Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Lupa menjemput


__ADS_3

" Duh tante ke mana ya mah."ujarnya.


" Aku nggak tahu sih Malik mungkin tante annet sedang dalam perjalanan."ujarnya sih muslimah.


" Iya cuman ini udah lebih dari setengah jam kita belum ngerjain PR juga."ujarnya sih malik.


" ya habis kita pulang sekolah aja ngerjainnya."ujarnya sih muslimah sambil memberi saran.


" Iya cuman kalau kita disuruh-suruh ga bakal selesai mah."keluh sih malik kepada muslimah.


dan kemudian muslimah menarik nafas dengan kasar dan ia mulai bersabarnya ia mendengarkan curhatan keluh kesah Malik panjang kali lebar dan tiba-tiba saja tante annet datang dan langsung saja menspion agar mereka bisa mendengarnya dan juga ia meneriaki mereka agar mereka segera masuk.


" anak-anak Ntar bisa bantu Tante sebentar "ujarnya denga sok manis didepan mereka.


" bantu apa Tante."ujarnya sih malik.


" Ya ... Tante mau minta bantuan apa."ujarnya muslimah dengan sopan.


" minta tolong apa enaknya ya buat memanfaatkan dan ngerjain mereka." Gumamnya dalam hati dan lalu ia pun mulai berfikir dan idenya untuk menyuruh mereka mulai muncul"yaudah deh aku suruh mereka mijit sekalian."gumam kembali dalam hati.


" Ya udah Tante minta tolong sama kalian tolong mijitin bahu dan badan tante pada pegel setelah itu tolong bersihin rumah ya sayang hehe." Ujarnya yang bermasuk dalam terselubung.


dan kemudian muslimah dan Malik saling beradu pandang Apa maksud semua ini kenapa harus mereka yang melakukan pekerjaan rumah dan seharusnya mereka mengerjakan PR dan juga belajar Bukannya itu tugas tante Anet sebagai ibu rumah tangga malas sekali dia mau enak-enak saja tanpa tidak memikirkan beban mereka dan kemudian mereka pun menjawab dengan terpaksa seperti ini.


"Ya ... tante."jawab mereka dengan terpaksa.


dan kemudian mereka beradu pandang lagi tidak biasanya tante annet seperti ini meminta tolong dengan baik untuk memanfaatkan mereka dan dengan terpaksa mulai bekerja sementara muslimah pun membersihkan teras di halaman belakang kemudian muslimah membersihkan teras belakang sedangkan Malik melayani tantenya seperti pelayan kebetuhaan nya enak sekali hidupnya apa-apa pengen serba dilayani oleh keponakan-keponakan angkatnya dan kandungnya seperti ratu elizabezt saja.

__ADS_1


dan dengan terpaksa mereka melakukan pekerjaan ini meskipun sulit buat mereka berdua dalam hati pun terasa berat jika dikerjakan dan setelah pekerjaannya selesai Pas sore hari mereka pun disuruh Tante annet untuk membersihkan diri dengan bersih tak disangka tante Annet tidak mengurus mereka dengan baik dan akhirnya Om Abi pun pulang kerja habis menyelesaikan kasus bersama klien tersebut ialah percerai an dan kemudian diSambutlah oleh tante annet.


"Eh ... mass abi kamu udah pulang."ujarnya sih sambil tersenyum.


"Eh ... ya yang lelah banget nih sayang habis kerja btw anak-anak pada kemanaa yang."ujarnya om abi sambil membuka jas terus dasi dan lalu menaroh tas.


"Oh .... mereka barusan mandi mas sebentar lagi mereka akan turun."ujarnya sambil tersenyum.


"Okey ... ga nyuruh2 dan ga galak sama mereka kan."ujarnya sambil melepaskan sepatu.


"Ga lah ... mas ga mungkin aku sejahat ini sama merèka."ujarnya sih annet dan kemudian ia pun bergumam dalam hati seperti ini.


"Duh ... kenapa mas abi bisa ngomong begitu sih."ujarnya dalam hati sambil berfikir dan kemudian dikagetkan oleh mas abi.


"Ya ... sudah aku masuk dulu ya."ujarnya sih abi sambil pergi kearah kamarnya sendiri.


dan kemudian ia pun pergi arah ke dapur untuk menyiapin makan malam buat mereka pada akhirnya muslimah dan Malik pun sudah selesai mandi dan kemudian tante anak pun datang sambil meminta tolong lagi kepada mereka untuk segera menyiapkan diri dan peralatan alat-alat untuk makan seperti sendok dan garpu untuk dihidangkan di meja makan dan kebutuhan tante annet memasak kalkun spesial beserta Nasi Briani yang sangat enak kebetulan tante annet pernah kursus masak jadi masaknya sangatlah enak.


"om ... biar malik aja yang bawain air putih."ujarnya


"Ga ... usah lik kaya om ga bisa jalan aja."ujarnya sembari berdiri.


"Tapi ... om kan banyak kerjaan om jadi amu khawatir."ujarnya yg iba.


"Gpp ... lik kan om.bisa jalan lik jgn khawatir lik."ujarnya sih om abi.


dan kemudian om abi pun ke arah dapur dan semua pekerjaan cuci piring sudah beres mungkin ini muslimah telah mengerjakannya dengan cepat atau ditekankan oleh Tante annet agar tetap kerja harus cepat jangan sampai ketahuan oleh Omnya sendiri kemudian seletah muslimah di kamar tiba-tiba saja ia ditarik oleh tante annet dan kemudian tante annet mengancamnya agar tidak ketahuan oleh Omnya abi dan akhirnya muslimah pun disuruh tidur olehnya.

__ADS_1


Pada akhirnya muslimah pun masuk kamar dan dia mulai menangis jadi-jadinya dia mengingat almarhumah orang tuanya saatnya masih hidup Ia senang sekali bukan main saat masih kecol ia berkumpul sama dan ibunya sejak ia masih TK B dan sering di manja-manjain beli sepatu baju dan baju oleh abi dan umi dan kemudian menangis sejadi-jadinya karena mengigat kejadian masa lalu terindah bersama orang tuanya dan kemudian tertidur.


dan kemudian ia bermimpi lagi tentang abi dan uminya dan memanggil namanya dan disitulah muslimah pin terhayut suasana dalam mimpi sampai ia menanggis saat tertidur dia pun mengigau dan berkata seperti ini.


"abii .. umi imah kanget sama kalian kalian kemana saja selama ini hiks hiks."ujarnya sambil mengigau dan kemudian uminya berkata seperi ini.


"jangan pergi ninggalin imah sendirian."ujarnya lagi sambil menangis.


"Imah.... umi juga kangen sama kamu."ujarnya Uminya yang memeluk Muslimah dengan erat.


" Iya Abi juga kangen sama muslimah ingat sekarang kamu harus salat tahajud agar pikiranmu tenang."ujarnya armahum abinya sambil mengelus kepala muslimah agar tetap tenang.


"Ya ... abi ya umi muslimah akan tetap salat."ujarnya sambil memeluk mereka.


"Tapi .. kalian jangan pergi aku masih rindu sama kalian."ujarnya ia sambil memeluk mereka kembali.


" sayang Abi dan Umi juga ingin bersama mu di sini cuman sayang kita beda alam nak karena kami sudah panggil sama yang maha kuasa kamu harus tetap sabar dan ikhtiar sama Allah ya mah karena ini ujian buat kamu agar km menjadi lebih baik ."ujarnya abi sambil memeluknnya.


"Ya ... abii umi."ujarnya sambil menangis.


Dan kemudian dan ia masih saja menyebut orang tuanya berkali-kali sampai ia berteriak seperti ini Sehingga semuanya tidak mendengar teriakannya dan kecuali annet yg mendengarnya namun ia tetap tak peduli dan bangun tengah malam jam 00.12 langsung saja ia kedapur dan mengambil air putih tersebut dan sementara itu om abi masih saja ia bekerja tengah malam begini kerja blm selesai dan disitulah si anñet menghiburnya agar tidak terlalu banyak kerja.


dan sementara itu muslimah masih tertidur dan tiba-tiba saja di ganggu setan yang jahat sampai akhirnya ia pun terbangun dan langsung saja istighfar dan kemudian membaca doa tidur agar tidak tergangu oleh setan-setan terkutuk.


seperti biasa ia rindu dengan sosok ibunya sampai tidak bisa berpikir panjang lagi bahwa ia sangat merindukannya dan kemudian Ia pun langsung saja berwudhu untuk salat malam dan memohon ampun kepada Allah dan mendoakan Abi dan uminya agar Ia tetap Tetap tenang di alam sana.


" Ya Allah tolong lindungi Abi dan Umi semoga mereka tetap tenang di alam sana Rabbana Atina Fiddunya Hasanah walfillahi roti Hasanah waqinal azabanar." doanya dalam hati.

__ADS_1


Dan setelah ia melaksanakan salat malam akhirnya pikirannya menjadi lebih tenang dan ia tetap bisa lebih tawakal kepada Allah swt bahwa semua ini telah diatur olehnya.


Next prat berikutnya ➡️


__ADS_2