
Diego dan Lucky membiarkan Melati dan Citra menentukan konsep pernikahan, impian mereka dan mereka tinggal menerima saja hasilnya. Diego dan Lucky membawakan susu ibu hamil dan cemilan khusus ibu hamil.
" Sayang, sudah nanti lagi, hayo makan sayang, kasihan anak kita laperr." Ucap Diego, Diego duduk disampingnya Melati
" Iyah sayang, aku juga mulai laperr sayang." Ucap Melati, Melati menikmati cemilan yang dibawa sama Diego
" Terimakasih sayang, suapin dong sayang." Ucap Citra manja melihat Lucky
" Iyah sayang boleh" Ucap Lucky, Lucky suapin Citra dengan telaten. Lucky mulai belajar mencintai Citra demi masa depannya bahagia untuk bersama.
" Nanti kita ke butik bareng yah Citra, kita pilih gaun pernikahan impian kita. saya enggak menyangka menikah dengan konsep seperti ini." Ucap Melati bahagia, dan merasa unik.
" Sama Mel, yah kita nikmati saja pernikahan kita." Ucap Citra bahagia,
" Sayang mau bulan madu di mana?" Tanya Diego melihat melati, mengambilkan Melati susu ibu hamil
" Yang Deket saja sayang, ibu hamil kan enggak boleh terlalu cape diawal kehamilan. hemmm daerah Jawa tengah saja sayang." Lanjut Melati, Melati minum susu ibu hamil
__ADS_1
" Yah sudah, tentukan saja maunya kemana dan kapan jalan nya yah." Lanjut Diego
" Kamu mau dimana bulan madunya?' Tanya Lucky melihat Citra menikmati makanannya
" Di kampung aku saja yah sayang, sekali kali kita tinggal di kampung beberapa hari" Bujuk Citra melihat Lucky
" Biar Deket sama keluarga kamu yah, boleh saja sih sayang. yah sudah tentukan saja mau nya kapan yah." Lanjut Lucky, Lucky ngelus lembut rambutnya Citra
Diego ngajak Melati ke kamar duluan, meninggalkan Citra dan Lucky yang masih mau bersantai diruang keluarga.
" Sekarang mau ngapain sayang?" Tanya Lucky melihat Citra
" Serius? dengan senang hati sayang." Lanjut Lucky bahagia, bahagia istrinya inget jatah suaminya. Lucky membantu Citra jalan ke kamar.
Dilain sisi, Diego memijit kakinya Melati, Diego harus bersabar melihat kondisi nya Melati yang mudah berubah rubah.
" Maaf yah sayang, enggak jadi kasih jatahnya." Ucap Melati sedih
__ADS_1
" Santai saja sayang, aku ngerti kok kondisi ibu hamil. jangan merasa bersalah yah." Ucap Diego, Diego menciumi wajah istrinya
" Yah sudah, temani aku tidur yah sayang, sini naik ke kasur dan pelukan yah." Lanjut Melati, Melati geser sedikit supaya Diego bisa rebahan juga
" Dengan senang hati bumil sayang." Lanjut Diego, Diego langsung Naaik ke kasur dan meluk istrinya
Diego menemani Melati tidur, niat awal cuman menemani lama kelamaan Diego ikutan tidur disampingnya Melati
Dilain sisi, Lucky membantu Citra merapihkan kamar, Lucky senyum bangga sama Citra yang enggak mau diem dalam urusan kamarnya, terutama kasur Citra sendiri lah yang merapihkan dan memberikan parfum supaya selalu wangi saat istirahat
" Akhirnya selesai juga." Ucap Citra, Citra duduk ditepi ranjang
" Kamu lelah enggak sayang" Ucap Lucky
" Lumayan sayang, kenapa?" Tanya Citra, Citra meluk Lucky dari samping
" Tadinya aku mau minta jatah sayang, yah sudah deh kalo kamu lelah. kita istirahat yah." Lanjut Lucky, Lucky nahan nafsongnya
__ADS_1
" Iyah sayang, maaf yah soalnya yang dirapihkan banyak sayang. nanti yah kalo sudah baikan badan aku, baru aku kasih jatah kamu yah." Lanjut Citra merasa bersalah