Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Proyek bu alya dan bertemu dengan bu ratna


__ADS_3

dan keesokan harinya bu alya pun telah bangun pagi hari inu dan rencananya Bu Alya ada meeting dengan klain tersebut dan rencana nya ketemu dengan seseorang siapa lagi kalau bukan Pak Badr patner kerjanya sendiri dan rencana nya mereka akan bertemu di sturbuck didaerah depok dan disitulah bu alya sudah berangkat dari jam 7.50 agar dia cepat -cepat berangkat dan berencana bertemu dijam 8.59 dan akhirnya dia pun sudah sampai dilokasi tujuan tersebut dan disitulah pak badr melambaikan tangan disitulah bu alya melihatnya.


"eh ... pak badr saya kira siapa."ujarnya bu alya sambil tersenyum dan masih didalam mobil.


"hehehe ... iya bu anu kita ngobrol didalam cafe saja bu biar kita lebih fokus membahas bisnis ini bu."ujarnya pak badr yg berdiri diparkiran dekatnya mobilnya bu alya.


"ya ... boleh pak sebentar saya parkirin mobil sebentar dulu ya pak."ujarnya sambil memelankan stir mobil.


"okey ... saya langsung masuk kesana ya bu."ujarnya pak badr sambil berjalan ke arah cafe tersebut.


" ya .. pak."ujarnya bu alya.


dan pada akhirnya ia pun langsung memarkirkan mobil dan setelah itu baru ia langsung bertemu kepada pak badr dan secera langsung mereka pun akhirnya mengobrol juga sambil membahas meeting bersama mengenai rencanaan dalam pembangunan rekreasi kota zoo dan tiba-tiba saja bu alya pun menelpon pak dendy seorang inverstornya tersebut agar ia bisa datang dan bertemu langsung kepada mereka di sturbuck dan disitulah mereka menunggu sangat lama sekitar 30 menit dan tiba- tiba saja pak dendy pun akhirnya datang juga dan langsung saja pak dendy melambaikan tangan kearah mereka disitulah bu alya memanggilnya untuk segera duduk bersama mereka dan kemudian pak dendy pun memulai obrolan duluan seperti.


"maaf ya bu saya telat datang kesini soalnya macet banget bu hehe."ujarnya kepada bu alya dan kemudian pak dendy pun tersenyum kepada pak badr dan pak badr pun membalas senyum tipis.


"oh ... ya gpp pak santai aja hehe soalnya saya nagsih info mendadak hehe."ujarnya bu alya sambil meminum thai tea sturbuck.


"hehehe gak masalah Bu no problem hehe ."ujarnya pak dendy sambil tersenyum dan kemudian pak badr pun menanyakan nya.


"oh ... berangkat kesini naik apa pak."ujarnya sambil menghirup dan meminum caffe latte panas tersebut.


"oh ... biasa naik gojek pak hehe."ujarnya sambil tertawa dan akhirnya mereka pun tertawa.


"oh ... saya pikir naik mobil pak."ujarnya pak badr yg menyeletuk sehingga pak badr pu tertawa dan disitulah pak dendy tersinggung dengan coletan nya pak badr dan bu alya pun merasa tidak enak dan berkata seperti ini kepada pak badr.


"hehehe."terpaksa pak dendy tertawa lepas.


"Hust ... pak jaga sikap nya kepada investor kita pak."ujarmya sambil berisyarat agar bisa dijaga sikapnya dan tiba-tiba pak badr pun malu.


"maaf ya bu."ujarnya sambil menunduk.


dan kemudian bu alya pun menarik tangan pak badr dan langsung saja meminta izin kepada pak dendy untuk keluar sebentar dan situlah pak dendy pun mengiyakannya saja  dan kemudian bu alya langsung saja berkata tegas kepada pak badr seperti.


"ya ... lain kali jangan begitu sama klain kita gini-gini dia insvestor juga loh pak?".Ujarnya ia sambil memperingati pak badr.


"ya ... minta maaf kepada bu."ujarnya pak badr dengan rasa malu.


"ya ... seharusnya omongan mohon dikondisikan ya pak karena beliau adalah investor tertinggi dikota ini bisa-bisa bisnis ini ga jadi dan berkembang pak."ujarnya bu alya dengan tegas.


"dan jangan tertawa seperti itu seharusnya omongan bapak tadi bisa dijagakan pak kasian pak dendy jauh-jauh kesini malah gituin dan rumah sangat jauh loh makanya hargai pak usahanya bukan meremehkan karena waktu kita bertemu dengan dia jadi sia2. "ujarnya dengan tegas.


"maaf... bu saya mohon maaf sebenarnya dengan kesalahan ini yang menimpa bisnis kita bu."ujarnya pak badr sambil menunduk.


"baik ... ayo kita lanjut meeting kepada pak dendy ?." ujarnya bu alya tanpa basa-basi dan males juga mendengar kata maaf dari pak badr.


"ya..bu."ujarnya dengan lesu.


dan akhirnya mereka pun mulai meeting bersama pak dendy dan disitulah mereka punya perencanaan akan membangun taman zoo bersama-sama dan sebagian bangunan tersebut sudah jadi dan kandang satwa liar pun sudah jadi dan diitupun telah disampakan oleha pak badr dan juga bu alya yg meyakinkan nya bahwa jika bergabung dan investasi  maka keuntunganya 34% buat pak badr dan 50% buat bu alya dan juga pak dendy dan disitulah pak dendy telah menyetujuinya dan mereka pun akhirnya senang telah menerima persetujuan dengan pak dendy.

__ADS_1


"jadi ... kapan zoo akan segera dijadikan bangunan nya bu ?"ujarnya pak dendy dengan senang.


"untuk rencana selanjutnya bisa ditanyakan oleh pak badr ya pak."ujarnya sih bu alya sambil tersenyum dan kemudian pak badr pun langsung menjawabnya seperti ini.


"oh ... iya pak untuk bangunannya akan selesai antara 10 bulan pak insyallah selesai tepat waktu pak."ujarnya pak badr sambil makan roti unik isi srikaya.


"oh ... begitu ya pak."ujarnya sih dendy dengan singkat sambil minum coffe late dan makan bisquit yang telah dipesan oleh mereka.


"ya ... pak masih diproses inyasllah akan secepatnya jadi pak."ujarnya pak badr yg masih berusaha berbicara sopan dengan dia.


"baik ... pak saya sangat setuju dengan ide nya pak dengan rencana pembangunan proyek ini."ujarnya pak dendy dengan antusias.


"ya ... benar pak."ujarnya pak badr.


"sip.. untuk saat ini nanti saya telpon keluarga saya untuk mendanai  perencana pembangunan wisata satwa liar ini ya."ujarnya pak dendy dengan semangat.


"oh ... silahkan pak."ujarnya bu alya dan pak badr dengan kompak.


dan disitulah pak dendy menelponnya dan menjelaskan kepada keluarga menganai  perencanaan pendanaan rencana satwa liar dan sangat lama sekali mereka berpincang dan sampai mereka pun tetap bersabar juga dan kemudian saja pak dendy memberitaukan kepada mereka bahwa penadanaan sangat disetujui oleh keluarga mereka dan akhirnya bu alya dan pak  badr pun sangat senang dengan keputusan oleh pak dendy yang diambil oleh keluarga.


dan disitulah tiba-tiba saja bu alya pun menyuruh pak badr untuk memberikan nomor kontak kepada pak dendy agar bisa dihubungi dan kemudian mereka pun sepakat dengan perjanjian tersebut dan kemudian meeting pun selesai dan juga berjalan dengan lancar dan kemudian mereka pun saling bersalam-salam satu sama lain agar hubungan mereka baik sebagai partner bisnis dan kemudian bu alya pun pamit kepada mereka.


" Oh ... ya ada urusan pekerjaan lain kalo begitu saya permisi dulu ya pak badr dan pak dendy assalamualaikum."ujarnya sih bu alya sambil berjalan ke arah pintu keluar cafe.


"ya ... walaikumsalam wr.wb bu."ujarnya pak dendy dan juga pak badr pun mengucapkan walaikumsalam saja kepada bu alya dan kemudian pak badr pun berkata seperti ini.


"ya ... hati-hati ya bu alya."ujarnya pak badr sbil berdiri dengan hormat kepada bu alya.


dan disitulah bu alya mulai mengendarai mobil dan berjalan melintasi kota depok ke arah jakarta selama 53 menit dan disitulah ia pun menunggu lalu lintas sangatlah lama sekali sampe ia pun memainkan hpnya dan pada akhirnya perutnya mulai keroncongan dan kemudian ia pun segera makan yang deket dipinggir jalan dan ada akhirnya ia pun segera pergi ke tukang ketoprak didaerah tersebut dan kerena kebetula perutnya masih laper dan disitulah ia pun mulai turun dan segera ia kesana dan kebetulan sekali anterian nya panjang dan bu alya pun segera memesan dan berkata seperti ini.


"misi bu."ujarnya yg menyapa.


"ya ... silahkan mba mau porsi mba."ujar penjaga ketoprak tersebut sambil memotong ketupat.


"ya ... saya mau pesan satu porsi ya mba."ujarnya sih bu alya.


"baik ... mba segera saya buat."ujarnya sih penjaga ketoprak tersebut.


dan disitulah mereka pun bertatap-tatapan dan yang penjaga ketoprak selama ini ialah bu ratna sendiri yang mengelolah usaha ketoprak dan juga memproses pesanan bu alya yang selama ini memaki-makinya karena salah paham dan disitulah bu alya pun juga kaget dan sekaligus malu dan kemudian  dan tiba-tiba saja bu alya pun bersujud dan minta maaf kepada bu ratna namun bu ratna sedikit sakit hati kerena perlakuan bu alya membekas dijiwanya dan namun hati besar nya bilang untuk saling memaafkan dan tiba-tiba saja bu ratna pun berkata seperti ini.


"udah ... bu alya saya sudah maafin bu alya selama ini kok bu."ujarnya sambil mengangkat badan nya bu alya.


"ya hiks hiks hiks saya jadi malu sama bu alya selama ini dulu saya pernah menuduh ibu yg tidak-tidak hiks>>."ujarnya sambil menangis dan masih menunduk


"ya ... bu gpp saya sudah maafkan kok."ujarnya sambil mengangkat badannya bu alya kembali.


"ya ... hah hah saya jadi malu sama ibu."ujarnya sambil sambil menangis terisak-isak karena merasa bersalah sama bu ratna.


"gpp bu sini silahlan duduk disini bu saya buatkan ketoprak dulu ya."ujanya bu ratna yang berusaha ramah selama ini kepada bu alya.

__ADS_1


"ya ... makasih bu."ujarnya yg berusaha tersenyum.


dan diisitulah bu alya merasa malu dan juga bersalah kepada bu ratna dan bu ratna pun tersenyum dan berusaha memaafkan dan tiba-tiba bu ratna membuat ketoprak tersebut dengan penuh cinta dan telitian dan kemudian memberikannya kepada bu alya dan kemudian bu alya pun berkata seperti ini kepadanya.


"bu ... sejujurnya saya berterima kasih kepada bu karena bu ratna telah memaafkan saya selama ini saya selalu menuduh ibu tanpa bukti karena ulahnya sih indah."ujarnya sambil menunduk sambil memakan ketoprak.


"ya .. ga masalah bu dan saya juga sudah memaafkannya kok bu silahkan nih minumannya."ujarnya nya sambil mengantarkan air tawar tersebut.


"ya makasih ya bu."ujarnya bu alya sambil makan ketoprak yg telah ia santap.


"ya ... sama- sama bu."ujarnya sih bu ratna.


dan disitulah bu alya tersenyum dan juga akhirnya bu ratna membalas senyumanya bu alya dan tiba-tiba saja ada custumer pun datang dan disitulah bu ratna melayani mereka dengan baik  saat mereka ingin ketoprak 5 porsi untuk mereka semua dan bu ratna pun akhirrnya telah mempersiapkan nya dan disitulah bu alya menyemangati bu ratna dan sampai akhirnya para custumer pun sangat puas dan senang melayani oleh bu ratna dan distulah bu ratna akhirnya mendapatkan ranting pelayanan terbaik dan juga rasa dari para custumer dan sampai para konsumen pun berkata seperti ini kepada bu ratna.


"bu .... sumpah rasa ketopraknya enak banget bu."ujarnya konsumen tersebut dengan jujur dan disitulah bu ratna tersenyum dan kemudian bu ratna pun berkata seperti ini kepada mereka.


"haha ... alhamdulilah bu saya masak dari racikan sendiri."ujarnya sambil merendah hati dan kemudian dijawab oleh bu alya seperti.


"Ya ... bumbunya kacang sama rancikannya pas bu beda dari makanan ketoprak lainnya."ujarnya sih temen konsumen tersebut sambil menikmatinya.


"ehmm ya .... bu saya aja makanan mau nambah porsi lagi."ujarnya bu alya dengan memuji sambil memegang piring nya tersebut dan akhirnya mereka pun tertawa semua.


"Hahaha ... bisa aja ibu-ibu ini dan juga bu alya hehehe."ujarnya bu ratna sambil tertawa dan akhirnya ibu-ibu tertawa juga.


"ya ... benar bu saya jadi kepengen nambah hehe."ujarnya sih teman komsumen yg ke tiga kaya suka banget dengan ketopraknya bu ratna.


" ehmm ... ya bu enak banget bu saya mau nambah jadinya nya."ujarnya bu alya dengan bersemangat.


"hehe ... saya juga mau nambah tapi ketoprak nya yg pedas ya bu." ujarnya teman konsumen yang ke empat.


"ya bu ... saya juga ya."ujarnya sih konsumen yg pertama.


"hehe ... siap ibu-ibu."ujarnya bu ratna dengan riang gembira.


dan disitulah bu ratna tersenyum karena banyak pelanggan konsumen yang pesan dan tiba-tiba saja ada pelanggang lain datang banyak dan disitulah bu alya telah membantunya melayani para penggunjung yang sangat banyak dan bu ratna akhirnya terbantu juga oleh bu alya dan kemudian bu alya pun mempromosikan dagangan bu ratna disosial media dan alhamdulilah rezekinya bu ratna pun akhirnya bertambah dan para pelanggang pun mulai bertambah dan sampai disitu bu ratna puji syukur kepada allah swt dan juga berterima kasih kepada bu alya.


"alhamdulilah terima kasih ya bu alya telah membantu saya buat semuanya."ujarnya sambil tersenyum.


"ah ... ga masalah bu jangan sungkan- sungkan bu namanya juga balas budi dan salinh tolong menolong juga lah hehe."ujarnya bu alya  yg tersenyum sambil melambaikan tangan.


"ohh ... mah bisa ajah."ujarnya bu ratna dengan bercanda sambil sedikit mendorong badannya bu alya dan kemudian bu ratna pun akhirnya berkata lagi seperti ini.


"oh ... ya udah mau magrib bu."ujarnya sambil mengigatkan bu alya.


"masyallah ... oh iya bu ratna makasih kalo sudah mengigatkan kalo begitu saya permis mau pulang dulu bu."ujarnya bu alya yg hendak pergi.


"Assalamualaikum bu."ujarnya lagi sambil meninggal tempat pangkalan nya bu ratna.


"Walaikumsalam hati-hati bu."ujarnya bu ratna.

__ADS_1


Next cerita tentang kediamannya bu ratna


__ADS_2