Melelehkan Patung Es

Melelehkan Patung Es
Malam yang Panjang


__ADS_3

Selesai mandi Alina kemudian turun untuk makan malam.


"Nona tadi tuan Zordan telepon, dia bertanya soal mobil non"


"Astaga..aku lupa Paman, tapi Paman sudah menjelaskannya kan"


"hahha itu sudah nona"


Selesai makan Alina hendak ke kamar


"Aduh..perutku sakit "


Bibi yang melihat Wajah Alina berkeringat menjadi panik.


"Nona mau saya buatkan teh jahe "


"ah iya Bibi nanti antar ke kamar"


Alina kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri " ah tinggal satu".


Alina lalu berjalan ke luar pintu dan berpapasan dengan Paman Bai


" Paman Bai aku mau ke mini market sebentar"


"Nona perlu apa nanti saya belikan"


"Tidak perlu paman, sekalian aku ingin jalan jalan lagipula tempatnya juga dekatkan"


Karena tempatnya yang dekat Alina pergi dengan berjalan kaki


"Bukannya ini masih jam 20:46 ya kok jalan sudah sepi begini"

__ADS_1


Alina kemudian masuk ke mini market dan membeli beberapa barang.


"Berapa mbak"


"Rp.70.000 mbak"


Setelahnya ia pun berlalu dari sana, kondisi jalan yang begitu sepi membuatnya sedikit merinding.


Ketika melewati Gang kecil Alina seperti mendengar suara orang berkelahi, bukannya pergi jiwa keingin tahuan Alina meningkat drastis.


Perlahan ia mulai berjalan mendekati gang tesebut "Apa yang mereka lakukan"


Suara pukulan terus terusan berbunyi brak..bukk..


Alina yang sedari tadi mengamati mulai kasihan dengan pemuda yang sedang berkelahi melawan 8 orang tersebut.


Satu diantara mereka mengambil balok kayu dan mulai melayangkan pukulan nya dari belakang, Alina yang kaget secara refleks menendang balok kayu itu " hey awas" bukk..Alina kemudian menghajar orang orang itu. Pukulan dan tendangan penuh perhitungan bak..brukk...brak...


Mereka bekerja sama dan akhirnya berhasil mengalahkan penjahat itu "Hey kau tidak apa apa" Ucap Alina sambil melihat pemuda itu dari atas sampai bawah


"Namaku Alina Mo dan yah seperti yang kau lihat aku baik baik saja, tapi btw kenapa kau di pukuli, kau lupa bayar hutang ya hahah"


"pft..hahhaha kau bisa saja, dan kejadian seperti itu hal wajar dalam bisnis..emm kau sendiri perempuan berpakaian feminim begini jago sekali berkelahi".


Belum sempat Alina menjawab


Tring..tring.."Hallo Paman"


"Maaf tuan Arga aku harus pulang" Alina kemudian bergegas pergi


"Ah bodohnya kenapa tidak minta nomer hpnya.. tapi dia wanita yang menarik"

__ADS_1


Saat Alina tiba di rumah " hey apa yang kau lakukan disini, ini sudah malam aku tidak menerima tamu, kau cepat pergi"


"Al aku tidak menyangka kau sangat imut kalau sedang cerewet begini"


Dengan muka memerah Alina berusaha menenangkan dirinya


"k..kau apa yang barusan kau katakan..hemm baiklah ada apa kau kemari ini sudah hampir jam 10"


"Orang tuaku akan bercerai"


Deg sontak perkataan Dev membuat Alina kaget dan juga sedih, anaklah yang selalu menjadi korban ke egoisan orang tua. Melihat wajah Dev yang tertunduk sedih membuat Alina ikut merasakan kesedihanya juga .


Alina kemudian mengajak Dev ke taman Di samping rumahnya


"Dev kau lihat bintang itu, mereka menyebar ke berbagai tempat tapi tujuannya hanya satu menerangi malam"


Dev yang mulai menangkap maksud perkataan Alina mulai sedikit tenang "Al boleh pinjam bahumu"


Alina hanya bisa membiarkannya bersandar di bahunya. Seketika suasana menjadi sunyi.


"Bai ini sudah jam 12 kenapa nona belum masuk rumah coba kau cek"


Paman bai lalu pergi ke taman dan ia melihat 2 orang sedang tertidur pulas di sebuah gazebo, mereka terlihat sedang berpelukan.


Paman bai yang binggung kemudian memanggil Bibi


"Bagaimana ini apa kita bangunkan saja" Ucap Paman Bai


"Bangunkan kau bodoh ya, tidak lihatkan ini akan menjadi malam yang panjang, mereka ini sedang di mabuk cinta kita sebagai orang yang sudah tua harus memberi mereka waktu"


Bibi kemudian mengambil selimut dan bantal. Ditaruhlah selimut itu di badan Dev dan Alina. Karena takut mereka akan kedinginan Paman Bai membakar kayu untuk menjaga agar suasana tetap hangat

__ADS_1


"baiklah nona Alina kami tinggal dulu selamat malam".


Bersambung...


__ADS_2