Lingkaran Masa Lalu

Lingkaran Masa Lalu
KACAU


__ADS_3

KACAU


POV IRUL


Apa yang harus ku lakukan kini Chella??? Kau memutuskan hubungan kita begitu saja, tanpa alasan yang membuat ku menerima jika memang aku tidak lah baik untuk mu, Meski ku tau Kau bersedia menjadi kekasih ku karena pelarian mu dari Khery, sedang kini kau memutuskan ku sepihak pun karena Khery pula. aaakh. . . chella. . . kau tau, ini sangat menyakitkan ku, hingga ku sulit bernafas. Ini tidak adil bagi ku chella, aku sayang kamuuuuu. . . harus apa lagi aku??? Sudah seminggu hubungan ini berakhir, benar-benar berakhir. Tau kah kau chella, seminggu terasa seabad bagi ku menahan semua nya sendirian. Bayangan mu, senyuman mu, dan semua tentang mu, kian semakin menjelma. Hari ini, Aku berusaha sekuat tenaga pergi kesekolah hanya demi untuk ngeliat kamu, ngeliat keadaan mu, senyuman manis mu, tingkah kocak mu, kau terlihat bahagia. Secepat itu kah kau melupakan semua yang sudah pernah kita lalui bersama 6 terakhir???


Tuhan. . . aku bukan lah laki-laki yang mudah membenci, tapi boleh kah kini aku melakukannya??? Bisakah aku membenci laki-laki yang bernama Khery Tuhan??? Dia. . . dia laki-laki yang selalu membuat wanita yang ku sukai, ku cintai, menangis tersedu-sedu. Tapi dia juga yang kini berhasil merebut Chella dari ku, Aaaaarght. . . aku berjanji Khery, jika elu membuatnya menangis lagi, aku bersumpah akan menghajarmu.


-----------


Kabar putusnya aku dengan Irul cepat sekali beredar, aaaakh berasa jadi artis dadakan aku nya. Dan yang pasti Khery sudah mendengarnya pula bukan, sikap nya semakin berubah sama persis seperti awal kami kenal. dia selalu mencari-cari perhatin dan menjahili ku. tapi kali ini aku tidak lagi terpancing dan peduli, aku terus selalu mengabaikan nya.


Aku sedang bersenda gurau dan asyk ngobrol dengan Jojo di jam pelajaran kosong,


"Jo, kapan nih main kerumah guwe lagi, di tanyain ma bokap nyokap. katanya elu lucu"

__ADS_1


"Guwe ngajak Irul ya kerumah elu? Ledeknya sambil tertawa, membuat ku melotot dan mencubitinya, Tiba-tiba seseorang melempar ku dengan gumpalan kertas-kertas kosong dari belakang. Ku berbalik mencari-cari sekeliling semua teman-teman pada sibuk masing-masing, lalu siapa??? ku lihat Khery pun tak nampak. Hanya irul yang duduk terdiam sesekali menatap ku dengan wajah lugunya,


Aarght siapa sih, nyebelin banged. Ku lanjutkan obrolan demi obrolan dengan jojo, kembali aku di lempar dengan gumpalan kertas-kertas kosong, kali ini lebih gede gumpalannya. Nyebelin gak sih, bikin sampah saja. kebetulan ini hari piket ku di kelas, ku toleh ke belakang seketika dan. . . benar. . . ini ulah si Khery. aku menatap nya dengan tajam, dia hanya membalas ku dengan senyuman nakal. Ingin rasanya ku lempar kembali dengan sepatu ku, tapi akh. . . aku sudah berjanji pada diriku tak akan lagi menanggapinya.


bersusah payah aku bisa sekebal ini, tak mungkin pula aku yang akan luluh begitu saja.


Bel jam istrahat berbunyi aku terburu-buru dengan jojo menuju kantin, kami sangat haus dan lapar setelah banyak tertawa di kelas hari ini. hahaha


Sembari berjalan berdampingan dengan Jojo, tiba-tiba kHery menerobos melewati di tengah kami yang sedang berjalan dengan cukup kasar membuat ku terpental menabrak tembok kelas.


"Woey, Bisa gak elu jangan terus-terusan kayak anak kecil hah??? Breng*** !!!" Umpat Jojo pada kHery yang membuat nya menoleh dengan tegas.


"Chel, idung lu berdarah. astaga, ayo ke ruang UKS" Jojo sangat panik dan meringis melihat ku menahan sakit.


"Ya ampun, chel. . , maaf chel, guwe gak bermaksud ngelukai elu kek gini, chel maaf, ampun Chella" Khery berlari menghampiriku, Mengusap darah di hidung ku dengan tissue, entah darimana dia mendapatkan tissue secepat kilat secara dia cowok, aku gak mampu berkata lagi. ini benar-benar sakit dan perih. . .

__ADS_1


Jojo mendorong kHery dengan kasar.


"alaaaaah alessan lu, minggir lu, jangan deketin Chella lagi, elu pikir candaan elu ini lucu hah???" Jojo tampak benar-benar marah kali ini. Aku menahannya,


"Jo, udah udah. . . anterin guwe ke ruang UKS. kepala guwe pusing" aku menarik tangan jojo dan mengabaikan Khery, Khery terus mengejar ku dengan paksa.


dan tiba-tiba. . . Bukh !!! Sebuah pukulan mendarat di wajah khery. aku benar-benar lemas melihat nya, kaki ku gemetaran. Astaga tuhan, Irul. . . Apa apaan ini??? Khery membalas pukulan Irul, kini mereka saling memukul di hadapan ku sementara Jojo berusaha melerai. sedangkan aku??? Aku harus apa??? aku hanya terpaku mulut ku bagai terkunci melihat Irul menarik kerah baju Khery dengan Kasar,


"Puas lu, udah bikin Chella terluka hah??? Puas??? udah lama guwe nunggu kesempatan ini, buat ngehajar elu sampai guwe puas" Tegas irul dengan wajah memerah penuh amarah.


Dan Kau tau??? apa jawaban kHery untuk irul???


"Hah, ayo. . . pukul guwe lagi, sepuas elu Rul. Kenapa??? elu ngerasa kalah saing ma guwe? elu takut Chella beneran jadian ma guwe hah??? Elu udah bukan pacar Chella lagi" Jawab nya dengan senyum seringai nya, membuat ku sadar.


"Jo, Anterin guwe ke ruang UKS sekarang juga. gak usah urusin anak TK yang rebutan balon itu" cetus ku. aku menarik tangan Jojo dan merangkulnya meninggalkan mereka begitu saja, aku tidak peduli lagi entah apa selanjutnya. Aku muak dengan mereka yang seperti anak kecil saja, usia kita sudah bukan anak-anak lagi bukan. ku dengar setelah itu mereka mendapat hukuman bersih-bersih ruangan perpus dengan alasan konyol mengapa mereka saling pukul yang ntah itu apa. Aku tidak peduli, sungguh ku muak.

__ADS_1


__ADS_2