Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Berjalanan hidup bu ratna dan muslimah


__ADS_3

next cerita tentang Petty dan Bu Ratna


dan akhirnya bu ratna dan petty pun sudah berada di kontrakan dan bertekad untuk membuka usaha sendiri agar tidak diinjak-injak oleh namanya majikan dan rekan kerja yang membenci sehingga itu yang membuat hati Bu Ratna Membekas sampai sekarang ini dan akhirnya dia punya tabungan modal yang cukup untuk buka usaha yaitu ketoprak dengan semangat Ia pun tolong kepada tukang gerobaknya dengan cepat agar usaha ketopraknya maju dan agar bisa dapet uang lebih banyak.


dan saat Itulah Bu Ratna sedang berjuang keras untuk menghidupi Petty karena selama ini dia Sudah resmi dipecat secara tidak terhormat oleh Bu alya dan kemudian Ia pun segera bergegas untuk menyiapkan dagangannya untuk menjual ketoprak dengan giat deñgan semangat 45 dan setelah menyiapkan ketoprak dia langsung saja keliling dan juga ditemani oleh Petty dengan siap siaga dan mereka pun senang dan tetap semangat penjual ketoprak tiap hari dan tiba-tiba sajabada orang-orang yang melewati gerobaknya bu ratna dan bu ratna langsung saja basa-basi kepada mereka.


" Bu Pak ketopraknya Pak silakan." tanya dengan ramah tamah.


" ga ... mba terima kasih."ujarnya sih calon konsumen tersebut.


dan kemudian orang-orang tersebut bilang minta maaf sekali lagi karena mereka sudah kenyang dan juga terburu-buru ke kantor dan sehingga petty pun akhirnya mengeluh dengan dagangannya sampai sekarang belum laku.


" Bu kok sampai sekarang dagangan kita belum laku sih."timpalnya dengan cemberut.


" sabar ... lah pet namanya juga orang jualan pasti ada yang beli kok Nak tenang aja." timpalnya Bu Ratna dengan sabar.


"Ya ... bu." sahutya si petty dengan nada yang pelan.


sambil mereka melanjutkan perjalanan untuk menjual ketropaknya dan di situlah mereka menunggu dengan lama sekali karena tidak ada satupun pembeli yg datang sehingga mereka harus beristirahat di pinggir jalan sebentar dekat dengan komplek saat itulah mereka Mulai jenuh sekali karena belum ada pembelian sama sekali dan tiba-tiba saja ada seorang ibu bersama anaknya datangke arah gerobaknya mereka yg sedang duduk dan kemudian sih Ibu dan anaknya ingin memesan ketoprak 2.


" Bu Bu pesan ketopraknya satu yang pedes pedesnya banget ya bu pakai 5 cabe yang satu nggak pakai cabe ya Bu untuk anak saya." ujarnya sih ibu tersebut sambil mengeluarkan uang yang bernominal Rp50.000.


" Oh ya Bu siap bu Silakan duduk dulu Bu." Timpal Bu Ratna dengan sopan sambil menunjuk duduk ke arah sana.


" Iya makasih Bu." timpal pelanggan tersebut sambil memangku anak nya yang berusia 3 tahun


dan kemudian anak kecil pun berkata seperti ini kepada ibunya karena haus.


"Mah ... Yusril haus Mak mau minum." Timpal bocah tersebut kepada ibunya dengan manja.


" Sabar ya nak mau minum apa sayang."timpal Ibu pelanggan tersebut sambil mengelus kepala anaknya.


" Aku mau minum coca-cola mah." sahut bocah tersebut dengan manja.


" Hah coca-cola Jangan ya nak nggak bagus buat tenggorokan kamu entar kamu batuk piyek lagi." timpalnya sih ibu pelanggan itu dengan manja sambil memberi nasehat dengan baik.


" terus aku mau minum apa."


" Ya udah kamu minum air putih aja nak tapi jangan cola-cola dulu ya nak biar tenggorokannya nggak sakit." Timpal Ibu tersebut sambil memencet gemas ke arah hidung anaknya.


" ah nggak mau maunya itu."

__ADS_1


yang di situlah percakapan perdebatan telah dimulaì antara anak dan ibu dan itulah yang membuat bu ratna dan petty binggung dan kemudian Bu Ratna menyuruh petty untuk memberikan susu friance flag rasa vanila tidak dinging untuk anak pelanggan tersebut dan langsung saja petty mengantarkan minumannya kepada adik pelanggan tersebut.


" ini silahkan minumannya saya taruh di sini ya Bu." timpalnya si Petty sambil menghantarkan ke arah meja.


" Ya ... de terima kasih."timpalnya sambil memangku anaknya yang susah diam.


" Iya Bu sama-sama ada lagi."


" ehm... nggak usah repot-repot de makasih udah bantuin ibu ini nak uangnya." Timpal Ibu tersebut sambil memberikan uang sebesar uang Rp30.000 kepadanya.


"Hah ... buat apa bu gausah bu."timpalnya sih petty padahal sih petty mengharapkan duit tersebut.


" Ya udah Nak ambil aja ini rezeki buat kamu terima aja ya." ujar Ibu tersebut yang Ikhlas memberikannya.


" Hah Serius ini aku dikasih duit Wah rejeki numpak nih lumayan aku bisa beli bakso sama ibu hehehe." gumamnya petty di dalam hati.


"Ya sudah makasih ya bu." timpalnya sih Petty dengan senyum ceria.


dan disitulah Bu Ratna melihat Petty yang diberikan uang kepada Ibu tersebut dan disitulah Bu Ratna melarang nya agar tidak menerima uang tersebut karena menerima pemberian orang tidaklah baik dari pada memberi apalagi Bu Ratna masih mampu memberikan nafkah untuk Petty yg ia perlukan. di situlah petty mulai cemberut dan mulai menuruti perintah ibunya dan akhirnya dengan terpaksa petty pun tidak menerima uang tersebut dengan wajah yang kusut dan juga murung dan kemudian ia pun kembali bekerja.


dan akhirnya dagangan Bu Ratna Laris Manis dan di situlah Petty mengeluh dan sedih kenapa bisa ia tidak biasa mendapatkan apa yang ia mau sementara anak yang lain bisa dan sedangkan ia harus bersusah payah terlebih dahulu untuk mendapatkan uang dan keinginannya agar ia tetap bersekolah seperti dulu cuman hati kecilnya petty ingin lebih dan lebih di situlah akhirnya bu ratna melihat wajah petty yg muram dan kemudian ia pun langsung menasehatinya setelah melayani pelanggan tersebut.


" tapi petty sampai kapan sampai kapan bu petty ga mau jadi orang miskin lagi yang selalu direndahkan apalagi setelah kita diusir terus oleh bu alya petty sakit hati bu petty ga mau direndahkan sama bapak hiks hiks apalagi bapak ga mau jenggung kita bu petty mau sekolah hiks." timpalnya sambil memeluk ibunya


" Sabar sayang kita pasti ada rezeki buat sekolahin kamu nggak usah mikirin bapak kamu atau Ibu Alya ya yg terpenting fokus sama impian km ya nak, jangan pamrih saat menolong orang lebih baik kita memberi daripada harus menerima sesungguhnya dan karena inilah kamus dari agama kita." tim penyempurna Bu Ratna sambil memeluk petty dengan kencang agar semangat menjalani hidup ini.


" Iya Bu."timpalnya sambil memeluk ibunya kembali.


di situlah petty tersadar bahwa memberi lebih baik daripada menerima dan kerja keras itulah yang terpenting dan harus tetap berusaha semaksimal mungkin agar ia bisa tetap sekolah seperti dulu karena dia ingin mengejar cita-citanya menjadi orang sukses agar dia bisa jalan-jalan yang bisa belanja karena dia suka sama mengumrohkan ibunya suatu saat nanti beberapa bulan.


kemudian waktu sudah berjalan selama 5 bulan akhirnya bu ratna mendaftarkan petty sekolah dan hidup mereka sudah membaik hingga akhirnya petty bisa sekolah dan petty sudah kelas 5 sd.


dan sebenarnya petty anak yg cerdas sehingga iya pun ikut lomba olimpiade belajar mtk dan 2 tahun lagi petty akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan smp-nya secara gratis dan akhirnya Ibu gurunya memanggil Bu Ratna karenaingin membahas Nilai raport dan juga prestasi nya sih petty sangat bagus dan memuaskan sehingga ia bisa melanjutkan SMP Negeri di daerah Jakarta sehingga akhirnya Akhirnya bu ratna datang di ruang guru dan Bu Ratna akhirnya penduduk dan berkata seperti ini kepada Kepala Sekolahnya.


" Permisi Assalamualaikum ada apa ya bu sayaa dibawa kesini bu apakah petty membuat masalah-." timpalnya sambil menunduk.


" Waalaikumsalam Bu tidak bu silahkan bu."timpal kepala sekolah itu dengan ramah sambil memotong pembicaraan Bu Ratna yang belum terselesaikan dan mempersilakan Bu Ratna untuk duduk.


" ya baik kalau tidak penting untuk apa saya datang ke sini ya Bu." timpalnya bu ratna dengan heran.


"Begini bu kebetulan saya kepala sekolah disini bu saya mengundang ibu karena petty sangat berbakat bu dan juga berprestasi dengan nilai yang terbaik Bu jadi nggak heran jika saya memberikan beasiswa gratis untuknya."

__ADS_1


" Masya Allah benar bu."timpal bu ratna dengan shock.


"ya benar Bu nanti kami tanggung biaya beasiswa smp gratis untuk petty setelah ia lulus SD ya bu ya." ujarnya Kepala Sekolah yang memberitahukannya.


" Ya Allah hah serius bu alhamdulilah tapi anak saya masih 9 tahun bu."


" Iya benar Bu."ujarnya kepala sekolah dengan tenang.


ketua Bu Ratna sangat senang berita ini yang disampaikan oleh Kepala Sekolah bahwa sebentar lagi Petty akan naik kelas 5 dari dalam mukjizat mendapatkan beasiswa SMP secara gratis dari pihak sekolah dan ini semua larena Allah subhanahu wa ta'ala yang memberikan hadiah kesabaran untuk bu ratna bahwa yang dihina belum tentu hina yang dibenci belum tentu mendapatkan mujizat ini.


pada akhirnya Bu Ratna pun pulang ke rumah dengan riang gembira Ia tetap melanjutkan jangan ketopraknya agar tetap Laris Manis dan setelah gagasannya habis akhirnya Bu Ratna pulang dengan biang gembira dan di situlah ia menyelesaikan pekerjaan rumah dengan sebentar di kontrakan dan setelah peti tidur beratnya melaksanakan salat malam Tahajud setelah itu bu ratna berdoa seperti ini.


" Ya Allah terima kasih telah mengabulkan doa-doa saya selama hampir 2 tahun Semoga dia bisa menjadi anak yang baik dan soleha dan juga cerdas dan semoga aku bertemu dengan anak itu kasihan juga dia tidak punya orang tua semoga tidak terjadi apa-apa kepadanya." doanya sambil mengangkat doa untuk petty dan muslimah dan kemudian mengaminkannya.


Next cerita muslimah ⬇️


sementara itu nasib muslimah masih saja ia tinggal di rumahnya kediaman keluarga malik kebetulan Om Abi sudah menikah dengan tante anneth setahun yang lalu dan Tapi tetap saja ada yang tidak suka dari keluarganya itu istrinyabom sendiri yang selalu cari masalah kepada muslimah dan juga malik karena ia bukan bagian dari keluarga ini cobaan demi cobaan ditimpa oleh anak sebaik muslimah sehingga tantenya pun sehingga tantenya pun ingin mempunyai rencana untuk mengeluarkan muslimah agar dia tetap bisa melanjutkan hidup tanpa keponakannya.


Dan intinya seperti itu saat itulah Om Abi telah menikahi ia saat mereka masih bangku kuliah dan kebetulan tante annet juga tidak suka terhadap anak-anak dan ia Benci sekali sama anak-anak kecuali anak dari rahim dia sendiri dan dia harus mencari cara untuk mengeluarkan mereka berdua agar ia tidak mengurusi dua-duanya dan hanya mengurusi suaminya saja dan kemudian dia pun bergumam dalam hati seperti ini.


" Pokoknya aku harus segera menyingkirkan anak- anak ini agar mereka ga pada betah tinggal rumah kami karena selain mereka menyusahkan Aku tidak suka dan ga relaa Mereka ada di sini dan aku harus menyingkirkan Gimana caranya agar mereka tetap dan menderita hehehe." gumamnya dengan licik.


dan kemudian annet pun mandi sambil menyalakan dan juga mendengarkan musik jazz agar ia mandi dengan tenang dan selesai mandi ia pun menggunakan parfum dan ia pun siap-siap melayani mas abi dengan sepenuh jiwa dan setelah ia melayani sang suami ia pun merayu nya agar ia bisa punya pembantu untuk mengurusi keperluan rumah cuman mas abi pun tidak setuju karena pembantu sekarang tidak bertanggung jawab ia pun berkata seperti ini.


"Sebenarnya mas juga ga setuju dengan ide kamu."ujarnya om abi sambil berada didekat ranjang sih annet.


"emang ... kenapa mas."ujarnya dengan cemas dan juga cemberut.


"karena mas takut pembantu jahat dan juga suka penipu dan kadang tidak bertanggung jawab sayang dan biaya pembantu juga tidaklah murah sayang."ujar om abi sambil membelai rambut nya annet.


"Ah ... mas mah gitu."ujarnya dengan kesal dan kemudian ia pun bangun dan bangkit dari ranjang.


"habis mau gimana lagi sayang mas takut pembantu sia-sia dan membuat masalah baru juga sayang.'ujarnya dengan pertimbangan.


dan kemudian annet pun berfikir.


"ada bener nya juga kata mas abi cuman aku lagi ngurus pekerjaan dan membayar mereka para pembantu ya ehm mending aku manfaatin mereka aja untuk mengurus rumah enak aja numpang gratis."gumamnya annet dalam hati.


dan kemudian om abi mengagetkan annet melamun saat annet sedang berfikir keras bagaimana ia tidak cape dalam bekerja dan sampai pada akhirnya om abi pun menyuruh nya untuk tidur bersamanya dan pada akhirnya mereka pun tidur berdua bersama- bersama sambil menghiasi hari- hari mereka.


next part berikutnya tentang kehidupan muslimah ➡️

__ADS_1


__ADS_2