
Dan di situ mereka akhirnya sudah sampai di rumah dengan raut muka bu alya yang sangat cemberut karena merasa kecewa dengan kejadian tadi dan tidak mengenakkan sama sekali apalagi tingkah laku sih frans anak tetangga sebelah yang tidak punya sopan santun dengan seenaknya memperlakukan dan membully daffa seperti itu dan kemudian Bu Alya pun dengan sigap memberikan nasehat kepada daffa agar segera menjauhi Frans segera mungkin agar tidak terjadi hal-hal yang inginkan seperti kejadian tadi barusan dan itu menyakiti perasaan ibunya dan sampai akhirnya bu alya pun menasehati sekali daffa lagi agar tidak berurusan dengan nya sih frans dan sampai akhirnya daffa pun mulai mengerti dan menerima nesehat juga dari ibunya dan berkata seperti ini.
“ baik mah daffa akan menjauhi Frans segera.”
“ Nah itu baru anak mama sekali-kali kamu jauhin dia ya Dia anaknya sangat bermasalah banget juga daf.”sahutnya bu alya
“Dan Bahaya kalo kita cari perkara sama keluarganya apalagi bapaknya sih frans kasar banget sayang apalagi mukulin anaknya apalagi km nak mamah khawatir jika mereka mengancam keluarga kita. ”timpalnya nya sekali lagi.
“Ya mah … tenang kalau seandainya Frans cari masalah Bagaimana ya Ma.”
“ Ya udah kalau misalnya kamu diganggu sama si Frans itu cuekin aja ya nak .” takutnya sambil mengelus kepala Daffa.
" Iya Mah Dafa janji." timpalnya sambil tersenyum
dan di situlah ibu Alya dan Daffa saling berpelukan satu sama lain sih agar sih daffa bisa tenang dan agar tidak panik apalagi diganggu oleh model anak nakal seperti Frans dan disitulah Daffa pun akhirnya mulai merayu bu alya agar tetap tersenyum dan ceria kembali seperti itu dan kemudian Dia berkata.
" Mama jangan sedih kan ada Dafa di sini selalu nemenin mama."sahutnya sih daffa sambil memeluk ibunya.
"ehm ya Iya nak Tapi kamu diamkan saja sih frans ya nak mama takut kamu mendapat masalah dan diapa-apain sama keluarganya ya sayang."sahutnya bu alya dengan nada yang mulai menangis dan kemudian Dafa pun berkata seperti ini kepada bu alya agar tersenyum selalu.
" Ya mah ... angan menangis lagi ya mah daffa nggak papa kok dan daffa juga sayang mama."sahutnya sih daffa sambil memeluk ibunya.
" Iya sayang Mama juga hehe."sahut kembali bu alya dengan tangisan haru.
Dan sampai saat itulah ibu Alya dan Daffa kira saling berpelukan sebuah ruang keluarga dan disitulah mendapatkan amanah pesan dari ibunya agar selalu waspada dengan frans dan saat itulah Bu Alya menyuruh daffa segera istirahat agar besok Ia les segera mata pelajaran sekolah yaitu matematika Pak dan juga bahasa Inggris itu mata pelajaran yang selalu dibenci Dafa karena itu menurutnya susah sekali untuk mendapatkan apa yang ibunya inginkan karena sesayang dan sweet itu Dafa kepada ibunya dan sampai akhirnya ia mulai berjalan ke kamarnya sendiri dan ia pun mulai memejamkan mata di tempat kasurnya dia yang empuk namun saat ini Daffa pun tidak bisa tidur dan selalu memikirkan kejadian bertengkar dengan si Frans dan tiba-tiba saja petty pun tidak sengaja melewati Kamar pintunya Daffa dan segera ia pun datang menemui Daffa dan mengetuk pintu terlebih dahulu agar kelihatan sopan kepada majikan nya.
__ADS_1
“Tock … Tock.” Ketuk pintu si petty dan kemudian Daffa pun akhirnya mendengar suara ketukan pintu tersebut dan kemudian langsung membukanya namun dia pun membukanya dan tidak ada petty sama sekali.
“ Loh .. tadi siapa yang ngetuk pintu ya.”gumamnya daffa sambil membuka pintu.
“Dhorrrr.” sahutnya sambil mengagetkan Daffa dan kemudian daffa pun kaget dan berkata seperti ini.
“ ih Petty kamu ngapain sih ngagetin aja.”timpalnya sih daffa sambil mengelus dada.
“ Oke maaf Kak aku tadi bercanda Uleee.”sahutnya sih petty sambil menjulurkan lidahnya
“Uh dasar lu… bercanda mulu bercanda Uh.”timpalnya daffa dengan bete.
“ Ya … maaf Kak Dafa aku buat Kak Dafa bete.”sahutnya kembali sambil memeluk dan minta maaf.
“ Duh sebenarnya aku juga udah bete nih disuruh belajar terus apalagi diuruh istirahat mau sama Mama kab aku bosen Apakah aku menerima tawaran sih petty saja ya.”gumamnya berfikir dalam hati dan kemudian petty pun berkata seperti ini.
“ Halo Kak Jadi bagaimana nih kakak main sama aku nggak.” sahutnya dengan mengagetkan Daffa secara tiba-tiba.
“ Duh nih anak bikin kaget aja sih apakah aku main saja dia mumpung hari ini libur.”gumamnya sih daffa dalam hati dan kemudian petty pun langsung mengagetkan Daffa dan berkata seperti ini.
“ Halo Kak Jadi gimana Kak daf.”sahutnya sih petty dengan nada kaget dan bikin daffa kaget
“ Ya udah yuk main “jawabnya dengan terpaksa.
Dan kemudian akhirnya mereka main bersama seperti biasa mereka bermain di luar ruangan di belakang halaman yang asri dan juga megah dekat dengan kolam renang dan tiba-tiba saja mereka pemain bola bekel terlebih dahulu ssetelah itu baru main monopilis dengan hukuman monopoli yg mereka atur dan saat itu daffa pun bosen dengan permainan ini tiba-tiba saja mereka mengganti permainan baru yaitu ular tangga panjang itu sangat mengasyikkan untuk mereka berdua bermain bersama apalagi mereka mengobrol tentang perbincangan yang sangat mengasyikkan sekali hingga hampir jam 02.00 siang mereka bermain bersama dan saat itulah Bu Ratna langsung terpana melihat mereka bermain saat Bu Ratna menyapu di depan ruangan halaman belakang.
__ADS_1
Sampai di situlah Bu Ratna tetap melanjutkan pekerjaannya dan bagi sebagian orang menjadi seorang pembantu ialah pekerjaan perkara yang mudah padahal tidak untuk para pembantu lain termasuk dengan Bu Ratna mengerjakan pekerjaan semua serba sendiri sampai tidak dibantu oleh si Indah seorang pembantu yang pemalas dan kerjanya makan dan Nonton sinetron atau dangdut kesukaannya di acara TV favorite nya nah dan setelah itu boleh telah disuruh lagi oleh si Indah untuk membersihkan kolam renang dan sementara itu si Indah mengerjakan pekerjaan yang simple yaitu memasak buat Daffa dan Aliya dan saat itulah Bu Ratna melaksanakan pekerjaan membersih kolam renang agar tetap bersih dan pada akhirnya tiba-tiba saja Bu Aliya datang sambil menanyakan perihal pekerjaaan ini kepada bu Ratna.
“ loh Ratna kok kamu kerja bagian ini sih.”
“ Iya nggak apa-apa kok bu biar saya saja yg mengerjakan.” sahutnya sambil membersihkan kolam renang yang gak kotor.
“ Duh … si Indah ke mana lagi.” sahutnya Bu Alya sambil berdiri.
“ Eh .. anu Ibu si Mbak Indah lagi ke belakang lagi masak.” Sahutnya melanjutkan pekerjaannya.
“ Duh bener-bener pasti kamu disuruh kan sama si Indah.”
“Eh anu bu eh saya inisiatif sendiri kok bu.” sahutnya Bu Ratna dengan ada gerogi dan ketakukan dengan sih indah.”
“ Iya Seharusnya kamu yang masak kan Bukan dia kan masakannya kurang mantap Seharusnya kamu tegas dan jangan didiam saja dan diinjak-injak seperti ini dong rat.” takutnya Bu Alya sembari menasehati Bu Ratna.
“ Maaf bu saya salah saya janji akan berusaha melawannya Bu karena dia senior jadi saya agak patuh ke dia bu.” kata Bu Ratna sambil menunduk dan kemudian melanjutkan bersih kolam.
“ Ya sudah saya pergi dulu ya mau nyamperin dia dan kamu lanjutin dulu kerjanya.”
“ baikk bu.” Sahutnya sambil membersihkan kolam.
Dan sampai akhirnya dia memberi lanjutan membersih kolam kembali dan akhirnya dia selesai juga mengerjakan pekerjaannya sampai akhirnya Bu Ratna kelelahan sekali sampai akhirnya Daffa dan Petty melihat Bu Ratna dan menawarkan dia untuk minum jus agar tidak kelelahan dan di situ Bu Ratna tidak enak menerima minuman jus Apalagi itu milik majikan ya dan disitulah Daffa menawarkan dan merayunya dan juga memberikan nya Ratna bisa menerimanya jadi kuburannya menerima sampai akhirnya pun memijit kaki Bu Ratna agar tidak kelehaan.
nnext cerita berikutnya
__ADS_1