
10 hari seminggu kemudian
...----------------...
akhirnya muslimah pun senang bermain bersama teman-teman nya dan juga menemani iasyah dikalah ia sedih apalagi ia cukup senang tinggal disini serasa punya keluarga namun ia masih saja merindukan Daffa setelah ia susah tidur karena selama ini cuman dia teman baik nya dan selalu menemani muslimah sampe ia terus memikirkan nya sehingga ia mulai lupa harus melaksanakan salat tahajud setelah ia melaksanakan salat ia pun langsung saja berzikir terlebih dahulu setelah itu ia pun langsung memohon dan berdoa seperti ini.
" ya Allah tambah sangat rindu kepada Kak Daffa dan juga Bu Ratna aku sangat merindukan nya betapa senangnya aku bertemu dengan mereka termaksud bu alya tapi sayang aku sudah ada di sini susah sekali mencarin keberadaan mereka ya Allah Ya Allah semoga aku bertemu dengan Bu Aliya, bu ratna, Kak Daffa dan semuanya Amin ya robbal alamin." doanya dengan harapan sambil memanjatkan tangannya agar doanya dijabah Allah.
setelah tengah malam Ia pun langsung saja membaca Alquran agar jiwanya khusyuk hampir satu jam kedepqn ia membaca Alquran sampai jam 04.00 subuh ia mengantuk dan tiba-tiba saja azan pun mulai berkumandang dan tibalah saja muslimah mulai kentut dan kemudian mengambil wudhu lagi dan di situlah Ia pun berpapasan dengan Pak Ibrahim dan bu khomairoh sambil mereka Ibrahim berkata seperti ini.
" Masya Allah Imah Kenapa kamu bisa disini nak."tanya nya kepada nya.
" Iya nak habis salat tahajud ya." Timpal tebakan nya bu khomairoh.
" Iya Bu Pak saya barusan habis melaksanan salat tahajud pak ... bu." jawabnya muslimah dan kemudian Pak Ibrahim mulai berfikir dengan positif kepada muslimah bahwa ia adalah anak yang rajin dan taat kepada Allah.
" Subhanallah anak ini rajin sekali."Gumam nya pak ibrahim dan bu khomairoh pun juga berpikir demikian.
" Masya Allah ini anak rajin sekali salat ibadahnya semoga saja Allah memberikan rezeki dan selalu membuat anak ini bahagia." gumamnya bu khomairoh dalam hati.
" Bapak Ibu kalau begitu saya mengambil air wudhu dulu ya bak bu."ujarnya sih muslimah yg meminta izin kepada mereka.
" Eh iya entar kita ngambil duduk bersama-sama aja sama salat berjamaah ya." ujarnya Bu Humairoh yang memberikan usul kepada muslimah.
" Eh ... iya Pak Bu Ayo kita ngambil air dulu bersama." ujarnya Muslimah dengan ramah sambil tersenyum kepada mereka.
"Ya nak." jawabnya Pak Ibrahim kepada muslimah
"Eh ... iya pak."timpalnya muslimah.
pada akhirnya muslimah mobil air wudu bersama bu khomairoh Kalau Pak Ibrahim mengambil air wudhu di tempat khusus untuk pria berwudhu sampai akhirnya mereka semua telah selesai berwudhu setelah itu langsung Berdoa selesai wudhu dan saat itu muslimah pun digandeng oleh bu khumairoh muslimah pun bertanya seperti ini kepada bu khumairoh.
" ya Bu kok Kak Aisyah tidak salat bersama kita Bu."tanyanya kepada nya.
"Eh ... iya nak soalnya Aisyah lagi datang bulan." jawabnya bu khomairoh sambil tersenyum.
"Datang bulan itu apa ya."gumamnya sih muslimah dalam hati.
" Oh begitu ya Bu."
" Ya ...... nak Yuk kita langsung ambil wudhu saja yuk." ajaknya bu khomairoh kepada muslimah.
" Oh iya ayo bu."
__ADS_1
pada akhirnya mereka langsung saja ke masjid bersama dan kemudian langsung saja mereka melaksanakan salat subuh berjama'ah didalam mesjid dan setelah selesai melaksanakan salat subuh seperti biasa mereka runiritas berzikir terlebih dahulu seletah itu membaca al-qur'an surah al-mulk setelah selesai membaca Quran muslimah pun seperti biasa bergegas untuk mandi diantrian paling pertama.
pakai baju Iya pendek pergi ke kamar langsung saja ia pun menyiapkan mata pelajaran apa saja yang akan dibawakan di hari Kamis ini sehingga muslimah pun pamit kepada by khumairo yang telat stand by di dalam ruang keluarga.
" Bu Ima pamit dulu ya Bu." ujar muslimah sambil menyalami punggung tangannya Bu khumairoh kemudian muslimah pun langsung saja salam kepada bu khomairoh dengan hormatnya
" Assalamualaikum."salam nya ia yang hendak bergegas ke arah pintu.
" Waalaikumsalam hati-hati Nak." jawab salam nya bu khomairoh.
"Ya bu." jawabnya Muslimah dengan antusias sambil berlari Lalu bu khomairoh tersenyum seperti ini.
" Subhanallah ini anak rajin dan sopan sekali Semoga menjadi anak yang baik dan membantu mengangkat derajat almarhum'ah kedua orang tuanya."gumamnya bu khomairoh dalam hati.
pada akhirnya muslimah segera menuju ke kelasnya setelah itu seperti biasa sebagai runitas murid-murid Sekolah Dasar Mereka pun disuruh oleh gurunya untuk melaksanakan tugas-tugas yang mereka embani yaitu menghafal Alquran surat al-mulk dan kemudian surat al-hujurat.
dan setelah itu langsung saja mereka disuruh tes oleh bu aida untuk menghafal surah al-mulk dan al-hujurat langsung kepadanya tinggal giliran muslimah pada akhirnya muslimah pun mendapatkan nilai memuaskan dan cepat sekali dia bisa menghafal Alquran.
" Alhamdulillah teman-teman akhirnya aku bisa menghafal surah-surah al-mulk dan Al Hujurat dengan hafalan terbaik." ujarnya muslimah sambil curhat kepada teman-temannya..
" Masya Allah Subhanallah muslimah Kamu hebat sekali." puji sang sahabat yaitu fitri.
" ya .. mah kamu hebat banget." puji sahabatnya bernama Sahila.
"Heh iya ....Aku aja baru hafal surat al-mulk aja susah sekali." ujarnya sih aini sambil curhat kepada si muslimah.
"Hehehe... maka dari itu kita harus bisa memahami membaca Quran setiap hari teman-teman insya Allah kita cepat menghafal surat 30 juz juga." usul nya sih muslimah sambil menyemangati teman-temannya.
" Heh ...Iya... iya ayo kita langsung hafalan yuk." ujarnya Si Aini dengan semangat.
"Ayoo." ujarnya mereka dengan kompak.
dan akhirnya dia pun diikutsertakan lomba untuk lomba baca Quran Hafiz Quran dan membawa puisi dan lain sebagainya itulah berkah kesabaran muslimah yang tetap bersyukur apa yang ia punya sehingga dia tetap menghormati orang tua.
pada akhirnya aisyah pun senang sekali melihat muslimah bahagia dan juga peruang selain usia mereka terpaut jauh tapi Aisyah pun sudah menganggap muslimah sebagai adik kandungnya sendiri.
kenaikan kelas pun telah tiba muslimah pun juga mendapatkan nilai memuaskan tapi tidak punya Wali karena ortu nya sudah tiada dan akhirnya apa Ibrahim pun bersedia menjadi wali nya sampe pak ibrahim rela mengambil rapot nya muslimah dan langsung pulang dan memberi tau kepada istrinya.
" Masya Allah Bu Bu lihat Bu rapotnya muslimah."ujarnya yg memberitaukan.
"eh ... iya kenapa pak kok heboh begitu."ujar nya sambil mengaduk gulainya
" Iya Bu ini Bu rapot muslimah bagus sekali."jawabnya pak ibrahim dengan senang
__ADS_1
"ini bu."
" Masya Allah rapotnya bagus sekali nilai hafalan Quran dan mata pelajaran yang sungguh berbakat anak ini." pujinya Bu khumairo kepada muslimah.
"Ya ... mi pasti almarhumah Pak Muslim sama Bu Ida sangat bangga kepadanya dan kita doakan saja semoga almarhumah Istiqomah dan tenang di sana ya Mi."
" Ya pasti dong bi kita doakan semoga muslimah bisa mendapatkan ridho allah." doanya bu khumairo kepada muslimah.
" Iya mi Mari kita sholat dhuzur bersama rezeki kita bertambah dan kita mendoakan muslimah juga ya mi."ajaknya pak ibrahim
"Ya bi tapi habis umi selesai masak dulu ya baru kita salat zuhur berjamaah."jawabnya sambil iya mengambil tutupan panci untuk menaruh pancinya.
"ya mi."
akhirnya mereka pun salat berjamaah sampai mendoakan muslimah sementara itu muslimah pun bermain bersama teman-temannya sampee mereka melihat kakaa kelas nya main gabus bersama yakni santriwati sungguh takjub Mereka melihat permainan gabus mereka sehingga muslimah ingin sekali ikut.
"Kak ... ka." ujar muslimah yang memanggil mereka.
"Ya ... ada apa ade." jawabnya kaka kelas nya bernama anjani.
" Aku boleh nggak ikutan main gabus bersama kalian."ujarnya sih muslimah yg berusaha menawarkan diri.
"Ya ... boleh kak." rengeknya aini.
"Ya boleh ya boleh ya."rengeknya sih fitri sahabatnya.
"Please... Plaesee."rengeknya mereka semua.
"Eh ... Ya... kasih kesempataan aja kasian loh mereka."ujarnya sahabat nya bernama maryam.
"Heh... kasih kesempatan saja mereka bantu kita pentas nanti."ujarnya sahabat nya bernama siti.
" gimana ya kan ini khusus pantas kita untuk perpisahan kami tapi kalau mereka mau gabung tapi harus izin dulu."Gumamnya anjani dalam hati.
" Ya udah deh nanti gw sampein ke guru dulu ya."jawabnya sih anjani kepada sahabat-sahabatnya.
"entar lu kepada mereka ya." Sambungnya kepada teman-temannya.
"Okey ... ni." jawabnya sih siti dan Maryam dengan kompak.
akhirnya mereka pun menjelaskan kepada Muslimah dengan teman-temannya bahwa ia harus mengkoordinasi ke guru terlebih dahulu untuk ikut main pertunjukan gabus Bersama dengan mereka dan akhirnya mereka pun mulai setuju.
Nexr cerita berikutnya.
__ADS_1