
~flashback sebelum ia lulus dari SD~
pada saat itu muslimah telah beranjak remaja dan sudah lulus dari sd-nya karena sebelumnya dulu ia sering membantu dan mengajarkan Adik kelasnya yang ikut kosidahan kebetulan eskul nya sudah didirikan oleh muslimah dan juga anjani dengan semangat nya mereka ikut berkat bujuk dan rayuan mereka akhirnya muslimah sudah menjadi pemimpinan kosidahan atau disebut dengan Rosis setelah menganti Anjani.
tetap tersenyum dan tersenyum muslimah bisa mengajarkan mereka dengan sama teman-teman dekatnya Fitri, Sahila, Aini orang anggota rosis sampai mereka sudah bisa dan latihan ekskul pun telah dimulai sehingga muslimah pun menyemangati mereka dan berkata seperti ini.
" Ayo adik-adik ku semangat latihannya."serunya sampai menaiki kedua tangannya.
" Iya Baiklah ka." timpalnya adik kelas 4 yang pertama.
"siap ka." Timpal adik kelas 5 yang kedua.
" siap." seru timpal mereka dengan kompak.
" Baiklah kita mulai sekali lagi main Mbaknya lagi ya Sambil melantunkan sholawatnya." perintah muslimah lagi.
" baik kak." seru mereka semua dengan kompak.
pada akhirnya mereka pun melanjutkan latihan kosidahan tersebut agar tetap tampil maksimal yang membuat kedua orang tua mereka bangga dan acara gelar perpisahan telah dimulai tiba pukul adik-adik kelas sudah mementaskannya dari tadi setelah menggantikan muslimah yang waktunya pantas bersama kakak kelasnya membuat orang tua bangga dan lalu bertepuk tangan dengan meriah.
Plok plok polk
"baik semuanya Makasih telah menyaksikan acara kosidahan ini saya selaku pimpinan pesantren sangat bangga dengan anak-anak yang sudah berjasa membuat nama baik pesantren ini dengan baik sekaligus membuat kami bangga." ujarnya Pak Ibrahim secara tiba-tiba memberi sambut hangat kepada para penonton.
"prok prok prok". seru tepuk tangan para penonton dengan meriah.
sehingga adik kelas tersebut mulai menunduk dan mulai senyum ke arah para penonton hingga pada akhirnya kelulusan muslimah telah tiba dan disitulah para guru-guru mengumumkan juara-juara berikutnya dari juara 3 hingga juara 1 bahwa ada siswi madrasah yang paling prestasi dan aktif dalam kegiatan Osis ialah muslimah si juara 1 sendiri hingga semua pada tepuk tangan dengan gembira.
"prok prok prok." serunya tepuk tangan dari mereka semua dengan meriah sehingga para guru pun langsung saja menyuruh muslimah untuk naik ke atas panggung dan guru tersebut berkata seperti ini.
" Oke muslimah silakan kamu maju ke depan." serunya sambil memerintah muslimah.
"Oh .... iya terima kasih bu."ujarnya sih muslimah dengan tersenyum.
dan guru tersebut memerintahkan muslimah untuk berpidato kepada mereka dan muslimah pun juga harus menjawab apa sampai ia gugup dan ia pun terus menarik napas hingga pikiran tenang saja ia berpidato dengan tenang sambil ia berkata seperti ini.
__ADS_1
" Terima kasih teman-teman terutama para wali kelasku dan guru-guruku yang telah mengajarkanku untuk menjadi sosok pribadi yang bisa belajar keras ini terutama berkat ka aisyah."
"Prok priok prok prok"
itulah yang membuat Aisyah nangis dengan harunya sekaligus membuat keluarganya Ibrahim bangga berkat didikan mereka penuh cinta dan kasih sayang agar musibah menjadi pribadi yang kuat hingga akhirnya teman-temannya pun menepuk tangan kembali.
" terima kasih terima kasih dengan ini saya kasih piala dan beasiswa untuk kamu." ujar si guru tersebut sambil memberikan piala kepada muslimah.
"Terima kasih Bu terima kasih." ujarnya sih muslimah yang hendak memberikan salam kepadanya.
"Prok Prok Prokk."
"Oo oo ... yeayy yeayyy>>>>." sorak mereka dengan riang gembira.
"Oooo Oooo." terus orangnya mereka dengan riang gembira
"Muslimahh Ooo." seru si Erwin kakak kelasnya muslimah sambil tepuk tangan.
" kamu hebat kamu luar biasa." suruh pujinya Kak Aisyah.
" muslimah Kamu hebat sekali luar biasa." ujarnya si Sahila Ayah secara tiba-tiba sambil menjalani tangannya muslimah.
" ya benar kamu keren banget." terpujinya Si Aini sambil memeluk muslimah dari samping.
" ah teman-teman kalian bisa aja aku jadi malu." sambungnya Muslimah.
" Iya bener aku jadi makin kagum sama kamu." ujarnya si Fitri sambil memberikan cemilan kepada muslimah.
" ah Fitri ya Allah makasih."
"Ya ... ambil saja mah." seru tawarnya sih fitri dengan ikhlas kepadanya.
" Yah kamu luar biasa banget."
di situlah muslimah sangat senang dan akhirnya mereka semua berpelukan satu sama lain dan lalu menonton acara wisuda qasidahan inilah momen-momen yang nggak akan muslimah lupakan karena selama ini dia selalu di otoriter oleh tante Anet dan juga Malik sampai Ia pun sangat bersyukur kepada Allah bisa menikmati pertemanan yang sehat hingga ia menikmati acara permainan anak tersebut dalam memainkan Sebuah Nyanyian lantunan sholawat nabinya setelah pentas ini selesai bu khomairoh pun datang menyamperinya..
__ADS_1
" Ya Allah nak Selamat ya." ujarnya sih bu khomairoh yg secara tiba-tiba memberi selamat kepadanya.
" Iya Bu makasih Bu." Fajar Muslimah dengan tersenyum.
dan tiba-tiba saja ada para teman dan saudara dari bu khomairoh datang memberi sebuah keramat kepadanya dan kemudian Ia pun berkata seperti ini.
" kalau begitu kami akan memberikan hadiah kepada kamu."ujarnya yg memberi hadiah secara tiba-tiba.
" ini Terima aja ya nak." ujarnya saudara bu khomairoh yg memberikan hadiah kepada nya.
sampai mereka pun memberikan hadiah kepada muslimah dengan senang muslimah pun menerimanya dan selalu berfoto bersama bahkan acara ini berakhirnya Mereka pun pulang Danau saja disambut oleh Pak ibrahim saat muslimah yang hendak masuk ke dalam rumahnya.
" atas keberhasilanmu Selamat ya nak."ujarnya pak ibrahim minum kopi lalu jabat tangan kepada muslimah.
" iya pak terima kasih." ujar nya muslimah sambil memegang piala kemenangannya.
kemudian Pak Ibrahim pun langsung saja memperkenalkan dia kepada kerabat saudara dan temannya.
" Ayo semuanya Silakan duduk ini anak asuh saya yang paling berprestasi di sekolah."ujarnya.
dan lalu muslimah pun langsung sedih jabat tangan kepada mereka semua apa ada salah satu Adiknya pak Ibrahim memperkenalkan diri.
" Oh ya Dek salam kenal ya saya Entin Adiknya pak ibrahim.
"ya bu salam kenal."ujarnua sih muslimah dengan sesopan mungkin.
hingga pada akhirnya mereka pun langsung saja kumpul satu sama lain sambil menceritakan masa-masa terindah dalam hidup dari keluarganya pak Ibrahim dan itu membuat mereka sangat senang sekali apalagi bertemu dengan muslimah secara langsung sampe ia pun menceritakan kisah hidupnya setelah ada salah satu kerabat dari Pak Ibrahim yang menanyakan perihal peristiwa Kenapa ia bisa diangkat oleh Pak Ibrahim karena ia yatim piatu sampai ia pun ling lung Harus Pergi ke mana apa salah satu keluarganya dari teman nya pak Ibrahim yang kasian dengan perihal yang dialami oleh muslimah dan perkata seperti.
" yang sabar ya Nduk."
" Ya Pak terima kasih." ujar Muslimah dengan lembut.
akhirnya mereka menginap sampai malam itu telah tiba dan lalu melaksanakan salat magrib berjamaah bersama sampai muslimah pun menulis diary tersebut bahwa ia sangat senang bisa diangkat oleh keluarganya pak Ibrahim hingga keesokan harinya.
" next cerita berikut dari muslimah"➡️
__ADS_1