
Diego dan Melati setelah mandi mereka langsung memakai baju santainya, Diego ingin melihat Melati pakai baju seksinya dihari pertama meereka menikah, Melati turuti keinginan Diego, baju yang kemarin dibeli saat beli kebaya pernikahan.
" Nah pakai baju ini terlihat lebih cantik dan seksi sayang, karena masih pagi unboxing sekali saja dulu, puas puasin pas malam yah sayang sampai pagi kata orang baru nikah enggak afdol olahraga panas sepuasnya." Goda Diego, tangannya Diego m3r345 gunung kembarnya Melati, membiarkan Melati memakai make-upnya dengan sempurna
" Aaahh, iyah sayang" Desa han Melati lembut, Melati berusaha fokus memakai make-upnya walaupun tangannya Diego membuat dirinya enggak fokus
" Sudah cantik, makan yuk sayang, katanya Citra dan Luky ada disini, Citra masak buat kita." Lanjut Diego membantu Melati berdiri.
" Sayang, kamu kalo mau olahraga panas bareng Citra setelah puas sama aku yah, aku tetep mau yang pertama boleh kan." Goda Melati, Melati memainkan L3h3rnya Diego dengan pelan
" Boleh sayang, istri sah punya hak didulukan dari pada perempuan j*l*ng itu, makan yuk sayang." Lanjut Diego, Diego engga tahan melihat gunung kembarnya Melati yang terlihat dengan jelas
Diego dan Melati jalan keluar kamar dan melanjutkan jalannya ke dapur, Diego dan Melati gabung sama Citra dan Luky
" Citra mulai sekarang, kamu olahraga panas bareng sama saya setelah saya puas bareng istri saya yah. Kamu harus panggil Istri saya dengan sebutan nyonya" Perintah Diego tegas melihat Citra
" Baik Diego" Ucap Citra nunduk, Citra yang ingin mengambil nasi buat Diego kalah cepat dari Melati
" Yang urus kebutuhan Diego cukup saya yang mengerjakan setelah pulang kerja dan saat bersama Diego, kamu cukup beberes saja dan temani di ranjang." Tegas Melati terpaksa, Melati ingin menjadi istri yang bisa melayani apapun kebutuhan Diego.
" Baik nyonya" Lanjut Citra nunduk karena malu.
" Berarti kalian tinggal bertiga?" Tanya Luky penasaran
" Iyah, selama Istri saya belum hamil tinggal bertiga, tapi kalo sudah hamil saya akan tobat bebas seperti ini, dan Citra saya buang kalo kamu masih mau bersenang senang bisa memungut nya setelah Istri saya hamil." Ledek Diego dengan sombongnya
__ADS_1
Sejujurnya Melati enggak ingin merendahkan Citra seperti ini, tapi Melati berusaha tegas dengan statusnya tujuannya supaya bisa mempertahankan apa yang sudah hilang dan berusaha untuk setia sampai Diego tobat dan bisa setia.
" Baik saya mengerti" Lanjut Citra berusaha sabar dan ikhlas, semakin direndahkan semakin seenaknya Diego ke dirinya.
" Setelah sarapan, jalan jalan yuk ke Bogor ke villa enak kan dingin dingin disana, sambil Diego dan Citra olahraga saya dan Melati bisa mengerjakan pekerjaan kantor bagaimana?" Tanya Luky melihat Diego
" Boleh Luky, yah sudah kita siap siap kesana, kita di villa sampai malam yah." Ucap Diego setuju sama idenya Luky
Diego dan Melati siap siap untuk ke Bogor sedangkan Citra merapihkan bekas sarapannya, Luky langsung meluk Citra yang lagi cuci piring, tangannya Luky m3r3m45 pelan gunung kembarnya Citra dan mencium belakangnya Citra dengan pelan, membuat Citra mende sah menikmati apa yang dilakukan Luky sambil fokus cuci piring.
" Aaahh, sayang, aaahh, aku engga bisa gerak lebih bebas sayang. aaahh" Desa han Citra, gerakannya enggak leluasa karena adanya Lucky dibelakang
" Biarkan seperti ini dulu sayang, aku masih betah." Ucap Luky
" Aaahh sayang, aaahh sayang sensasi yang berbeda sayang." Desa han Citra, Citra pegang westafel sambil menikmati pergerakan yang diberikan Lucky
" Kalo saya ingin seperti ini, kamu harus mau yah. luar biasa j*l*ng", Lanjut Luky, Luky peluk Citra dari belakang badannya
" Aaaaaaahhh, baik sayang" Desa han Citra menahan sakit hatinya
Dilain sisi, Diego menikmati apa yang dilakukan Melati walaupun pertama kali bisa melayani kebutuhan suaminya, Melati pernah membaca tulisan di Mbah Google bagaimana memjadi istri yang baik untuk suami terutama urusan ranjang. Melati membayangkan punya suami yang baik, humoris, dan pekerja keras. kenyataannya sangat terbalik dari hayalannya punya suami yang sombong, seenaknya,dan bisa berkata kasar sesuka hati.
" Bagus sayang aku suka cara kamu, aaahh luar" Desa han Diego, tangannya mengelus lembut rambutnya Melati.
" Kalo aku lagi datang bulan, atau saat aku empat puluh hari setelah melahirkan enggak bisa memuaskan nafsong suami aku, aku akan membantu solo karir seperti ini. sampai kamu puas sayang. uuuu" Goda Melati, Melati enggak ingin kalah dari j*l*ng mana pun yang bisa memberikan extra pelayanan ke suami suami orang.
__ADS_1
" Pantas istri aku di hari pertama pernikahan sudah pintar seperti ini, aaahh luar biasa sayang." Puji Diego melihat Melati yang menikmati pergerakan tangannya
Cairan pun akhirnya keluar juga, Melati dengan sabar membantu membersihkan sampai kering membuat Diego tersenyum puas melihat nya.
" Citra enggak bisa seperti ini sayang, nilai lebih kamu dari dia, aku suka olahraga saja tapi dibantu foreplay ini Citra enggak bisa. setelah mandi aku main sama dia ya." Lanjut Diego, tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Melati
" Boleh sayang, yuk mandi." Ajak Melati berusaha santai, Melati enggak ingin menunjukkan amarahnya, enggak ingin merasakan rugi karena sudah di unboxing
Melati dan Diego mandi bareng, lagi lagi Melati membantu Diego untuk sabunan, Diego enggak salah pilih perempuan untuk menjadi pendamping hidupnya .
Dilain sisi, Citra yang sudah selesai mandi, cuma memakai tengtop sambil menunggu Diego datang. Citra tersenyum melihat Diego masuk kedalam kamar sedangkan Luky duduk di dapur.
" Sayang" Goda Citra melihat Diego
" Langsung saja yuk, kita kan mau jalan jalan." Ucap Diego membuat Citra polos didepannya
Diego membantu Citra rebahan, perlahan Diego memasukkan goa yang diinginkan nya, dengan gerakan cepat Diego mempercepat pergerakan pinggangnya maju dan mundur, membuat Citra merasa sakit. tangannya Diego terlalu keras m3r3m45 gunung kembarnya Citra dan mencium bibirnya. Diego dan Luky enggak pernah olahraga dengan pelan dan baik baik, hobi kasar beda Diego ke Melati begitu lembut mungkin karena status pernikahan yang membuat Diego berubah menjadi lembut.
" Jangan pernah sakiti Melati yah, karena saya yang maksa Melati untuk melakukan olahraga panas terus menerus. walaupun pernikahan kita terpaksa tapi saya enggak ingin menyakiti istri saya, karena saya enggak ingin di anggap kawin cerai. kalo bebas masih mau selama belum punya anak." Ucap Diego dengan tegas melihat Citra menahan sakit dan menikmati olahraga panas nya
" Aaahh Iyah sayang, aaahh. aku enggak akan menyakiti Melati apapun alasannya, saya cukup sadar diri sayang. aaahh Diego." Desa han Citra sambil meluk Diego
cairan pun keluar, dan dibuang ke lantai. Diego sudah janji memakai pengaman sama Melati membuat Diego nurut sama keinginan istrinya. Diego langsung jalan ke kamar mandi duluan meninggal kan Citra yang membersihkan lantai sebelum Diego keluar.
jangan lupa dukungannya like, komentar, hadiah,dan votenya. nuhun
__ADS_1