
Next cerita masih tentang bu alya
dan sampai saat ini bu alya merasa bersalah dan terus bersedih berhari - hari karena memikirkan bu ratna selama 2 bulan yang lalu sampai ia pun mengurung diri dikamar tanpa makan dan bekerja ia pun akhirnya menyesal dengan perbuatannya selama ini bahwa ia percaya kepada sih indah demgan mudah.
dan tiba-tiba saja daffa pun mengetok pintu dikamarnya bu alya dan memanggil sang mamah agar ia bisa keluar dan kemudian daffa sangat khawatir kepada mamah nya karena ia belum makan berhari-hari dan padahal bu alya lagi sedang melaksanakan salat dhuha agar pikiran nya tenang dan kemudian daffa pun bilang seperti ini kepada sang mamah.
"Mah ... ini daffa mah ayoo makan bareng daffa mah hari ini masakan nya enak loh."ujarnya sambil merayu sang mamah.
dan kemudian bu alya pun sudah selesai salat dhuha setelah ia melaksanakan salat malam setelah meminta ampun kepada allah swt karena ia merasa bersalah kepada bu ratna agar dosanya diampuni dan setelah itu bu alya berfikir dalam hati.
" Ya Allah aku harus cepat-cepat menemui anakku karena akhir-akhir ini aku belum makan 2 hari yang lalu ya allah ampuni hambamu yg emosi ini ya allah."gumamnya dalam hati dan setelah itu ia segera melipat mokena dan sejedahnya lalu ia pun langsung menaruh nya ke rak tersebut dan tiba-tiba saja daffa menggedor pintu dan berkata seperti ini.
"Mahh ... ayoo makan mah bi iyem udah masakin masakan special dan enak juga loh buat mamah."ujarnya sambil mengendor pintu.
"ya ... nak sebentar."ujarnya bu alya yg membuka pintu dan kemudian daffa memeluknya.
"Mamahhh."ujarnya sambil memeluknya kemudian daffa pun menangis.
"mamah jangan nilangin daffa."ujarnya lagi sambil tetap memeluk sang mamah dan kemudian bu alya menangis sambil memeluk daffa.
"ga ... sayang mamah ga pernah ninggalin kamu karena kamu bagian dari hidup mamah."ujarnya bu alya sambil merangkul daffa.
"ya ... hiks hiks lagian kenapa mamah ga mau keluar kamar dan ga mau makan."ujarnya sambil mengkhawatirkan sang mamah.
"Ya .... maaf sayang mamah lagi malu sama diri mamah sendiri."ujarnya bu alya sambil memeluk daffa.
"Hah .. kenapa mah merasa seperti itu."ujarnya yg penasaran.
"Karena mamah nyesal sekali nak telah memgusir orang baik dan sejujur seperti bu ratna sayang."ujarnya sambil memeluk daffa.
"Ehm ... yaudah mamah jangan menangis Sekarang mamah makan dulu ya."ujarnya selalu menyemangati sang mamah.
"Ya ... sayang ayo kita makan-makan sama-sama yuk."ujarnya bu alya sambil merangkul daffa ke ruang makan.
"Yuk."ujarnya sih daffa dengan semangat.
dan sampai saat ini Bu Alya merasa bersalah karena ia selalu emosi dan mengomeli dan juga menuduh Bu Ratna seperti itu karena indah dan ia pun berjanji akan mencari bu ratna sampai ketemu dan kemudian ia pun bergumam dalam hati.
"Ya allah aku merasa bersama padanya dan Aku ... berjanji sama diriku sendiri aku harus mencari bu ratna dan petty sampai ketemu."Gumamnya dalam hati.
dan disitulah akhirnya mereka bisa makan bareng bersama dengan hidangan makanan khas sunda bersama dan tiba-tiba saja bi iyem memberi senyum kepada bu alya dan juga daffa bersama pada akhirnya bu alya mengajak bi iyem makan bersama namun bi iyem merasa tidak enak makan bersama antara dengan sang majikan namun daffa merayunya agar mereka makan bersama dan bi iyem menyetujuinya dan pada akhirnya mereka menikmati makan bersama.
setelah menikmatiin makanan baru mereka bilang alhamdulilah dan setelah itu mereka melaksanakan salat zuhur terlebih dahulu dan sementara itu bi iyem langsung saja membereskan piring dan lalu menyucinya dan mereka pun akhirnya daffa pun langsung main game dan kemudian langsung menemui dan menemani sang mamah.
dan akhirnya mereka pun selalu baik kepada bi iyem karena iyem pembantu yang baik dan rajin sedunia sehingga bi iyem betah kerja bersama mereka dan sampai akhirnya daffa masih saja merindukan muslimah teman masa kecil dan kemana-mana mereka selalu bareng-bareng dan kadang mancing dan bersepeda bareng bersama ini yang dirasakan oleh daffa dan kemudian daffa pun bergumam dalam hati.
"aku pengen ketemu sama muslimah ya allah sedih rasanya semoga imah baik-baik saja."gumamnya dalam hati dan kemudian ia pun menangis dan tiba-tiba saja bu alya pun langsung saja mengetok-ngetok pintu daffa pelan-pelan.
○○○○○○○
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
__ADS_1
"Tok tok tok."
"Daffaa ... ayo makan malam sayang."ujarnya bu alya sambil mengetuk pintunya.
"Ya mah daffa kesana ya."ujarnya sambil kearah pintu kk amar.
dan pada akhirnya mereka telah makan malam bersama dan tiba-tiba dihidangkan dari Bi Iyem sudah selesai yakni ikan gurami saus asem manis dan sampai saat ini bu alya terus saja memikirkan bu ratna dan petty pas saat makan malam dan bergumam dalam hati seperti ini.
"Bagaimanaaa caranya agar aku bisa bertemu dengan mereka selama ini aku salah sekali menilai orang apalagi aku salah sangka dengannya harusnya aku harus punya insting."gumamnya dalam hati
dan kemudian daffa lihat mamanya yang terbengong begitu saja kemudian dapat pun memanggil Mamahnya lagi cuman belum menyuntingnya dan tiba-tiba saja daffa pun punya ide Ia pun menggelitiki perutnya Bu Alya dan disitulah bu alya kaget setengah mati dan kemudian dia pun berkata seperti ini.
"Duh ... daffa kamu nakal ya sama mamah."ujarnya tersenyum dan kemudian mentarik pipinya daffa.
"hehehe ... maaf mah."ujarnya sih daffa sambil tertawa.
"ya lagian dari tadi daffa panggil eh mama malah ga denger uh uh."Ujarnya sambil cemberut.
"Hahaha Lagiann .... kamu Sih faa ada-ada aja ngagetin Mama udah tahu Mama jantungan." ujarnya Sambil tertawa sambol memencet hidungnya.
"ihh ... mamahh ih jaill."ujarmya
dan disitulah mereka tertawa satu sama lain dan akhirnya mereka pun bercanda satu sama lain dan kemudian mengelitik satu sama lain dan akhirnya mereka selalu bersama dan kemudian mereka pun langsung saja bercengrama dan kemudian mereka tertidur kembali.
dan kemudian keesokan dihari senin akhirnya mereka telah bangun tidur dan sementara itu bu alya segera mandi dan sementara itu daffa akhirnya selesai mandi segera bergegas lemari untuk pakai baju sekolah dan kemudian mereka pun akhirnya telah turun kebawah keruangan meja makan dan setelah itu mereka sarapan pagi pakai roti gandum untuk bu alya dan daffa pun makan sandwich special dan akhirnya mereka pun segera berangkat dan kemudian bu alya pun memanggil supir barunya tersebut.
"ya ... bu ada apa."ujar supir tersebut dengan bloon.
"ya ... tolong anterin daffa ke sekolah ya."ujarnya sambil memencet kunci mobil.
"ya ... baik bu."ujarnya sih supir tersebut sambil menunduk.
dan kemudian supir tersebut pun langsung saja menghidupkan mesinnya dan kemudian daffa pun siap-siap turun kebawah dengan semangat daffa pun semangat bersekolah sambil memikirkan muslimah saat ia berada didalam mobil.
~*Next Cerita bu alya yang sedang berangkat*~
dan sementara itu bu alya menyetir mobil sendirian dan tiba-tiba mobil bu alya berhenti kerena ada lalu lintas nya yang berhenti menjadi merah dan disitulah bu alya menunggu selama 2 menit dan tiba-tiba ada bu ratna yang sedang berjualan ketoprak dipinggir jalan dan disitulah bu alya melihatnya dan akhirnya dia bergumam dalam hati.
"Lah ... bukannya itu sih ratna ya kok bisa dia ada disini ya."gumamnya dalam hati.
dan tiba- tiba saja lampu lalu lintas tersebut berubah menjadi hijau dan disitulah para mobil tersebut mengklakson mobilnya bu alya karena mobilnya bu alya terlalu lama disitu akibat terlalu benggong melihat bu ratna dan sampai akhirnya bu alya pun memedal stir dan menjalankan mobil tersebut dengan cepat agar orang- orang tersebut tidak emosi begitu lama dan disitulah bu alya berfikir dalam hati seperti ini.
"Ehm berarti dia bener dia jual ketopral disitu nya pokoknya aku harus segera menemuinya dan segeralah aku minta maaf sehabis bekerja tititk."gumamnya dalam hati sambil menyetir.
dan situlah perjalan masih jauh dan menghubungi klain proyeksi disebuah tempat rerekyasi wisata zoo nya dan kemudian klain tersebut mengirimkan lokasi tersebut disebuah puncak didaerah jakarta barat dan pada akhirnya dia sudah sampai di tempat tujuan dan langsung saja klain itu langsung memanggil bu alya dan menyampertinya seperti itu.
"Haloo ... selamat siang bu silahkan liat proyek kami barang kali bu alya suka dengan bangunan dan desain nya bu alya."ujarnya sambil tersenyum dan kemudian bu alya pun memjawabnya.
" selamat siang juga pak kebetulan saya parkir dulu dan setelah itu baru saya liat proyeksinya ya pak kalo begitu saya parkir dulu ya pak.'ujarnya bu alya sambil memegang stirnya.
__ADS_1
"Baikk bu alya silahkan."ujarnya sambil tersenyum dan juga menunduk.
dan disitulah bu alya melihat-lihat proyeksi bersama pak badr dan akhirnya mereka melihat dri dalam dari hasil pembangunan nya baru jadi dan akhirnya bu alya pun sangat puas hasil proyeksi nya sudah hampir jadi dan disitulah pak badr langsung mengajak bu alya ke kenabo (semacam rumah kayu) dan kemudian disiapkan coffe hitam dan pisang molen dari tukang banguannya sudah pak badr perintahkan dari tadi untuk membawakan nya dan padamakhirnya pak badr pun mulai bercakapan mengenai berdiskusi proyeksi berikutnya.
"jadi bagaimana bu proyeksi apakah bisa dilanjutkan."ujarnya sambil memenum coffe hitam.
"ya .. siih untuk bangunan sudah hampir selesai dan bagus dan saya suka dan tertarik melanjutkan bekerja sama dengan anda juga pak dan kapan proyeksi nya jadi dan rencana nya seperti nanti bapak akan buat."ujarnya sih bu alya sambil menghirup kopi hitam dan kemudian makan pisang.
"okey ... bu untuk proyek nya insyallah akan jadi paling lambat 10 bulam bu alya dan rencana disebelah sana akan dibangun sebuah kolom berenang sama ada wahananya bu disana dan disini perbatasan disini akan kami bikin kadang untuk satwa liarnya jadi seperti itu rencananya."ujarnya bu alya sambil menghirup kopi hitam sehingga giginya pun akhirnya menjadi kuning.
"ehmm ... baik pak sejujurnya saya setuju dengan proyeksi ini sangat menguntungkan sekali tapi sayang pak disini hanya cuman modalnya ituloh pak susah hahaha harus ada orang yg bersedia menjadi invertor kita begitu pak badr."ujarnya sih bu alya. dan kemudian pak badr pun berfikir dalam hatinya seperti ini.
"duhh ... cari modal dimana ya."gumamnya dalam hati dan kemudian dia pun berkata seperti ini.
"ya sih bu cuman kita cari modal dimana ya bu."ujarnya sih pak badr dengan pikiran lunglai.
"ya gampang nanti saya akan bantu untuk carikan modal investornya kalo begitu saya permisi dulu ya pak."ujarnya bu alya sambil berdiri.
"ya ... bu mari saya antarkan ke depan bu."ujarnya pak badr dengan basa-basi.
"oh ... ga usah pak biar saya sendiri aja pak."ujar langkahnya bu alya hingga pergi kearah parkiran.
"gpp bu sesama klain juga kita harus saling membantu bu."ujarnya sambil mengikuti bu alya pergi.
"yaudah ... deh anterin saya ke parkiran saja ya."ujarnya sih bu alya sambil berjalan ke arah parkiran.
"baik ... bu."ujarnya sih pak badr.
dan disitulah pak badr mengikuti bu alya dari belakang sembari membicarakan proyek dan disitulah bu alya setuju perencanaan ide yang dilakukan oleh pak badr dan akhirnya bu alya pun pergi menemui insvertor lagi temannya rekannya sih pak dendy dan sampai ke minimarket sebentar untuk memberikan hadiah kepada investor tersebut dan disitulah ia membeli hadiah bingkisan buah-buahan tersebut dan sampai akhirnya dia pun langsung membayarnya dikasir dan setelah itu dia pun langsung saja ke pak deddy untuk menyakinkan bahwa proyeksi sangatlah bagus dan keuntungan nya banyak dan disitulah pak deddy setuju dan setelah itu tanda tangan kontrak.
dan setelah itu ia pun hampir lupa rencana ingin mencari bu ratna sampai ketemu namun saat ini ia belum muncul dan ketemu juga dan disitulah ia parkiran didaerah tersebut dan kemudian bertanya kepada orang-orang tersebut dan berkata seperti ini.
"permisi pak."ujarnya.
"ya ... ada apa bu."ujarnya sambil cengo.
"mau nanya disini ada ada tukang ketompar mangkal disini ga pak."ujarnya sih bu alya.
"ya ... bu sekarang orang nya sudah pergi."ujarnya orang pertama.
"ya ... benar bu."ujar orang kedua.
"ehm .... biasanya dia kalo mangkal jam berapa ya pak."ujarnya sih bu alya.
"paling dia kalo dia mangkal disini paling jam 2 siangan sampe dorong gerobak nya."ujarnya sambil menjelaskan.
"baik kalo begitu saya permisi dulu ya pak terima kasih."ujarnya bu alya sambil pergi ke arah mobil.
"ya bu sama-sama."ujarnya mereka dengan kompak.
Dan pada saat itu Bu Alya pun susah mencari keberadaan Bu Ratna sampai saat ini belum ada jejak dan kabarnya juga dan sekaligus ia pun ingin meminta maaf kepadanya dan untuk saat ini namun usaha bu Alya sia-sia itu pun ia harus mencarinya kemana lagi ia harus memenukan nya dan sehingga ia pun tidak bisa tidur lagi dan kalo ia tidak tenang biasanya ia akan salat istiqoroh dan akhirnya dia pun melaksanakan salat malam tahajud dan berdoa semoga ia pun bisa bertemu dengan bu ratna agar ia bisa minta maaf segera agar hatinya lega dan sampai saat ini ia pun masih menyesal karena bu alya sangat tidak enak mengusir bu alya tapi belum dipertemukan lagi karena allah swt.
__ADS_1
*next cerita berikutnya yang bikin geger*.