
“Indaaahhh.”timpalnya bu alya yg masih marah-marah.
"Ya .. bu."ujarnya sih indah sambil berfikir seperti ini.
“Duh ... mampus aku diomelin .”gumamnya dalam hati dan kemudian indah terdiam dan binggung harus bagaimana ia menghadapi bu alya.
“Hey ... malah diam lagi bukannya yamperin saya kalo saya teriak kamu mau saya pecat karena kelalain kamu sendirii yg ga selesain pekerjaa km seenaknya kamu ya seharusnya kaya ratna blaa blaa blaaaa.”timpalya ibu alya sambil menunjuk dan marah-marah kepada indah.
Dan saat itulah indah sedih karena mendapatkan cacian dan juga makian dari bu alya selalu saja indah mendapatkan kesalahan dan juga kesialan pada dirinya sendiri dan itulah akibat kualat sama Bu Ratna dan saat itulah dia mengeluarkan air mata karena dibentak dan dimaki-maki lagi oleh bu alya karena tidak tahan dengan sikap indah dan tiba-tiba saja sih daffa dan petty mulai mengetawai indah saat indah menunduk dan bersujud minta maaf kepada bu alya seperti ini.
“Bu ... tolongg ampun bu saya minta maaf atas kesalahan saya mohon maaf janan pecat saya bu hiks hiks hiks.”timpalnya sambil menangis dan juga bersujud kepada bu alya dan daffa pun akhirnya tersentuh dan membujuk ibu alya kemudian dia pun berkata seperti.
“ mah kasian mba indah mah.”timpalnya sambil membujuk mamah agar sih indah tidak ditekan seperti itu dan kemudiam petty pun akhirnya membela indah sambil berkata seperti ini.
“Ya bu mungkiin mba indah kecapean wajar ia banyak salah .”timpalnya sih ia sambil mengelus-ngelus pundah indah dan berkata sabar kepada sih indah agar batinnya bisa tenang dan kemudian bu ratna pun melihatnya Saat Indah diintrogasi oleh bu alya saat ia mengelap-ngelap seluruh perabotan dengan menggunakan kemoceng dan kemudian ia pun segera bergegas ke arah mereka dan kemudian bu ratna pun membujuk bu alya dan bu ratna pun berkata lemah lembut seperti ini kepada bu alya.
“ Permisi mohon maaf bu jika saya lancang.”timpalnya sambil sopan kepada ibu alya.
“Iya ada apa na.”timpalnya bu ratna sambil memainkan hp karena ia sedang giat bekerja karena ada oderan pesanan kue yg mulai masuk.
“ Apakah bu Alya tidak memberikan kesempatan lagi kepada Mbak Indah untuk bekerja di sini dan saya rasa ia orang nya sangat rajin bu dalam melakukan pekerjaan ini meskipun saya banyak disuruh saya dia tapi saya banyak belajar dari nya bu.”timplalnya bu ratna sampe indah pun malu sendiri saat di bela oleh bu ratna.
“ Baiklah, apa boleh buat kalo bukan karena Ratna saya nggak sudi memperkerjakan kamu disini karena attitude mu itu jadi tolong dijaga dan juga jangan buat masalah dan tugasnya yg saya berikan harus km kerjaakan sendiri dan jangan kayak tadi mengerti.”timpalnya bu ratna sambil meninggalkan ruangan.
“Baik .. saya mengerti bu."ujarnya si Indah sambil mengusap air matanya secara kasar.
"terima-kasih bu terima kasih .”timpalnya sih indah sambil mencium lantai dan bersujud ke kakinya Bu Alya.
__ADS_1
Dan kemudian Bu Alya menarik nafas agar bersabar dengan kelalaian indah selama ini dan kemudian bu alya pun langsung bergegas pergi untuk melanjutkan bisnisnya rote keluar kota.
Dan di situlah mereka mulai giat bekerja dan saling pengertian dan support satu sama lain dengan terpaksa indah melakukan nya beberapa hari saja agar image terjaga di depan bu Alya untuk pura-pura baik kepada bu Ratna dan petty dan kemudian mereka kompak satu sama lain.
dan di situlah Bu Alya sangat puas dengan hasil kerjanya indah dan Bu Ratna karena sangat kompal tidak seperti biasanya sih indah memusuhi bu ratna kembali karena berdamai itu indah cuman tak berlaku buat kamus nya sih indah musuh ialah musuh apapun yang ia bukan cuman lah sandiwara saja.
dan sampai akhirnya Bu alya pun memanggil mereka untuk melakukan meeting dan juga meminta bantuan kepada mereka untuk segera membantunya untuk membuat pesenan kue yang sebentar lagi akan dibuat oleh mereka selama buat 3 hari di bulan puasa harus mempersiapkannya sampe akhirnya bu alya berkata seperti ini.
" Jadi gimana apa sudah mengerti buat kalian ratna indah." tanyanya kepada mereka berdua.
" iya saya mau tanya nih Bu Jadi kita mempersiapkan buat bikin kue brownies atau kue-kue kering lainya sekarang juga nih Bu." dengan bloonnya si Indah bertanya.
" Ya iyalah masa bulan depan makanya saya ngumpulin kamu sama Ratna buat bikin kue hari ini." timpalnya Bu alya dengan kesal kepada indah kemudian ditertawakan oleh petty dan Dafa termasuk Bu Ratna juga.
" Hehehe iya maaf Bu kan saya cuman mastiin bu." ujarnya indah dengan sok pintarnya.
"udah ayo cepat kita bikin sekarang ya." timpalnya Bu Alya dengan tegas sambil memerintah kepada indah dan Ratna.
"Baik bu."ujarnya bu ratna.
"siap bu."ujar sih indah.
dan akhirnya Mereka pun dengan sirgap akan membuat kue itu segera dan kemudian bu alya menyuruhnya indah untuk membuat adonan kue brownies karena sih indah paling membuat brownies dan sementara itu bu ratna disuruh bu alya untuk membuat kue leberan seperti putri salju, kue green tea kering, lidah kucing, kue pai buah ukuran kecil dan juga nastar bluebbery dan nanas dll dan Bu Alya memerintahkan Bu Ratna dan berkata seperti ini.
“Ratna tolong yg cepet ya.”timpalnya sambil menyuruh.
“Baik bu.” Sahutnya bu ratna sambil mengemix kue adonan nastar dan lalu membuat selai blueberry dan nanas dengan cepat.
__ADS_1
“Ndah … sekalian kamu buat kue brownies yg enak ya.”Perintah nya bu alya.
“Siap bu.” Sahutnya indah sambil mengemix adonan kue brownies.
Dan disitulah mereka membantu bu alya dalam proses pesenan kue dari custumer langganan bu ratna dan akhirnya mereka pun berhasil menyelesaikan membuat kue brownies dan kue kering selama 2 jam setengah.
dan setelah itu baru mereka melanjutkan pesanan kue pai buah dan disitulah bu alya menyuruh mereka melakukan kerja sama dengan cepat dan sampai akhirnya mereka pun segera menyiapkan bahan-bahan dan peralatan agar tidak perlu bolak-balik untuk mengambil peralatan dan juga bahan-bahannya
akhirnya bu alya pun memberi solusi untuk perintah untuk kepada bu ratna untuk segera membuat adonan sementara itu bu alya menyuruh indah untuk segera membuat fla pienya sementara itu daffa dan petty sambil terheran-heran dan memperhatikan melihat bu alya dan mereka sangat sibuk sekali dan akhirmya daffa dan petty berinisiatif membantu ibu mereka agar tidak merepotkan dan cepat terselesaikan dan sampai akhirnya bu alya menyuruh daffa dan petty sambil berkata seperti ini.
“Okey… kalo kalian mau bantu tolong potong-potongin buah-buahnya ya anak-anak.”timpalnya sih bu alya sambil mengambil buah- buah tersebut difrezzer agar fresh dan lalu menarohnya dimeja dan kemudian sampai akhirnya daffa bilang dan menjawab seperti ini.
“Baik …mah.”timpalnya daffa sambil mengacungkan jempolnya.
“Baik ….bu.”timpalnya sih petty.
Dan disitulah mereka semua membantu dan bekerja sama dalam membuat kue satu sama lain sampai pekerjaan satu persatu sudah selesai tinggal di packing untuk menulis nama customer Bu Alya berikan kepada mereka dan setelah itu Bu Alya siap memfoto pesenan yang telah diselesaikan lalu mengirimkan nya lewat wa oleh mereka.
itulah gunanya keluarga saling membantu dan support satu sama lain dan Dafa pun senang akhirbya pekerjaan bisa selesai bersama ibunya semenjak kepergian almarhumah suaminya Bu Aliya meninggal ia menjadi tulang punggung keluarga demi daffa ia pun harus bekerja sangat kera.
akhirnya Bu Alya dan Bu Ratna dan indah segera membawa dan menaroh kue tersebut ke mobil pick up pesanan ke customer dan setelah itu langsung dikirim oleh mobil pick up tersebut dan di situlah Bu Alya melaksanakan ibadah salat azhar agar rezekinya lancar dan makmur.
Sampai Keesokan Ini akhirnya Bu Alya mendapatkan untung yang lumayan besar sampai ia pun menghitung jumlah nominal hampir budget 9 juta per hari ia dapatkan karena usaha dan kerja kerasnya apalagi bisnis produksi makanan dan juga bisnis kecantikan nya yang ia kelolah selama ini hingga mencapai 10,1 miliar yang ia kelola dan di situlah ia berinvestasi di bibit tuk menunjang masa depannya Daffa agar ia kelak bisa sekolah di Arab Saudi dan bisa belajar ilmu di sana setelah ia dewasa masuk jurusan yang ia inginkan sampai akhirnya dia pun menyimpan duit rapat-rapat agar tidak ketahuan oleh yang lain cuman ada salah satu orang yang mengawasinya bisa-bisa uang di ambil oleh indah atau ratna.
dan di situlah Indah pun sama sekali tidak berubah dan masih sama seperti dulu dan dia bersikap baik seperti itu di depan bu alya saja tapi tidak dengan Ratna karena ia ingin bermain cantik agar dipecat sampai sekarang ya ampun sedikit mengancam Bu Ratna begini dan akhirnya Bu Ratna tetap bersabar dan berdoa agar indah dibukakan pintu hatinya.
Next cerita selanjutnya ➡️
__ADS_1