Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?

Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?
49


__ADS_3

Baru saja masuk, ia diikuti oleh salah satu rekan kerjanya yang langsung menyerahkan berkas-berkas.


"Ini hasil penyelidikan kami semalam." Ucap pria itu langsung membuat Evan menganggukkan kepalanya mengambil berkasnya lalu dia kemudian membukanya.


Meski kemarin malam dia juga sudah mendapatkan beberapa informasi, tetapi pria itu belum mau mengatakannya sebelum membaca semua hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggotanya.


💥💥💥


Sang bawahan yang berdiri di sana memperhatikan event yang dengan seksama memeriksanya satu persatu dan dia bisa melihat bahwa kening pria itu berkerut dari waktu ke waktu.


'Hah,, Aku harap kali ini informasi yang kami kumpulkan sudah cukup untuk membawa perempuan itu ke penjara rumah supaya wajahnya tidak bertebaran di mana-mana dan membuat kerusuhan,' kesal sang bawahan dalam hati yang mana dia benar-benar jijik setiap kali melihat TV dan wajah Diana pun muncul di di sana seperti kotoran yang mengganggu pemandangan.


Setelah selesai membaca, Evan kemudian meletakkan berkasnya dan berkata, "kita sudah mendapatkan bukti yang cukup kuat sekarang bahwa semua berkas-berkas ini dan dapatkan surat penangkapannya!" Perintah Evan sembari menyerahkan beberapa berkas-berkas lain yang sudah ia kumpulkan juga untuk menangkap Diana.

__ADS_1


"Baik Pak!" Ucapkan bawahan dengan sangat semangat lalu pria itu kemudian bergegas meninggalkan ruangan Evan untuk melakukan tugasnya.


Sementara itu kema Evan yang melihat pintu tertutup entah kenapa hatinya menjadi kacau dan dia merasa begitu kalau atas apa yang sudah ia lakukan untuk menangkap perempuan itu.


"Perasaan apa ini? Seharusnya aku senang karena buktinya sudah cukup, bukti perempuan itu bertemu dengan beberapa narapidana dan bukti perempuan itu menjalin kerjasama dengan buronan," ucap Evan sembari melihat ke arah komputernya di mana Dia melihat rekaman CCTV sebuah hotel memperlihatkan Diana yang bertemu dengan *******.


Meski mereka mendapatkan seorang perempuan yang wajahnya sangat mirip dengan Diana, tetapi barang-barang yang dikenakan Diana tidak bisa di kelas lagi sebab barang-barang itu dibeli atas nama Diana dan terlebih lagi, Diana pernah menggunakan barang-barang itu saat bertemu dengan fansnya.


Namun ada sesuatu yang besar yang mengganjal hati pria itu hingga dia merasa tidak tenang.


Dalam perjalanan, pria itu mengambil ponselnya dan menelpon Diana sebab saat itu dia berpikir bahwa Diana masih menganggapnya sebagai penyelamatnya sehingga perempuan itu pasti akan mengangkat telepon darinya.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...

__ADS_1


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


*Silakan tinggalkan pesan suara dengan cara tekan--"


Tut tut tut....


Evan menutup telepon itu dengan kesal karena Diana tidak mengangkatnya.


Lalu pria itu kemudian mengulangi lagi panggilannya, Namun sayang sekali bahwa saat itu panggilannya tidak diangkat sebab Diana yang meletakkan ponselnya di dalam tasnya belum mengubah nada dering ponselnya sehingga masih berada dalam keadaan silent.


Apalagi saat itu, ketika Diana membuka pintu apartemen perempuan itu sangat terkejut saat melihat adiknya bersama dengan Bobby telah menunggunya di apartemen.

__ADS_1


"Akhirnya kau kembali," ucap Bobi langsung berdiri menatap Diana dengan kemarahan memenuhi wajah pria itu hingga membuat Diana menghentikan langkahnya dan mengepal kuat tangannya.


__ADS_2