Masa Lalu Muslimah

Masa Lalu Muslimah
Terpaksa menerima perjodohan


__ADS_3

saat itulah pak ibrahim menyampaikan pesan kepada aisyah didalam ruang di jam 10.00 pagi saat muslimah masih tertidur dihari minggu.


"Nak ... abi mohon kepada mu untuk segera menerima perjodohan ini ya nak."ujarnya pak ibrahim yang menyampaikan pesan kepada nya.


"Tapi ... lantas aisyah dijodohkan oleh siapa bi."


"dengan ustad jefri yg waktu itu abi dan umi ceritakan."timpalnya bu khomairoh.


"oh."timpalnya sih aisyah dengan singkat.


"Tapi bi... aisyah belum siap nanti aisyah fikirkan."sambungnya menjawab yg tak bersedia.


"Ya ... tapi bersedia sampai kapan aisyah."timpalnya pak ibrahim.


" Bi Tolong jangan mendesak Aisyah seperti ini."ujar bu khomairoh yang mensehati aisyah seperti ini kepada nya.


"Ya ... ya abi tunggu sampe seminggu yah."


"Ya... abi." jawabnya aisyah dengan terpaksa.


pada akhirnya Aisyah pun bingung harus bagaimana apakah iya menerima Perjodohan ini atau tidak lantas Ia pun harus dinikahkan oleh Ustad Jefri dan ia pun belum siap karena ingin melanjutkan S2 nya seperti itu.


sudah seminggu ini Aisyah langsung saja mendaftarkan S2 nya di UT namun perjodohan mereka tetap berlangsung sampai aisyah pun mulai binggung menjawab bagaimana saat pak ibrahim datang ke kamarnya langsung saja aisyah keluar ke kamarnya


"Jadi .... bagaimanaaa nak apakah kamu sudah siap." tanya pak ibrahim tanpa basa-basi.


"anu ... abi... saat ini Aisyah belum bersedia untuk menikah mungkin 2 tahun lagi Aisyah bersedia menikah."jawabnya dengan lugas.


" Oh Kenapa aisyah."tanya pak ibrahim dengan heran.


" karena Aisyah belum siap dan masih muda abi dn karena Aisyah sudah daftar S2 di UT perguruan tinggi."jawabnya aisyah.


" Astaghfirullahaladzim Aisyah kamu tuh bikin Abi malu kenapa Kamu lanjut S2 bukan ya kamu sudah kuliah di sana."cercanyaa pak ibrahim dengan marah-marah.


" Aisyah belum siap untuk menikah Aisyah masih muda masih 22 tahun Aisyah ingin melanjutkan S2 agar ilmu aisyah bertambah dan bisa mengajar disini."jawabnya sih aisyah.


" Tapi syah ....muka Abi mau ditaruh di mana dan Abi sudah berjanji kepada orang tua nya." takutnya Pak Ibrahim dengan emosi sambil menunjuk-nunjuk ke arah Aisyah.


" Tapi -bi."


" sudah cukup keputusan Abi sudah bulat kamu nggak usah lanjut S2 segala yang penting kamu menikah sama teman nya anak abi Ustad Jefri titik."sahutnya Pak Ibrahim dengan emosi.


sehingga dengarlah suara nya pak Ibrahim kepada aisyah sampai Humairo dan muslimah langsung saja bergegas ke sana sehingga membuat semuanya panik lalu bu khomairoh bertanya seperti ini.


"ada ... apa ini bi kok ribut-ribut seperti ini sih."tanya.


"Ya .. pak ada apa ya."tanya muslimah.


"Mohon maaf saya bertanya."sambungnya tanya sih muslimah.


"Ini sih anakmu aisyah menolak perjodohan ini padahal abi sudah berjanji sama mereka."kata pak ibrohim yg tersulut dengan emosinya.


"mau taro dimana muka abi mi."sambungnya sambil pak ibrahim mengosok tangan dan mukanya secara kasar.


"ya ... aku juga belum siap bi kenapa janji-jani bi"jawabnya aisyah dengan kesal.

__ADS_1


"Ya ... abi sudah terlanjur janji aisyahh."jawabnya pak ibrahim yang mengusar mukanya secara kasar.


"Padahal ... aku belum siap mi aku pengen lanjut S2 juga mi."sambung nya sih aisyah yang menjawab kepada uminya sampe muslimah terbengong melihatnya.


"Ya .... allah abi."sahutnya bu khomairoh sambil mengusar wajaah dengan kasar.


"kenapaa kamu memaksa kehendak aisyah bi padahal ia mau lanjut S2."sambungnya bu khomairoh dengan kesal sambil menginjak kaki nya karena saking kesel dengan pak ibrahim yang memberi keputusan tanpa berdiskusi kepada mereka.


"Dan kenapa bisa begini bi."timpalnya bu khomairoh kembali.


" Ya mau gimana lagi Mi abi sudah terlanjur sama mereka pas iasyah masih seumuran dengan muslimah."jawabnya pak ibrahim dengan lugas.


" Masya Allah Abi Abi kenapa nggak bilang sama aku sama umi kan dibicarakan baik-baik mereka."timpalnya sih aisyah yang sudah mulai kesal dengan nya.


" ampun Aisyah Abi minta maaf Abi akan ceritakan sebenarnya."jawabnya pak ibrahim dengan menyesal.


" kamu dulu pernah Abi jodohkan pas kejadian 10 thn." sambungnya menjelaskan nya.


disitulah pak ibrahim menceritakan kejadian perjodohan aisyah dimana aisyah masih sekolah dan Pak Ibrahim menerima janji dari orang tuanya Ustad Jefri saat mereka masih smp masih belia saat mereka belum bertemu dan pada akhirnya pak Ibrahim menyelesaikan ceritanya di situlah Aisyah sangat sok kenapa bisa seperti itu dia bilang kepada teman orang tuanya.


Padahal dia belum siap menikah dan masih ingin kuliah lagi untuk bisa memperdalam ilmu yang ia ajarkan memasa dulu ia menimba ilmu dijurusan agama islam saat itu berdebatan terus berlangsung sampe aisyah berteriak.


"Tidakk bi aisyah ga mau."


"Tapi ... syah."sahutnya pak ibrahim.


"Udahlah bi jangan mendesak aisyah seperti itu."timpalnya bu khomairoh yg memperingatinya.


"Tolonglah kasih dikasih ia waktu."sambungnya lagi.


hingga saat ini ia terus merenung dan memikirkan nasib Putri satu-satunya bagaimana ia bisa melanjutkan S2 padahal rencananya Ibrahim ingin menikahkan dengan Ustad Jefri dan sementara itu Aisyah menangis sejadi-jadinya karena muak dengan kelakuan Abinya bagaimana ia bisa Ia waktu usia 12 tahun sudah diatur dengan perjodohannya dengan orang yang ia tidak kenal sama sekali dan muslimah pun mulai mengetuk pintu nya aisyah.


Tok tok tok


"Assalamualaikum ka."


"Ya .... masuk aja de." sahutnya Aisyah tidur terbaring hingga Ia pun mengusap air matanya.


"Ada ... apa ka kaka menangis." tanya muslimah kepada dirinya.


"Ga kok ... de kaka ga nangis."jawabnya sih aisyah mengusap air matanya dengan kasar.


" oh ... begitu ya ka."tanya nya muslimah lagi yang menanyakan keberadaan hatinya Aisyah.


"Ya ... de." jawabnya Aisyah mengusap air mata dan berusaha tersenyum.


"Kebetulan aku bawa makanan biar kakak nggak sakit." timpalnya muslimah sambil memberikan roti kepada Aisyah.


" Adek ya Allah baik sekali kamu." jawabnya aisyah dengan sungkan.


" Ya nggak papa Kak makan aja dulu biar kaka ga kelaparan dan sakit okey." serunya muslimah yang berusaha membuat Aisyah tersenyum.


" Oke deh Adikku yang manis."


"Kaka makan ya."

__ADS_1


"Ya okey de ka." jawabnya Muslimah dengan senyum lebarnya.


di situlah mereka ketawa bersama karena cuman muslimah yang mengerti Aisyah saat Aisyah merasa kesal dengan moodnya karena perihal perilaku Abinya yang tega menjodohkan dia tanpa sepengetahuannya sampai pada akhirnya bu khomairoh pun datang sambil memberi senyum lebar kepada Aisyah saat Aisyah lagi tidak enak hati dan di situlah ibunya mulai percakapan kepadanya.


"Nak ... alhamdulillah abi sudah setuju kamu bisa melanjutkan S2 dengan satu syarat."


" syarat-syarat apa Mi."tanyanya aisyah yg heran kepada uminya.


" kamu harus ketemu dengan ustad Jefri terlebih dahulu."


"HAH ... Menemuinya umi." sahut nya aisyah yg shock mendengar syaratnya dari uminya.


" ya ... nak biar kamu tahu calonnya."jawabnya uminya dengan enteng.


" Ya Allah Umi Astaghfirullahaladzim Padahal aku belum siap meminang olehnya cuman Bagaimana sih Abi nih." gerutu Aisyah dengan kesal dalam hatinya.


" gimana Syah." tanya bu khomairoh secara tiba-tiba sehingga membuat jantung Aisyah sedikit berdetak cukup kencang.


' Iya deh mi Kapan ia di ke sini." Tanyanya aisyah.


" Paling sore ini dia bertemu denganmu jadi siap-siap kamu berdandan sebagus mungkin agar calonmu tertarik kepadamu." jawabnya Bu khumairo dengan canda sambil menyolek hidung Aisyah dengan gemas.


" Ya Allah kalau bukan karena perintah orang tuaku Aku udah malas menemuinya."gumamnya sih aisyah dalam hati dan kemudian ia pun berkata lagi seperti ini.


" yaudah aisyah siap-siap mau Ibadah dulu setelag itu datang menemuinya." jawabnya dengan nada sedikit kesal.


"Okey umi tunggu yah."


di situlah Dengan Hati yang kesal Aisyah pun tetap melaksanakan perintah dari Allah subhanahu wa ta'ala yaitu salat lima waktu saat itulah pada jam 15.55 sore hari aisyah langsung membaca Alquran apa yang melaksanakan salat Uminya pun langsung menarik tangannya Aisyah untuk masuk ke kamarnya dan kemudian berdandan.


dan setelah Iya selesai berdandan Ia pun langsung saja memakai cadarnya agar terlihat syar'i di mata Ustaz itu dan sementara itu muslimah pun membantu bibinya untuk menyiapkan cemilan kepada tamu Spesialnya Pak yaitu calonnya Aisyah.


dan perkenalan Perjodohan pun telah dimulai hingga akhirnya Aisyah pun terpana dengan penampilan ustad itu bahwa pilihan orang tuanya tidak pernah salah bahwa Ustad itu sangat tampan sehingga bisa mulai menyukainya sampai akhirnya Lamunan Aisyah terbuar karena Pak Ibrahim langsung memperkenalkan kepadanya seperti ini.


" nah nak ini kenakan anaknya abi."


" yah Assalamualaikum Dek Perkenalkan nama saya Jefri." takutnya sambil memberi salam kepada Aisyah dengan hormat tanpa jabat tangan.


" Ya walaikumsalam saya Aisyah." jawabnya aisyah dengan salam secara syariat Islam kepada Ustad Jefri dengan sopannya.


" Subhanallah ternyata Ustaz ditetapan sekali nggak sia-sia Abi memperkenalkannya kepadaku." gumamnya aisyah dalam hati secara tiba-tiba dan tiba-tiba dikagetkan oleh pertanyaan dari ayahnya Ustad itu.


" Jadi bagaimana kamu mau nggak meminangnya." tanyanya secara tiba-tiba kepada Jefri.


" ah.. abi."jawabnya yg malu-malu.


" Nanti dulu Kan Jefri belum selesai S2."sambung nya jefri.


"Ya sekalian aja gitu nikah sambil kuliah hehehe." jawabnya ayahnya Jefri Sambil tertawa terkekeh.


"Ah... pak afdal bisa saja." jawabnya Bu Humairoh.


pada akhirnya mereka semua pun tertawa dengan canda rayuan dari kedua orang tua mereka untuk menjodohkan Aisyah dengan Jefri dan disitulah Perjodohan akan dimulai seminggu lagi dan mau nggak mau mereka harus siap melaksanakan Perjodohan ini sampai hati mereka terikat satu sama lain dan rencananya belum akad nikahnya akan segera dilaksanakan 2 tahun sampai Aisyah selesai lulus S2 sementara itu muslimah sangat bahagia Aisyah sangat senang dan sudah menganggap ia sebagai kakak sambungnya sendiri.


sampai ya berpikir beruntungnya Kak Aisyah mendapatkan kedua orang tua yang lengkap beda dengan dirinya anak yatim piatu dengan sampai pun mulai memikirkan untuk menjadi seperti Aisyah dengan cara rajin belajar membaca Alquran,fiqih dan lain sebagainya.

__ADS_1


next cerita tentang muslimah.


__ADS_2