Lingkaran Masa Lalu

Lingkaran Masa Lalu
Rasa ku. . . dan Pov Pak udin


__ADS_3

Kring kring. . .


Bel jam istrahat berbunyi. Aku bergegas keluar kelas, kalau-kalau. . . aku bisa mendapat kabar bagaimana kondisi pak udin hari ini. ini sudah hari ke 2 aku belum juga dapat kabar, sementara maulida pun juga sama.


aku menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari-cari sesuatu.


Pandangan ku tertuju tanpa sengaja ke ruang kantor SMP. Ku lihat guru agama ku di SmP dulu, pak Ahmad. melambaikan tangan memanggil ku, aku mengangguk. Perlahan ku melangkah, penuh ke khawatiran. sebab, kak iin juga ikut berdiri disampingnya. Ada apa gerangan? Pak ahmad memanggilku tiba-tiba. . . oh tidak. ku harap ini bukan tentang pak udin.


"Siang pak, siang kak iin" Sapa ku dengan senyum pada mereka. ku lihat kak iin menatap ku dengan tajam kali ini, tersenyum kecut.


"Chela. . . sehat??? hehe" Tanya pak ahmad sembari tertawa meledek ku.


Haaahft syukur lah, hanya candaan sesaat saja dari pak ahmad. bathin ku lega. . .


"Sehat dong pak, hehe chella pikir ada apa" Jawab ku dengan senyum, sementara kak iin. . . dia mendadak cuek pada ku. aku menatapnya dengan canggung.


"Chella. .. udah tau belom? kalo pak udin kecelakaan parah? sampe kritis loh. sempat koma"


OMG. . . benar saja kan, yang di bahas pak udin. tuhaaaaan . .. .. . tatapan kak iin semakin tajam, mengerikan. sedang pak ahmad hanya senyum-senyum mulu menunggu jawaban ku.


"eemmh. . . i. . iya. . . udah. . . denger pak, Eh. . . mmh. . . ada. . . apa ya???" Tanya ku dengan gugup dan terbata-bata.

__ADS_1


"Tau gak??? sewaktu sadar dari koma, yang dia tanyain pertama kali, nama chella loh. . . hayooow. . . bahkan dia nunggu chella datang jengukin dia loh. . . hhmmm. . ."


So what??? gak salah denger nih. . . pikir ku dalam hati. pak ahmad menjelaskan dengan senyum-senyum terus meledek ku dengan senyuman. kak iin masih bungkam tanpa kata di dekatnya,


Kau tau??? ingin rasanya aku terbang ke langit ke 7 mendengar hal ini. aku bahagia, bahagia bangeeeeed. ntah darimana rasa bahagia ini muncul, aku gemetaran, jantungku. .. berdebar kencang sehingga terasa mau loncat keluar. oh tidak. . . tidaaaak. ini terlalu mendadak. . . aku masih terdiam gak tau harus mengEkspresikan bagaimana wajah ku kini. Aaaah sepertinya sudah memerah,


"gak percaya??? tanya aja ma mbak iin. nih di sebelah, kemarin dia juga sempat kaget. haha pak udin nanyain Chella terus loh, gimana ini hayooow???" jelasnya lagi. pak ahmad masih senyum-senyum melihat ku.


"Iya, kemarin pak udin nanyain Chella terus. malah nanya ma kita, mau gak kira-kira misal kita bawa chella jenguk dia kerumahnya" Cetus kak iin menambahkan tanpa menatap ku.


Oh tuhaaaaaan. . . boleh kah aku teriak dan memaki pak udin yang sedang terbaring kini??? di depan kak iin. . . calon nyaaa. . . dia. . . dia begitu. dasar gilaaa !!! pantas saja kak iin begitu cuek. pasti cemburu tuh, aaaaaarrrrght. . . dasar *****. umpat ku,


"Oh. . . he he. iya, makasih sudah menyampaikan ini sama saya. salam aja ya pak, dan kak iin. . . semoga lekas sembuh kalo untuk jenguk, maaf. akhir-akhir ini saya ada kesibukan dirumah. terimakasih sebelumnya" Aku berlalu pergi, berlari sekuat tenaga sekencang banteng menyeruduk mangsanya.


ku luapkan semua rasa ini pada sahabat ku Maulida, aku ceritakan semua yang ku dengar hari ini. Maulida tertawa tanpa henti, kemudian berubah serius. . .


"Chella. . . guwe bilang juga apa? pak udin suka ma elu. elu sih gak percaya ma guwe. . ." Kata maulida sembari terus tertawa.


"Seneng lu ya, liat sahabat elu kek gini. . . gak lucu tau gak??? terusin aja ketawa. sampe gak bisa lagi tu bibir mingkem lagi" umpat ku yang semakin membuat nya tertawa.


Pov Pak udin

__ADS_1


Aku. . . adalah peminum terkuat. Begitu banyak masalah yang menerjang ku, beberapa kali ku putus cinta, beberapa kali aku patah hati, beberapa kali aku merasa bersalah hanya karena terlalu sering menolak para wanita yang baik dalam mencintai ku. Tapi tidak kali ini, kenapa??? kenapa seorang gadis kecil itu. . . hanya karena dia, meminta ku jangan lagi menghubunginya, dan jelas menolak ku untuk mengenalnya lebih dekat, dia anggap aku mengganggu nya dengan perasaan tulus ini. Kenapa begiti sakit ku dengar???


Kenapa gadis keciiiillll??? hah??? chellaaa. . . kenapaaa??? Sebegitu buruknya kah aku? sehingga tidak pantas hanya sekedar berteman saja dengan mu? aku harus apa? kenapa begitu menyakitkan saat kau meminta ku demikian?


Kau . . . kau bukan lagi murid kuuu, aku tidak pernah lagi menganggap mu demikian Chella . . . Haruskah aku memohon pada mu???


Jadilah teman ku, jadilah sandaran ku, jadilah orang pertama yang ada untuk ku.


Gadis keciiil. . . kau tau, aku belum pernah merasakan alcohol sepahit ini, namun kali ini. . . berapa kali pun aku meneguknya, semua terasa pahit. kau berhasil membuat ku gilaaaaaaaa chella. . . aku hampir gila dibuat mu. andai aku tau, dimana rumah yang kau tempati. aku ingin, aku ingin berlari menghampiri mu hari ini juga.


Katamu, kau menghormati ku sebagai guru yang pernah memberi mu ilmu, tapi kenapa kau begitu kejaaaam???


Kau berhasil meracuni pikiran ku, kau tau??? aku hampir gilaaaa. . . mengetahui nomor mu, tak lagi bisa di hubungi. sengaja aku tidak datang ke sekolah untuk mengajar, karena semakin ku melihat mu menghindari ku, semakin aku ingin mengejar mu.


kau. . . kau gadis kecil yang berhasil membuat ku lupa batasan seorang guru pada muridnya.


chella. . . kau. . ..


Hai readers ku, jangan lupa ya tekan like nya.


mohon kritik dan saran nya buat aku. . .

__ADS_1


plisssss. . . . 😞


__ADS_2