
dan kemudian bu alya pun pamit kepada bu ratna dan lalu bu alya menyalakan mesin kemudian pergi menggunakan mobil dan melajunya dengan cepat dan sementara itu ratna pun membereskan semua nya tanpa basa basi langsung saja bu ratna mendorong kerobaknya sampai dirumah dan kemudian petty pun menunggu ibu nya lumayan lama sekali dirumah kawannya dan juga melihat sang ibu yang mendorong kerobaknya dari tadi dan tabpa basa-basi petty menyamparinya dan kemudian petty pun akhirnya seperti ini kepada sang ibu.
"Bu ... dari mana bu barusan petty nungguin ibu."ujarnya dan kemudian para tetangga dan teman-temannya pun tersenyum.
"oh ... Huh petty sayang bilang assalamualaikum dulu dong nak."ujarnya bu ratna sambil mengelus kepala petty.
"hehehe ... maaf pettyy lupa bu soalnya khawatirnya nunggu ibu."ujarnya ia sambil memeluk nya.
"kamu ... tuh pet pet jawab salam dulu nak ada-ada saja kamu"ujarnya sih bu ratna.
dan akhirnya petty langsung royplay bilang assalamualaikum dan kemudian bu ratna menjawab walaikumsalam dan akhirnya semua para tetangga pun terharu melihatnya dan kemudian para tetangga pun tersenyum lagi kearah mereka dan akhirnya para tetangga pun berkata seperti ini.
"hehehe ... namanya juga anak-anak bu pasti sayang sama ibunya."ujar sih tetangga tersebut.
"hah ... ibu ini bisa aja kalo begitu saya permisi mau masuk dulu ya bu asslamualaikum."ujarnya bu ratna sambil berjalan kerumahnya.
"walaikumsalam wr.wb hati-hati bu entar gerobaknya nyungsep?."ujar tetangga tersebut dengan nada ketawa dan kemudian bu ratna pun cuek dan tidak menanggapinya dan kemudian tetangga tersebut pergumam dalam hati.
"halah ... janda miskin aja belagu udah ga bisa bayar kontrakan sok-soan lagi mau sekolahin sih petty segela dikira biaya sekolah pun murah apah."gumamnya tetangga tersebut bermana bu etty sih onar dalam hati dan kemudian dikagetkan oleh bu ratna seperti ini.
"Hah ... ibu ini bisa aja."ujarnya bu ratna sambil mendorong kerobak dan kemudian teman-teman nya pun berkata seperti ini kepadanya.
"Petty ... entar main kerumah ku lagi."ujarnya yang berada dirumahnya.
"ya ... nit aku mau pulang dulu assalamualaikum."ujarnya sih petty sambil berjalan.
"walakumsalam."ujar temannya bernama nita.
dan kemudian petty dan nita pun bilang dada dan melambaikan tangan namun bu ratna pun tidak peduli dengan ledekan tetangga yang tadi yang terpenting ia pun tetap menyekolahkam petty lulus sekolah dan sambil ia mendorong gerobak dan kemudian petty pun ikut melangkahi bu ratna dan disitulah mereka akhirnya sudah sampai dirumah dan kemudian bu ratna berhenti sejenak setelah sudah sampai dirumah.
dan tiba-tiba saja azan isya pun telah dikumandangkan dan akhirnya bu ratna pun mengambil air wudhu dan setelah itu baru melaksanakan salat dan setelah ia melaksanakan salat magrib ia pun langsung berdoa kepada allah swt dan berdoa seperti ini.
"ya allah bantu hamba mu ini untuk mempelancarkan urusan ku dan bantu hamba mu ini untuk menyekolahkan petty ya allah agar ia menjadi anak yang berhasil dan sukses juga dimasa depan robalnnalatinahindumyahasanah wailfiakhiroti hasana wakinalazabbnar."doa nya dalam hati.
dan seletah bu ratna berdoa ia pun segera menyiapkan makan malam untuk petty agar perutnya tidak keroncongan dan kemudian ia pun menghindangkan nasi putih, sayur lodeh kesukaan petty dan juga serba lauk-lauk yang macam-macam bu ratna masak bergizi untuknya seperti tahu,tempe sambel dan juga ikan asin itulah makan kesukaan mereka hidang enak dan juga sederhanadan.
disitulah petty sangat sennag bisa makann bareng ibunya pada akhirnya tiba-tiba saja Azan Isya pun berkumandang oleh marbot mesjid dengan suara sangat lantang dan merdu dan kemudian Bu Ratna menyuruh petty untuk melaksanakan salat Isya dan akhirnya ia pun menurutinya dan segeralah mereka melaksanakan salat isya bersama.
dan setelah melaksanakan salat isya mereka pun akhirnya petty pun tertidur dan sementara itu bu ratna menyayikan lagu syahadat agar petty bisa tertidur pulas dan seletah itu akhirnya bu ratna pun menguap dan kemudian ia pun tertidur.
**********************************
dan keesokannya hari akhirnya bu ratna pun membangunkan petty untuk segera pergi bersekolah dan petty akhirnya terbangun juga dan disitulah bu ratna pun mengantarkan petty kesekolahan namun petty baru ingat bahwa ini hari minggu dan disitulah bu ratna pun hampir lupa sehingga petty pu akhirnya tertawa.
dan disitulah bu ratna tetap berjualan dihari minggu atau week end pun biasa nya rame dan akhirnya petty pun ikut dengan sang ibu dan disitulah bu ratna semangat dalam berjualan dengan mendorong gerobaknya dengan semangat sambil ia pun berteriak ketoprak dan juga petty pun juga ikut berteriak dan kemudian para pengunjung tidak menyahutinya dan kemudian mereka pun lelah mengelilingi semuanya dan akhirnya pun berteduh disebuah komplek elit dan disitulah mereka beristirahat dilapangan saat para warga-warga senam dengan semangat dan distulah bu ratna dan petty pun mulai istirahat dan kemudian duduk sampai akhirnya para pengunjung pun datang kearah mereka dan berkata seperti ini.
__ADS_1
"misi bu ... saya sama istri saya mau pesan ketoprak ya."ujarnya bapak pelanggan tersebut.
"siap pak bu."ujarnya sambil memotong ketupatnya.
"yah ... saya yang pedes juga dan ga pakai toge ya bu."ujar istri pengunjung tersebut.
"baik ... bu."ujarnya bu ratna sementara petty pun mencuci piring dan juga mengelap
"oh ... ya bu kalo saya sedikit pedes sama pakai toge nya yg banyak juga ya bu."ujar sih bapak pelanggan tersebut.
"siap pak bu."ujarnya bu ratna sambil mengulek kacang dan juga bawang putih,cabe diulek menjadi satu.
dan kemudian petty pun mempersilahkan mereka untuk duduk dan kemudian petty pun langsung mengantarkan air tawar kepada mereka dan akhirnya mereka pun duduk sambil menikmati ketoprak nya telah hidangankan oleh mereka dan akhirnya para pengunjung pun datang lagi kebetulan segerombolan keluarga.
dan disitulah akhirnya mereka memesan 5 porsi dan disitulah bu ratna membuatkan nya untuk mereka dengan cepat sementara petty mengangkat piring dan lalu menyucinya dan kebetulan pelanggan nya sangat rame dan disitulah para pelanggan pun sangat puas dan beberapa orang sangat banyak sekali mengantri hingga ada orang yang memesan lagi karena ketopraknya sangat enak dan pas dan tiba-tiba saja ada seseorang yang memesan kalo bukan lain ialah bu alya dengan teman kompleknya dan tiba-tiba saja bu ratna pun kaget dan kemudian ia pun berkata seperti ini
"eh ... bu silahkan duduk."ujarnya ia dengan ramah dan kemudian bu alya pun menjawab.
"eh ... bu ratna tambah laris aja dagangan nya."ujarnya bu alya dan kemudian ia pun akhirnya duduk.
"ya ... alhamdulilah bu rame."ujarnya sih bu ratna sambil meracik bumbu kacang dan sementara itu petty melihat bu alya dengan rasa yang ketakutan karena trauma sekali dengan peristiwa saat mereka diusir dari rumah dan kemudian teman pun berkata seperti ini.
"ya ... saya mau duduk dan juga saya mau pesan ya bu soalnya perut saya keroncongan."ujarnya sambil tertawa dan akhirnya mereka pun tertawa semua ditambah petty tidak senang dengan kedatang mereka.
"ya ... bu silahkan mau pedes banget atau pedes biasa bu."ujarnya bu ratna.
"kalo saya exkstra pedes juga ya bu."ujarnya sih bu alya.
dan akhirnya mereka pun tertawa dengan lepas dan sementara itu bu ratna menyelesaikan pesanan mereka dan sementara itu dengan terpaksa petty pun melayani mereka dengan muka yang cemberut dan disitulah bu alya menayakan keadaan namun petty pun menjawab singkat dan kemudian bu alya memeluk petty dan namun akhirnya petty pun sadar tidak merasakan takut kepada bu alya dan kemudian mereka pun berbincang-bicang dan sampai dagangan stock bu ratna habis dan setelah itu para pelanggan tersebut pergi dan dan kemudian bu ratna pun berbincang kepada mereka.
"gimanaa ... bu dengan ketoprak saya bu."ujarnya bu ratna sambil bercanda kepada mereka.
"enakk ... banget bu."ujarnya teman bu alya bernama vivi.
"benar bu vivi... saya aja mau pesan lagi bu porsi mau habis saya mau nambah hehe."ujar temannya bu alya bernama emi.
"ah ... ibu-ibu bisa aja saya jadi seneng banget mendengarnya."ujarnya bu ratna dengan riang gembira.
"ya ... kapan-kapan saya pesan ketoprak disini lagi ya bu bisa kan."ujarnya sih teman bu alya bermana emi.
"ya ... bisa bu."ujarnya bu ratna.
"oh ... iya ini kontak nomor saya ya bu."ujarnya sambil memberikan nomor wa.
"ini .... juga ya bu kalo saya mau pesan."ujarnya bu vivi memberikan kontak wa berikutnya kepada bu ratna.
__ADS_1
"oh ... ya bu sekalian nomornya saya disave juga ya."ujarnya bu alya sambil memberikan kontak berikutnya lagi kepada bu ratna.
"ya ... siap bu saya save ya ibu-ibu."ujarnya bu ratna dengan semangat.
dan disitulah bu ratna senang sekali dan orderan juga bertambah dan kebetulan bu alya juga merekomendasikan ketopraknya bu ratna yang paling enak beda dari ketoprak lainnya dan setelah itu mereka pamit mau pergi karena masih ada urusan dan sementara itu bu ratna lalu menghitung jumlah orderan dan alhamdulilah orderan sudah mencapai 1.5 juta dan dia pun tetap semangat lagi dalam berjualan lagi dan terus akhirnya bu ratna pun membayar uang kosan kepada pak muh pemilik kosan tersebut biaya sisa dan uang belum cukup dan kemudian pak muh tersebut berkata seperti ini.
"rat ... tolong bayar sisa nya lagi sekarang kamu sudah nunggak 2 bulan dan ini belum ini sisanya sebesar 1.5 juta lagi kamu blm bayar."ujarnya dengan tegas dan kemudian bu ratna pun berkata seperti ini.
"ya .... pak muh insyallah saya akan bayarkan segera pak."ujarnya bu ratna sambil membawa petty dan kerobaknya dan kemudian bu ratna pun menyuruh petty pergi main dulu bersama tema-teman nya dan akhirnya petty menurutinya dan kemudian ia pamit untuk main kerumah nya nita segera.
"ya ... cuman janngan seperti ini loh rat pokoknya sisa aja enteh belum lunas sisa loh malah entah bayar 860 ribu enteh."ujarnya pak muh dengan emosi.
"tolong ... lagi sisa sekarang."ujarnya dengan anda yang emosi.
"tapii ... saya punya segini pak ini apa buat keperluan dagang dan juga untuk sekolah petty."ujarnya sih bu ratna sambil menyodorkan uang sisanya.
"halah ... ini saya ambil aja."ujarnya sih pak yang mengambil semua uangnya.
"ya ... allah pak jangan diambil uang semuanya."ujarnya bu ratna.
"pakk."ujarnya lagi dengan teriak.
"diamm ... ente ingat bulan ini enteh harus bayar kosan lagi kalo tidak sudah ane usir enteh dari sini."ujarnya pak muh kemudian baru dia pergi.
dan disitulah bu ratna sedih sejadi-jadinya karena uang sisa yang buat kebutuhan diambil sama pak muh yang tak mau mengerti dengan keadaanya yang susah mencari uang apalagi jualan ketupat kadang laku kadang tidak itu tergantung rezeki dari allah swt yang memberika semua nya dan ini musibah untuknya apalagi ia tidak ada modal sisa untuk memberi petty makan sama usaha lagi lain-lain untuk jualan padahal kasian sekali dia harus bertahan hidup menjadi seorang janda tidaklah enak dan mudah apalagi sang suami tidak peduli dan sudah dipenjara karena kelakuannya itu.
dan kemudian bu ratna pun menerung kemudian saja ia punya ide untuk uang kepada tetangga agar kebutuhanya terpenuhi dan kemudian ia pun pergi ke rumah tetangga dan atiba-tiba ia pun telah sampai kerumah tetangga tersebut namun ia pun meminta tolong kepada tetangga tersebut untuk meminjam uang namun ia pun meminjam nya kalo uang terlalu banyak dan kemudian tetangga tersebut menyarakan ia untuk meminjam saja kepada bu markonah dan alamatnya sudah diberi tau kalo rumahnya deket dengan rumanya bu markonah dan kebetulan ia seorang rentenir dikampung ini yang paling ditakuti dan kemudian pun ratna pamit dan berjalan ke arah rumah bu markonah tiba-tiba bu ratna pun akhirnya telah sampai kerumah bu markonah tersebut.
"Asslamulaikum bu markonah."ujarnya bu ratna sambil berdiri dan kemudian bu markonah pun menjawab seperti ini.
"ya ... ini siapa ya."ujarnya yang tak mau mengenalnya.
"kebetulan saya ratna bu kebetulan saya mau minjam uang 1 juta saja bu."ujarnya bu ratna dengan sopan yang berada diluar diteras rumah deket kontrakan.
"Satu juta."ujarnya sambil memegang duit.
"ya ... benar bu."ujarnya bu ratna sambil berdiri.
"okey ... silahkan duduk disini."ujarnya dengan cuek kepada nya.
"ya ... baik bu."ujarnya bu ratna ke arah rumah bu markonah.
dan kemudian bu ratna pun duduk dengan linglung disitulah bu markonah pun memberikan persyaratan beserta surat perjanjian bahwa dalam waktu 1 bulan tidak membayar tepat waktu maka bunga akan 10% dan bu ratna menelan ludah dan dengan terpaksa ia pun menandatanginya dan setelah ia ditanda tangani dan baru lah bu markonah menghitung uang nya dulu dan setelah itu baru memberikan uang tersebut kepada bu ratna sebesar 1 juta dan akhhirnya bu ratna pun menerimanya dan kemudian ia pun langsung pergi akhirnya mencari petty.
next cerita berikutnya tentang muslimah ➡️
__ADS_1
□□□□□■■■□●○□