
Diana yang terbaring diranjang Rumah sakit sedang melihat seorang pengacara yang masuk ke dalam ruangannya bersama dengan Siloam.
"Bagaimana?" Tanya Diana sembari duduk di atas ranjang menatap kedua orang yang semakin mendekat ke arahnya.
"Tenang saja, saya pastikan besok Nona sudah akan bebas dari tempat ini, karena saya sudah berbicara dengan dokter dan bahwa ternyata hasil pemeriksaan yang memberikan reaksi positif dan perempuan yang ada di dalam video itu bukanlah Anda, sehingga kita juga bisa menggunakan hal tersebut untuk menyangkal perempuan yang ada di dalam video penjualan barang haram itu bahwa dalam video itu bukanlah Nona." Ucap sang pengacara Langsung membuat Diana tersenyum.
'Tentu saja semua orang akan bingung, sebab aku belum pernah melakukan hubungan dengan seorang pria, tetapi dalam video Itu Diana melakukan hubungan dengan seorang pria dan jelas-jelas bahwa video itu tidak akan diedit sehingga mereka pasti bingung tentang siapa sebenarnya perempuan yang sangat mirip denganku,' ucap Diana dalam hati sembari menerima minuman yang disodorkan oleh adiknya.
Dia merasa lega bahwa satu masalah telah terselesaikan, namun dia jelas sadar bahwa akan ada banyak masalah lain yang menghampirinya, karena Diana benar-benar hidup dengan buruk dan memiliki pergaulan yang membuatnya merasa frustasi dengan cara dia akan menyelesaikan semua masalah perempuan itu supaya dia bisa hidup tenang dalam tubuh Perempuan itu.
"Aku sudah menghubungi Bobby, dan dia bilang Kalau kita akan mengadakan konferensi pers dalam waktu dekat ini," ucap Siloam langsung diangguki oleh Diana.
'Meski sekarang masalahnya sudah cukup tenang, dan para polisi sedang kebingungan, tetapi aku rasa masih ada masalah lain yang akan menghampiriku,' ucap Diana dalam hati sembari menatap ke arah sang pengacara.
"Itu,,, Apakah polisi yang bernama Evan itu masih mencoba menyelidiki kasus ini?" Tanya Diana yang merasa cemas pada pria itu, sebab bagaimanapun dia mengenal sepupunya sebagai orang yang pantang menyerah jika pria itu menginginkan sesuatu.
__ADS_1
Sang pengacara menganggukan kepalanya, "tentu saja mereka akan terus menyelidikinya, tetapi sekarang mereka tidak punya bukti yang jelas dan juga kita bisa menyangkal semuanya bahwa ada seseorang yang mirip denganmu yang berada dalam video itu.
"Mereka tidak akan bisa mengelak dari masalah ini, apalagi bukti medis yang kita miliki adalah bukti medis resmi yang ada petugas medis yang memeriksamu ialah petugas medis yang disediakan oleh mereka," ucap sang pengacara yang memang mereka tidak repot-repot lagi menyewa seorang petugas medis untuk memeriksa Diana karena apa yang didapatkan oleh petugas medis yang disiapkan oleh kepolisian sudah memberikan mereka hasil yang sangat baik dan sangat menguntungkan mereka.
Diana menganggukkan kepalanya lagi, "Ahh begitu, tapi,, Bagaimana kalau tidak ada orang yang mirip denganku dan mereka tidak bisa menemukannya?" tanya Diana yang merasa cemas jika kepolisian tidak bisa menemukan perempuan yang dikira mirip dengannya, maka nantinya bisa jadi dialah yang akan kembali lagi masuk ke dalam penjara.
Sang pengacara tersenyum tipis, "jangan khawatir, Itu bukanlah urusan kita, yang penting kita memiliki bukti yang kuat bahwa orang dalam video itu bukanlah kau dan terlebih orang yang mengantar narkoba itu juga akan kita sangkal bahwa itu bukan kau, sebab seseorang yang wajahnya mirip denganmu sudah melakukan penipuan." Ucap sang pengacara.
"Ahh,, Lalu bagaimana dengan sidik jarinya?" Tanya Diana.
"Baru saja keluar, dan sidik jari yang ditemukan polisi di lokasi kejadian perdagangan barang haram itu sama sekali tidak ada sidik jari Nona, Jadi nona tenang saja," ucap sang pengacara.
Siloam yang mendengarkan itu juga merasa tenang, karena kakaknya tidak jadi masuk ke penjara dan masalah ini malah akan membuat kakaknya semakin populer sebab skandal yang menyangkut kakaknya hari ini akan semakin membuat banyak orang mengenal kakaknya.
Oleh sebab itu, pria itu dengan semangat berkata, "bagus!! Kalau begitu, popularitas Kakak akan semakin bertambah ke depannya, dan tidak usah pikirkan tentang perempuan yang mirip dengan kakak itu kamu aku yakin polisi sendiri yang akan kebingungan mencarinya, dan itu sama sekali bukan urusan kita!!!"
__ADS_1
Diana yang mendengarkan ucapan adiknya tersenyum pada pria itu namun dalam hati perempuan itu berkata, 'kau bisa berbicara seperti itu dengan tenang karena kau mungkin tidak tahu kalau kakakmu melakukan sesuatu seperti itu di belakangmu, tapi aku ini jelas tahu kalau dia pasti melakukannya!!! Tapi, Kenapa tidak ada sidik jari milik Diana yang ditemukan di TKP, padahal aku melihat sendiri fotonya di mana Diana memegang barang-barang itu dengan tangan kosong tanpa ada pengalas, jadi seharusnya ada sidik jari yang tertinggal di sana."
Sang pengacara yang melihat bahwa meski Diana tersenyum, namun perempuan itu tampak kebingungan dengan pikirannya sehingga pria itu kemudian berkata, "Apakah masih ada hal yang membuat Nona Diana bingung?"
Diana langsung menatap sang pengacara yang berbicara padanya, "itu,,, aku hanya teringat akan sesuatu saja yang membuatku bingung tapi tidak ada hubungannya dengan masalah sekarang," ucap Diana berbohong.
"Ahh,, kakakku memang sering melakukan hal seperti itu, akhir-akhir ini dia sering kebingungan sendiri seperti itu. tapi pengacara tidak perlu cemas, karena kata dokter ini merupakan bagian dari hilang ingatan yang ia alami." ucap Siloam yang tentunya tidak mau jika sang pengacara yang ada di sana benar-benar menganggap kakaknya sebagai orang yang gila jika melihat kakaknya yang memang tampak sangat aneh.
Sang pengacara menganggukkan kepalanya, "baiklah, kalau begitu Saya akan pergi sekarang karena masih ada beberapa berkas yang harus saya urus untuk melengkapi berkas-berkas agar di Nona Diana sejarah keluar dari tempat tersebut." ucap sang pengacara.
Siloam menganggukkan kepalanya, "baiklah, kalau begitu Saya akan mengantar anda keluar," ucap Siloam sembari berjalan mengantar pria itu keluar dari kamar.
Sementara Diana yang memperhatikan kedua orang itu keluar dari kamarnya, dia menghela nafas dan kemudian turun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar mandi.
"Aku benar-benar kacau berada dalam tubuh ini," ucap Diana sembari menghela nafas dengan berat.
__ADS_1
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️