Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?

Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?
30


__ADS_3

Oleh sebab itu, pria itu kembali lagi meratapi nasibnya dan ketika beberapa saat terus menyetir mereka akhirnya akan melewati hotel xx ketika Diana yang duduk di dalam mobil tiba-tiba melihat sebuah mobil berwarna hitam yang dikenalinya sebagai mobil milik Evan.


"Aku berubah pikiran!! Kita menginap di hotel xx!!" Ucap perempuan itu sangat mengejutkan Siloam, Tetapi hanya sebentar saja pria itu mengurus rasa kejunya dan dia langsung membereskannya.


💮💮💮


Siloam langsung mengukir sebuah senyuman di wajahnya sembari memutar mobilnya memasuki hotel xx dan pria itu dengan sangat tenang berkata, "Kakak jangan khawatir, aku akan memesankan kamar terbaik untuk kakak."


Diana yang mendengarkan ucapan Siloam tidak terlalu menghiraukannya, dan dia hanya menatap ke arah seorang pria yang sudah turun dari mobilnya dan pria itu kemudian berjalan masuk ke lobi hotel.


"Cepatlah!!!" Bentak Diana pada xilem agar pria itu cepat-cepat memarkirkan mobil mereka sebab Dia tak sabar ingin menyusul pria itu.

__ADS_1


Sementara Siloam, dia sama sekali tidak menyadari apa yang menjadi pusat perhatian kakaknya sebab Dia sibuk melihat jalan agar mereka bisa memarkir mobil dengan baik karena tentunya mobil mereka ialah mobil yang mahal dan kreditnya juga belum lunas.


Kalau terjadi tabrakan atau ada goresan sedikitpun pada mobil mereka, maka akan mengakibatkan mereka mengalami kerugian besar.


"Kalau kakak keluar, jangan menutup pintunya dengan keras," ucap Siloam memperingatkan kakaknya Setelah dia selesai memarkir mobil dengan baik, tetapi belum saja mau mesin mobil dimatikan ketika dia mendengar suara pintu mobil yang sudah ditutup dengan keras.


Brak!


Film yang melihat itu hanya bisa menggertakan giginya menahan kekesalannya karena dia benar-benar kesal terhadap para perempuan yang sama sekali tidak menghargai mobil.


Padahal, saat itu Diana sudah berlari ke arah lift saat ia melihat Evan juga memasuki lift.

__ADS_1


"Tunggu!!!" Ucap Diana berhasil menghentikan pintu lift yang hendak tertutup lalu dia kemudian menatap pria di dalam lift sembari melemparkan sebuah senyuman.


"Kau?!" Evan merasa sangat kesal melihat perempuan itu, sebab tentunya dia tidak ingin diganggu oleh perempuan itu.


Tapi entah nasib sial apa yang ia alami, sehingga beberapa waktu terakhir dia terus saja bertemu dengan perempuan itu Bahkan dia berurusan dengan perempuan itu namun dia tidak bisa membuat perempuan itu mendapatkan pelajaran darinya.


Sementara Diana, dia tersenyum senang melihat Evan sembari perempuan itu kemudian berdiri di samping Evan dan berkata, "Terima kasih sudah menahan list untukku, kau sangat baik hati."


Ucapan Diana Langsung membuat Evan mengerikan keningnya dan berbalik menatap perempuan itu meski sedari tadi dia tidak ingin bertetapan dengan perempuan itu.


'apa yang dia katakan barusan?' Evan terkejut dengan ucapan perempuan itu sebab Dia juga seringkali mendengar ucapan adik sepupunya diang bernama Diana.

__ADS_1


Kedua orang itu mengutarakan kalimat yang sama Padahal dia sama sekali tidak menahan pintu lift untuk perempuan itu, tapi bagaimana bisa perempuan itu berterima kasih dan ucapan serta nada ucapan perempuan itu benar-benar mirip dengan ucapan yang biasa ia dengar dari adik sepupunya?


Sementara Diana yang ditatap oleh pria itu, dia benar-benar mengembangkan senyumnya karena merasa senang melihat sepupunya yang menatapnya begitu lama meski dia tidak tahu apa yang ada di pikiran pria itu, tetapi dia kemudian berkata, "apa yang kau lakukan di hotel ini?"


__ADS_2