
PERTANDINGAN ALI
Tok tok tok. . . suara ketukan pintu terdengar dari luar.
"any body home? hellow. . ." suara ini sudah tidak asing bagi ku, Ida sudah di depan rumah dengan gaya rambut kuncir kuda baju lengan pendek celana selutut terlihat gaya khas tomboy nya tak pernah berubah dari jaman SD
"Ya ampun kaaak, ellu belom siap siap juga? udah baca belum sih pesan gue?"
"iya iya ini udah mau siap siap jangan bawel deh ah, aku lagi bad mood ini" jawab ku sambil bermalas malasan masuk kamar kembali, ku lihat ida mengikuti ku dari belakang.
"om dan tante mana kak, kok sepi? tanya Ida sambil mengibas ngibaskan rambutnya di depan cermin.
"ssssttttt. . . . mereka lagi kumat, Paham kan lu" sambil ku ikat rambut ikal ku dengan baju kaos pendek merah maroon celana levis seperempat betis ku. ini gaya yang selalu aku pakai kemana pun.
Tiba dilapangan footshall
Ku lihat sekeliling sudah di penuhi oleh para penonton dan pendukung setiap pemain.
Ali dimana ya? pikir ku. . .
Di kejauhan pojok kanan lapangan Ali terlihat sedang melakukan pemanasan dan peregangan badan.
__ADS_1
oh tuhaaaaan tiba tiba jantung ku berdegub tidak karuan. Pemandangan ini indah sekaliii, Ali. . . lihat aku dong disini, sambil senyum senyum ku lihat dia semakin tumbuh lebih cool dari biasanya dengan kaos bola yang di pakainya.
"Ciyeee kenapa lu salting gitu kak?" pertanyaan Ida benar-benar mengagetkan ku, gangguin aja sih ni anak. huuh merusak suasana hati aja pikir ku, ku lirik ida dengan mata melotot. Seketika ida menutup mulutnya dengan memberi kode jari peace.
Priiiiiiittttt. . . . Pertandingan dimulai.
hanya dengan satu kali permainan Ali sudah berhasil mencetak Gol. suara sorakan para penonton dan pendukung riang gembira sangat ramai memecah keheningan sedaritadi dimulai pertandingan.
"Aliiiiii kamu hebaaaaattttt" teriak Ida sambil melirik ku.
Aku membalasnya dengan buang muka, dalam hati ku berpikir siapa dulu dong, ali kuuu.
pertandingan pun berakhir dengan skor Ali sebagai pemenang.
"Hai bik. aku kira bibik gak nonton loh. tau gitu aku lebih bekerja keras tadi"
Deg. . . suara ini, Ali. aaaaaaargh ali menyapa ku, duh aku kaget aku malu kenapa tiba-tiba siiih ah rambut ku rapi gak ya, wajah ku berkeringat gak, semua nya cantik kan yang ku pakai. senggolan tangan ida mengagetkan ku
"a ah i iya, kamu cakep. eh kamu keren eh hebat, selamat ya"
"eh Ali kamu tau gak. . . tadi ittu. . ." ku tutup mulut ida lalu ku tarik ida untuk lebih cepat berjalan menjauhi Ali. oh my God aku ini kenapa woey kenapa jadi gerogi gini ketemu ali yang hanya sepupu aku, gila aku benar-benar gila.
__ADS_1
ku lirik ida sudah senyum senyum daritadi melihat ku yg kemudia bertemu dengan amelia sepupu ku juga.
"hei kalian daritadi aku chat gak ada yang gubris aku cari-cari kalian daritadi tauk ada cowok ganteng sedang menggoda ku" ocehan amelia membuat ku ngakak tertahan. bagaimana tidak, diantara kami hanya dia yang selalu terpesona dengan berbagai makhluk tuhan lain jenis.
lalu ida mengantarkan ku pulang,
"makasih ya Da. kamu gak mampir dulu nih" ajak ku
"ehm, enggak deh udah mau maghrib ntar aku di omelin mami. sampai besok ya, jangan lupa kerjakan PR jangan ngekhayalin pangeran Al. . ."
secepat kilat ku melotot pada ida dengan kode jari tutup mulut.
"yaudah sana gih hus hus pulang" usir ku dengan tawa.
POV ALI
Hari ini gue seneng Chel, elu nonton pertandingan gue. elu cantik, elu cute sore ini. tapi. . . mata elu sembab, apa habis nangis??? apa elu sakit? atau kelilipan?
semoga elu baik-baik aja Chel. . . dan bahagia selalu, seneng-seneng selalu.
kemenangan pertandingan gue kali ini.
__ADS_1
buat ellu, Chella. . . semoga elu puas ya.