
**krieet!!!
Fira perlahan-lahan membuka kamar Ashraf dan masuk kedalamnya.
"sepertinya dia sudah tidur, dan air yang aku sudah campur obat perangsang pun sudah diminumnya"
"baiklah sayang, malam ini kita akan menghabiskan malam yang panjang dengan penuh penuh cinta" kata Fira sambil berjalan mendekati ranjang Ashraf
Ia kemudian membuka bajunya dan hanya menyisakan lingerie seksi berwarna merah yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.
Ia segera menarik menarik selimut yang menutupi tubuh Malik dan duduk disampingnya sambil mengusap lembut rambutnya.
Merasakan belain lembut seorang wanita, Malik yang sudah berada dibawah pengaruh obat perangsang segera menarik Fira kedalam pelukannya.
"tidak ku sangka kau begitu agresif sayang" kata Fira yang belum menyadari bahwa lelaki yang bersamanya adalah Malik karena lampu kamar Ashraf yang sengaja dimatikan Malik sebelum ia tidur
Malik segera mencium lembut bibir Fira dan Fira pun langsung membalasnya.
"aku mencintaimu sayang" ucap Fira ketika Malik kembali mencium bibirnya
Ashraf yang sudah curiga dengan kondisi Malik yang tidak seperti biasanya, kembali lagi ke kamarnya untuk mengecek keadaan pamannya itu.
Ia naik keatas menuju ke kamarnya, ia menghentikan langkahnya didepan pintu ketika mendengar desahan-desahan dari dalam kamarnya.
Semakin lama desahan itu semakin mengganggunya.
"ada yang tidak beres" kata Ashraf
Perlahan ia membuka pintu kamar yang memang tidak dikunci.
Ia kemudian menyalakan lampu kamarnya, betapa terkejutnya ia ketika mendapati Malik sedang mencumbui Fira diatas ranjangnya.
"dasar j*lang!!, apa yang kau lakukan dikamarku!!" teriak Ashraf
Fira terkejut mendengar teriakan Ashraf, ia segera menatap laki-laki dihadapannya.
"sial!!, ternyata aku bercinta dengan Malik bukannya Yash" batin Fira sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya
Ia kemudian berlari meninggalkan kamar itu.
"kenapa kau mengusirnya Yash, aku sangat membutuhkan belaian dari seorang wanita" Ucapnya sambil menciumi guling disampingnya
"dasar gila!!" gerutu Ashraf
"apa tubuhmu masih terasa panas?" tanya Ashraf
"iya, padahal ketika Fira datang tubuhku mulai mencair. Tapi karena kau mengusirnya, sekarang aku tak punya pelampiasan lagi" ucapnya lagi
__ADS_1
Ia kemudian masuk kekamar mandi.
"tidak salah lagi dia pasti ia sudah minum minuman yang diberikan obat perangsang.
Ashraf segera keluar untuk menemui Fira.
"keluar kau j*lang!" teriak Ashraf
Fira segera keluar menemui Ashraf.
"kenapa?, apa kau juga mau bercinta dengan diriku juga?" Fira mencoba menggoda Ashraf
Tangannya mulai meraba dada bidangnya, namun Ashraf segera menepisnya.
"apakah kau mencampurkan obat perangsang kedalam minuman didalam kulkas?" tanya Ashraf
"kalau iya kenapa?, apa kau marah karena kau tidak meminumnya melainkan Malik yang ternyata meminumnya" kata Fira sambil tertawa kecil
"dasar j*lang, aku sudah menduganya, kau benar-benar wanita tidak tahu diri!!, pergi dari rumahku sekarang juga!!" hardik Ashraf sambil menarik lengan Fira
"aww!!" teriak Fira yang jatuh di lantai sambil meringis menahan sakit
"cepat kemasi semua barang-barang mu !! dan enyahlah dari rumahku!!" bentak Ashraf
" kau benar-benar kejam Yash, kau akan menyesali keputusan mu karena sudah berani mengusirku!" ancam Fira
Ia kemudian merobek-robek baju yang ia pakai.
"dasar wanita gila!!" kata Ashraf
Fira segera memeluk Ashraf ketika melihat Malik mulai turun dari kamar Ashraf.
"apa yang kau rencanakan j*lang" kata Ashraf sambil mencoba melepaskan diri dari pelukan Fira
"Malik tolong!!!, Yash ingin memperkosaku!" teriak Fira
Malik kemudian menarik bahu Fira agar menjauh dari Ashraf.
"thanks bro, mendingan kita pergi dari sini sebelum wanita gila ini semakin nekat" kata Ashraf sambil menarik lengan Malik
Malik kemudian menepisnya dan segera memukul wajah Ashraf.
****bugh!!
"apa yang kau lakukan paman!!!, apa kau lebih percaya ucapan j*lang itu daripada ponakanmu sendiri!!" kata Ashraf
"aku lebih mempercayai bukti yang ada dihadapan ku, daripada cuma kata-kata yang keluar dari mulutmu Yash, kau sangat menjijikkan kenapa kau menggoda istri ayahmu sendiri?" tanya Malik
__ADS_1
"cih!!, ia sendiri yang merobek-robek bajunya, kalau aku mau memperkosanya ngapain aku masih berada diluar bukannya didalam kamarnya, dan juga ngapain aku merobek bajunya yang memang sudah terbuka seperti itu!!!"
"kau sudah mengenalku selama lebih dari dua puluh lima tahun, tapi kenapa kau tak mengenali sifat ku!!!"
"terserah jika kau lebih mempercayainya aku tidak masalah, karena kau memang sama bodohnya dengan wanita murahan itu!!" teriak Ashraf
Malik kembali melayangkan pukulannya ke wajah Ashraf namun kali ini Ashraf berhasil menepisnya.
"kau bisa melaporkan aku sama abi tentang masalah ini, supaya ia membenciku dan mengusirku dari sini, aku sangat senang jika itu terjadi, karena aku sudah muak tinggal bersama orang-orang serakah seperti kalian !!, yang hanya menganggap seseorang hanya dari hartanya saja!!" kata Ashraf yang kemudian berjalan meninggalkan keduanya
Rasyid yang sedari tadi mengamati mereka dari kejauhan segera masuk dan mencegah kepergian Ashraf.
"kau mau kemana Yash?" tanya Rasyid
"aku mau pergi dari sini bi, karena aku sudah muak melihat istirimu yang seperti wanita murahan" jawab Ashraf
"sebenarnya apa yang terjadi Fira, cepat katakan!!" tanya Rasyid
"Yash ingin memperkosaku sayang, kalau kau tidak percaya tanya Malik sayang" kata Fira
"apa itu benar Yash!!" teriak Rasyid yang murka setelah mendengar aduan dari istrinya
"terserah abi saja mau percaya aku atau j*lang itu, asal abi tahu dia berusaha menjebak Yash hari ini dengan menaruh obat perangsang di minuman Yash, beruntung Tuhan masih menyelamatkan aku hingga paman Maliklah yang kemudian meminumnya, dari awal aku sudah curiga dan ternyata firasatku benar. Aku melihat dengan kepalaku sendiri, Fira dan paman sedang bercumbu di kamarku" jawab Ashraf
"mungkin paman masih berada dibawah pengaruh obat perangsang sekarang makanya ia terus saja membela j*lang itu" tambahnya
"Fira katakan dengan jujur???, apa yang dikatakan Yash itu benar atau salah!!!!" bentak Rasyid
"tidak sayang !!!" itu tidak benar, Yash cemburu karena melihat Malik yang begitu peduli dengan ku" kata Fira
"kalau kau masih tidak percaya, lihatlah bajuku yang dirobeknya!" kata Fira sambil memperlihatkan bajunya
"cih dasar perempuan Iblis!!, bahkan ayahku juga susah mempercayaimu sekarang" kata Yash sambil berlalu meninggalkan apartemen itu
"pergi kau dari sini!!! , dan jangan pernah kembali" teriak Rasyid
Ashraf terus berjalan meninggalkan apartemen itu tanpa menoleh sedikitpun.
Fira tersenyum puas setelah melihat Rasyid begitu percaya kepada nya.
"ini baru permulaan Yash, kau akan merasakan yang lebih dari hari ini jika kau terus menolak ku" baton Fira
Malik kemudian keluar juga dari apartemen itu untuk menyusul Ashraf.
"Yash tunggu!!" teriak Malik
"ada apa lagi paman, apa kau mau memukulku lagi?" tanya Ashraf
__ADS_1
"tidak Yash, aku tahu kau tidak salah, tapi cobalah sedikit lebih melunak terhadap Fira, dia itu wanita iblis, semakin kau melawannya maka semakin keras usahanya untuk membalasmu, makanya cobalah kau sedikit lembut terhadapnya, aku yakin dengan begitu kau akan lebih mudah membongkar semua kebusukannya" kata Malik
Ashraf tertegun mendengar ucapan Malik, yang ternyata sudah tahu semua kebusukan Fira.