
di situlah Mereka pun akhirnya telah mempersiapkan makanan dengan cepat dan setelah itu mereka semua pun membersihkan rumah semuanya beserta dalam nya dan setelah itu bu khumairoh pun membersihkan masjid beserta isi nya dan akhirnya bersih juga.
dan acara pun telah dimulai dengan meriah untuk memeriahkan kepulangan anaknya Pak Ibrahim bernama Aisyah dengan antusian mereka memeriahkan nya. kebetulan Aisyah ini lulusan clumduice terbaik di kampus terbaik perguruan tinggi di khobairoh Mesir dan Aisyah pun disambut dengan hangat oleh keluarganya dan kemudian pak ibrahim pun berkata seperti ini.
"Aisyahh."
" Aisyah." teriaknya pak ibrahim kembali.
"Abiii ... ambuu." ujarnya si Aisyah sambil berlari ke arah abi dan umi nya dan mereka pun saling berpelukan satu sama lain dan kemudian bu khomairoh berkata seperti ini kepada anak satu-satunya.
" Aisyah Masya Allah anak umi yang cantik umi kangen banget sama kamu."ujar sang ibu sambil memeluknya.
"Abi ... sama umi nungguin kepulangan kamu loh nak."timpalnya lagi sambil memeluk nya kembali.
"Ih ... aisyah kangen loh sama abi dan umi." ujarnya si Aisyah sambil memeluk kedua orang tuanya dengan erat.
dan tiba-tiba saja mereka berpelukan dengan erat saling melepaskan Rindu dan Aisyah pun melihat muslimah dan mulai berpikir dan berkata dalam hati seperti ini "sepertinya aku baru melihat anak ini kira-kira dia siapa ya ." gumannya dalam hati.
saat muslimah memberi hadiah persembahan kepada Aisyah karena ia orang yang ditunggu-tunggu saat itulah Aisyah pun berkata seperti ini kepada Abi dan Ambu nya.
" abi ...Umi siapa anak ini." ujar si Aisyah dengan angkuh dengan muka yang cemberut.
" Oh itu muslimah syah kebetulan dia anak santri baru di santri ini baru ambu dan abi temukan."ujarnya sih bu khomairoh yg menjelaskan kepada aisyah dan tiba-tiba saja penjelasan dari bu khoimairoh dipotong oleh Aisyah seperti ini.
" ditemukan di mana mi." ujarnya yang tergesa-gesa.
" di masjid nak kebetulan ia anak yang sebentang kara." ujar Pak Ibrahim yang mengomong secara mendadak.
"Hah." kagetnya si Aisyah dengan ekspresi judes ke arah muslimah.
" Iya ka saya santri baru disini." ujarnya muslimah yang berusaha tersenyum manis ke arah Aisyah namun si Aisyah mencuekin nya begitu saja dan berfikir dalam hati "Oh santri baru." gumamnya si aisyah dalam hati.
__ADS_1
kemudian ia bertanya kepada Abinya seperti ini.
"Betul itu bi." ujarnya secara tiba-tiba kepada Abinya.
" betul nak kebetulan Iya anaknya Pak Muslim sahabatnya abi dulu." timpalnya Pak Ibrahim sambil menjelaskan kepada Aisyah.
" kalau begitu saya permisi dulu ya Kak Assalamualaikum." ujar si muslimah dengan sopan.
" ya Waalaikumsalam." ujarnya si Aisyah dengan cuek.
dan pada akhirnya Aisyah pun di langsung ditarik oleh ibu untuk makan bersama -sama dan mereka menanyakan kabar Aisyah dengan sopan Aisyah pun langsung tersenyum dan menjawab dengan ketetapan mungkin dan pada akhirnya mereka pun berpesta ria ria bersama dengan anak santri lainnya yang dari kalangan SD maupun SMP situ Aisyah senang sekali beda dengan muslimah yang dicuekin oleh Aisyah baru pertama kali mereka bertemu dan Aisyah pun terus saja bersama guru kepadanya.
di sanalah Ia memiliki momen-momen kenangan terindah waktu ia masih tinggal di santri ini saat ia SD Ia bermain bersama teman kecilnya bernama Ustad Jefri yang insya Allah akan dijodohkan karena perjodohan ini sudah direncanakan oleh kedua orang tua mereka masing-masing.
dan pada akhirnya pesta acara keluarga pun telah selesai dan akhirnya mereka pun langsung melaksanakan ibadah salat magrib masing-masing dan setelah itu membaca Quran dan kemudian tertidur.
~ keesokan hari nya ~
dan pada akhirnya muslimah mengantri antrian terakhir dan tiba-tiba saja saat muslimah hendak memasuki kamar Aisyah pun langsung menyerobot begitu saja dan berkata seperti ini kepadanya.
" Eh ... misa dek saya duluan." ujarnya sambil menarik bahu muslimah dengan angkuh dan semena-mena.
"eh ... iya kak." ujar Muslimah sambil saran dengan kelakuannya Aisyah.
dan pada akhirnya Aisyah pun mandi di luar sementara muslimah nya dan pada akhirnya muslimah pun dipanggil oleh temannya untuk segera mandi dan muslimah pun segera mandi segera dengan cepat dan selesailah muslimah mandi segeralah ia pergi ke kelas nya dan akhirnya pelajaran pun dimulai.
si muslimah masih saja bengong dengan kelakuan Aisyah selama ini Kenapa Iya bisa diperlakukan seperti itu kepadanya sementara santri-santri lain diperlakukan baik seperti mendiskriminasi dia dan saat itu muslimah telah bengong tiba-tiba saja Bu Fatimah pun memanggil muslimah namun sampai saat ini belum terasa terdengar juga dan tiba-tiba saja Bu Fatimah pun langsung saja ke arah dia dan meyakinya seperti ini.
" muslimah ... muslimah." sahutnya dengan kesal.
"Hah ... ya bu maaf bu saya lagi hilaf bu." ujarnya Muslimah dengan kagetnya sehingga teman-temannya pun akhirnya menertawakannya.
__ADS_1
"Hilaf hilaf ada-ada aja kamu." ujar Bu Fatma dengan kesal.
" pokoknya kamu harus menjawab pertanyaan ibu apa yg ibu sampaikan mengenai pelajaran yg ibu sampaikan barusan." Timpal Bu Fatma yang memberikan pertanyaan kepada muslimah.
di situlah muslimah pun bingung harus menjawab apa sebaiknya Bu Fatma pun dengan emosi langsung saja menghukum muslimah untuk berdiri di depan kelas sampai pada akhirnya muslimah pun langsung saja dikatakan oleh teman-teman sekelasnya sampai di pelajaran berikutnya muslimah pun langsung disuruh duduk oleh ibu Fatimah karena tidak tegaan dengan muslimah dengan senyum tipis muslimah Iyakan saja yang disuruh oleh Bu Fatimah.
Sampai pada akhirnya bel istirahat pun berbunyi muslimah pulang saja duduk yang terbaring di dalam balkon depan kelas dampaknya teman-teman pun datang dan langsung saja menyamperin muslimah dan berkata seperti ini kepadanya.
" muslimah imahh... kok aku akhir-akhir ini melihat kamu lagi bengong sih di kelas." ujarnya teman sekelasnya bernama dini.
" he eh... Coba deh mah kamu cerita sama kita." ujar temannya bernama Fitri.
" Iya .... Baiklah aku akan menceritakan kepada kalian." ujar Muslimah dengan pelan.
" Sebenarnya aku lagi sedih karena Kak Aisyah kayaknya sangat tidak tidak suka dan nyaman melihatku makanya aku kepikiran seperti ini." timpalnya muslimah kepada mereka.
" Oh gitu sebenarnya Ka aisyah itu emang kalau baru kenal sama orang begitu Sebenarnya dia baik." ujarnya si Fitri sambil menghibur muslimah.
" apalagi dia baru lulus Fajar kali dia sok ketemu sama orang baru jadi kayak gitu deh." ujar si Dini yg ikut nimbrung juga.
" Oh begitu ya."ujarnya sih muslimah dengan pelan.
" Iya mah nggak usah dipikirin Kak Aisyah yang penting kita kan selalu ada untuk kamu." ujarnya si Dini sambil memeluk muslimah.
" Ya kita ada di sini kok jangan khawatir." timpalnya sih Fitri sambil menepuk bahu Muslimah dengan pelan sambil menghiburnya.
"Uh .... kalian baik banget sama aku." ujarnya si muslimah yang membalas pelukan mereka
" Iya mah kan kita sahabat." ujarnya si Fitri dan Dini dengan kompak.
dan akhirnya mereka berpelukan satu sama lain perasaan bercerita dan bel pun telah selesai dan mereka pun akhirnya masih kelas bersama-sama sepikirnya muslimah pun tetap semangat menjalani hidupnya meskipun ada yang membencinya itu aisyah anak nya pak ibrahim dan akhirnya pelajaran pun dimulai dan setelah itu jalan pun selesai dan akhirnya mereka pun pergi ke tempat kamar tidur masing-masing.
__ADS_1
Next prat berikut nya.