidak perlu belas kasihan seperti sekarang .Jadi minggir dan panggil kepala desa ke sini untuk memperbaiki sistem yang tidak bagus" keluh seorang wanita setengah baya yang bahkan mungkin berusia 50 tahunan.


Dia adalah istri dari ayah Wen ji yang akrab disebut dengan nenek wen di mulut orang-orang.


Wanita tua ini adalah istri sahnya sementara dibanding dengan ibu kandung Wen ji .Dia hanyalah seorang simpanan yang tidak layak disebut wanita simpanan sekalipun.


Mulai sekarang mari kita sebut dia sebagai ibu tiri Wen ji.


"Ya kepala desa Wen adalah paman kami, jadi kamu bisa tinggal di manapun kami mau secara gratis dan kalian ingin memberikan subsidi hahaha bukankah ini sebuah penghinaan?"


"Ya tidak ada subsidi, minggir kau robot sialan. aku tahu tentang teknologi sebentar lagi aku akan memperbaiki mu"


Entah siapa yang mengatakan hal seperti itu . Tapi dia pikir begitu mudah memperbaiki dan memperbarui sebuah sistem yang terbentuk dari ilmu pengetahuan para alien jutaan tahun setelah ini.


Arogansi yang dimiliki oleh keluarga Wen di masa lalu benar-benar sudah mengakar kuat.


Diketahui mereka menggunakan semua koneksi dan beberapa kekayaan di masa lalu demi bisa mengungsi satu keluarga tanpa terkecuali pangkalan utama.


Awalnya mereka pikir hari kiamat akan cepat berlalu dan mereka akan baik-baik saja setelah semuanya berakhir.


Tidak ada yang berpikir untuk mengembangkan kemampuan yang sudah diberikan oleh Tuhan.Tapi mereka masih mengandalkan kekayaan di masa lalu yang bahkan tidak lagi berharga.


tidak ada lagi orang yang menghormati keluarga when tidak ada lagi orang yang menyebutnya sebagai keluarga hebat seperti di masa lalu.


Bahkan keluarga win dianggap biasa-biasa saja karena mereka membangun kemampuan tapi tidak berkembang seperti mana orang-orangnya di keluarga lain.


pangkalan utama mulai menekan mereka dan membuat mereka yang semula tinggal di rumah mewah menjadi rumah setengah mewah dan kemudian jatuh dan jatuh lagi sehingga mereka berakhir di rumah yang paling sederhana.


Ini adalah sebuah penghinaan jika mengingat bagaimana hebatnya keluarga wen di masa lalu. Tapi apa yang bisa dikata karena zaman sudah pun berubah.


Tapi sekarang kota ajaib benar-benar akan membuat keluarga mereka kembali bersinar. Kembali berdiri di posisi puncak.


Itulah sebabnya mereka merendahkan apa yang disebut dengan subsidi. subsidi adalah sesuatu yang akan dimiliki oleh orang kalangan bawah tapi tidak dengan mereka.


Sepanjang terbentuknya kota ajaib belum pernah ada yang memarahi robot penyambutan tamu. walaupun dihina dan dicaci maki sedemikian rupa robot masihlah seorang robot yang tidak memiliki emosi apapun.


Jadi untuk beberapa lama Robot penyambutan sama sekali tidak menanggapi dan hanya berkata "selanjutnya".


Ini mengisyarakanya jika robot ini harus terus mengidentifikasi orang lain di belakang tidak harus fokus dengan mereka yang marah di depan.


dengan amarah yang tidak jelas asal-usulnya orang yang tadi memakai si robot penyambutan tamu segera menendang robot dengan kaki kanannya. Dia memiliki kemampuan kekuatan sehingga mungkin akan berdampak jika serangan ini diberikan pada tubuh manusia biasa.


Tapi robot penyambutan tamu bukanlah sesuatu yang bisa dia lawan.


tiba-tiba saja di depan robot penyambutan tamu sebuah lampu indikator berwarna merah menyala dan berkedip-kedip dengan nada peringatan dini.


("pelanggaran keamanan, pelanggaran keamanan")


orang-orang yang tadinya ketakutan dengan sikap arogan keluarga ini memandang dengan acuh dan ingin tertawa setelahnya.


Ada apa jika mereka itu keluarga Wen.

__ADS_1


Lihat saja robot penyambutan tidak menganggap mereka istimewa sama sekali.


"Eh apa-apaan ini, pelanggaran keamanan pengaturan apa ini siapa yang membuat pengaturan bodoh ini?"


"kami adalah keluarga wen pemilik dari kota ajaib ini. Apa kau tidak bisa mengidentifikasi kami sebagai keluarga wen?" beberapa orang dari keluarga win segera menyetarakan ketidaksenangan dengan sistem yang dipakai oleh kata ajaib sekarang.


Katanya kota ajaib memiliki sistem teknologi termutakhir dan terkini. Mereka bahkan bisa mengidentifikasi manusia lewat DNA dan membuat data-data tentang masa lalu dan masa sekarang.


Hanya dengan lewat di depan robot penyambutan tamu, seseorang bisa diketahui apakah dia terjangkit virus atau dalam kondisi bersih.


Tapi mungkinkah Itu adalah sebuah kebohongan semata. Nyatanya DNA mereka tidak terindektifikasi sebagai pemilik dari kota ajaib.


Sebenarnya ada apa ini.


"Pak tua, kota ajaib memang dipimpin oleh kepala desa dengan nama keluarga Wen ,l.tapi tahukah kamu sebenarnya dia hanya perwakilan saja


pemilik aslinya adalah seorang gadis cantik yang baik hati dari keluarga Han. dia dipanggil sebagai walikota di kota ajaib. Jadi sebenarnya Kau hanya salah dalam menembak hahaha"kata seseorang yang sudah bisa menebak permasalahannya di sini.


mungkinkah keluarga di depannya ini menganggap dunia milik mereka hanya karena kepala desanya adalah kerabat.


Kepala desa hanyalah sebuah jabatan yang bisa dicopot ke apa saja tapi tidak dengan walikota itu adalah posisi yang mutlak dan tidak bisa tergantikan walau apapun yang terjadi.


Karena itu keluarga Han masih keluarga yang dipandang mulia oleh siapapun yang ingin tinggal di kota ajaib.


Tapi siapa itu keluarga Wen.


Semua orang yang mulai tahu seluk beluk permasalahannya juga menunjuk hidung ma keluarga Wen ini dengan perkataan tidak tahu malu.


Hanya hubungan kekerabatan dengan perwakilan kota ajaib saja sudah mereka sudah sombong.


Padahal keluarga Han saja tidak pernah sombong ini.Sementara mereka bisa melakukan jika mereka mau.


"ada apa dengan otak kalian, walaupun hanya kepala desa itu ada sebuah jabatan yang tidak mungkin kau dapatkan dengan mudah. dia adalah kerabat kami dan kepintarannya juga berdasarkan dari DNA yang sama"


"Ya jika pun itu masalahnya, ini bukan giliran kalian untuk menunjuk hidung kami oke"


"Ya panggil kepala desa dan selesaikan masalah ini dengan cepat. Aku adalah ayahnya yang tidak perlu antri seperti kalian" laki-laki tua yang bergelar ayah wen ji ini masih tetap arogan padahal hatinya sudah ketar-ketir.


Entah apa yang terjadi tiba-tiba dia ingat tentang kekerabatan di mulut mereka. kekerabatan itu sebenarnya tidak sekuat itu.


Mereka hanya mengandalkan sesuatu dan berharap anak haramnya masih mengenali darah yang mengalir di dalam tubuh.


Jika wen ji menolak untuk mengenali hubungan darah ini bukan tidak mungkin mereka hanya bisa pergi dari kota ajaib.


Area penerimaan tamu menjadi heboh dan bising seketika karena keberadaan keluarga Wen.


Kebetulan sekali wen ji baru saja ingin pergi ke plafon kereta api express. Wen ji sama sekali tidak tahu bahaya apa yang akan menimpanya saat ini yang jelas dia ingin mengirimkan, aya dan little han pergi dan kembali ke kota ajaib.


Melihat kehebohan yang terjadi di area itu dia langsung mengernitkan dahinya.


Seseorang yang melanggar hukum tentu saja akan dihukum oleh robot keamanan dan itulah yang terjadi saat ini.


Robot keamanan memiliki tubuh berat tanpa wajah hanya ada satu batang tubuh lengan dan juga kaki yang memiliki roda.


Keluarga wen tidak menyadari jika itu adalah robot keamanan .Tapi mereka berpikir ini mungkin robot yang akan membuat keadilan untuk keluarga mereka.


Paling tidak biarkan anak haram itu turun dan mengenali kerabatnya terlebih dahulu.


Seorang anak haram pasti akan dengan sukacita menyambut keluarga besarnya dengan alasan diterima masuk dalam keluarga inti.


bisa dikatakan semua anak haram juga menginginkan dirinya masuk dalam aula leluhur dan ingin namanya dituliskan sebagai anggota asli.


jadi Wen ji yang bertugas sebagai kepala desa di Kota ajaib tentu tidak terkecuali dalam hal itu.


Dengan pemikiran seperti itu mereka merasa robot keamanan yang akan menjelaskan lagi identitas mereka ini bukanlah masalah.


tapi mereka tidak sadar bahaya yang akan mendekat hanya menunggunya datang dengan wajah tersenyum dan tidak membuang rasa arogansinya di mata robot keamanan tersebut.

__ADS_1


Sekali menjadi milik keluarga wen maka selamanya akan menjadi milik keluarga wen. itulah kota ajaib yang berada di ibukota saat ini.


Kota ajaib version keluarga Wen


__ADS_2