Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Bab 61 muslimah season 2 Persiapan beli peralatan sekolah


__ADS_3

~keesokan harinya~


pagi yang cerah telah tiba kebetulan Ia datang bulan Jadi tidak melaksanakan salat pas subuh-subuh setelah itu muslimah pun segera membantu bu khomairoh untuk membersihkan pekerjaan rumah dengan teliti dan cepat Ia pun langsung menyambut pagi dengan bersyukur.


" Alhamdulillah Terima kasih ya Allah kau telah memberikan keluarga yg baik." gumamnya dalam hati muslimah.


lalu muslimah pun menyapu halaman di depan rumah kebetulan Ia pun langsung saja disapa oleh Kak Aisyah dengan hangat dan langsung saja ia salim ke punggung tangannya Aisyah dan lalu Salim secara agama kepada Jefri seperti Salim dengan jarak jauh dengan mengangkat kedua tangannya sampai aisyah pun berkata dengan gembira seperti ini.


" Masya Allah muslimah kamu cantik banget sekarang." rambutnya ia sambil menggendong anak kembar nya.


"ah ... aku biasa aja kok jadi malu aku dipuji."ujarnya muslimah sambil memegang sapu.


" Kamu sangat cantik dan luar biasa." ujarnya si Jefri yang ikut-ikutan memuji muslimah.


" Ih kalian berdua bisa saja." jawabku sambil membuat mereka tersenyum.


"hehehehe."tawa nya mereka yg terkekeh.


"eh ... umi sama abi kenapa yah mah."tanya ka aisyah lagi secara tiba-tiba yg bertanya kepadaku.


" Oh itu Pak Ibrahim sama bu khomairoh ada di dalam ka mau aku anterin saja ka." tanya sih muslimah sampe ia menawari aisyah.


" nggak usah mah entar ngerepotin kamu lagi." ujar Kak Aisyah dengan sungkam.


" Ya mah lagian kan kamu lagi beres-beres halaman ini." ujar Ustad Jefri yang prihatin dengan muslimah.


" nggak papa nggak masalah kok kak."ujar muslimah yg tersenyum.


"Yaudah ... kalo begitu gita masuk dulu ya."ujarnya sih jefri yg memberikan izin kepada muslimah.


"Ya ... ka."


hingga saatnya keluarganya Aisyah bertemu dengan keluarganya pak Ibrahim dan mereka pun senang sekali bertemu dengan cucu-cucunya yang masih baby sangat lucu sekali sehinga mereka bisa melihatnya sampai muslimah maupun ikut senang dan bahagia melihat Kebahagian mereka dan lalu tetap melanjutkan pekerjaan sampe-sampe fitri memanggilnya.


" Ayo muslimah kita main lompat kali lagi." ujarnya si Fitri yang secara tiba-tiba sudah berada di halaman depannya rumahnya Pak Ibrahim.


"Ayok." ujar Muslimah dengan antusias dan semangat.


"hehehe hompimpa dulu ya." ajaknya Si Aini secara tiba-tiba.

__ADS_1


"Yuk."timpal mereka dengan kompak.


"Okey."


"hompimpa halaelayu gambreng." seru mereka semua dengan konpak ditempatnya.


" Mak Ijah pakai baju rombeng." sambung mereka secara kompak yang masih berdiri.


" muslimah kamu yang jaga." ujar Sahila Yang mulai siap-siap.


" sama kamu Fitri." sambungnya lagi memperingati mereka.


" iya iya kita yang jaga." timpal mereka dengan kompak.


lalu muslimah yang jaga bersama dengan Fitri karena mereka ngalah lu mereka memegang lompat tali tersebut dan lalu dengan riang mereka tertawa sambil main lompat tali bersama sampai Kemudian mereka pun main petak umpet bersama dan setelah itu mereka meminta izin kepada orang tuanya termasuk Pak Ibrahim dan bu khomairoh untuk pergi membeli peralatan sekolah dalam mall karena sebentar lagi mereka akan masuk sekolah di Madrasah kenaikan sekolah menengah pertama.


" begini Nak Jadi ibu nggak setuju Kalau kamu pergi sama temen-temen kamu nanti tunggu Kak Aisyah aja buat bikin kalian aja ya."ujarnya bu khomairoh yg memberikan saran kepada mereka.


" Bu kalau begitu Ima langsung ngobrol sama temen-temen ya."ujarnya ia hendak memberikan izin kepada bu khumairah.


"Baik ibu panggil aisyah sama jefri dulu ya."


lalu muslimah menunggu perintah dari Bu khumairoh setelah itu ia memanggil Aisyah lalu Aisyah setuju karena kebetulan ia ingin sekali membeli peralatan kebutuhan si kecil dan lalu Jefri pun langsung saja pamit kepada Umi dan Abinya Aisyah dan akhirnya mereka semua pergi kemall bersama pakai mobil.


sementara itu akhirnya Bu Alya dan Bu Ratna sudah berdamai 5 tahun yang lalu seperti biasa bu Ratna menjadi pembantunya lagi Seperti Dulu Bersama mbo iyem ia bantu dan sebentar lagi petty kenaikan kelas 2 SMP di negeri Jakarta 12 yang sama sekolahnya dengan Daffa sementara itu Dafa yang masih saja memikirkan muslimah sampai melamun saat ia belajar dan berfikir seperti ini.


" Ya Allah aku kangen sekali denganmu muslimah Kamu ke mana aja selama ini."gumamya ia dalam hati


sampai pelajaran yang daffa baca tidak masuk ke otaknya karena saking kurang fokusnya Ia terus memikirkan muslimah dan tiba-tiba saja dikagetkan oleh petty saat dia mulai mau ngeprak mejanya tidak jadi karena takut diomeli olehnya lalu dia langsung mengagetkan dia dengan cara seperti ini.


"Dhorrr." serunya Petty sambil mengagetkan Daffa dengan cara menepuk punggunya sehingga daffa mulai kaget.


"Ih ... petty ngagetin aja sih lu." luarnya Daffa dengan ketus.


"hehehe kaget ya kaget ya."ujarnya sih petty yang bercanda padanya


padahal bagi dafa itu tidak lucu malah itu membuat dia makin tampak deg-degkan dan juga stress Dan makin nggak karuan dia pun mulai emosi dan membentak seperti bahwa ia tidak suka kagetkan seperti itu malah petty yang mulai kesal kepadanya karena baginya Ia adalah pengganggu dalam pikirannya tentang muslimah.


bahwa muslimah Pujaan hatinya bukan gadis yang lain sampai Petty pun sudah kesal dan mulai pergi dari kamarnya sampai ia pun membanting pintu kamarnya Daffa sampai pada akhirnya Bu Aliya mulai memanggilnya.

__ADS_1


"Daffa -dafaaa."


"Kesini nak."


" ya Mah Dafa tunggu mah daffa ke sana sekarang." ujarnya ia yang secara cepat bergegas ke bawah..


lalu ia mulai turun dan bertanya seperti ini kepada ibunya kembali


"Ya kenapa mah..?"


" itu di atas kamu kenapa dafaa berisik ampe kedengeran ke bawah." tanyanya Bu Alya kepada dirinya.


" anu gue bingung harus jawab apa nih kalau tahu gua habis ribut sama si Petty." gumamnya si Daffa dalam hati dan lalu daffa pun bingung harus menjawab apa hingga pada akhirnya ia mulai berkata seperti ini.


" Nggak papa kok Mah lagi bercanda aja sama sih petty."jawabnya ia untuk menutupi kesalahaan sih petty.


" Oh kirain ada apa fa ih kamu hehehe." jawabnya ibunya sambil tertawa terkekeh sampai robot ikut tertawa sehingga pada akhirnya suasana menjadi lebih cair biar ga awkrd lagi lalu bu alya berkata seperti ini.


" Oh iya sekalian fa anterin mamah ke super market." timpalnya Ia sambil mengajak daffa ke supermarket.


"Oh ... boleeh mah sekalian daffa mau jalan-jalan."lalu Bu Alya berkata seperti ini.


" Oh iya sekalian kamu ajak si Petty ya."


" Iya Ma nanti Dafa ajak ya Kalau ia mau."jawabnya sih daffa dengan pelan.


pada akhirnya Daffa pun mulai mengajak petty lalu petty pun dengan senang hati menerima tawarannya lalu meminta izin kepada bu Ratna awalnya Bu Ratna juga tidak setuju karena tidak enakan karena merepotkan Bu Alya dengan statusnya sebagai seorang pembantu dan dengan lugas bu alya menjelaskannya bahwa ia mengajaknya Jadi Bu Ratna nggak perlu khawatir dengan sungkam bu ratna mengizinkan nya pada akhirnya mereka semua jalan-jalan Membeli peralatan untuk keperluannya Daffa dan Petty sampai mereka keluar rumah bersama sambil bu alya menyuruh sopir tersebut lalu sopir tersebut langsung saja menyalakan mobil agar mesinnya hangat dan setelah itu baru Ia pun langsung saja starter motor setelah mereka masuk kedalam.


pada akhirnya mereka semua pun langsung saja menikmati perjalanan ke supermarket langganannya Bu Alya seperti biasa daffa pun mulai merenung sampe murung sampai-sampai memikirkan muslimah seperti itu sehingga ia tidak mau berbicara dengan siapapun termasuk dengan petty dan ia langsung saja berpikir apakah ia bisa bertemu dengan muslimah sampai petty pun mulai memikirkan apa yang telah terjadi dengan si Daffa.


" loh kok si ka Dafa murung begitu ya kaya lagi frustasi." gumamnya si Peti dalam hati.


dan tiba-tiba saja sopir tersebut tidak sengaja memerankan setirannya sehingga terjadinya jalannya bikin Kagok mereka semua.


"Druckk."


"Ahhlkkkkkk."teriak mereka semuanya.


next cerita berikutnya tentang mereka ➡️.

__ADS_1


__ADS_2