Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?

Mati Lalu Masuk Ke Tubuh Saingan Karir?
69


__ADS_3

Setelah tiba di rumah, Diana dan Evan langsung pergi ke ruangan bawah tanah lalu mereka melihat mereka kerja Evan sedang duduk di sofa sembari membuka buku-buku yang ada di hadapannya dengan brankas yang diletakkan di atas meja.


"Akhirnya kalian kembali juga, brankasnya sudah terbuka, tetapi aku belum melihat Apa isinya," ucapkan pria yang memang belum membuka brankas itu karena dia tahu bahwa bukan hak dia untuk membuka barang tersebut.


Evan menganggukan kepalanya, lalu bersama-sama dengan Diana Mereka kemudian duduk di sofa dan Evan menguburkan tangannya mengambil brankas yang ada di atas meja.


"Apakah aku buka sekarang?" Tanya Evan yang tentunya tidak mau membuka barang tersebut tanpa seperti setujuan dari Diana, apalagi dia mungkin cemas bahwa perempuan itu tidak siap untuk melihat apa yang ada di dalam brankas itu.


Tetapi kemudian, Diana dengan tenang menganggukkan kepalanya sebab perempuan itu juga berharap bahwa di dalam brankas tersebut ada sebuah petunjuk yang akan mereka temukan yang mungkin akan memberinya pengetahuan yang lebih dalam tentang Diana firdania.


Melihat jawaban Diana, maka Evan kemudian menarik tutup brankas tersebut dengan 3 orang yang ada di sana memperhatikan dengan cermat brankas tersebut karena tentunya penasaran dengan apa yang disembunyikan di dalam brankas tersebut.

__ADS_1


Dan setelah terbuka, semuanya menyurut mereka ketika melihat hanya ada sebuah catatan kecil yang ada di sana.


Evan mengambil catatan itu dan membaca tulisan pada sampul buku itu, *WASIAT*


Semua orang kebingungan, tetapi kemudian Evan membuka surat itu dan betapa terkejutnya mereka ketika membaca isi dari surat itu yang merupakan surat pesan terakhir sebelum Diana melakukan bunuh diri.


"Itu,, itu tanggal ketika aku meninggal," ucap Diana saat ia melihat tanggal yang tertulis di bagian pojok kanan atas surat.


Saat itulah Evan teringat akan surat yang ia dapatkan dari dokter pribadi Diana firdania bahwa perempuan itu mengidap kanker leukemia dan sudah berada pada kondisi yang sudah tidak diobati.


"Ini,,,"Diana mengulurkan jari telunjuknya menunjuk sebuah kalimat terakhir yang mengatakan bahwa Diana akan mengakhiri hidupnya dengan cara meminum obat.

__ADS_1


"Kalau begitu, jiwa dari tubuh ini sudah meninggal, tapi kau punya kesempatan untuk tetap berada dalam tubuh ini," ucap Evan yang merasa sangat senang hingga Dia kemudian memeluk perempuan itu dengan Diana yang memikirkan ucapan pria itu kini menangis dalam pelukan Evan.


Kenalan Evan yang ada di sana tidak mengerti dengan apa yang terjadi di tempat itu, dia menahan 1000 pertanyaan dalam hati karena tidak ingin mengganggu kedua orang itu.


Setelah beberapa saat larut dalam keharuan barulah Evan dan Diana melepaskan pelukan mereka dengan Evan yang berkata, "kau mendapat kesempatan kedua, meski ini begitu sulit untuk dijelaskan, tapi aku senang karena kau ada disini."


Diana menganggukkan kepalanya, "aku juga senang."


Sementara teman Evan yang ada di sana, dia yang melihat dua orang itu semakin berbicara tidak jelas lalu berkata, "Sebenarnya apa yang terjadi?"


Selama beberapa hari terakhir, dia sudah kebingungan dengan kedua orang itu, sikap yang berubah drastis dan terlebih Evan yang berusaha keras untuk membantu Diana.

__ADS_1


Tetapi dua orang yang mendengarkan pertanyaan itu, mereka hanya tersenyum dan Evan berkata, "berkat yang baik telah diberikan pada Diana."


__ADS_2