
Citra menyiapkan baju baju yang akan dibawa ke Bogor, empat hari Diego ingin nginep di Villa miliknya di puncak Bogor bareng Luky dan Citra, Luky membawa laptopnya untuk mengerjakan pekerjaan bareng Melati. Luky enggak pernah merayu Melati sama sekali dari awal ketemu sampai sekarang sah menjadi istrinya Diego. Melati menyiapkan barang barangnya Diego untuk nginep bareng di puncak.
" Sayang buat malam ini kita tidur berdua sampai pagi, Citra bareng Luky, aku olahraga panas bareng Citra pagi saja setelah bareng kamu yah, aku mau menikmati malam pengantin kita, aku sudah suruh karyawan aku hias. kamar kita kamar pengantin. apa kamu puas." Ucap Diego, Diego memakai baju pilihannya Melati. baju pilihannya Melati cukup bagus dan membuat Diego tersenyum puas melihatnya.
" Aku puas dan setuju, terimakasih sudah menghargai aku sayang." Ucap Melati cukup bahagia, karena Diego engga terlalu seenaknya sama pernikahan mereka.
" Sudah rapih semuanya sayang, untung hari ini hari Jum'at jadi kita di Bogor sampai Senin." Sambung Melati merasa bersyukur bolos kerja cuma dua hari
" Pas mau weekend sayang" Lanjut Diego, Diego mencium keningnya Melati
Diego dan Melati keluar dari kamar, Diego membantu membawakan kopernya Melati, Citra menyiapkan makan untuk mereka kalo terjebak macet parah. Citra merasa sedih melihat perlakuan manis yang diberikan Diego untuk Melati.
" Mobil sudah siap, saya sudah memerintahkan supir di rumah kamu untuk menemani kita selama di Bogor." Ucap Luky santai
" Kerja yang bagus hayo" Ucap Diego santai, Diego mengabaikan Citra lebih memilih jalan bareng Melati membuat Melati tersenyum puas. perlahan lahan Melati bisa membawa perubahan di kehidupan Diego.
Diego, Melati, Citra, dan Luky. keluar dari unit apartemen nya Diego menuju parkiran mobil. Diego membiarkan supirnya memasukan koper miliknya dan Melati begitu juga koper milik Luky dan Citra. tangannya Diego m3r3m45 bersamaan p4h4nya Melati dan Citra, Melati yang melihat tangan sebelahnya Diego berusaha cuek dan membiarkan nya.
__ADS_1
" Selama di Villa saya sudah sewa dua delman untuk kita jalan jalan, Citra kamu tidur sama saya mulai besok yah. karena malam ini saya mau berpuas puas menikmati malam pengantin saya sampai pagi, kamu bantuin ART di sana untuk masak dan merapihkan Villa." Perintah Diego melihat Citra
" Aaahh Iyah tuan, saya mengerti. aaahh semakin keatas tuan. aaahh" Desa han Citra menikmati pergerakan tangannya Diego
" Tangan kamu aktif sekali sayang, dua duanya semakin keatas aaahh." Desa han Melati, merasakan sensasi luar biasa
Luky yang tahu apa yang dilakukan Diego ikutan langsung m3r3m45 gunung kembarnya Citra membuat Citra merasakan sensasi luar biasa akibat tangannya Diego dan lucky yang enggak bisa diem.
Setelah puas bermesraan mereka berempat membersihkan tangan dan melanjutkan makan masakan Citra, karena mobil mereka terjebak macet buka tutup jalan. Melati suapin Diego membuat Diego merasa bahagia melihat perlakuan manis yang diberikan sama istrinya
" Yah dong enak, apa lagi kalo makan yang lain lebih enak lagi." Goda Melati tersenyum manis melihat Diego
" Kalo itu lebih dari enak sayang, nambah sampai berkali-kali juga masih enak." Goda Diego melihat Melati, membuat Melati tersipu malu
" Dasar gombal" Protes Melati mukul pelan tangan Diego
Citra menikmati makan siang bareng Luky, Luky bukan tipe cowok yang suka gombal tapi lebih suka to the poin
__ADS_1
Mobil akhirnya sampai di Villa milik Diego, Diego sudah menyiapkan penyambutan nya sangat manis dan berkesan buat Melati, perempuan yang dinikahi Karena nafsong tapi mau memanjakan Melati. selama kenal Melati engga banyak tingkah dan enggak banyak mau membuat Diego merasa bahagia didekat Melati.
" Selamat datang tuan dan nyonya" Ucap ART menyambut kedatangan Diego, Melati, Luky,dan Citra.
" So sweet nya sayang, terimakasih yah sayang manis sekali sambutannya." Ucap Melati menerima bunga yang diberikan ART dan Villa dihias seromantis mungkin, Lagi lagi Citra merasa iri melihat perlakuan Diego ke Melati.
" Yuk ke kamar sayang, kita lihat kamar pengantin kita." Ucap Diego, Diego mengajak Melati masuk begitu saja
Luky yang melihat Citra kesel melihat Diego dan Melati langsung tersenyum sinis melihatnya, bagaimana bisa Citra cemburu melihat kedekatan. Melati dan Diego.
" Kamu cemburu?" Tanya Luky melihat Citra
" Entahlah, cuma kesel saja. segitu nya Diego marah sama sayaa karena vas bunga memaksa saya dianggap j*l*ng enggak ada perasaan sama sekali tega padahal saya sudah bekerja di kantor bertahun-tahun." Ucap Citra sedih, Citra enggak tahu sama perasaan nya sendiri.
" Sadar diri, kerja lama tapi jabatan rendah tentu enggak dihargai sama sekali sama Diego, apa lagi memecah kan barang mahal. Diego tipe orang pemarah kalo enggak suka yah jangan harap dihargai sama Diego. sudahlah jangan baper" Lanjut Lucky, Luky tarik paksa tangannya Citra untuk masuk kedalam Villa.
jangan lupa like, komentar, hadiah,dan vote nya. 😹😻
__ADS_1