Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
38


__ADS_3

Sebuah kebiasaan yang telah di jalani selama berbulan-bulan sangat sulit untuk di buang.


Seperti itulah yang terjadi pada Jeremy dan Luna. Walaupun mereka bisa beristirahat disebut dengan nyaman tapi keduanya masih ingat jika mereka tidak sedang berada di pangkalan M .Tempat yang saat ini adalah tempat yang paling selamat menurut mereka berdua.


Tidak lama setelah itu Luna keluar dari gubuk kecilnya. dia masih belum percaya jika ini adalah dunia nyata hanya berpikir ada sesuatu di sini yang membuatnya mengalami sebuah ilusi optik.


Begitu keluar dari gubuknya,Luna sudah melihat Jeremy yang duduk di bangku kecil. Sama halnya dengan yang lain, mereka juga sedang menonton para zombie yang terlihat bodoh di depan pintu gerbang.


Dikatakan bodoh karena zombie-zombie dengan penampilan mengerikan ini,sama sekali tidak melihat kehadiran kelompok yang menontonnya ini .Para zombie hanya berdiri diam kaku seolah-olah tidak bisa melihat sesuatu yang menarik bagi mereka.


Karena sudah lama bertarung dengan zombie Luna ada Jeremy menyadari satu kebiasaan zombie.


Mereka hanya akan pergi dari suatu tempat dan berlari ketika mencium aroma daging dan darah yang segar.


Atau jika mereka mendengar sesuatu yang mencurigakan.


Tapi sekarang pada zombie ini bahkan tidak bergerak seolah-olah tidak mencium bahkan tidak mendengar apapun. Padahal jarak antara pintu gerbang dan para zombie itu hanya sekitar lima atau tujuh meter saja.


Anehnya lagi pada zombie memang tidak bereaksi apapun.


Hari sudah hampir senja jadi ada semburat merah di beberapa tempat. Jika ini dipadankan dengan situasi sebelum hari kiamat maka pemandangan ini bisa dikatakan bagus.


Tapi bagaimana jika pemandangan bagus ini dihiasi oleh zombie zombie yang mengerikan. Tidak ada satu tubuh pun yang bagus pada zombie tersebut.


Aneh memang tapi inilah yang sedang dibicarakan oleh kelompok penonton.Keluarga han sudah jemu dengan tontonan ini, tapi ini adalah satu satunya hiburan di sini.


Mau tak mau nikmatin aja.


"aku yakin zombie itu adalah gadis yang cantik waktu dia masih hidup sayang sekali sekarang sudah berubah jadi zombie" Kata Mama Aya.


Matanya menelisik dari atas ke bawah.Dia pikir gadis ini sangat menjanjikan sekali tapi sayang nya hari kiamat sudah datang dan merenggut nyawa nya sehingga menjadi zombie yang buruk rupa dan haus darah.


"Dari mana kau tahu kalau dia itu pernah jadi gadis yang cantik?"walaupun zaman berubah tapi sifat menggosip tidak pernah lepas dari para wanita.


"Hai kakak ipar, coba perhatikan pakaiannya jika walaupun jelek tapi bisa dilihat itu hari apakah yang wanita malam, atau dia baru keluar dari pesta yan kan?"


"sepertinya begitu jadi kita menyimpulkan ini hanya berdasarkan pakaian nya saja?"


"Hen mau bagaimana lagi, lihat aja rahangnya yang hampir jatuh.iss kira-kira sudah berapa lama dia menjadi zombie?" tebak mama aya yang prihatin.


Jeremy hanya bisa menggelengkan kepalanya pak melihat dua wanita tua itu berbicara.


Mereka sedang menonton zombie yang kurang hanyalah biji melon dan popcorn.


Luna yang penasaran masuk lagi ke dalam gubuk kecilnya dan keluar dengan bangku kayu di tangan. Alih-alih bereaksi dia ikut menonton pertunjukan zombie.


"Hem Bibi kalau bisa aku ingin bertanya kenapa ya zombie tidak bisa melihat kita?" tanya luna sedangkan Jeremi menegakkan telinga nya ingin tau.


"Hehehe , ini adalah kemampuan khusus putriku. Dari pintu gerbang ke sini tidak akan ada bahaya apapun, yakinlah itu" kata papa han hi bangga.


"Begitukah?"


"iya benar apalagi kalau tidak. tidak mungkin kamu bisa menyewa gubuk ini" kata mama aya.


Luna tidak percaya tapi tetap mengatakan "um" sebagai niatnya.


Sejauh yang dia tahu memang banyak kemampuan yang terbangun selain kemampuan utama ada juga kemampuan aneh.


Tapi dia belum pernah melihat kemampuan yang bisa membuat batas aman dari zombie.

__ADS_1


Jika ada maka kemampuan ini yang paling banyak dicari oleh banyak pangkalan


"kalian bisa tidur dengan nyaman di sini, harga cukup murah kalau kekurangan inti kristal, zombie di depan masih antri kok"kata Mama Aya.


Di antara mereka hanya aya yang tidak ada di sana. Mama melarang aya untuk menonton zombie. Dia bilang pada saat-saat kehamilan sangat bagus melihat sesuatu yang tampan dan cantik bukan pria jelek seperti zombie.


Takut akan berimbas pada bentuk wajah calon bayinya.


"Bibi kalau aku boleh nanya air itu gratis kah?" tanya Jeremi pada akhirnya. hal yang paling penasaran bagi Jeremy adalah keberadaan air walaupun cuman air putih tapi rasanya sangat manis dan menyegarkan.


Beda rasanya jika anda minum air PDAM atau air yang diproduksi oleh kemampuan air. rasanya lebih mirip dengan air hujan.


"Hem selagi kau menyewa gubuk kami,air adalah gratis, tapi maaf hanya air yang ada namun di masa depan akan banyak perubahan jangan khawatir" kata mama aya.


Setelah naik ke level 1 sebenarnya sistem memberikan tambahan baru termasuk air yang tidak akan pernah mengalami kekurangan.


Ada keran di samping rumah walikota yang bisa diambil kapanpun dan sebanyak manapun.


Menurut sistem air itu sangat bersih dan bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak terlebih dahulu.


"Bibi apakah benar-benar bisa tinggal di sini hanya dengan 20 inti kristal permalam?" tanya luna yang tidak jelas bertanya atau bergumam pada dirinya sendiri.


"itu benar kami tidak akan mengambil keuntungan banyak" kata mama aya lagi


"Hem Bibi aku punya keluarga bisakah aku membawa mereka ke sini?"tanya Jeremy tiba-tiba jika ini memang bukan dunia virtual dan dunia asli maka lebih baik memindahkan keluarganya di sini mengenai biaya sewa mungkin dia akan memikirkannya dengan cara lain.


hidup di pangkalan m juga tidak gratis ada beberapa biaya di tengahnya dan jika dibandingkan dengan biaya sewa gubuk ini ini lebih murah dan air masih gratis.


Jika benar-benar bisa maka dia tertarik untuk menjadi penyewa tetap.


Mendengar pertanyaan itu papa han ji paling senang.Semakin banyak orang maka level sepuluh kan dengan mudah dicapai.Sayang nya jumlah gubuk tidak banyak tapi tidak kana jadi masalah jika mereka menemukan bibit tanaman.


"Hah itulah yang kami harapkan kami ingin membantu sebanyak mungkin manusia karena kemampuan putriku tidak terbatas sampai ke gubuk ini saja. ayo bawa keluargamu ke sini dan Mari hidup dengan damai"


Karena tidak memiliki kemampuan maka hanya Luna yang pergi mencari misi.


Luna tidak begitu mempermasalahkan hidup dan mati nya jika tidak ingat tentang mereka berdua.


"kenapa aku berbohong kami adalah pengusaha yang sedang mencari uang hahaha" Kata Papa han ji.


Keluarga Han secara turun-temurun adalah keluarga pengusaha.Mereka tidak aktif lagi sejak zaman memasuki era zombie .Sekarang mereka memiliki kesempatan untuk kembali menjadi pengusaha.


Jadi dia sengaja mengatakan itu yang membuat Papa Han ji seperti kembali ke masa lalu.


"Bagus paman, siapkan aku dua kamar ya" kata Jeremi dengan cepat.Ada surga di antara zombie jadi kenapa dia tidak masuk.


Tapi Luna yang juga pengen tinggal lebih lama Jadi khawatir "Paman apa gubuknya cukup?"


"Ini tidak akan cukup tapi yakinlah kami akan terus menerus mencoba menambah kan jumlah gubuknya nanti" kata papa aya meyakinkan mereka berdua


Setelah besok Papa Aya berniat untuk pergi ke sekitar kota mencari benih.Tapi akan sulit mencari di mana ada pasar pertanian di masa lalu.


Dia tidak pernah ke kota ini sebelumnya.Tapi ini juga sesuatu yang harus di lakukan.


Satu macam benih sama dengan satu gubuk yang sangat berharga untuk banyak nyawa.


Dia hanya akan pergi sebentar saja, jika tidak menemukan sesuatu maka dia akan kembali secepat mungkin.Meski pun perjalanan ini agak berbahaya tapi sepadan dengan harga nya


Luna dan Jeremy sangat puas mendapatkan jawaban seperti itu. Mereka tidak berpikir tentang dunia virtual lagi . Secara bertahap mulai merasakan jika ini adalah sebuah dunia yang asli tapi dibuat dari sebuah kemampuan yang unik.

__ADS_1


Dan pemiliknya adalah walikota gadis kecil yang sedang hamil tua.


Setelah puas menonton malam pada akhirnya semua orang kembali ke gubuk masing-masing.


namun demikian Jeremy dan Luna tidak benar-benar tertidur mereka merencanakan banyak hal dengan apa yang terjadi hari ini.


Kehidupan baik yang ada di pangkalan M sebenarnya tidak menjamin. Apapun berbeda dengan jika mereka tinggal di kota ajaib ini.


Walaupun masih membayar sewa tapi harganya cukup murah mereka bisa membayar langsung untuk 1 tahun ke depan.


Andai pun sulit untuk menemukan makanan mereka masih memiliki air untuk diminum.


Jadi hidup di sini akan baik-baik saja.


Seperti hal nya dengan sebuah kemampuan. Mereka secara otomatis tergantung dengan pemiliknya.Luna dan Jeremy sama-sama yakin kemampuan yang dimiliki oleh gadis kecil itu sangat unik.


Tapi keunikan itu terkait antara hidup dan mati sang gadis, dalam hal ini adalah walikota hanaya.


Selagi walikota masih hidup maka kota ini akan tetap ada. Artinya jika ingin tinggal di tempat aman ini. Maka mereka juga harus memastikan keselamatan gadis kecil itu.


Tidak terasa hari sudah memulai hari yang baru. Luna dan Jeremy sama-sama merasa enggan meninggalkan tempat yang bagus ini.


Tapi walau bagaimanapun mereka harus kembali ke pangkalan M.


Paling tidak untuk memutuskan kerjasama dengan tim dan membawa keluarga mereka di sini dengan selamat.


Untuk datang lagi ke tempat ini mereka harus menempuh dan melawan ribuan zombie. Jadi perjalanan ini juga tidak akan mudah.


Ketika mereka keluar semuanya masih keadaan seperti. Zombie masih ada berdiri di tempat dengan kaku tidak bergerak sama sekali.


"Selamat pagi para tamu apakah kalian sudah mau check out tanya hanaya dengan ramah.


"sayang sekali itu benar walikota. Ingin rasanya tinggal lama tapi kami tidak bisa tinggal. Hanya saja tolong sisihkan satu atau dua rumah atas nama kami"kata Jeremy yang sudah tersenyum lebar.


Dari tadi malam dia sudah merasa bersemangat dan merasa tempat ini adalah harapan baru untuk dia dan keluarganya.


Secara tidak sadar dia langsung menghormati hanaya seperti sosok pembawa perdamaian.


"oh kalau begitu menyusahkan petugas tamu, saya selaku walikota juga ingin memberitahu jika kami akan menyediakan paket misi juga. jika petugas tamu mau kalian bisa memenuhinya" kata Aya lugas.


" walikota kapan kota kita menyediakan misi?"kata papa aya heran.


"maaf tapi sebagai walikota aku berhak membuat undang-undang hehehe" kata aya dengan manja yang tidak pudar.


"oke tidak masalah terserah walikota" kata Papa han ji tersenyum.


Aya tadi malam sudah berpikir tentang masalah ini dan dia meminta sebuah kertas yang cukup pada Han hi .


Kertas ini nantinya akan ditempelkan di satu lokasi agar bisa dibaca oleh para pengunjung nantinya.


Seharusnya mereka menemukan papan hitam untuk menulis.Bukan kertas seperti sekarang . Ini hanyalah rencana masa depan.


Untuk sekarang aya harus cukup puas dengan kertas dan pena.


Luna membaca sekilas tulisan tangan itu dan menjadi terkejut karenanya.


Apa yang ditulis di sana sebenarnya tidak etis jika disebutkan sebagai sebuah misi sama sekali.


Tapi..

__ADS_1


Tapi kota ajaib memanglah ajaib dan permintaannya tentu juga ajaib. Namun kabar ini adalah kabar baik untuk Luna dan Jeremy .Karena misi akan terselesaikan dalam hitungan detik.


Ini adalah sebuah kebetulan yang menyenangkan.


__ADS_2