Lingkaran Masa Lalu

Lingkaran Masa Lalu
Mr. X Adalah. . . . .


__ADS_3

Ini hari terakhir liburan sekolah. Hah. . . rasanya begitu cepat, setelah banyak yang ku lalui. Kau tau. . . Ali sudah kembali ke bandung, tempatnya menempuh pendidikan. Tapi tidak sedikitpun memgubahnya dalam berpikir dan bersikap, bahkan dia sering mengancam ku dengan beberapa hal. Aaargh. . . aku menyesal dengan semua yang sudah terjadi. dia begitu arrogant, dia gila, sakit jiwa nya, dia terus saja mengirimi ku pesan bahwa aku akan menyesal telah menolak nya, mengusirnya dalam hidup ku begitu saja. kali ini aku harus lebih tega dan jahat padamu Ali, maafkan aku.


ku blok nomornya dari kontak handphone ku, terserah setelah ini kau mau berpikir apa.


Malam ini, entah kenapa aku gelisah. Penyakit insomania ku kambuh, aku selalu kebayang ciuman ali yang begitu lembut dan membuat ku ketagihan. Aaakh. . . mungkin ini hanya sedikit rasa bersalah ku saja. aku tau kau kecewa berat pada ku ali. . .


Drrrrtttt. . . Getar hp mengagetkan ku. Ku lirik jam di dinding kamar menunjukkan pukul 00.15 Wita.


astaga tuhan. . . ini sudah hampir jam pagi. sementara hp ku terus bergetar, yah. . . Mr. X menelpon ku.


"Halo. . . jam segini nelpon gak liat jam ya lu? cetus ku.


"Neng chella juga belom tidur kaan. . . hayo ngaku. . ." Jawab nya.


"Enggak, aku udh tidur nyenyak malah" Bantah ku dengan tegas.


"Aaaah suaranya gak bisa bohongin aku loh soal ginian. Mudahan gak lagi mikirin aku ya, hehe. . ." Imbuhnya sembari tertawa.


"Yeeeeeh GR banged sih lu" Balas ku.


"yaudah. . . sini cerita ma aku, neng chella ada masalah apa??? dan dengan siapa???" Tanya nya lagi.


"Iiih Sok tau lu ya, kayak paranormal tau gak???"

__ADS_1


"ho ho ho kalo semua denger suara neng chella kayak gitu sih udah ketahuan dong kalo lagi patah hati, oupz. . ." Ledeknya.


aku terdiam sejenak, ntah kenapa ingin. . . ingin rasanya ku luapkan semua perasaan campur aduk ku tentang ali kali ini. apakah aku salah. . .


Akhirnya pun aku tetap luluh untuk meluapkan semua yang ku alami, semua tanggapannya dengan lembut, semua solusi dan nasehat yang dia beri dalam hal ini, membuat ku menitikkan air mata. betapa tidak, aku merasa hanya dia yang mengerti posisi ku saat ini ketika aku tidak mampu meluapkannya pada siapapun, karena ini cukup memalukan.


Aku terus menangis terdiam, aku seperti menemukan sosok jojo di dalam diri Mr. X yang sampai detik ini aku tidak tau apapun tentangnya. Aku pun berterimakasih padanya karena sudah menjadi sosok pengganti jojo untuk ku.


"Chel. . . jojo itu temen masa SMP kamu kan??? tanya nya tiba-tiba membuat ku terheran. Egh, darimana dia mengetahuinya? sedang aku tidak pernah memberitahunya.


"Kok, elu tau sih jojo teman masa SMP guwe? tanya ku. dia hanya tertawa kecil menanggapinya, aku mulai penasaran.


"Aku boleh nanya gak chel??? kali ini aku serius" Tanya nya kemudian.


"Diantara semua guru-guru masa SMP mu, siapa yang paling cakep??? Tanyanya lagi.


"Mmh. . . siapa ya??? kayaknya sih ya, menurut guwe nih. mmh. . . guru fisika guwe. Pak firdian, dia itu udah cakep putih, sabar, gak pernah tuh marahin para siswa di kelas guwe. padahal di kelas guwe terkenal paling brandal siswa nya. hehe" jelas ku sambil terkekeh kekeh.


"Ah pak firdian kamu bilang cakep??? hahaha sudah tua gitu??? wah kamu seleranya om-om ya chel??? Ledeknya kemudian tertawa.


"Wey, enak aja lu. itu kan menurut guwe, ya suka-suka guwe lah. Eh elu darimana tau kalo pak firdian udah tua??? " Bantah ku dengan heran.


"ya aku tau banyak lah para guru-guru SMP mu. secara, aku kan beneran mau kita jadi teman dekat, terus terus ada lagi gak??? Tanya nya dengan maksa.

__ADS_1


"Aduuuh siapa ya, oh ya lagi satu. dia guru komputer di sekolah, Pak udin. emang cakep sih ya, tinggi, mmh putih, suka aja gitu liat tahi lalat di dekat alisnya, unik. tapi sayang, dia itu arrogant narsis sok ganteng suka tebar pesona, galak judes suka marah lagi, tau gak guwe pernah di lempar spidol cuma gara-gara guwe gak konsen dia bilang katanya guwe mengabaikan. hih narsis kan??? udah gitu dia terus aja tuh gangguin guwe, eneg banged muak. sampe guwe. . . bla bla bla. . ." Aku terus saja ngoceh tanpa henti menjelaskan tentang pak udin. Kemudian sepi, tanpa suara lama terdiam Mr. X di seberang sana.


"Halo. . . halo. . ." kata ku kemudian.


"Chel, kamu segitu bencinya kah dengan pak udin itu" tanya nya kemudian dengan suara lirih.


"Eh nggak kok, cuma gak nyaman aja sih kalo ada dia" jelas ku.


"Chel, apa kamu masih penasaran siapa aku sebenarnya???" tanya nya lagi.


"Iya lah, mana enak temenan deket tapi gak tau siapa elu sebenarnya bahkan ketemu aja gak pernah tapi kita bahkan udah saling curhat" jawab ku.


"tapi andai kamu tau, siapa aku sebenarnya. apa kamu masih mau temenan ma aku chel? apa kamu masih mau angkat telpon dariku, membalas tiap pesan ku, dan kemudian. . . kita bertemu, terbiasa layaknya teman dekat" Tanya nya kali ini membuat ku terdiam. aku mulai takut dibuatnya,


"ya tergantung lah, tapi gapapa deh udah terlanjur juga. mudahan aja elu gak sengaja ngerjain guwe selama ini." jelas ku kemudian.


"Chel. . . sebenarnya. . . aku. . . ." Dia mulai terbata-bata, membuat ku kesal.


"siapa sih elu, hah???" tanya ku lagi.


"Aku. . . orang yang sedaritadi kamu jelaskan panjang lebar dengan rasa tidak suka mu, dengan rasa tidak nyaman mu, bahkan, orang yang udah kamu benci selama ini"


Jedder. . . !!! So what??? sumpah demi apa??? dia. . . PAK U D I N??? Mr. X adalah pak udin. . . oh Tuhan

__ADS_1


seketika aku mematikan telpon, rasanya ada sesuatu yang perih di hati ini. kenapa? kenapa???


__ADS_2