Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Bab 27 akibat semena-mena sama orang


__ADS_3

“ Duh bener-bener kurang ajar si Indah Emang dia pikir siapa dia nyuruh-nyuruh ganti pekerjaannya kan seharusnya dia yang bersin kolam soalnya ia paling bertanggung jawab dan kalau Ratna rajin makanya saya kasih kerja yang ringan dibanding si Indah kerjanya tidur-tidur dan nelpon dan juga nonton acara yg ga penting sehingga memutuskan pekerjaan dia sebagai pembantu di sini bener-bener kurang ajar dia.”gumamnya Bu Aliya dalam hati dan mulai berfikir.


dengan kesal ia ingin memecat indah karena orang nya sifatnya seperti bos di rumah ini apa lagi di semena-mena terhadap anak baru Sebelumnya dia juga seperti itu sama anak baru lainnya sehingga ada beberapa pembantu yang bertahan antara 6 bulan 3 bulan sebulan ataupun 1.4 tahun sehingga itu membuat ia kesal apalagi waktu itu 2 tahun yang lalu dia masih baru berani memfitnah seniornya saat ia mulai disuruh oleh seniornya bu aan sungguh licik dia saat waktu itu ia bekerja sebagai pembantu yg cukup lama hingga belangnya tidak ketahuan sama sekali.


Dan disitulah bu alya saat sangat marah sekali dengan perilaku sih indah yang mulai semenah-menah kepada anak-anak baru sebelumnya dan ia selalu disuruh-suruh pantas saja pembantu tidak betah di rumah dan mengundurkan diri secara pihak dengan kelakuannya si Indah dan sementara ia mendapatkan pekerjaan yg sangat ringan sehingga sih dia tidak perlu banyak dalam kerja ketimbang sih bu ratna yg setiap mencuci,mengepel,nyapu sehingga dia dapet kerja yang paling berat dibandingkan sih indah dan kemudian bu alya menyamperi indah dengan nafas naik turun karena saking emosinya terhadap kelakukan indah yg semenah-menah apalagi kepada bu ratna dan kemudian saat sih indah sedang menyiapkan bumbu makanan siang kesukaan bu alya dan daffa dan saat itulah bu alya berani menyamperinya saat setelah masakan indah siapkan sudah selesai.


“Indah… indahhh Cepatt kesini kamu.”sahutnya bu alya dengan emosional dan kemudian indah pun akhirnya sih indah cepat—cepat datang menyamperi bu alya dan berkata seperri ini.


“Ya … ada apa bu.”timpalnya sih indah dengan sok polosnya dia.


“Ada … apa ada apaa.”sahutnya bu alya dengan emosi sambil membuka mulutnya dengan emosi.


“Cepat … Sini Kamu.”timpalnya emosi.


“Ehm …Iya bu.”timpalnya sambil menunduk malu dan tiba-tiba saja sih indah pun berfikir dan berkata dalam hati seperti ini.


“Duh … ada apa ya kok bisa bu alya marah”. Gumamnya dalam hati.


“Dasar kamu kurang ajar berani-beraninya ya kamu nyuruh-nyuruh ratna buat ganti pekerjaan kamu memang nya kamu siapa nyuruh dia ganti kerja merasa hebat dan bos besar kamu.”timpalnya bu alya sambil menunjuk sampe emosinya meledak-ledak karena indah yg menyelehkan pekerjaan nya.


“Yaduh … kok bu alya bisa gw nyuruh-nyuruh ratna nya apa jangan dia lagi yg kurang ajar dasarr sih ratna awas aja nanti.”gumannya dalam hati dan kemudian dia mulai menjawab seperti ini kepada bu alya.


“anu … bu sih ratna yg pengen gantiin saya kerjaa bu.”timpalnya indah yg berbohong.


“Duh …. Jangaan bohong kamu ya ndah bisa-bisa saya bisa pecat kamu hari ini jika kamu tidak bisa berbicara dengan jujur.”timpalnya bu alya dengan emosi.


“Ehm … mohon maaff saya salah karena saya nyuruh-nyuruh mba ratna karena saya hilaf bu.”

__ADS_1


“Hah … apa hilaf kamu bilang hilaf.”sahutnya bu alya yg mulai emosi dan kemudian langsung menjewer indah seperti ini.


“Aduhhh … ampun sakit bu ampun.”erangan sih indah yg mulai sakit saat ia dijewer oleh bu alya.


“Duhh.”timpal sih indah yg mulai kesakitan.


“Lain kalii kamu jangan seperti ini kepada ratna dan kamu harus kerja sesuai dengan aturan disini jangan buat peraturan sendiri mengerti kamu.”timpal omelan dari bu alya.


“ya …. Baik bu.”timpalnya dengan nada ketakutan.


“Ya sudah kembali kamu bekerja.”timpalnya bu alya sambil menunjuk untuk kembali bekerja.


“Baik bu.”


Dan akhirnya Indah mulai kembali bekerja pekerjaan seperti biasa seperti menyapu dan mengepel dan membersihkan semua sebagai hukumannya tanpa campur tangan untuk memasak hindangan makan malam karena bu alya lebih suka sama hidangan masakan bu ratna sedangkan Bu Ratna menyelesaikan pekerjaan rumah yang ringan seperti mengelap-ngelap perabotan rumah menyiapkan makan malam dan sekaligus menjaga Daffa dan Petty dan sampai akhirnya mengajari mereka belajar karena kebetulan bu ratna waktu masih sekolah dibagian pelajaran matematika dan disitulah daffa dan petty senang diajari oleh nyadan setelah itu selesai karena bu ratna harus mengerjakan pekerjaan rumah dan setelah itu daffa pun puas karena pr nya sudah selesai dan langsung saja berkata seperti ini kepada petty.


“Hehehe … ya lah ka hehe dulu ibu aku pinter disekolah makanya bisa mengarjain aku saat aku masih sekolah.”timpalnya sih petty sambil duduk dan mengerjakan pekerjaan pr-nya Daffa.


“ Wah ternyata kamu dulu pernah sekolah juga toh kenapa dulu kamu sekolah pet.” Sahutnya daffa sambil minum jus jeruk.


“Ehm … jawab apa ya.”gumannya sih petty dalam hati dan akhirnya pun mulai berani dan berkata seperti ini kepad daffa.


“ Eh … anu Kak karena kekurangan biaya Jadi aku di stop buat sekolah.”


“Oh … dan ternyata kamu pinter dan hebatnya bisa ngerjain PR aku sama ibu Untung ada kalian hehehe.”


“ Iya Kak terima kasih ka.”pelannya omongan nya sih petty

__ADS_1


“Sama-sama ayo kita lanjutin pr-nya ka.”timpalnya sih daffa.


“Ayok … kak.”timpalnya sambil tersenyum.


dan sampai akhirnya mereka pun mengerjakan pr bareng bersama dan sementara Indah pun langsung saja Iri melihat bu Ratna saat ia membantu mengerjakan pekerjaan rumah dengan ringan dan anaknya si Peti membantu dalam menyelesaikan pr-nya Daffa dan kemudian bu ratna langsung permisi terlebih dahulu kepada indah dan namun cuman indah buang muka padanya karena Iya paling merasa disisihkan dan merebut posisinya dan mencari perhatian dan dihargai oleh bu alya dan saat ia mengerjakan mengepel lantai dan dia pun mulai berkata komat kamit dengan kesal dan berkata dalam hati seperti ini.


“ Dasar kurang ajar dia berani berani dia mengambil Posisi ku dan mengambil hati Bu Alya bisa-bisa aku nggak dipercaya dan disingkirkan di rumah ini dan juga Den Daffa kayak seneng deh sana mereka Awas aja kamu aku bales nanti.” Gumamnya dalam hati.


Dan sampai akhirnya ia pun langsung mengerjakan pekerjaan rumah karena emosinya indah yang langsung tertahan dan memikirkan bagaimana caranya agar indah bisa menjebak dan menyingirkan nya dan sambil ia mengepel dan tiba-tiba daffa langsung saja mengagetkan indah karena ia melamuni saat mengerjakan pekerjaan rumah sehingga akhirnya lantai pun mulai basah hingga akhirnya daffa pun tertawa berbahak-bahak dan sampai akhirnya indah pun mulai berkata seperti ini.


“ Ih si Aden ngagetin mba aja sih.” timpalnya tanpa jantungnya mulai cepat karena diganggu oleh Daffa.


“ hahaha Lagian si mba bengong sih.”tawanya sih daffa sambil mengupil dan kemudian petty pun mulai nimbrung.


“ tahu Bi malah diem-diem bae.” timpalnya si Petty.


“ sembarangan kamu ngomong saya Bibi saya masih muda ya panggil saya Mbak atau kaka ya.”timpalnya sih indah dengan nada nyolot dan kemudian mereka pun akhirnya mulai tertawa.


“Hahahahaha.”tawa mereka dengan kompaknya.


“ ya ellah mba ….dikatain Bibi aja marah Mbak namanya sih juga bercanda Hahaha.”timpalnya sih petty sambil tertawa menunjuk.


“tau hahaha.”tawa sih daffa.


Dan sehingga mereka berdua pun langsung mengetawai indah saat indah gelagapan saat lantai pel nya mulai basah dan itulah menjadi lelucon bagi mereka dan saat itulah Bu Alya pun tiba-tiba langsung melihat indah dikerjain oleh Daffa dan petty dan sampai saat itu Bu Alya pun langsung memarahi lagi kepada indah karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan rumah dan langsung berteriak.


“Indaahhh.”timpalnya yg mulai emosi.

__ADS_1


nextt cerita berikutnya saat bu alya mengomelin indah ➡️


__ADS_2