
Kini mereka membawanya kembali ke gedung tanpa membawa hasil apapun setelah mencari beberapa hari, mau Adly ataupun naganya sekalipun. Mereka benar-benar menghilang tanpa jejak, sesudah naga itu berubah menjadi kristal sepenuhnya dan mereka tahu kalau itu kristal Elentry bukan batu. Memang memiliki kegunaan yang sama tapi sedikit berbeda.
Bagi mereka kristal ini adalah benda paling berharga dan sulit untuk didapatkan, tidak seperti batu Elentry yang bisa ditemukan sekaligus dengan jumlah banyak kristal seperti ini hanya bisa ditemukan dalam jumlah kecil. Zaky telah menyimpannya di tempat yang aman, namun, regu Pembantai berada di depan gedung.
Mereka yang masih tetap tinggal keluar dari gedung dan bersiap siaga, dengan peralatan lengkap semua anggota keluar dari gedung. Termasuk Zaky juga keluar dan mendapati Sura serta kelompoknya.
"Berikan semua kristal itu pada kami," ujar Sura membuka pembicaraan. Sontak Zaky kaget dan heran mengapa mereka menginginkan kristal tersebut, walau tujuannya mungkin saja untuk menambah kekuatan mereka tapi dia kurang yakin kalau menganggap pemikirannya benar.
Zaky mendekati mereka dengan tenang dan bertanya, "untuk apa kristal sebanyak itu ?"
"Kami masih belum terima,.. kau mengerti maksudnya, bukan ?"
"Ya aku mengerti tapi datang kemari beramai-ramai tidaklah bagus..."
"Kalaupun kami mau, kami juga bisa membunuh mereka semua yang ada di sini. Yah bagiku untuk menghambatmu saja sudah cukup, dan Azka juga berada di pihak kami. Bagaimana ketua Zaky ?" Kata Sura dengan percaya diri.
Mendengar perkataannya barusan Zaky menghela napas lalu mengangguk, memang benar seperti katanya kalau mereka mau juga bisa membunuh semua yang ada di sini. Kecuali dirinya dan Ezra, cukup dua orang bisa menghambat mereka dan yang lainnya bisa membunuh orang-orang di belakangnya.
Satu anggota memang kuat bahkan sampai melebihi beberapa orang tentara, akan tetapi itu hanya berlaku untuk mereka yang sudah berada di sini selama beberapa tahun. Ataupun mendapatkan pelatihan yang banyak. Di belakangnya saat ini hanya anggota yang bisanya cuma menggunakan grappling hook saja sudah kerepotan, cukup sulit untuk mendapatkan orang yang kuat terhadap serangan jantung.
"Yah mendapatkan orang yang bisa menahan setengah dari rasa sakit heartlosive tidaklah mudah, tapi.. mengapa dia bisa menahan rasa sakit itu padahal berkali-kali lipat ?"
"Karena pemimpin kami tidak lembek seperti dirimu."
__ADS_1
"Ya, memang benar.. walaupun begitu, kalau aku mau bunuh diri juga.."
"Kau hanya perlu menggunakan semua kekuatanmu dan menghancurkan seluruh dunia dengan lubang hitam ?"
"Ahaha! Benar sekali tebakanmu itu! Tapi, yah.. aku tidak ingin sampai kekuatanku menghancurkan semua planet di tata Surya."
"Kalian berempat memang monster, tapi setidaknya Monster kami memiliki hati," ujarnya sembari pergi. Sesudah mendapatkan benda yang diinginkan mereka pergi dari tempat itu, tanpa mengucapkan sepatah kata apapun Sura pergi bersama kelompoknya menuju tujuan mereka. Sedangkan Zaky sendiri menoleh ke belakang dan melihat karangan bunga yang cukup besar.
***
Tiga tahun berlalu,
waktu sudah berjalan cukup lama setelah kejadian buruk yang menimpa mereka semua akan tetapi semua orang telah belajar dari kesalahan. Sekarang robot-robot sudah ditingkatkan serta jumlahnya hampir disetiap negara memilikinya. Uang sekarang sudah tidak dianggap penting, dan itu yang pertama kali dipikirkan Zaky ketika melihat seorang anak menukarkan beras untuk membeli makanan.
Melihat hal semacam itu Zaky hanya bisa menunduk di tengah-tengah kota, mereka yang ada di belakangnya terdiam menatapnya. Namun, saat lelaki itu memikirkan semua kesalahannya ada sebuah kapak melayang ke depan kakinya hingga membuatnya kaget dan sadar dari lamunannya.
"Maaf.. nah, kita habisi saja mereka sekarang."
"Sifatmu mulai berubah menjadi lembut setelah kehilangan sahabatmu itu.., yah aku paham perasaanmu dan kurasa kau takkan bermain-main lagi jika sudah kehilangan sahabatmu."
"Yang dikatakan olehmu itu benar.. dulu aku terlalu banyak bermain-main, dan akibatnya adalah satu dari banyak temanku meninggalkanku."
"Hahhh.. si sikopat Adly itu pasti masih hidup, aku yakin jadi jangan terlalu sedih, bodoh!" Rani memukul pundaknya pelan.
__ADS_1
Mereka melihat Zaky bersamaan lalu orang yang mereka lihat berhenti dan berbalik badan, kemudian menunjuk ke belakang mereka semua. Semuanya berbalik lalu segera kaget melihat benda apa yang sedang terlempar ke arah mereka, dengan cepat Rani meraih kapaknya dan melemparnya seakan-akan itu hanyalah sebuah batu kecil.
Kapak itu menabrak bus menghempaskan kendaraan itu, sesudahnya mereka melihat zombi raksasa datang dari balik asap tebal dengan rantai yang terikat di tangannya. Dan besi-besi yang tertancap di tubuhnya, terlihat jelas kalau tubuhnya itu tidak normal.
"Aku seperti melihat manusia yang ditancapkan paku disekujur tubuhnya dan punya tentakel di punggungnya!" Ujar seseorang di dalam kelompoknya. Zaky menghembuskan napas, lalu menyentuh tangan kanannya dan semua orang segera mengangguk memahami maksudnya.
Rani bergegas menuju kapaknya dan mengambilnya kembali, bukannya segera kembali menjauh Rani diam menatap zombi yang berjalan mendatanginya. Ia menatap kedua kakinya dan beberapa anggota tubuhnya yang lain.
Mengambil jam tangannya, ia memasang benda itu di tangan kirinya dan memanggil Zaky menggunakan alat itu.
"Nampaknya dia tidak bisa berlari karena beban dari besi itu."
"sekarang lakukan!" Teriaknya. Semua orang menggunakan kekuatan mereka menembakkan pancaran cahaya mengarah ke tangan kirinya, dan panas dari cahaya itu membelah tangannya bersama besi di tangannya. Mereka pun kembali ke tempatnya Zaky setelah memotong tangannya.
Melihat kalau anggotanya bergegas untuk kembali, ia melihat kalau saat berpencar sebelumnya sama sekali tidak bagus dan tidak ada yang mempersiapkan diri mereka. Melihat hal tersebut Zaky teringat kalau regu Pembantai lebih baik daripada mereka, dikarenakan tanpa disuruh sekalipun saat mereka berpencar atau berpecah bisa melakukan apapun seorang diri.
"Apa aku harus memberikan latihan seperti Adly pada mereka ? Tidak tidak, mereka takkan kuat menonton penyiksaan dan memakan daging penuh darah mentah-mentah seperti mereka. Dan yang kupertanyakan itu mengapa latihan aneh semacam itu malah efektif ?! Kau melakukan kecurangan apa Adly ?!" Dalam hati ia mengeluh.
Rani menghembuskan napasnya lalu memukul lelaki di sampingnya dengan keras tanpa menahan dirinya sama sekali, saking kuatnya tubuh Zaky terhempas jauh berbeda meter dari tempatnya semula. Semua orang di sekitarnya tersenyum kecut.
"Kalau kau tidak ingin dipukul! Jangan melamun dan bekerja! Bodoh!" Teriaknya penuh amarah. Gadis ini semakin marah, dengan orang-orang di sekitarnya yang terlihat tidak becus melakukan pekerjaan mereka dan malah membiarkan zombi ini semakin dekat dengan mereka.
Hendak ingin menyerang semuanya berhenti dan mengeluarkan pelindung, KnightGear datang dari belakang zombi dan menusuk kepalanya. Zombi berteriak keras, kemudian dia berbalik badan mencengkram kuat tangan robot. Robot ini kelihatan tidak bergerak dan menerima pukulan langsung dari lawannya.
__ADS_1
Namun, tidak terlihat getaran maupun retakan di anggota tubuhnya. Zombi mundur beberapa langkah, ingin lari tapi KnightGear melompat ke atas dan memukul lawannya. Pergerakannya yang sangat cepat membuatnya semakin terlihat susah untuk dikalahkan, tanpa ampun ia meraih kaki musuhnya dan membantingnya tiga kali.
Lawannya pun tubuhnya hancur, karena mayat hidup dengan beberapa kali bantingan dan pukulan juga tubuh mereka akan hancur. Karena sudah membusuk lebur.