Mantan Suami Posesif

Mantan Suami Posesif
Makin Manja


__ADS_3

Happy Reading.


Malam ini bukanlah malam pertama untuk sepasang pengantin baru yang baru saja memasuki kamar mereka itu. Namun tak ayal seperti pasangan lainnya tentu saja mereka menikmati momen saat malam pertama mereka yang telah resmi kembali menjadi pasangan suami istri.


Ave tidak terkejut ketika Austin sudah menyerang nya setelah mereka memasuki kamar yang sudah disetting agar terlihat seperti kamar pasangan pengantin baru.


Siang sampai sore tadi sudah menjadi Ratu dan Raja sehari di acara wedding day mereka.


Keduanya sama-sama tidak merasa lelah sama sekali, yang ada Austin malah lebih bersemangat dari tadi pas acara resepsi pernikahan yang hanya dihadiri oleh teman dekat Austin dan Ave.


"Makasih, sayang! makasih karena udah mau menerima aku kembali!" Austin kembali mencium sang istri.


Rasa bahagia luar biasa dirasakan oleh keduanya, masih saling berciuman sambil berjalan menuju ranjang.


"Sama-sama!" jawab Ave tersenyum lebar. Mereka kembali berciuman dan semakin dalam.


Austin tidak akan melepaskan Ave malam ini, selama beberapa bulan ini dia dekat dengan sang mantan istri, Austin harus menahan diri untuk tidak menyerang Ave karena tidak mau membuat wanita itu marah padanya.


Austin tidak ingin menyakiti hati Ave lagi, sudah banyak sekali dia menorehkan luka di masa lalu, sekarang saatnya Austin menebus semua kesalahan nya dan membuat keluarga kecilnya bahagia.

__ADS_1


Dulu dia pernah membuat keluarga kecilnya berantakan dan Austin menuai banyak karma karena hal itu.


Austin membawa Ave ke ranjang sambil berciuman, saling bertukar saliva dan tangan yang tak pernah diam, menggapai titik sensitif milik Ave yang Austin sudah sangat hapal dimana letaknya.


Tangan Austin menarik gaun yang di pakai istrinya dan melemparkannya asal. Mata pria itu nampak semakin berkabut ketika melihat dua benda kenyal yang ada didepan matanya. Dengan lahap Austin sudah meraup benda favoritnya itu secara bergantian, menyesap dan menggigit kecil bahkan tangannya juga tidak tinggal diam.


Austin benar-benar seperti bayi yang kehausan, seakan sudah berhari-hari tidak mendapatkan ASI-nya.


Ave mendorong bahu sang suami dan membuat pria itu melenguh kecewa. Wanita itu hanya terkekeh sambil merangkul leher Austin.


"Aku mandi dulu ya, gerah banget nih," Austin menahan pinggang sang istri yang masih berada di pangkuan nya. "Tidak perlu mandi, sayang! Aku udah gak tahan ini, lihatlah si jaguar udah gak tahan pengen masuk ke dalam sarang hangat nya," Ave mendelik ketika mendengar ucapan Austin yang terang-terangan itu.


"Sayang, kamu sudah janji loh, katanya kalau sudah jadi suami istri lagi, langsung mau, tapi kenapa masih alasan saja!" Ave memutar bola matanya, sungguh kali ini sikap posesif sang Austin mulai timbul ke permukaan.


"Iya, aku memang berjanji, tapi biarkan aku mandi dulu, kalau kita bercinta dengan keadaan yang seperti ini pasti tidak enak 'kan?"


"Tidak apa-apa, aku suka kok bau mu, harum bikin candu," Austin mencium leher Ave membuat wanita itu memundurkan tubuhnya.


Tentu saja dia tidak mau di momen bahagia ini harus ada masalah bau badan yang tentu saja berbau menyengat karena seharian tidak mandi.

__ADS_1


"Aku hanya mandi, 15 menit saja!"


"Aku ikut mandi!"


"Austin!! Bukankah kamu sudah mandi setengah jam yang lalu!" Ave meradang.


"Tidak apa-apa, atau sekalian kita mandi sambil bercinta, dulu kau suka sekali kalau ....!"


"STOP!" Ave menutup mulut sang suami yang malam ini lumayan bawel. Sungguh bukan seperti Austin yang dulu, jika dulu Austin hanya bicara seperlunya namun sekarang dia benar-benar menjadi suami yang sangat cerewet.


Lihatlah Austin, yang tidak bisa bersabar sedikit saja untuk sang istri, hanya untuk mandi sekitar 15 menitan. Kenapa sikap Austin berbanding terbalik dengannya yang dulu. Batin Ave


Jika dulu Ave begitu manja dan pasti tidak mau ditinggalkan sendirian atau hanya sekedar ditinggal mandi, dia pasti akan merengek ikut.


Tapi sepertinya sekarang sudah berkebalikan. Akhirnya Ave berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan Austin pun mengekor di belakang nya.


"Astaga!! kau ini benar-benar!!" seru Ave saat suaminya sudah berdiri di belakangnya tidak memakai sehelai benangpun.


Akhirnya dengan suka rela Ave menerima keinginan Austin untuk bercinta di kamar mandi karena dia juga menyukainya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2