
KENAPA HARUS AKU???
Sesampai dirumah ku lihat sekeliling kamar, dan ku lihat ibu duduk terdiam dengan mata sembab ku tau beliau habis menangis hari ini.
"Bu, aku lapar" keluh ku.
"makanan sudah siap di meja, kamu makan gih" jawab ibu sambil menghela nafas panjang.
aku tau hari ini pasti lagi dan lagi ayah dan ibu bertengkar yg ntah apa masalahnya. lebih baik aku diam saja dan pura-pura tidak tau.
"Chella, mau kemana kamu? hari ini ayah sudah tidak tahan dengan ocehan ibu mu. bisakah kamu menyuruhnya diam?" tanya ayah dengan nada marah.
"Anak ku, jika kami bercerai siapa yang akan kamu pilih diantara kami, ibu atau ayah?" tanya ibu, dan aku benar benar muak dengan masalah mereka yg selalu menjadikan cerai pilihan akhir dari pertengkaran mereka.
mulut ku terasa terkunci menahan sesak melihat mereka ku berjalan masuk kamar seusai makan ku banting pintu sekeras mungkin, ku rebahkan tubuh diatas kasur ku pandangi langit langit kamar. Kenapa harus aku???
baru saja ku merasa bahagia hingga ingin membuat ku melayang terbang bertemu ali. sesampai dirumah harus merasa tidak enak begini melihat ayah dan ibu selalu saja berantem.
oh ali, ya ampun tuhan dia makin cakep ya setelah masuk SMP.
__ADS_1
hey hey Chella. . . apa apaan kamu ini, ingeeet dia sepupu mu. tidak boleh kamu menyukai seseorang yang masih sedarah dengan mu. fokus belajar, kerjakan PR hari ini.
sayup ku dengar suara keributan di luar kamar dengan suara bantingan benda benda keras.
aku lelah dengan mereka orang tua ku sendiri, hampir setiap hari mereka selalu berantem dengan hal hal kecil membuat ku jengah tuhan.
aaaaarrrrght. Keributan yang di sebabkan ayah dan ibu diluar kamar makin menjadi, tidak tahan rasanya ku coba keluar kamar untuk melerai mereka.
ku lihat ibu sudah menangis tanpa henti terduduk di lantai sedang sebuah pisau sudah di pegang ayah dengan tangan gemetar.
"Berhentiiii kaliaaaaaaaaannnnnnnnnnnnn" Sekuat mungkin ku luapkan dengan teriakan ini.
aku tak tahan lagi Tuhan, bagaimana bisa engkau melahirkan ku di tengah keluarga seperti ini.
"ayah, apa salah ibu??? bagaimana bisa ayah sekasar ini" aku masih saja menangis dengan sesak di dada.
"ibu mu, ibu mu yang selalu tidak pernah menginginkan kehadiran ayah lagi di keluarga ini" jawab ayah dengan nada tegas.
ku lihat ibu masih menangis. . .
__ADS_1
"Bu. . . ada apa bu, kenapa. . kenapaa. . .???" Rasanya suara ini sudah habis.
"begini lah hasil dari perjodohan yang tak di inginkan, sebuah rumah tangga tidak akan berjalan mulus anak ku. ibu terpaksa menikahi ayah mu karena perjodohan dari kakek dan nenek mu" kali ini ibu kembali menatap ayah dengan lekat.
Tuhaaaaannn. . . kenapa harus aku yang engkau ciptakan lahir di antara kedua insan yg tak saling mencintai ini. lalu aku??? aku untuk apa di lahirkan???
Dengan sekuat tenaga aku menjawab di tengah tangisan ini.
"Cukup. . . cuku bu, ayah, cukup. . . apa kalian tidak sama sekali memikirkan bagaimana hati ku setiap kali pertengkaran ini dimulai. aku caaapeeekkk, rumah ini seperti neraka bagi ku, aku tertekan dengan hubungan yang ada di dalam rumah ini, kalian selalu memikirkan diri kalian. lalu aku untuk apa di lahirkan jika kalian tidak saling mencintai. . .?" ingin rasanya ku koyak ini hati dengan rasa sesak yang bertubi-tubi.
ku berlari kembali masuk kamar ku banting pintu sekuat tenaga. ku menangis tiada henti. . . ayah ku, ibu ku. . . aku tidak ingin kalian bercerai. tidak. . . jangaaan aku tidak ingin jadi anak broken home.
ntah berapa lama ku tertidur begitu saja, ternyata menangis dan teriak tadi cukup melelahkan.
*Drrrrtttt. . . Drrrrttt. . *. getar hp mengagetkan ku, ku lihat jam menunjukkan pukul 3 sore.
ku buka pesan hp yg ternyata dari Ida, dan sepupu ku yg lainnya sebut saja Amelia.
serempak mereka ngajakin nonton pertandingan sepak bola remaja,
__ADS_1
"siap-siap ellu gue jemput 10 menit lagi kita nobar ke lokasi pertandingan bola. Ali tanding loh" Oh my God, kalian tau. membaca pesan itu membuat ku seperti cacing kepanasan. ntah senang ntah gembira ntah salting ntah ntah dan ntah.
Happy reading all 😊