Melelehkan Patung Es

Melelehkan Patung Es
Senja


__ADS_3

Alina memasuki kamarnya setelah membersihkan dirinya "auh..benjolnya tidak terlalu besar tapi kok nyeri gini ya". Kemudian ia mengemasi beberapa pakaian, alat mandi dan make up nya kedalam tas ransel


"Al kau sedang apa, pakaianmu ini kau mau kemana"


"oh ya kak aku lupa besok ada karya wisata 1 hari 1 malam.. kemping kemping"


"TIDAK BOLEH" teriaknya membuat Alina berdecak "kau baru kecelakaan dan besok mau pergi, aku tidak mengizinkan"


Mode air mata "baiklah kak aku tidak akan membantah. Aku akan diam dirumah sendirian..kak aku jarang liburan selama 3 tahun ini aku tidak terlalu kenal dunia luar hiks hiks tapi tidak masalah mungkin lain kali".


Melihat adiknya bersedih Zordan tak kuasa menolak sambil membelai rambut adiknya itu ia berkata "huh...baiklah tapi jaga kesehatan ya jangan terlalu lelah". Seketika senyum merekah di bibir mungil Alina dalam hati ia berkata "berhasil".


Sinar matahari mulai masuk menerobos gorden berwarna biru itu. Alina bangun dan bersiap siap, lalu ia sarapan dan berangkat di antar Zordan ke kampus. Setibanya di kampus terlihat 4 bus besar bertenger di halaman depan dan beberapa mahasiswa memasuki bus sesuai fakultas masing masing "Al jaga diri baik baik ya..kau masuk bus berapa"


"3 kak" Alina memasuki bus berwarna hijau itu. Celingak celinguk ia menatap ke seluruhan untuk mencari tempat duduk


" Al sini" ia pun menoleh ke arah sumber suara "iya Paris". Segera ia mendudukkan pantatnya di sebelah paris.


Sesuai urutan masing masing bus berangkat meninggalkan area kampus. Zordan sedari tadi mulai menunggu bus tersebut lenyap dari pandangannya kemudian ia memasuki mobilnya. lalu ia merogoh hp Oppo hitam didalam saku jasnya


"Leon suruh orang mengawasi Alina dan laporkan setiap menitnya"


"Baik tuan"


tut tut panggilan berakhir Biarpun Alina tidak bercerita alasannya sampai diluar kendali waktu itu, tapi Zordan tahu bahwa Alex menganggunya dan ia khawatir Alex akan balas dendam atas penghinaanya dulu.


Setelah pemakaman orang tuanya dulu Zordan yang melihat kepedihan hati adiknya itu berkali kali membuat kekacauan dan hampir saja ia membuat dosa besar kalau tidak ditahan Alina.


Kegembiraan terasa sangat hangat di dalam bus beberapa ada yang tidur dan sebagian bernyanyi diiringi permain gitar.


Neng dalan anyar kowe karo sopo

__ADS_1


Aku ngerti dhewe neng ngarepe moto


Neng dalan anyar kowe karo sopo


Neng kulon terminal kertonegoro ngawi


Kembang tebu sing neng sawah nggrudo


Ora garing senadyan mongso ketiga


Tansah eling jamane semono


Neng kulon terminal kertonegoro


.........


Perjalanan cukup jauh kurang lebih memakan waktu 3 jam hingga akhirnya sampai. Sebuah hamparan luas dengan pohon kelapa berjejer di sepanjang jalan, udara sejuk seakan masuk merasuki tubuh dipinggiran terdapat pasir putih . Semua orang mulai turun dari bus dan berkumpul sebentar mengikuti arahan Bu Ana dan Pak Aji yah mereka adalah pembimbing kita di acara karya wisata kali ini. Setelah itu mereka mendirikan tenda dan masing masing di isi 4 orang. Alina, Mia, Paris, dan Gea.


" wah tempatnya bagus ya, ada air terjun dan sungai di sekitar tempat kemping " ujar Alina


"Eh sudah jangan pada bengong cepat bantu mendirikan tenda"


"iya aku juga udah capek"


Mereka mulai melebarkan kain dan mulai menyiapkan tali, pasak, tongkat dan palu yang diperoleh dari Pak Aji.


"Mil tegakkan tongatnya di kedua sisi lalu ikat dengan tali"


"Gea cepat ambil pasak kita tanjapkan di berbagai sudut"


"Lalu kainnya Ris tolong diikat"

__ADS_1


"SELESAI" mereka lalu membersihkan bagian bawah tenda dan mulai menyusun barang disana. Acara akan dimulai setelah magrib jadi mereka masih berteduh di dalam tenda untuk menghindari tajamnya sengatan matahari.


"Eh nanti ada pensi ya sekalian api unggun kan"


"hem" jawab Mia singat


"Iya Ge"


Beberapa mahasiswa duduk di pinggir tepian pantai begitu juga Alina. Matannya tertuju pada senja yang membuat sekitar berwarna Orange, sinarnya begitu indah.


"Hey"seseorang menepuk pundaknya yang masih melamun menatap senja di seberang


" Oh Dev ada apa"


"Senja itu indah ya dia itu anti ingkar janji"


"apa"


"Dia pergi dengan membawa terangnya dunia tetapi pasti akan muncul ke esokannya"


"ah iya tapi senja juga egois"


"Kenapa"


"dia datang dan pergi semaunya sendiri"


"halah..bukankah itu memang alurnya"


"iya itu memang perputaran sih"


Bersambung....

__ADS_1


Jaringanku sering error nih makannya susah buat up..


__ADS_2