Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?

Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?
66


__ADS_3

Tok tok tok...


Suara pintu yang diketuk langsung membuat Diana membuka pintu kamar dan melihat Evan berdiri di hadapannya sembari memegang buku tabungan Bank Swiss yang beberapa waktu lalu diberikan pada Evan.


"Aku sudah memastikan ini, dan uang ini tidak akan bisa terlacak sehingga kau boleh menggunakannya," ucap pria tersebut langsung membuat Diana mengambil buku tabungan itu lalu dia menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu, aku akan menggunakan uang yang ada di sini untuk membayar semua hutang-hutang Diana firdania," ucap Diana yang mana Dia memang tidak mau terlilit hutang apapun.


"Hm, sebaiknya kau juga mundur dari agensi mu, karena mereka mungkin tidak akan melepaskanmu setelah kita mengirimkan bukti-bukti kejahatan semua orang itu pada mereka." Ucap Evan yang berencana menggunakan semua bukti penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang di agensi untuk membuat orang-orang itu berhenti mengganggu Diana.

__ADS_1


Mereka akan melakukan negosiasi, bahwa pihak mereka tidak akan menyebarkan bukti-bukti kecurangan itu jika mereka tidak menyentuh Diana.


Diana menganggukkan kepalanya, "kalau begitu, aku harus merepotkanmu lagi untuk membantuku," ucap Diana.


Evan tersenyum, lalu dia merangkul perempuan itu ke dalam pelukannya sembari berkata, "kau tidak pernah merepotkanku kau mah justru aku sangat senang bisa berada di sisimu baik dalam suka maupun duka."


Seperti perasaan suka terhadap seorang pria.


Perempuan itu berusaha menahan perasaannya sampai akhirnya mereka melepaskan pelukannya lalu keduanya turun ke lantai bawah untuk makan siang bersama.

__ADS_1


"Kakak yang memasak?" Tanya Diana saat mereka tiba di meja makan dan melihat makanan yang atas ada di atas meja sama persis dengan makanan yang biasa dimasak oleh Evan.


Padahal tadinya, pria itu berkata bahwa pria itu hendak memaksa makanan jadi saja tapi ternyata malah repot-repot memasak.


Evan tersenyum, "hm, Sudah lama aku tidak memasak untukmu, jadi hari ini aku memasak untukmu. Ahh,, tapi, Apa kau baik-baik saja dengan penampilan barumu sekarang?" Tanya Evan ketika dia melihat wajah perempuan di depannya ialah wajah yang sangat asing baginya, tetapi untungnya setiap perempuan itu berbicara setiap tingkah laku perempuan itu mencerminkan sepupunya yang ia kenal sehingga dia mudah menerima perempuan itu sebagai perempuan yang selama ini bersama-sama dengannya.


Sembari duduk, Diana menghela nafas, "wajah ini adalah wajah yang selalu membuatku kesal, tetapi sekarang setelah beberapa waktu terus menggunakan wajah ini, aku jadi bisa menerimanya. Kakak juga pasti selalu terkejut saat melihat aku," ucap Diana yang merasa agak sedih bahwa dia yang meski selamat dari kematian, namun seumur hidup Dia mungkin akan terus menggunakan wajah milik Diana firdania sehingga akan membuat banyak orang di sekitarnya mungkin merasa risih, karena semua keluarga Evan dan Diana pun mengetahui tentang perselisihan Diana dan Diana firdania.


"Jangan berkata begitu, aku malah mungkin harus berterima kasih pada Diana firdania, karena masih memberi kesempatan bagiku Untuk bersama-sama dengan sepupuku. Aku harap kau akan berada di sisiku meskipun aku tidak bisa melihat wajahmu lagi tapi yang penting perempuan yang kukenal yang ada di hadapanku adalah Diana yang selama ini selalu bertingkah konyol di hadapanku," ucap Evan benar-benar membuat Diana terharu karena tak menyangka bahwa pria itu akan berkata seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2