Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?

Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?
34


__ADS_3

Sementara Siloam dia melihat arloji miliknya dan mengetahui bahwa masih ada sekitar 30 menit lagi sebelum pertemuan kakaknya dengan pria yang ada di hotel tersebut sehingga dia kemudian mengambil ponselnya memesan coklat yang dimaksud oleh kakaknya.


Setelah memesan segala sesuatu yang diinginkan oleh kakaknya, maka Siloam kemudian berjalan menghampiri kakaknya dan duduk di depan Diana sembari berkata, "ini adalah kunci kamar kakak."


💮💮💮


Diana melihat kunci kamar yang disodorkan oleh Siloam padanya, 'jangan-jangan pria ini juga sudah mengatur sebuah pertemuan denganku yang akan membuatku bertemu dengan seorang laki-laki tua?' ucap Diana dalam hati yang merasa sangat kesal pada pria di depannya namun dia berusaha bersikap tenang dan berpura-pura tidak tahu.


Diana mengambil kunci kamar itu sembari melihatnya, lalu dia mengangkat kepalanya sambil berkata, "kalau sendiri, di mana kunci kamar milikmu?"


Siloam yang mendengarkan ucapan kakaknya kemudian merogo saat hujannya dan mengeluarkan sebuah kunci, "di sini," ucap pria itu memindahkan kunci kamarnya ke dalam tasnya lalu meletakkan tasnya di samping dan duduk memainkan gadgetnya.


Diana yang melihat itu tidak mengatakan apapun Tetapi dia duduk sembari mengetuk-ngetuk kunci kamar di tangannya selama beberapa menit lalu dia kemudian mengangkat wajahnya menatap adiknya.

__ADS_1


"Itu,, bisakah kau mengambilkan air putih untukku?" Tanya Diana Langsung membuat Siloam menganggukkan kepalanya.


Karena pria itu berada dalam suasana hati yang sangat senang, sebab hari itu kakaknya benar-benar bisa ia atur, maka dia kemudian langsung pergi tanpa mengambil tas miliknya yang diletakkan di sofa.


Diana yang melihat kepergian pria itu kemudian menukar kunci miliknya dengan kunci kamar milik pria itu lalu dia menyimpan kunci kamar miliknya ke dalam tas kecil yang ada di tangannya.


'Sepertinya sangat berbahaya jika terus bersama dengan pria ini, tapi apa yang harus kulakukan?' ucap Diana dalam hati sembari menghela nafas yang merasa bahwa cepat atau lambat dia mungkin akan tertipu oleh pria itu dan hal tersebut sangatlah menakutkan baginya.


"Permisi," tiba-tiba seseorang datang menghampiri Diana ketika dia sedang berpikir.


Perempuan itu mengangkat wajahnya menatap pria yang datang itu dan melihatnya sebagai seorang kurir.


"Ya?" Tanya Diana yang tidak mengerti mengapa ada kurir yang menghampirinya padahal jika ada sesuatu yang perlu ditanyakan oleh pria itu di hotel itu, maka dia seharusnya menghampiri sang resepsionis, bukannya malah menghampirinya.

__ADS_1


"Itu, hotel menyatakan kalau Nona adalah teman dari tuan Siloam, di sini ada paket untuknya tetapi saya tidak melihat Tuan Siloam," ucap pria itu langsung membuat Diana menatap paket untuk pria itu yang ternyata merupakan coklat yang disuruh oleh Diana untuk didapatkan oleh pria itu.


"Ahh,, ini belikan untuk saya," ucap Diana mengambil coklat itu lalu dia kemudian menandatangani surat tanda terimanya sebelum membiarkan sang kurir pergi meninggalkannya.


Baru saja perempuan itu meletakkan coklatnya dan mengambil kartu serta pulpen untuk menulis sesuatu di kertas tersebut, maka Siloam datang bersama dengan air putih di tangannya.


"Ahh,,, itu coklat yang kakak pesan, tapi kenapa Kakak memesan coklat itu?" Tanya Siloam yang merasa aneh dengan kakaknya, sebab kakaknya memang tidak suka makanan yang manis-manis karena perempuan itu terus menjaga tubuhnya supaya tetap cantik.


Sedangkan makanan manis-manis bisa membuat berat tubuhnya naik drastis sehingga kakaknya selalu menghindarinya.


Tetapi Diana tersenyum, "Aku mau memberikannya pada seseorang," ucap Diana sembari melihat air putih yang dibawakan oleh adiknya lalu perempuan itu kemudian mengulurkan tangannya meminum air putih itu sebelum lanjut lagi menulis.


Siloam yang melihat kakaknya telah meminum air putih merasa sangat senang dalam hati lalu pria itu kembali menatap Arjun lojinya bahwa dalam 5 menit lagi mereka sudah harus naik ke kamar mereka masing-masing supaya kakaknya bisa menyambut seorang tamu.

__ADS_1


__ADS_2