
Saat dan saat itulah para komando itu melancarkan aksinya dan menyuruh agen tersebut untuk mengawasi bang Jamal karena akhir-akhir ini seperti biasa ia berlaku kasar dan suka semenah-mena lebih dari itu terhadap anak-anak.
dan kemudian para agen tersebut menyamar menjadi Gelandangan dan kemudian Ia pun disuruh komandan nya untuk mengikutinya dan berencana ingin melamar pekerjaan sebagai pesuruh atau anak buahnya Bang Jamal dan di situlah dia pun mampur markas itu dan bertanya apa masih ada pekerjaan dan kemudian anak buah tersebut dengan garang membilang iya dan akhirnya ia pun dibawa oleh anak buahnya dan setelah itu dikenalkan oleh bang jamal untuk menjadi anak buahnya dan pada akhirnya ia diterima dan ditengah malam segeralah ia laporkan ini kepada komandonya bahwa lokasinya berada wilayah di sini.
" [Siap komandan wilayahnya ada di sini]."kirim pesan lewat hp khusus @agent.
"[Baik ... segera kamu jadi intel nya awasi setiap gerak-geriknya]."bales wa @komandan.
"[Baikk .... siap pak komandan]."kirim sms @agent pesuruh.
dan akhirnya ia pun melaksanakan tugasnya dengan baik dan rencananya ingin menangkap dia dan kemudian bang jamal pun memanggilnya dengan kayak orang kesetanan seperti ini.
“Woii ngapain lu.”timpalnya dengan emosi.
“ woi gw ngomomg ama lu nyet."tanya bang emosi.
"ya bang."jawabnya sih agent tersebut.
" lu knp ga tidur.”timpalnya dengan emosi lagi sambil menyoleki lengan sebelah kirinya.
“ Oh iya bang nanti saya lagi suntuk nanti saya tidur.”sahutnya sih agennya dengan nada yang pelan.
" Oh ya udah tidur jangan kemaleman ya Soalnya kita ada Misi bos."timpalnyaa ana buah yg kurang ajar.
"ya bang nanti ane tidur."ujarnya sih agent tersebut.
" ya>>>>." ujarnya Ia yang berteriak.
“Duh .... Kurang ajar belum tau siapa saya benar-benar tidak punya etika.”gumannya kesal dalam hati.
Disitulah pihak agent tersebut mulai mengawasi mereka mulai dari melihat kelakuan jamal dan anak buah selama ini mereka suka menyiksaan anak-anak yang mereka culik dan sering terjadi apalagu sering dipukul dihajar kalau pendapatan upanya sedikit dan kadang nggak dikasih makan sama sekali dan sampai sekarang agent tersebut masih saja melihatnya sehingga membuat agent nahan emosi tersebut dengan bersabar agar rencana nya rapih dan berjalan sempurna akhirnya agent tersebut langsung saja melaporkan kejadian tersebut tepat dilokasi dipinggir jalan cisaura dan tiba-tiba salah komandon nya langsung berkata seperti ini.
“Baik ... kamu awasi dia dan jangan sampai lengah.”timpalnya berkata seperti itu.
“Siap komando.”timpalnya.
Dan akhirnya agent tersebut langsung saja mengawasi nya dan mengikuti setiap gerak-gerik bang jamal dan juga anak buah nya dan kadang-kadang ia sering diperintahkan dan oleh bang jamal ataupun anak buah nya sih udin dan juga ujang sebegai penganti anak buah nya bang jamal yg sebelumnya telah keluar untuk segera mengawasi mereka dan menyiksanya.
dan langsung saja agen tersebut mengiyakannya dan setelah itu pura-pura melaksanakan tugas yang mereka embani dan di situlah agen tersebut langsung saja menelpon dan melaporkan nya ke komandon polisi dan setelah itu langsung saja komandon nya memberikan aba-aba untuk tetap selalu bersabar dengan kelakuan mereka juga sampai sih komando memberikan instruksi berikutnya.
dan ke esokan harinya tibalah mereka melancarkan aksinya untuk penangkapan Bang Jamal sebagai tersangka berikutnya dan sampai akhirnya bang jamal pun mengomeli agen tersebut karena melalaikan tugasnya sebagai anak buahnya untuk mengawasi dan memalaki mereka apalagi agen tersebut tak tega memalaki anak-anak yang tak berdosa.
Sampai-sampai anak-anak lainnya pun takut kepada agen tersebut padahal agen tersebut hanya seorang polisi dan anak-anak lain pun tidak tahu bahwa ia seorang polisi menyelesaikan misi-misinya sampai akhirnya ia pun mendekati anak-anak tersebut sambil berkata tegas dengan nada lemah lembut seperti ini.
“ adik pokoknya jangan takut ya kebetulan om seorang polisi jadi om akan melindungi kalian.”timpalnya dengan suara yang pelan.
“Oh ... benar om seorang polisi.”sahutnya anak jalanan tersebut dengan tidak percaya.
“ya ... benar pokoknya jangan takut sama om nanti akan jagain dan jugabbebaskan kalian semua ya.”timpalnya lagi sambil berbisik.
“Okey ... siap om.”timpal kompak anak-anak lain dengan suara pelan.
Agar tidak terdengar oleh mereka termaksud bang jamal dan di situlah Ia pun mengikuti semua perintahnya bang jamal mulai pura-pura membentak anak jalanan itu dan terus dia pun segera mau pura-pura memukul anak-anak itu padahal tuh cuman bagian dari akting agar bang jamal pun percaya bahwa ia melaksanakan tugasnya dengan rapih padahal itu cuman bagian rencana awalnya untuk bergegas menangkap Bang Jamal dan sepertinya bang jamal dan anak anak buahnya pun tidak menyadarinya bahwa ia seorang polisi yang bergegas untuk menyelesaikan misinya dengan rapi dan salah satunya ialah pura-pura untuk menjadi anak buah yang brutal dan sadis seperti dirinya.
Dan keesokan harinya pagi pun mulai tiba dan tiba-tiba saja para polisi melancarkan aksinya untuk mempersiapakan penangkapan berikutnya dan sampai saat itulah para polisi datang ke lokasi pada saat itu agen tersebut memberikan aba-aba untuk segera berhati-hati agar tersangka tidak kabur dari pihak agen kepolisian berikutnya dan pada akhirnya komandan pun menyuruh dua agent berikutnya untuk mengendap-ngendap agar tidak ketuan mereka dan pada akhirnya bang jamal masih saja menyiksa anak kecil itu dan akhirnya bang jamal pun ditangkap bersama dengan anak-anak buahnya dan kemudian ia pun berteriak seperti ini.
“Lepaskan ... saya ga terima ditangkap seperti ini.”timpalnya seperti ini.
“Hust diam ... sudah jelas-jelas kamu ini sudah tersangka dalam penculikan dan pemerasaan anak-anak dibawah umur.”timpalnya agent tersebut dengan nada keras sambil memborgol bang jamal dengan keras.
__ADS_1
“ brengsek siapa yg laporin saya hah.”timpalnya dengan emosi sampe urat nadinya keliatan
“ Saya sendiri kalau saya melaporkan anda kenapa memangnya,seharusnya kamu malu dengan perbuatan mu sendiri yg suka semenah-menah apakah kamu tidak ada rasa malu."Timpalnya om abi dengan emosi.
“Ahkk ... Gw ga terima sama kejadian ini pak tolong lepasin saya berjanji tidak melakuan nya.”timpalnya dengan meringis.
“Hust kalo berjanji langsung saja pengadilan di kantor polisi ya.”timpalnya pak polisi dengan nada bercanda sehingga banyak yang menertawakan nya.
“ Brengsek lu Awas lu ye gue bales perbuatan lu ya.” timpalnya dengan emosi kemudian kepalanya bang jamal dijitak oleh polisi tersebut agar mulutnya bisa direm.
"Silahkan."timpal jawaban om abi dengan enteng.
“ Ayo cepat kamu jalan.”timpal polisi itu sambil mendorong bang jamal.
“ Akhk .... ya pak pelan-pelan dikit dong.”timpalnya dia dengan menjerit kesakitan.
Dan pada saat itu juga bang jamal masih binggung dan berfikir kenapa bisa begini dan akhirnya dia bertemu lagi dengan bai saat ia mau masuk ke sel dan akhirnya Bang jamal pun berkata seperti ini dengan lantang kepadanya "dasar bego lu bakal gua bales perbuatan lu anjing." ujar nya dengan emosi dan kemudian om abi pun membalasnya seperti ini.
" Ya silakan saja kalau itu mau mu selamat anda dipenjara."ujarnya nya kemudian om pergi dari kantor polisi.
"Sialan lu."ujarnya nya sih jamal dengan lantabg
" Hey kau sialan." ujarnya salah satu yang memotong pembicaraan nya Jamal padanya sehingga itu mengagetkannya ternyata yang berkata seperti itu ialah bapaknya Endin.
"hah."eskpresi sih malik dengan kaget.
"Hem ... kamu yg membuat anak saya celaka ya."timpalnya pak ferry dengan emosi sambil menunjuk-nunjuk ke arah bang jamal.
"Ehm ... mampus jangan-jangan ini bapaknya lagi.,"gumamnya dalam hati dan kemudian ia menjawabnya..
"Ehm ... saya ga tau anda siapa ya."timpalnya sok polosnya dia dan kemudian om ferry memukulnya.
"Akhs sakitt ... ampun pak bu."erangan nya sih jamal sambil menyentuh pipinya yg ditonjok mereka.
"Apa km ga tau siapa kami kami orang tua nya endin kamu tau itu."timpalnya ibunya endin sambil menunjuk-menunjuk bang jamal.
"ya itu hak saya mau apaun tuh anak bukan anak saya peduli amat yg penting saya pengen dibebaskan dan saya ga mau dipenjara"jawabnya dgn enteng sehingga membuat orang tua endin sangat emosi dan kemudian bu verra menamparnya.
"Plak."
"Plaksss."
tamparan keras yang mendarat ke pipi sih jamal kedua kalinya dan kemudian bu verra dengan lantang berkata seperti ini.
" Hey ..Jangan Sombong kamu ya disini kamu yg bersalah dan mencelakai anak orang lagi anak saya kamu siksa kayak gitu hah." ujarnya Bu Vera sambil ingin sekali menampar nya cuman ditentang karena takut dilihat oleh pihak kepolisian jadi harus jaga image-nya dia pun berkata seperti ini.
" apa kamu nggak malu."timpalnya bu verra sambil berteriak-teriak dan lalu dia terdiam.
" iya Harusnya kamu tuh mati kalau kamu sering menyiksa anak orang apalagi anak kami."ujar pak verry yg ikut campur.
" hahaha bodo amat yang penting gue pengen cepet kaya ciuh." ujarnya sambil meludah.
" udahlah pah gak usah diladenin orang gila." ujarnya Bu Vera sambil menasehati Ferry.
"eh ... iya mah." ujarnya Ferry.
" untuk pak pol silakan bawa dia ke sel tahanan."perintahnya ferry kembali.
"Baik pak."ujar pak pol.
__ADS_1
"Sekarang kamu ikut ayo masuk."ujar pak polisi kedua dengan tegas dengan bang jamal.
" Saya tidak mau saya mau pergi Saya mau bebas ngerti nggak."ujarnya bang jamal yg teriak seperti orang gila.
"udah cepat kamu masuk."ujar pak pol sambil mendorong jamal dengan kasar ke dalam sel tahan.
"Ahkkk... tidak pak saya tidak mau dipenjaraa."teriaknya sih jamal lagi.
Dan akhirnya ia dipenjarakan secara resmi dan abi pun langsung dipenjara dan tinggal besok ia sidang dan memberi hukuman yg buat mereka dan sehingga akhirnya hukum telah diganggu karena mereka telah melanggar Pasal 368 ayat (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu dan akan dipenjaraka selama 15 tahun sehingga membuat mereka puas dengan hukuman yg telah terima oleh bang jamal.
dan kemudian berita tersebut telah diberitakan oleh media diinput secara langsung dan itu membuat para pelaku malu sendiri terutama baabg jalam tersebut dan akhirnya reporter pun langsung saja menjelaskan informasi yang harus berhati-hati untuk menjaga anak-anaknya agar tidak mengalami hal yang sama yang dialami oleh para korban itu katanya dan sampai saat itu Bu Ratna pun melihat melihatnya dengan syok dan kaget.
"Ya ... allah bang jamal."ujarnya sambil berkata sendiri sambil menyapu dan indah pun mengangetnya seperti ini.
"heyy ... kerja yg bener jangan liat2 tv aja."ujarnya sambil menunjuk televisi milik majikan nya.
"Ya ... maaf mba."ujarnya sambil menunduk.
" yaudah Cepatan kerjain."cercanya sih indah kepada bu ratna dan kemudian bu ratna menjawabnya.
"Ya .. mba."jawab dengan singkat.
pada akhirnya Bu Ratna pun bekerja dengan hati-hati karena masih syok dengan berita yang dialami oleh suaminya sendiri yang belum lama tidak cerai cerai dan ingin sekali ia bercerai dan di sisi lain ia kasihan dengan peti kalo melihat berita tersebut pasti itulah yg membuat pety sedih dan kecewa sehingga ia ingin menutupi rahasia ini rapat - rapat dengannya.
...♤~Kediaman keluarga endin~♤...
“ Ya Allah nak bertahun-tahun ibu nyariin kamu nak kenapa kamu seperti ini."gumamnya sambil bersedih sambil memeluk tangan endin agar cepat sembuh dan akhirnya malik pun berkata seperti kepada om nya dibalik jendela.
“ om om kasian banget ibunya dan endin.”sahutnya sanbil memeluk tangan omnya.
“ Iya ya nak semoga endin cepat sadar ya.” timpalnya sambil membelai rambutnya malik
“ ya om amin.”timpal doanya malik dengan tulus.
“Ya semoga endin cepet sembuh ya om.”timpalnya sih ke lely.
“Ya amin.”sahutnya mereka semuanya.
“ oh ... iya anak-anak Ayo kita salat untuk mendoakan Din ya.”
“ Iya Om.”sahut mereka semua.
Dan akhirnya mereka melaksanakan solat dan alhamdulilah alat deteksinya jantung masih berjalan dengan lancar disitulah Mereka menangis melihat adegan antara ibunya dan ayah tiri Endin merangkul tangannya Endin dan tubuhnya sehingga endin pun tidak bisa terbangunkan dan blm tersadar juga dan keesokan harinya akhirnya endin pun sudah tersadarkan juga sehingga semua orang pun pada kaget karena inilah mukjizat dari Allah subhanahu wa ta'ala sampai orang orang tuanya berpelukan dan bersyukur kembali dengan mukjizat ini dia bisa selamat dan dia pun akhirnya berkata seperti ini.
“ Ya Allah Nin Kamu udah sehat.”timpalnya dengan haru.
"Ibu ... ibu endin kangen sama ibu selama ini endun mencari ibu.”timpalnya endin dengan haru sambil memeluk dengan ibunya.
“ Iya ... nak alhamdulilah allah swt mendegarkan doa ibu.”sahutnya sambil memeluknya.
" bagaimana dengan keadaan kamu Nak." Timpal ayah sambungnya sambil membelai kepala Endin yang sudah pulih.
“ Oh iya Alhamdulillah Om Makasih ya.”timpalnya endin dengan suara paru.
“ Iya Mulai sekarang kamu jangan panggil panggil aku ayah ya."
" baik om ... maksud aku ayah hehe."timpal nya dengan suara paru hingga membuatil anak-anak lain tertawa dan kemudian ibunya selalu mengucap puji syukur dan berkata seperti ini kepadanya.
Dan di situlah para suster pun terharu melihat adegan anak dengan ibu saling berpelukan bahwa selama ini ia pun merasakan hal yang sama dengan antara ibunya Endin dengannya dan sampai akhirnya muslimah dan kawan-kawannya puji syukur atas karunia yang Tolong berikan bahwa Allah tidak pernah tidur dengan semua perbuatan nya akan dibalas nanti.
__ADS_1
Next part berikutnya ➡️