
"Astagfrilahh halazim." beristighfarnya bu khomairoh kepada mereka dan tiba-tiba saja aisyah berfikir seperti ini.
" Astaghfirullahaladzim gawat aku diomelin Umi sama Abi gimana ini."gumamnya aisyah dalam hati sampai muslimah berpikir sama dengan Aisyah.
" Ya Allah aku jadi tidak enak sama Bu khomairoh dan Pak Ibrahim ampunilah aku ya Allah." batinnya muslimah dalam hati sampai pak Ibrahim pun menanyakan ini kepada mereka.
"Kok .. kalian berdua baru pulang sih jam segini kan mau magrib dan nanti kalian kesurupan." timpalnya yang memarahi mereka berdua.
sampai saat ini mereka berdiam dan bingung harus menjawab apa dan tiba sajalah Pak Ibrahim dengan tegas bertanya seperti ini.
" Ayo jawab kenapa kalian pulang jam segini." timpalnya tegas dengan mereka berdua.
" mohon maaf abi umi kami ada urusan main ketaman jadi lupa waktu deh hehe." ujarnya Aisyah sambil cengengesan dan sampe pak ibrahim pun tidak percaya sambil berkata seperti ini kepada muslimah.
" Apa benar Imah Raisa tadi main bersamamu." timpalnya sambil bertanya kepada muslimah.
" Iya benar Pak Bu Kami Baru saja kami pergi ke taman." jawabnya lima agar tidak membuat Pak Ibrahim dan bu khomairoh khawatir.
" Masya Allah kirain Kalian Kenapa ternyata main ditaman toh." hujannya bu khomairoh sambil mengelus dadanya.
"Hahahahahahaha."sampe akhirnya Aisyah dan muslimah tertawa terbahak-bahak bersama.
" Aduh ... Astaghfirullahaladzim malah pada ketawa lagi." ujiannya Pak Ibrahim sampai mencairkan suasana sehingga membuat mereka semua Tertawa lagi.
" Aduh maaf pa maaf pak." ujarnya Aisyah menunduk malu.
"Ya Pak Ibrahim Saya minta maaf kita berdua ketawa sekali lagi Kalau kami semua minta maaf ya." ujarnya Muslimah dengan sopan sehingga
__ADS_1
Bapak Ibrahim pun tersenyum dan memakluminya.
" tapi ingat ya kalian berjanji ya nggak boleh pulang jam segini karena kalian perempuan muslimah yang baik tidak boleh pulang seperti."
" Baik insyallah pak Ibrahim." ujarnya sih Muslimah dengan sesopan mungkin dan mengajukan kedua jempolnya.
" Ya siapp ... Abi Aisyah juga berjanji tidak akan mengulanginya lagi." timpalnya Aisyah sambil mengacungkan jempol sehingga membuat Bu khumairoh tersenyum dan tiba-tiba saja tertawa.
" Oh Ya baiklah kalau gitu kalian buru-buru gih siap-siap wudhu untuk melaksanakan salat magrib bersama-sama ya." timpal perintahnya Pak Ibrahim kepada muslimah dan Aisyah.
" Siap pak."timpal nya muslimah.
" oke baiklah abi."timpalnya sih aisyah.
di situlah mereka pun bergegas ke kamar mandi dan segeralah mereka berwudhu terlebih dahulu dan setelah itu salat magrib berjamaah bersama dengan Pak Ibrahim dan bu khomairoh pada akhirnya mereka pun membaca al-qur'an setelah itu baru itu pak ibrahim menceramahi kepada mereka semua tentang kewajiban mereka untuk tetap menutup aurat dan menjaga kesucian itu sangat penting apalagi yang baru menikah.
yang di situlah mereka memahaminya saat Ibrahim menjelaskannya dari hadis riwayat bazzar pentingnya menutup aurat dan menjaga kesuciannya khusus untuk wanita sampe metrka semua pun mulai berdoa pada akhirnya tibalah azan isya berkumandang disitulah mereka melaksanakan salat isya bersama khusyu dan setelah itu baru mereka berzikir kepada Allah untuk segera membukakan pintu dan jalan yang mereka doa masing-masing.
pada akhirnya telah muslimah selesai berdoa dan pak Ibrahim pun langsung saja menasehati mereka bahwa pentingnya waktu salat agar kehidupan mereka tidak susah disitulah mereka mulai memahami dan mengerti dan disuruh oleh Pak Ibrahim untuk tidur pas jam 09.30 malam.
dan pada akhirnya muslimah dan Aisyah pun dan pamit kepada Abi dan Uminya langsung saja mereka bergegas untuk segera ke kamar mereka masing-masing setelah itu muslimah pun langsung berdoa sebelum tidur agar tidak diganggu oleh setan-setan yang menganggu.
keesokan harinya seperti biasa muslimah Pun bangun lebih awal dan langsung saja merapikan tempat tidurnya setelah itu langsung salat subuh jamaah kepada para santriwati dan santrawan lainnya sampai salat subuh mereka salat selesai Mereka pun langsung baca Quran sebagai tanda syukur kepada mereka selama 10 menit setelah itu muslimah sama kawan-kawan lainnya bergegas ke kamar mandi agar tidak telat berangkat ke madrasah.
sampai muslimah pun rela mengantri menunggu santri-santri lainnya mandi begitu lama karena begitulah mereka sampai sahila temannya muslimah menunggunya begitu lama sampe ia pun langsung saja menyapa muslimah.
"Hy Assalamualaikum muslimah." ujarnya menyapa sambil memeluk sih muslimah.
__ADS_1
" Waalaikumsalam hai sahila kok tumben."ujarnya sih muslimah sambil merangkul sahila.
"Ya ... nih kok mereka mandi di toilet nya lama amat ya jadi pengen mandi."ujarnya sahila dengan binggung.
"Ya ... hust astagfirllah ga boleh gitu kan jadi harus ngantari jadi harus punya adab sah."ujarnya muslimah sambil menasehati.
" Eh iya-iya mah." ujar sih sahila dengan malu.
pada akhirnya mereka pun menunggu hampir sama sampai muslimah pun berburu masuk ke dalam kamar mandi mandi dengan cepat agar tidak terlambat ke sekolah begitulah dengan Khalisa ia lelet sekali saat mandi karena ia seperti biasa menjaga kebersihan tubuhnya.
dan setelah muslimah selesai mandi Ia pun buru-buru menggunakan handuk dan setelah itu barulah ia cepat-cepat menggunakan baju dan lalu ia bergegas ke kamar mengambil perlengakapan dan buku sekolah nya dan buru-buru ia lari ke arah mandrasah dan sih muslimah mulai berfikir dalam hati.
" Ya Allah takut telat ya Allah jangan sampai pelajaran pertama aku diomelin sama Bu aida." gumamnya ia sambil berlari.
dan sampai saat ini muslimah pun bingung harus berbuat apa ia takut terlambat pergi ke madrasah untuk belajar pelajaran pertama tentang kisah nabi dan juga prakarya yang belum ia kerjakan 3 hari yang lalu dan berpikir harus bagaimana.
sampai pikiranya semrawut pakai susah untuk untuk berpikir jernih Bagaimana caranya ia bisa menghadapi situasi ini sampai ia melamun tiba-tiba muslim pun terjatuh dan juga tidak sengaja menabrak Bu aida dan di situlah Bu Aida mulai memarahinya.
" Astaghfirullahaladzim mah kamu lihat-lihat dong ini bukunya sampai jatuh Aduh Aduh kamu ini." cerca nya sambil memarahi sih muslimah yang terjatuh sehingga sikutnya terluka.
" Oh ya Bu maaf Bu saya nggak sengaja bu lupa perhatiin ibu." ujarnya sih muslimah yang berusaha meminta maaf kepada bu Aida dan lalu muslimah pun berdiri sampai ia memegang pantatnya dan sikutnya yang sakit.
" alah banyak alasan kamu cepetan ini kamu bantuin ibu." perintahnya si Bu Aida dengan emosi sambil ia mau mengambil buku-buku yang besar tersebut Lalu memberikannya kepada muslimah.
"Baik siap bu." ujarnya muslimah yang berusaha memperbaiki postur tubuhnya yang terluka akibat menabrak Bu aidah.
pada akhirnya mereka semua pun melanjutkan pelajaran mereka berikutnya hingga disuruh bikin prakarya bersama nah setelah itu batu mereka bikin karya bersama-sama.
__ADS_1
setelah itu mereka pun lalu ber istirahat sejenak dan mendisukiskan tugas kelompok bersama dan setelah itu muslimah pun langsung saja membikin prakarya sesuai dengan usulan teman-teman nya dan prakarya pun telah selesai saja dikumpulkan oleh Bu aida sambil Bu Aida pun menyuruh mereka untuk presentasi bersama sampai saat ini muslimah kepikiran dengan kebaikan bu ratna termasuk daffa.
next cerita aisyah ➡️