Kugadaikan Hatiku

Kugadaikan Hatiku
Episode 38


__ADS_3

"aku sebenarnya tidak ingin membunuh


kalian , tapi karena ini perintah dari majikan ku maka terpaksa aku harus melakukannya" ucap Arzu sambil menarik pelatuk pistolnya


"sekarang Yash!!" ucap Malik sambil


menggulingkan badannya kesamping, sambil menembaki satu persatu musuhnya


Malik berusaha menggunakan kedua pistolnya untuk menembaki musuh-musuhnya.


"kalau begini terus bisa mati juga aku!!" teriak Malik yang mendekati Arzu


"kau memang pemberani Malik!!, tidak sia-sia Rasyid menjadikanmu tangan kanannya!" ucap Arzu


Keduanya saling bertatapan dan pertarungan sengitpun terjadi. Arzu terus melancarkan serangannya, sedangkan Malik masih berusaha menangkis semua serangan dari Arzu yang bertubi-tubi.


***ciiit!!!


Fira turun dari mobilnya dan menatap semua orang yang sedang bertarung disana.


Matanya terus mencari sosok yang sudah membuat tangannya terluka. Ia segera menarik pelatuk pistolnya ketika melihat Malik yang sedang menghujani Arzu dengan tendangan mautnya.


"matilah kau j*lang!!!" teriak Malik menghajar tubuh Arzu hingga terpental menjauh darinya


***dor!!!


Fira berusaha melesatkan pelurunya ke arah Malik, beruntungnya ia masih bisa mengelak sehingga peluru itu tidak mengenai sasarannya.


"danc*k!!!" Fira memaki dalam logat Jawa Timur


"dasar anj*ng !!!, kenapa bisa meleset" umpat Fira yang kembali mengarahkan pistolnya kepada Malik


Kali ini Malik tidak tinggal diam, ia segera berlari ke arah gadis itu dan segera menghajarnya.


**buughhhh!!!


Tubuh mungil Fira langsung jatuh tersungkur di atas aspal dengan darah yang keluar dari mulutnya.


Namun ia tetap tersenyum sinis kearah Malik.


"dasar anj*ng lemah!!, cuma segitu kemampuanmu" Fira berusaha berdiri sambil menarik kembali pelatuk pistolnya dan mengarahkan ke pada Malik


Malik langsung melempar belatinya kearah Fira hingga, mengenai tangannya yang sedang menggenggam pistol.


"awww!!" Fira memekik kesakitan hingga pistol yang dipegangnya terjatuh


Karena mendengar teriakan Fira, Arzu berusaha bangkit dan kembali menyerang Malik untuk menyelamatkan kekasihnya itu.


***buughhh!!


"mati kau lelaki tua!!" ucap Arzu setelah berhasil membuat Malik jatuh tersungkur sambil mengerang kesakitan

__ADS_1


"kau tidak apa-apa sayang??" tanya Arzu pada Fira


"aku tidak papa sayang, untung kau datang tepat waktu, jadi aku masih bisa selamat" ucap Fira sambil mencium wanita dihadapannya


"cih!!!, dasar wanita laknat, selain phsycopath kau juga seorang lesbi rupanya!!" ucap Malik yang merasa jijik pada Fira


Mendengar Malik menghina kekasin bohghnya, Arzu kembali menghujami Malik dengan pukulannya.


"itulah akibatnya jika kau menghina kekasihku, Malik" ucap Arzu sambil menjambak rambut Malik


Ashraf yang melihat Malik sudah tak berdaya, segera menghampirinya.


"sayang apa kau tidak apa-apa?" tanya Ashraf sambil mengusap lembut wajah Fira


Fira langsung membulatkan matanya ketika Ashraf tiba-tiba bersikap romantis padanya.


Ada rasa bahagia terpancar dari wajahnya, namun ia juga ketakutan kalau Arzu akan marah ketika ia tahu bahwa Fira sebenarnya hanya berpura-pura menyukainya hanya untuk memanfaatkannya untuk membantunya menyingkirkan Rasyid Amrullah.


Arzu yang melihat Yash sedang mengobati luka ditangan Fira merasa terbakar api cemburu, ia merasa dikhianati oleh kekasihnya yang berselingkuh dengan Ashraf.


Ia segera mendorong tubuh Malik hingga jatuh ke tanah dan mendekati Ashraf.


Ia menarik lengannya dan kemudian menghajarnya.


***buggh!!!


6


Arzu mendekati Fira dan menatapnya sinis.


"dasar jal*ng!!, beraninya kau berselingkuh dibelakang ku!!" Arzu kemudian menampar wajah Fira dengan keras


***plak!!!


"awww!!!," Fira mengerang kesakitan sambil memegangi pipinya


**bughhh!!!


Kali ini Arzu menghajar tubuh Fira hingga jatuh tersungkur.


"kau salah paham sayang, aku tidak pernah berselingkuh darimu" Fira berusaha mencari cara agar Arzu dapat melepaskannya.


Arzu menjambak rambut panjang Fira, membuat gadis itu menjerit kesakitan.


"lepaskan sayang!!!, sakit!!!" teriak Fira


"percayalah padaku, aku tidak pernah menghianatimu, kau sudah ditipu oleh Yash, dis melakukan semua itu hanya untuk mengadu domba kita" ucap Fira


Arzu kemudian sedikit melunak ketika melihat Yash dan Malik masuk kedalam mobil dan meninggalkan tempat itu.


Fira tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia

__ADS_1


segera mengambil pistolnya yang terjatuh dan mengarahkannya pada Arzu.


**door!!, dor!!!


*bruuughh!!!


Tubuh Arzu langsung roboh seketika setelah lima peluru bersarang di dadanya.


"matilah kau!!!" ucap Fira sambil meniup asap rokokvyang bera


Ia kemudian masuk kedalam mobilnya dan melesatkannya meninggalkan ruas jalan itu.


Ashraf membawa Malik ke rumah Haidar karena ia merasa rumahnya tidak aman lagi.


"kenapa kau tidak membawanya ke rumah sakit?" tanya Haidar


"aku bisa merawatnya disini" jawab Ashraf


"jadi aku minta tolong titip paman Malik dan Dira sementara waktu, sampai aku berhasil membeli rumah baru" ucap Ashraf sambil membersihkan luka-luka Malik


Setelah bersih, Yash memberinya obat dan perban.


"Syukron Yash" ucap Malik


"aku yang harusnya berterima kasih karena paman datang menolongku tepat waktu" ucap Ashraf


"aku akan mengantar Dira memeriksakan kandungannya dulu" ucap Haidar


"iya makasih Haidar, tolong jaga Fira" ucap Ashraf


"hati-hati sayang" Ashraf memeluk Fira


"iya, kamu juga" balas Fira


Kemudian mereka pergi meninggalkan Ashraf dan Malik yang masih beristirahat di ruang tamu.


Haidar membukakan pintu mobil untuk Dira, dan ia segera melesatkan mobilnya meninggalkan rumah itu.


********


Fira menghentikan mobilnya disebuah klinik untuk mengobati luka akibat tembakan yang ada dilengannya.


Seorang dokter segera memeriksanya dan mengobati luka-lukanya.


Setelah selesai ia berjalan keluar untuk mengambil resep obat dari dokter dan menebusnya di apotek.


Setelah selesai melakukan pembayaran, ia segera keluar untuk kembali lagi ke rumahnya.


Tetapi langkahnya terhenti ketika melihat Fira dan Haidar masuk ke dalam klinik itu.


"ternyata kau kembali lagi dengan Haidar, syukurlah...jadi aku bisa dengan mudah mendapatkan Yash" batin Fira senang

__ADS_1


.


__ADS_2