
akhirnya mereka pun bersenang-senang di bawah penderitaan sih muslimah yang ia alamin tanpa merasakan rasa bersalah mereka melakukan pada nya sampai akhirnya Om Abi pun telah pulang dan langsung saja menanyakan keberadaan muslimah saat mereka menonton tv bersama.
" loh mah... Lik kok Imah nggak ada sih."tanya nya kepada mereka.
" eh ... anu om sebenarnya." timpalnya si Malik yang belum menyelesaikan kata karena kakinya tersebut di injak oleh tante annet kemudian ia pun berkata seperti ini.
" begini Pah sebetulnya imah bosan tinggal di sini Pah."
"Terus."tanya om abi.
"cuman mamah sudah cegat dia pah pengen ketemu sama temen-temennya di jalanan jadi dia kabur deh dari rumah pak." timbulnya si tante memberikan alasan yang pasti sehingga om abi pun tidak mencurigain nya.
" Masyallah Masa sih Mah kok dia nggak pamit sama aku dan sama kamu juga sih." tanya nya denyan heran kepada tante Anet.
" Heeeh Gak tau deh Pah biasalah kalau kangen sama temennya Pasti pengen ketemu sama teman-teman nya." ujarnya tante annet sepeda tanpa Armed pun memberikan aba-aba kepada Malik lalu malik melihatnya dan kemudian menjawabnya.
" Iya Om benar tuh om."timpalnya ia yg berbohong.
" Oh ya udah kalau aku gitu ke atas dulu ya."timpalnya sih om abi memberi izin kepada mereka..
"Ya ... pah."
"Baik om."
dan kemudian mereka pun bernapas dengan lega sehingga tidak perlu mengkhawatirkan nya lagi sampai suasana mereka menjadi tenang seperti biasa mereka melakukan aktivitas tanpa memikirkan perasaan muslimah yang mereka usir tempo lalu.
hingga pada akhirnya mereka pun langsung saja Nonton tv Nefflixk bareng dan juga ketawa bareng bersama -sama sambil Om abi tidak sengaja mendengar percakapan tante annet dengan Malik.
" Hahaha Seru film nya kartun the chumchìks nya deh tante ." timpalnya Malik dengan ceplas-ceplos kepada Anet.
"Hahaha iya apalagi temen kamu sih imah bikin tante jadi badmood tau setiap nyium aroma badannya meresa mual rasanya uheekkk."
"Hehehe yoi tante untung aku nggak temenan lagi sama dia." timpalnya malik dengan enteng.
" seperti yang tante sarankan." sambungnya Malik dengan tanpa rasa bersalah.
"iya -hahahaha."tawa nya sih tante annet dengan bangga nya.
"Iya ...udah begitu kampungan banget dan asal-usulnya gak jelas hehehe." timpalnya tante annet dengan senyum yang sumrimgah.
" hehe bener Tante jadi aku merasa lega akhirnya kita berhasil menyingkirkan muslimah." timpalnya Malik ceplas-ceplosnya lagi dan di situlah Om Abi pun mendengarkannya dengan jelas dan kesal.
" Oh jadi ini perbuatan kalian tega banget kalian ya." gumamnya dalam hati se hingga ia pun langsung saja jalan ke arah mereka sambil berkata seperti ini.
" Oh jadi Ini semua perbuatan kalian hebat hebat bravo untuk kalian berdua ya." ujarnya dengan menyindir sambil bertepuk tangan keras dan riang kepada mereka.
"Hah."lirih dan kagetnya mereka berdua.
"Om abi." sahutnya Malik dengan kaget saat om abi melihat perbuatan mereka.
"Papa."
__ADS_1
" kok bisa dia tahu." gumamnya Si Annet Dalam Hati.
" mampus aku diomelin Om nih." gumamnya si Malik dalam hati.
" kalian bener-bener jahat sungguh kecewa aku sudah percaya sama kalian malah kalian mengecewakan." bentaknya Abi kepada mereka berdua.
" Hah maaf Mas aku khilaf." timpalnya si Anit te dengan perkataan yang sangat tiba-tiba.
Plakkkk
tamparan tersebut mendarat ke pipinya sih tante annet.
" Cukup Aku muak dengan alasanmu net Kenapa kamu tega melakukan ini kepada nya padahal anak ini berhati malaikat dan membantu kamu juga malah tapi kamumengajarkan Malik membenci Imah seperti itu." cercanya dengan tegas kepada tante annet.
" ya kenapa mas wajar Aku sangat membencinya karena dia bukan bagian dari keluarga ini."jawabnya tante annet dengan amat percaya diri lalu petir menyambar.
"Pletak Pletok Bredeerrrrr."
" cukup kamu bener-bener berhati iblis dan selalu membeda-bedakan kasta orang lain seperti kamu lupa diajarkan sopan santun dan etika oleh mamamu dan juga aku lihat kamu selingkuh akhir-akhir ini saat ini aku talak ketiga kamu." timpalnya Om Abi dengan emosi kepada tante annet.
" Hah kurang ajar bagaimana ia tahu bahwa aku berselingkuh." gumamnya annet dalam hati.
" Hah jangan gila kamu Mas aku mengandung anak mu jadi gimana dengan nasib anak kita Mas Siapa yang mau aku merawatnya mas." sahutnya tante annet sehingga yang membela diri agar ia tidak diceraikan.
dan di situlah hati Om Abi sangat mulai terbuka dan melihat siapa istrinya yang sesungguhnya bahwa ia Wanita berhati iblis yang sangat amat keterlaluan kepada muslimah apalagi Iya tidak sengaja mendengar percakapannya bahwa Ia senang jika muslimah tidak ada di rumah dan ia pun berkata seperti ini.
" aku tidak peduli itu pasti anak dari selingkuhanmu dan keputusanku sudah tidak bisa Gugat lagi annet."katanya yang belum menyelesaikan kata padahal ingin mempermainkan perasaan sih tante annet karena tante annet memotong pembicaraannya dengan sumringah ia berkata seperti ini.
" Bukan karena sifatmu lah yang menentukan siapa dirimu sebenarnya bukan Apalagi kamu jarang membersihkan rumah yang membersihkannya dan kamu juga selingkuh a berselingkuh dan aku akan mengembalikan kamu kepada mamah kamu sekarang." cercanya dengan tegas kepada Tante Annet.
" Mas tolong Mas jangan cerai deh aku minta maaf." ujarnya sambil memohon dibawah lantai.
" sudah Lepaskan net lepaskan." ujarnya Om Abi yang ingin melepaskan cengkraman dari tangannya annet
" tapi mas." ujarnya Ia Yang bener menyelesaikan kata.
" Sudah Cukup Aku muak dengan semua kebohonganmu." ujarnya Om Abi sambil mendorong nya.
"Brukk."suara tante annet yg terjatuh.
"Akhhh mas."
" tolong Mas jangan Ceraikan aku." teriaknya agar sang suami menerimanya.
" Astaghfirullahaladzim ternyata anak pura-pura kalau dia hamil."gumamnya om abi dalam hati.
" sudah minggir sudah."ujar nya yg hendak pergi.
sampai Om Abi pun muak dengan bohongan yang tante annet lakukan kepadanya sampai akhirnya Tante annet masuk ke dalam kamar dengan sedih karena tidak terima dengan peceraian dari sang suami sementara itu Om Abi langsung saja menetap nanar kepada Malik sampai si Malik mulai salah tingkah dan di situlah ia pun mulai berpikir berfikir.
" duh bikin alasan apalagi ya Biar Om Abi tidak memarahiku Aku menyesal telah mengusir Imah padahal ialah menemaniku dulu pas waktu ngamen." gumamnya si Malik sambil berpikir dengan keras sampai lamunannya terbuyar karena ditanya oleh Om Abi seperti ini.
__ADS_1
" Kenapa kamu begitu sama temanmu muslimah." sambung nya yg bertanya.
" Maaf Om Sebenarnya aku diasut sama tante annet dan katanya Om lebih sayang sama dia." timpalnya sih malik dengan rasa penyesalan.
"Astaghfirullahaladzim Malik jadi kamu seperti ini karena hasutannya padahal kalian bersahabat malah kamu tega berbuat seperti itu kepadanya." timpalnya Om Abi sambil memberikan nasehat kepada Malik agar pintu hidayahnya terbuka.
" Maaf Om maaf aku minta maaf Aku menyesal telah mengusirnya hiks hiks." ujarnya si Malik sampai-sampai Ia pun menangis.
" ya nggak papalah Malik Yang penting kamu mengakui kesalahan setelah persidangan Om selesai baru kita cari muslimah sama-sama ya."ujarnya Om Abi yang menjelaskan cara panjang lebar.
" iya."
"Baiklah om."sambungnya sih malik dengan rasa penyesalan yang amat mendalam.
setelah itu ia pun menangis sejadi-jadinya hingga tengah malam pun telah tiba sampai ia pun terbangun dan kemudian ia pun mulai berdoa dan memohon ampun kepada Allah Yang Maha Kuasa agar ia bisa bertemu dengan muslimah sampai ia mulai tertidur dengan nyenyak sampai yang lupa melaksanakan salat subuh dan kemudian ia pun mulai berdoa.
" Ya Allah ampunilah dosa-dosaku ya Allah aku menyesal telah berbuat jahat kepada muslimah ia juga seorang sahabat yang baik Aku menyesal karena telah aku termakan hasutan tante annet ampunlah aku ya allah aku menyesal sekali." apa doanya sambil memanjatkan kedua tangannya doanya dikabulkan.
dengan terburu-buru malik hendak melaksanakan salat subuh dan pada akhirnya ia pun langsung bersekolah dengan perasaan sedih dan ia merasa kehilangan seorang sahabat dan mulai menangis saat om abi mengantarkan malik kesekolah dan bahwa muslimah adalah sahabat yang terbaik bukan teman-teman sekolahnya yang selalu menghibur ya saat dia kesepian dan banyak masalah hingga akhirnya ia menjadi seorang yang pemurung sehingga proses perceraian antara Om Abi dengan tante annet hendak dilaksanakan hari ini juga dan peceraian ini juga telah diresmikan pada tgl 22 .
dan kenapa Om Abi ingin menceraikan tentang net selain tidak becus menjadi seorang ibu buat keponakannya atau seorang istri yang baik Abi pun diam-diam mengirimkan agen mata-mata untuk melihat aktivitas tante annet ternyata selama ini Om Abi melihat ia berselingkuh dengan Sang Mantan dan itu membuatnya gerah pada akhirnya Malik akhirnya merasakan kesepian dan perlahan-lahan Malik pun mulai dibully oleh teman-temannya.
sampai Malik pun menerima sebuah Karma sampai ia pun melaksanakan salat zuhur dan setelah melaksanakan salat zuhur ia Istirahat sendiri dan masih diledek oleh teman-temannya termasuk endin yang akhir-akhir ini mulai menjauhinya dengan hasutan teman-temannya dan akhirnya ia tidak mau bergaul dengan nya.
sampai setelah selesai pulang sekolah Malik pun langsung saja bertemu dengan Omnya di ruangan kerjanya dan berusaha mencari muslimah dan saat itulah Malik pun mulai berbicara terlebih dahulu kepadanya seperti ini.
" om om yuk Aku mau cari muslimah nih pengen minta maaf sama dia." timpalnya yang menarik-narik lengan baju Omnya.
" Alhamdulillah Serius kamu mau nyari muslimah." tanya Om Abi dengan heran kepadanya.
" Iya Om serius aku kalian Aku pengen ajak Imah untuk tinggal bersama." timpalnya si Malik sambil menarik baju lengan Om Abi kedua kalinya.
" Alhamdulillah Kamu sudah sadar Ya sudah kamu tungguin Om selesai kerja dulu ya." timpalnya Om Ami sambil mengetik file-file dokumen yang belum ia selesaikan.
" Siap Om." jawab Malik dengan semangat 45.
pada usulannya telat disetujukan olehnya dan siap-siap Om Abi pun memakai baju dan malik mulai menunggu om nya langsung saja mencari muslimah bareng-bareng namun sampai saat ini muslimah belum ditemukan dan susah mencarinya karena di daerah di sini sangatlah luas jadi susah menemukannya sampai hujan mulai turun.
" ya bagaimana kalau muslimah enggak ditemukan Aku menyesal sekali ya Allah." gumamnya si Malik dalam hati tiba-tiba saja lah Om Abi pun memanggilnya cuma sampai saat ini Malik tidak mendengarnya dan kemudian Om Abi pun langsung menepuk bahunya Malik dan langsung menanyakan keberadaan Malik.
" Lik kok kamu Gak nyaut sih dan cemas begitu." timpalnya sambil mulai menyetir sehingga hujan pun mulai.
" Oh .. anu om maaf aku nggak denger." hujannya Malik dengan rasa sedih.
" begitu ya sudah kita cari muslimah besok-besojk lagi aja ya soalnya hujan deras ntar sama-sama kita cari imah lagi." ujarnya Om Abi yang memberi pengertian kepada Malik.
"ya om."
pada akhirnya mereka sudah sampai di rumah namun belum menemukan muslimah sama sekali hingga malik pun menyesal telah membuat muslimah.
"Next cerita berikutnya tentang muslimah yang telah diusir"!!!
__ADS_1